Puding Mangga

Baru-baru aku diinfo sama mbak Reny tentang akun IG @mamitoko yang pemiliknya adalah Desiree Tarigan, ibunya Bams, pasti tahu donk ya Bams, vokalis group band Samson, yang terkenal dengan lagunya “Naluri Lelaki” di era 2006.

Senang banget melihat IG-nya tante Desiree yang rajin baking2 utamanya untuk cucu2 serta suami tercintanya, pengacara Hotma Sitompul. Kuenya looks yummy serta cantik…

Lalu aku lihat postingan Puding Mangga-nya di youtubenya, dan kayaknya mudah, jadi deh masuk wish list.

Kebetulan hari Senin kemarin aku tuh lagi pengen banget cari plastik vacuum, ceritanya mau jualan frozen food seperti dimsum gitu… dan juga cari toples kecil buat kue kering. Larilah aku ke Laba-laba, dapat semua dan juga aku lihat ada mangga arumanis, yang harga sekilonya 20rb. Lha pas deh buat puding mangga.

Jadi deh kemarin aku bikin puding mangga menggunakan resep yang dishare tante Desiree.

Puding Mangga

Resep:
500 gr mangga
1 bungkus agar-agar
2 tsp jelly
90 gr gula pasir
400 ml susu cair (aku tambah 200 ml air)
100 ml air
1/2 tsp garam
3 tbsp susu kental manis
25 gr maizena + 50 gr air

Cara membuat :

Campur semua bahan lalu aduk2 hingga matang.

 

Membuat Sabun dari Minyak Jelantah, Ternyata Mudah Lho…

Berawal dari banyaknya minyak jelantah bekas menggoreng Cheese Stick, Biji Ketapang dan juga Kue Bawang, aku jadi berpikir, ini minyak bekas diapain ya? Lalu suatu saat ngobrol2 soal ini dengan sesama teman yang membuat Cheese Stick juga. Dia bilang, bisa dibikin Sabun dan dia pernah coba. Wah iya aku memang pernah dengar Sabun dari Minyak Jelantah. Kenapa tidak dicoba?

Jadi deh aku browsing-browsing di youtube, “Cara Membuat Sabun Minyak Jelantah”, dan berlanjut menonton membuat DIY Sabun Cuci Piring, Sabun Deterjen, sampai Body Scrub, Face Cream, dll. Welehh banyak banget DIY-DIY lainnya buat personal kita yang ternyata mudah membuatnya. Misalnya saja membuat Body Scrub yang dari gula + kopi + olive oil. Gula yang kasar ternyata bisa untuk Body Scrub, baru tahu aku hahaha Jadi pengen bikin deh besok2 kalau Scrub-ku udah habis.

Kupikir memang sih kalau bikin sendiri lebih hemat dan juga lebih aman, kita tahu apa kandungan bahan yang digunakan. Terutama buat yang sensitive sih kulitnya, kalau aku mah kulitku adjustable alias bisa pakai produk apapun tanpa masalah berarti, yang artinya produk mahal oke produk murah pun oke aja hahaha

Beberapa tahun lalu aku bertemu temannya temanku yang membuat Sabun Mandi dari Daun Jambu Biji, yang ternyata bagus buat yang mempunyai masalah kulit sensitive dan cukup banyak peminat Sabun Mandi tersebut. Jadi baru tahu deh cara membuat Sabun Mandi tsb. Ternyata ga susah lho…

Oh iya Sabun dari Minyak Jelantah ini bisa dipakai untuk mencuci piring (tapi bukan yang berlemak banget ya), mencuci baju (dicoba dulu dengan baju yang ga begitu kotor ya misal celana pendek atau jeans) , lap2 kotor gitu, atau mencuci tangan.

Sabun Minyak Jelantah

Bahan :

  • 450 gram minyak jelantah
  • Arang secukupnya, tumbuk atau potong kecil2. Arang aku beli di tokopedia sudah dalam keadaan dipotong2. Fungsi arang ini untuk membuang bau si minyak jelantah.
  • 70 gram soda api
  • 125 gram air pandan (aku buat dari kurang lebih 20 lembar daun pandan, beri air lalu blender, simpan di kulkas. Bisa untuk 2-3x pemakaian) Air pandan berfungsi untuk memberi wangi si sabun.

