All posts by kaliskukis

Kue Lapis Pepe

Beberapa waktu lalu di group JS, ada postingan Lapis Pepe ini. Cantik2… iseng aku wapri dan tanya resepnya, eh dishare lho… duh baik banget yaa, makasih banyak ya mbak Wulan. Sebetulnya banyak sih sumber resep Lapis Pepe ini. Tapi entah kenapa kali ini aku jadi niat bikin dan kemarin aku eksekusi deh…

Ini aku pakai tepung tapioka merk Liauw Long Pit yang ada dijual di pasar dekat rumahku. Sepertinya ini kebanyakan cairannya deh karena jadinya agak lembek. Next aku mau coba pakai tepung sagu dan cairan agak dikurangi sedikit.

Lapis Pepe

source: Wulan (JS)

Resep dasar :
1600 ml santan dari 3 butir kelapa yg ditambah 1400 ml air
Rebus daun pandan dan ambil 150 ml, masukkan pada 600 gr gula pasir, larutkan.
15 gr garam
25 gr tepung hunkwe
600 gr sagu/tapioka (pakai merk Merbabu atau Liauw Long Pit)
Campur semua bahan dan saring.

Kalau mau rasa coklat bisa tambahkan 20 gr bubuk coklat bensdrop dilarutkan dengan 50 ml air panas utk per 900 ml adonan, sesuaikan.

Tambahkan 1/2 sdt toffieco yg coklat black forest.

Utk rasa kopi bisa ditambahkan 2 sachet Indocafe coffeemix yg dilarutkan dalam 50 ml air panas.

Membuat Sendiri Keripik Pisang dari Pisang Capatu / Sepatu

Bila 3 tahun lalu aku diajari membuat keripik pisang langsung serut di atas penggorengan, http://kaliskukis.com/kripik-pisang-groho-masakan-manado/ maka kali ini dengan cara yang berbeda. Dua-duanya enak menurutku. Pisang Capatu atau pisang sepatu itu bentuknya ndut-ndut, besar-besar, mantap bener buat dibikin keripik.

Yang agak menjadi  PR adalah mencari parutan atau alat untuk memotong tipis-tipis si pisang, agak-agak sulit mencari yang benar-benar pas, bagus dan awet.

Aku beli di tokopedia, maunya bahan kayu eh kosong jadi diganti yang bahan stainless. Sewaktu memarutnya agak2 berbunyi si stainless, jadinya agak memekakkan telinga, ngilu gitu…

Lalu ketemu yang bahan plastik buatan China, harga hanya Rp 12.000, punya sepupuku di kampung seperti itu tapi lebih enak pakainya. Yang kubeli itu agak tebal pengaturan pisaunya.

ini kugoreng sendiri di Jakarta, jadi aku bawa itu pisang dari kampung Talawaan, ada kali 1 sisir karena 1 dus penuh dengan pisang sepatu, hahaha ga mau rugiiii…

ini dia pisang sepatu, besar-besar khan, pilih yang agak kuning tapi masih keras, bila yang sudah matang akan lembek sehingga susah diparut dan juga akan cepat kuning bila digoreng, jadinya ga bagus warnanya

KERIPIK PISANG
Bahan :
– Pisang sepatu / pisang kapok / pisang nangka yang masih muda/keras
– Air
– Gula pasir
– Garam
– Minyak goreng
Cara membuat :
– Siapkan air di dalam baskom, beri sedikit gula pasir dan garam.
– Parut pisang dan rendam dalam air garam + gula sedikitnya 15 menit.
– Tiriskan pisang satu per satu di atas saringan.
– Lalu goreng dengan api kecil cenderung sedang hingga kekuningan.

Chocolate Puding Lagi…

Selamat siang semua,

Selamat tahun baru 2020 ya, walaupun diawali dengan banjir di mana-mana, semoga ke depannya menjadi lebih baik, terutama dalam mengasihi Tuhan dan sesama.

Sudah lama deh saya ga update posting-posting di web ini hikss padahal aku ga baking blue, tapi malesss aja nulis-nulis hehehe Semoga tahun ini aku semangat nulis lagi yaa…

Sebagai penyuka pudding coklat, kalau ada resep baru biasanya aku cobain, kali aja lebih enak xixi

Kali ini pun aku coba resep lain lagi, dari FB Hendrik Pastry

Seperti biasa, sausnya aku buat lebih banyak, anakku soalnya suka banget saus vanilla yang banyak. Jadinya seperti makan saus yak, bukan pudding hahaha

CHOCOLATE PUDDING ala Hendrik Pastry

Bahan:

  • Susu UHT 1 liter
  • Gula pasir 250 gram
  • Coklat bubuk 25 gram
  • Agar2 putih 1 bungkus
  • Dark chocolate 100 gram (boleh 200 gram)
  • Maizena 15 gram (larutkan dengan sedikit air)

Masak semua bahan keculai maizena
Masak smpai mendidih sambil trus di aduk
Setelah mendidih tambahkan larutan maizena dan aduk rata
Kemudian segera tuang pada cetakan
Didinginkan
Kemudaian lepas dari cetakan
Hiasi sesuai selera..

Choco Cheese Cookies

Cookies sagu yang lembut dan renyah dicampur dengan gurihnya keju dan lumer di mulut ditambah lagi dengan lapisan dark cooking chocolate .  Kata yang share resep ini, enakkk bangett…

Salah satu resep bakulannya Wiwiek Sumantri yang sudah lama kusimpan dan baru2 ini saja aku coba bikin. Ternyata iya bener enakkk… bisa jadi pilihan kue kering untuk dijual di bulan puasa 🙂

CHOCO CHEESE COOKIES

source:

Wiwiek SumantriLangsungenak

Bahan :
150 gr Blueband
1 kuning telur
150 gr gula halus
400 gr tepung sagu disangrai dulu
75 gr keju cheddar
50 gr santan instan

Topping :
Dark chocolate 2500 gr
White chocolate 50 gr (aku ga pakai)

Cara membuat :
1. Kocok blueband, telur, gula sampai tercampur rata
2. Masukkan santan dan keju, aduk rata
3. Masukkan tepung sagu, bentuk bulat2 kemudian letakkan di cup kecil dan susun di loyang
4. Oven selama 20 menit dgn suhu 150 derajat celcius
5. Setelah matang dinginkan lalu tuang coklat yang sudah dilelehkan kedalam piping bag (plastik segitiga), setelah mengeras hias dengan coklat putih

Puding Mangga

Baru-baru aku diinfo sama mbak Reny tentang akun IG @mamitoko yang pemiliknya adalah Desiree Tarigan, ibunya Bams, pasti tahu donk ya Bams, vokalis group band Samson, yang terkenal dengan lagunya “Naluri Lelaki” di era 2006.

Senang banget melihat IG-nya tante Desiree yang rajin baking2 utamanya untuk cucu2 serta suami tercintanya, pengacara Hotma Sitompul. Kuenya looks yummy serta cantik…

Lalu aku lihat postingan Puding Mangga-nya di youtubenya, dan kayaknya mudah, jadi deh masuk wish list.

Kebetulan hari Senin kemarin aku tuh lagi pengen banget cari plastik vacuum, ceritanya mau jualan frozen food seperti dimsum gitu… dan juga cari toples kecil buat kue kering. Larilah aku ke Laba-laba, dapat semua dan juga aku lihat ada mangga arumanis, yang harga sekilonya 20rb. Lha pas deh buat puding mangga.

Jadi deh kemarin aku bikin puding mangga menggunakan resep yang dishare tante Desiree.

Puding Mangga

Resep:
500 gr mangga
1 bungkus agar-agar
2 tsp jelly
90 gr gula pasir
400 ml susu cair (aku tambah 200 ml air)
100 ml air
1/2 tsp garam
3 tbsp susu kental manis
25 gr maizena + 50 gr air

Cara membuat :

Campur semua bahan lalu aduk2 hingga matang.

 

Membuat Sabun dari Minyak Jelantah, Ternyata Mudah Lho…

Berawal dari banyaknya minyak jelantah bekas menggoreng Cheese Stick, Biji Ketapang dan juga Kue Bawang, aku jadi berpikir, ini minyak bekas diapain ya? Lalu suatu saat ngobrol2 soal ini dengan sesama teman yang membuat Cheese Stick juga. Dia bilang, bisa dibikin Sabun dan dia pernah coba. Wah iya aku memang pernah dengar Sabun dari Minyak Jelantah. Kenapa tidak dicoba?