 

Alat yang diperlukan:

  1. Hand blender, digunakan untuk mengaduk adonan sabun. Hand blender ini wajib hukumnya yaa, sebenarnya bisa menggunakan hand mixer tapi lebih lama dibandingkan menggunakan hand blender. Bila menggunakan hand mixer proses si sabun hingga kental memakan waktu sekitar 15-20 menit, maka bila menggunakan hand blender hanya kurang dari 5 menit. Untuk membuat sabun aku khusus membeli hand blender di tokopedia, yang murah saja sih…
  2. Wadah plastik (yang agak tebal tahan panas ya) atau wadah stainless steel. Jangan memakai wadah dari aluminium ya… Butuh 2 (dua) buah wadah ini: pertama, wadah yang lebih kecil untuk mencampur soda api dan air pandan. Yang kedua, wadah yang lebih besar untuk mencampur (soda api dan air pandan) dengan minyak jelantah.
  3. Cetakan / loyang anti lengket atau cetakan / loyang silikon. Cetakan / loyang silikon khan termasuk mahal ya, jadi aku sih pakai cetakan atau loyang brownies yang sudah tidak dipakai lagi, lalu alasi dengan plastik tahan panas atau kertas cokelat yang biasa untuk bungkus nasi. Maksudnya supaya sabun mudah dilepas saat sudah jadi.

 

Safety tools (untuk pengaman ya):

  • Masker

(boleh tidak dipakai, saat pencampuran air dan soda api khan ada uapnya, nah itu jangan dihirup ya, langsung biarkan saja hingga dingin di tempat yang aman dari jangkauan anak2/orang dewasa)

  • Sarung tangan

(ini wajib ya, kuatir tumpah mengenai tangan) Bisa dibeli di Indomaret, Alfamart atau Ace Hardware. Sarung tangan yang dimaksud adalah sarung tangan seperti untuk bersih2 closet atau berkebun gitu…

  • Kacamata pelindung (boleh dipakai untuk melindungi mata, saya sih sudah pakai kacamata jadi cukup kayaknya ya hehehe)

Cara membuat :

  1. Siapkan minyak jelantah di wadah. Masukkan arang, biarkan semalaman supaya arang menyerap bau si minyak, lalu saring. Minyak siap digunakan.
  2. Siapkan air pandan.
  3. Masukkan soda api ke air pandan. JANGAN TERBALIK YAAA… Jangan sampai air pandan yang dituang ke soda api karena bisa meledak. Aduk soda api sampai benar-benar larut dan dingin, sisihkan simpan di tempat yang aman dari jangkau anak-anak ataupun orang dewasa. Saat mengaduk akan keluar uap panas dan wadah juga akan terasa panas. Uap panas tersebut jangan dihirup ya apalagi bila sampai terpercik ke mata, a BIG NO NO yaa… Jadi penting untuk memakai sarung tangan, masker ataupun kacamata pelindung. Lakukan pencampuran ini di tempat yang berventilasi bagus.
  4. Setelah larutan soda api benar-benar dingin, masukkan larutan soda api + air pandan ke dalam minyak jelantah yang telah disaring. Aduk menggunakan hand blender hingga adonan sabun menjadi kental. Adonan kental di sini seperti membuat adonan kue ya, seperti susu kental manis atau mayonaise gitu… masih agak cair dari itu juga boleh sih…
  5. Tuang adonan sabun ke dalam loyang atau cetakan yang sudah disiapkan. Biarkan 1 malam. Besoknya sabun siap untuk dipotong-potong, lalu biarkan di luar atau diangin-anginkan, aku sih hanya taruh di snack box dan agak terbuka gitu… Setelah 3-4 minggu, maka siap digunakan deh si sabun. Tapi lebih bagus lagi bila dibiarkan hingga 2-3 bulan.
ini hasilnya, foto seadanya saja xixi Sekilas mirip kue yaa

 

Ongol-ongol Tepung Garut / Larut

Beberapa waktu lalu aku sedang suka banget bikin Ongol-ongol. Ternyata baru sadar, gampang banget lho bikin Ongol-ongol ini dan daku doyan bener sama si Ongol-ongol. Iseng2 lihat postingannya DiahDidi ini dan di situ kata Diah Didi, Ongol2 jadul paling enak ya memakai Tepung Garut.