Jadi deh aku browsing-browsing di youtube, “Cara Membuat Sabun Minyak Jelantah”, dan berlanjut menonton membuat DIY Sabun Cuci Piring, Sabun Deterjen, sampai Body Scrub, Face Cream, dll. Welehh banyak banget DIY-DIY lainnya buat personal kita yang ternyata mudah membuatnya. Misalnya saja membuat Body Scrub yang dari gula + kopi + olive oil. Gula yang kasar ternyata bisa untuk Body Scrub, baru tahu aku hahaha Jadi pengen bikin deh besok2 kalau Scrub-ku udah habis.

Kupikir memang sih kalau bikin sendiri lebih hemat dan juga lebih aman, kita tahu apa kandungan bahan yang digunakan. Terutama buat yang sensitive sih kulitnya, kalau aku mah kulitku adjustable alias bisa pakai produk apapun tanpa masalah berarti, yang artinya produk mahal oke produk murah pun oke aja hahaha

Beberapa tahun lalu aku bertemu temannya temanku yang membuat Sabun Mandi dari Daun Jambu Biji, yang ternyata bagus buat yang mempunyai masalah kulit sensitive dan cukup banyak peminat Sabun Mandi tersebut. Jadi baru tahu deh cara membuat Sabun Mandi tsb. Ternyata ga susah lho…

Oh iya Sabun dari Minyak Jelantah ini bisa dipakai untuk mencuci piring (tapi bukan yang berlemak banget ya), mencuci baju (dicoba dulu dengan baju yang ga begitu kotor ya misal celana pendek atau jeans) , lap2 kotor gitu, atau mencuci tangan.

Sabun Minyak Jelantah

Bahan :

  • 450 gram minyak jelantah
  • Arang secukupnya, tumbuk atau potong kecil2. Arang aku beli di tokopedia sudah dalam keadaan dipotong2. Fungsi arang ini untuk membuang bau si minyak jelantah.
  • 70 gram soda api
  • 125 gram air pandan (aku buat dari kurang lebih 20 lembar daun pandan, beri air lalu blender, simpan di kulkas. Bisa untuk 2-3x pemakaian) Air pandan berfungsi untuk memberi wangi si sabun.

 

Alat yang diperlukan:

  1. Hand blender, digunakan untuk mengaduk adonan sabun. Hand blender ini wajib hukumnya yaa, sebenarnya bisa menggunakan hand mixer tapi lebih lama dibandingkan menggunakan hand blender. Bila menggunakan hand mixer proses si sabun hingga kental memakan waktu sekitar 15-20 menit, maka bila menggunakan hand blender hanya kurang dari 5 menit. Untuk membuat sabun aku khusus membeli hand blender di tokopedia, yang murah saja sih…
  2. Wadah plastik (yang agak tebal tahan panas ya) atau wadah stainless steel. Jangan memakai wadah dari aluminium ya… Butuh 2 (dua) buah wadah ini: pertama, wadah yang lebih kecil untuk mencampur soda api dan air pandan. Yang kedua, wadah yang lebih besar untuk mencampur (soda api dan air pandan) dengan minyak jelantah.
  3. Cetakan / loyang anti lengket atau cetakan / loyang silikon. Cetakan / loyang silikon khan termasuk mahal ya, jadi aku sih pakai cetakan atau loyang brownies yang sudah tidak dipakai lagi, lalu alasi dengan plastik tahan panas atau kertas cokelat yang biasa untuk bungkus nasi. Maksudnya supaya sabun mudah dilepas saat sudah jadi.