Jadilah aku beli Tepung Garut, kebetulan sejak bikin Granola aku dapat Tepung Larut di Club Sehat MOI. Oh iya Tepung Garut ini disebut juga Tepung Larut ya, atau Ararut / Arrowroot.

Jadi deh aku bikin, iseng aku jualin di tempat teman. Mayan habis hahaha

Tapi ternyata saudara-saudara, menurutku yaa, lebih enak Ongol-ongol dari Tepung Sagu Aren. Sebelumnya aku bikin dengan si Sagu Aren, tapi ga kefoto hahaha dan teman2ku juga lebih suka Ongol-ongol Sagu Aren. Aku beli tepungnya di Indomaret kalau tidak salah.

Ongol-ongol Tepung Garut ini berasa tepung banget, lembut gitu… harusnya agak kenyal2 gitu khan…

Resepnya aku ngikut Diah Didi…

Ongol-ongol Tepung Garut

Bahan :

Bahan A :

  • 150 gram tepung garut, ayak
  • 150 ml air

Campur tepung garut dan air, aduk hingga larut, sisihkan

 

Bahan B :

  • 125 gram gula aren atau gula merah
  • 400 ml air
  • 2 lembar daun pandan

Masak air + gula + daun pandang hingga gula larut, saring

 

Bahan C :

  • Kelapa muda parut, kukus, atau bila langsung dimakan tidak usah dikukus

 

1. Didihkan kembali air gula, masukkan larutan tepung garut, lalu masak sambil diaduk hingga menjadi adonan yang kental dan bening. Adonan ongol2 tepung garut ini teksturnya bagus deh, merata gitu coklatnya, aku suka bangettt… kalau tepung sagu aren warnanya ga menyatu, satu sisi coklat tua, sisi lain coklat muda.

2. Tuang adonan di Loyang yang di alas plastik. Padatkan, biarkan hingga dingin.

3. Potong-potong, lalu gulingkan di kelapa parut. Atau, masih panas bulat2kan lalu gulingkan di kelapa parut.

 

Asinan Buah Bogor Enakkkk…

Resep Asinan Buah Bogor ini udah lama banget kusimpan, pas lagi beberes eh ketemu buku “Aneka Rujak & Asinan” Bikin Ketagihan by Eva Luthfiany, yang sebenarnya resepnya hanya 1 tapi divariasikan ke banyak macam buah, jadi kesannya banyak hahaha

Jadilah aku kombinasikan resep yang kusimpan ini dengan buku tsb, dan ternyata membuat Asinan Buah itu ga susah lho, duhh jadi sukaaa hahaha buat acara ngumpul2, arisan, atau pas siang2 lagi suntuk bikin deh ini Asinan Buah, mayan bisa mencerahkan hari lho…

Asinan Buah

Kuah:

  • 10-15 cabai merah keriting boleh mix dengan cabai merah besar, cuci bersih dan haluskan (pedas tidaknya sesuaikan selera ya…)
  • 75 gr gula pasir
  • 50 gr asam jawa
  • Garam secukupnya

Buah:

(sesuai selera sukanya buah apa), potong tipis lalu beri garam + air, diamkan sekitar 30 menit.

  • Mangga mengkal
  • Pepaya mengkal
  • Bengkuang
  • Kedondong
  • Nanas

CARA MEMBUAT (kuah asinan) :

  1. Rebus semua bahan kuah sampai mendidih beberapa saat.
  2. Tetap biarkan di atas api selama 15 menit
  3. Angkat dari atas api dan dinginkan.
  4. Setelah kuah dingin, saring, masukkan buah2an dan aduk rata.

Pork Puff Pastry

Ceritanya Callista lagi suka banget mantengin youtube, lupa channelnya apa tapi dari situ Callis jadi pengen bikin macem2 yang dia suka. Suatu saat bikin pancake, ganache chocolate, dll. Terakhir nyobain Pork Puff Pastry ini.

Mudah sih membuatnya karena menggunakan puff pasty ready to use. Aku sih senang2 saja, excited malah karena anakku akhirnya mau juga baking2 hahaha walau yang sederhana.

 

maksudnya mau menghemat wadah, langsung dari egg’s shell, eh lupa maka tumpahlah itu kuntel hahaha
cakep yaa…

Jual Oven Galaxy serta Demo Lapis Fli Fla di Cibubur | Femmy 0878-8106-0909

Awal Juli lalu ada warga Cibubur (later on baru tahu namanya mbak Indri) yang memesan oven Galaxy dan minta diajarkan membuat lapis legit dan memanggangnya dengan oven Galaxy. Pasti tahu khan Lapis Legit, lama banget memanggangnya hehe Jadi aku tawarkan option lainnya, yaitu Lapis Fli Fla. Itu pun si Lapis Fli Fla udah oke banget rasanya.

Supaya cepat, kugunakan 2 loyang, maksudnya nanti akan disusun gitu. Eh tapi loyang yang kotak tidak ada 2 buah, jadi digunakan loyang seadanya. Loyang kotak dan loyang bulat. Loyang bulat itu sebenarnya adalah loyang kue balapis.

Di atas itu hasilnya, benar-benar parah ya hahaha karena timbangannya kurang akurat terus juga aku ga tahu konversi si loyang berapa-berapanya jadi seadanya saja, lalu fotonya dari kamera jelek banget yak hikss

Tapi syukurlah mbak Indri suka si Lapis Fli Fla ini, si kakak (putri pertamanya mbak Indri) pun suka.

Terakhir mbak Indri mengirimkan foto beliau sedang memanggang chocolate chips cookies di oven Galaxy. Chocolate chips cookies kesukaan putra keduanya, Iman πŸ™‚

Buat yang mau order oven Galaxy dan minta didemokan juga bisa lho, tapi untuk kue-kue yang ga ribet aja ya xixixi misal roti, cookies, sponge cake, lapis fli fla. Tapi sih terbatas untuk area Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi dan juga jangan dadakan, mesti perjanjian dulu pastinya πŸ™‚

Homemade Peanut Butter

Sudah lama sebenarnya Callista minta bikinin Peanut Butter ini. Waktu ke supermarket lihat skippy dan langsung aja mau beli, eits tapi emak ga ngasihhh… mihil wkwkwk bikin aja sih, gampang juga… Ya udah bikinin, balas Callis. Siyap, kujawab.

Dan itu sudah 1 atau 2 bulan yang lalu gitu wkwkwk udah lupa juga doi, pas ke supermarket lagi dan lihat skippy, langsung ingetin emak, “kapan mah bikin peanut butternya?” dan kubalas, “oh iya ntar yah… beli kacangnya dulu deh”.

Lalu kacang tanah pun dibeli, terus mendem lagi aja di lemari selama 2 mingguan, sampai Callista tanya lagi… hahaha emaknya pemalassss maafkeun ya nak cantiiiikk…

Akhirnya semalam emak browsing2 resep Peanut Butter, youtubing maksudnya hahaha dan ketemulah resep yang simple dan sepertinya enak, hanya menambahkan minyak dan madu.

Jadilah tadi bikin Peanut Butter ini (foto menyusul yak)

Besok-besok mau coba menggunakan butter, jadi minyak diganti dengan butter. Sepertinya enak juga…

Peanut Butter

  • kacang tanah 500 gram, cuci, tiriskan, jemur hingga kering
  • 3 sdm minyak (aku pakai barco)
  • 50 gram gula pasir
  • atau, kalau ada madu, ganti dengan 3 sdm madu
  • garam sedikit

Cara membuat :

  1. Panggang kacang hingga matang. Bila menggunakan Air Fryer, panggang selama kurang lebih 25-30 menit, oven suhu 190 derajat Celcius selama 30 menit, bila di oven harus dibolak-balik supaya rata. Bila menggunakan Air Fryer, biarkan alat di Air Fryer yang bekerja muter2 gitu…
  2. Blender hingga hancur dan membentuk tekstur yang halus. Gunakan food processor untuk hasil terbaik.
  3. Tambahkan minyak dan gula pasir atau madu, blender kembali.
  4. Untuk tekstur yang lebih berminyak, tambahkan waktu memblendernya.

Sambal Bawang Jambal

Ceritanya aku lagi suka bikin sambal2an. Ketemu resep Sambal Bawang Jambal ini di majalah Sedap edisi 10/XVII/2016, simpan dan pas banget kemarin bikin deh.

Bahan-bahannya mudah didapat dan rasanya pun enakkk πŸ™‚ Gegara kepincuk sambal bawang alm. Lilies yang jadinya sering kubikin terus simpan di kulkas jadi deh kepengenan bikin sambal bawang versi lainnya. Ternyata enak lho rasanya hahaha aku tuh telatttt banget banget yak, maklum aslinya dulu itu aku ga kuat pedas jadi malas makan sambal. Pas udah gede pas lebih resistant terhadap pedas baru deh berani makan sambal.

Perasaan aku baru bikin sambal bawang baru sebulanan kali ya, terus taruh di botol selai, simpan di kulkas. Aku suka lupa makan itu sambal, terakhir lihat lha kok agak berjamur jadi deh aku bikin Sambal Bawang Jambal ini.

Sambal Bawang Jambal

Bahan :

  • 100 gram ikan jambal, goreng setengah matang, memarkan sampai memar betul, goreng kembali. Tumbuk sampai jadi suwiran kasar
  • 2 sendok makan wijen sangrai, giling sampai berminyak selagi panas
  • 15 butir bawang merah, iris tipis, boleh juga diulek bersama bahan lainnya
  • 3 siung bawang putih
  • 5 cabai merah besar
  • 5 cabai merah keriting
  • 8 cabai rawit merah (ini menurutku ga pedas, jadi selera ya, bila mau pedas tambahkan saja rawit merahnya)
  • 1 potong terasi
  • 1/2 sendok makan garam
  • 3 sendok makan minyak untuk menumis

Cara membuat :

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai dan terasi (aku pakai chopper Sico, pemalas dot com hahaha)
  2. Panaskan minyak. Tumis bawang merah sampai harum saja. Masukkan campuran cabai yang sudah ditumbuk dan wijen. Tambahkan garam. Aduk di atas api kecil sampai airnya menguap.
  3. Masukkan jambal. Aduk terus sampai jambal meresap di dalam jambal.

Mun Tahu Jagung

Ceritanya aku bosan makan tahu yang biasanya hanya digoreng, disambal goreng atau dibuat martabak (yang ini malah jarang hahaha) dan sudah lama aku stalking fb-nya Budiman Halim, resep-resep baik kue2 ataupun Chinese food yang dishare Budiman selalu oke-oke menurutku, jadi saat melihat resep Mun Tahu ini kepikiran untuk membuatnya.

Jadi deh aku bikin Mun Tahu ini, btw bila ditambah kepiting misalnya (jiah kayak punya aja wkwkwk) kayaknya enak juga yaa, tapi inget kolesterol tinggiii jadi ya lupakan saja makan kepiting wkwkwk

Oh iya ini karena aku malas makan ayam ataupun udang, ya karena koles tinggi juga, so aku ganti dengan jagung, jadi namanya Mun Tahu Jagung πŸ™‚

Mun Tahu Jagung

Bahan:

  • 200 – 250 gr tahu, potong kecil sesuai selera.
  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 batang bawang daun, potong kecil
  • 350 ml kaldu ayam (atau 350 ml air dan 1 sdt kaldu bubuk – aku pakai kaldu blok hahaha)
  • 1 sdt soy sauce
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 buah jagung, sisir
  • +/- 2 sdm larutan maizena (dari 1 sdm maizena dan 1 sdm air)
  • 1 sdm minyak wijen

Cara:
– Dalam wajan panas, tuangkan 2 sdm minyak, tumis bawang putih hingga harum dan mulai menguning.

-Besarkan api, masukkan daging yg sudah berbumbu, aduk cepat hingga berubah warna dan tidak menggumpal.

– Masukkan air kaldu, kemudian tahu, bumbui dengan soy sauce dan kecap ikan, didihkan, cicipi rasa.

– Kecilkan api dan tuang larutan maizena, aduk hingga mengental dan mendidih kembali.

– Matikan api, tuang daun bawang, dan minyak wijen. Aduk rata.

– Sajikan

Note:

Resep ini aslinya menggunakan ini:

100 gr daging ayam cincang* (saya ga pake)
100 gr udang segar, potong kasar* (ga pake juga)

(Campur kedua daging dan bumbui dengan 1 sdm air jahe, 1 sdm arak masak, 1/2 sdt garam, dan 2 cubit merica, diamkan 10 menit)