 

Safety tools (untuk pengaman ya):

  • Masker

(boleh tidak dipakai, saat pencampuran air dan soda api khan ada uapnya, nah itu jangan dihirup ya, langsung biarkan saja hingga dingin di tempat yang aman dari jangkauan anak2/orang dewasa)

  • Sarung tangan

(ini wajib ya, kuatir tumpah mengenai tangan) Bisa dibeli di Indomaret, Alfamart atau Ace Hardware. Sarung tangan yang dimaksud adalah sarung tangan seperti untuk bersih2 closet atau berkebun gitu…

  • Kacamata pelindung (boleh dipakai untuk melindungi mata, saya sih sudah pakai kacamata jadi cukup kayaknya ya hehehe)

Cara membuat :

  1. Siapkan minyak jelantah di wadah. Masukkan arang, biarkan semalaman supaya arang menyerap bau si minyak, lalu saring. Minyak siap digunakan.
  2. Siapkan air pandan.
  3. Masukkan soda api ke air pandan. JANGAN TERBALIK YAAA… Jangan sampai air pandan yang dituang ke soda api karena bisa meledak. Aduk soda api sampai benar-benar larut dan dingin, sisihkan simpan di tempat yang aman dari jangkau anak-anak ataupun orang dewasa. Saat mengaduk akan keluar uap panas dan wadah juga akan terasa panas. Uap panas tersebut jangan dihirup ya apalagi bila sampai terpercik ke mata, a BIG NO NO yaa… Jadi penting untuk memakai sarung tangan, masker ataupun kacamata pelindung. Lakukan pencampuran ini di tempat yang berventilasi bagus.
  4. Setelah larutan soda api benar-benar dingin, masukkan larutan soda api + air pandan ke dalam minyak jelantah yang telah disaring. Aduk menggunakan hand blender hingga adonan sabun menjadi kental. Adonan kental di sini seperti membuat adonan kue ya, seperti susu kental manis atau mayonaise gitu… masih agak cair dari itu juga boleh sih…
  5. Tuang adonan sabun ke dalam loyang atau cetakan yang sudah disiapkan. Biarkan 1 malam. Besoknya sabun siap untuk dipotong-potong, lalu biarkan di luar atau diangin-anginkan, aku sih hanya taruh di snack box dan agak terbuka gitu… Setelah 3-4 minggu, maka siap digunakan deh si sabun. Tapi lebih bagus lagi bila dibiarkan hingga 2-3 bulan.
ini hasilnya, foto seadanya saja xixi Sekilas mirip kue yaa

 

Ongol-ongol Tepung Garut / Larut

Beberapa waktu lalu aku sedang suka banget bikin Ongol-ongol. Ternyata baru sadar, gampang banget lho bikin Ongol-ongol ini dan daku doyan bener sama si Ongol-ongol. Iseng2 lihat postingannya DiahDidi ini dan di situ kata Diah Didi, Ongol2 jadul paling enak ya memakai Tepung Garut.

Jadilah aku beli Tepung Garut, kebetulan sejak bikin Granola aku dapat Tepung Larut di Club Sehat MOI. Oh iya Tepung Garut ini disebut juga Tepung Larut ya, atau Ararut / Arrowroot.

Jadi deh aku bikin, iseng aku jualin di tempat teman. Mayan habis hahaha

Tapi ternyata saudara-saudara, menurutku yaa, lebih enak Ongol-ongol dari Tepung Sagu Aren. Sebelumnya aku bikin dengan si Sagu Aren, tapi ga kefoto hahaha dan teman2ku juga lebih suka Ongol-ongol Sagu Aren. Aku beli tepungnya di Indomaret kalau tidak salah.

Ongol-ongol Tepung Garut ini berasa tepung banget, lembut gitu… harusnya agak kenyal2 gitu khan…

Resepnya aku ngikut Diah Didi…

Ongol-ongol Tepung Garut

Bahan :

Bahan A :

  • 150 gram tepung garut, ayak
  • 150 ml air

Campur tepung garut dan air, aduk hingga larut, sisihkan

 

Bahan B :

  • 125 gram gula aren atau gula merah
  • 400 ml air
  • 2 lembar daun pandan

Masak air + gula + daun pandang hingga gula larut, saring

 

Bahan C :

  • Kelapa muda parut, kukus, atau bila langsung dimakan tidak usah dikukus

 

1. Didihkan kembali air gula, masukkan larutan tepung garut, lalu masak sambil diaduk hingga menjadi adonan yang kental dan bening. Adonan ongol2 tepung garut ini teksturnya bagus deh, merata gitu coklatnya, aku suka bangettt… kalau tepung sagu aren warnanya ga menyatu, satu sisi coklat tua, sisi lain coklat muda.

2. Tuang adonan di Loyang yang di alas plastik. Padatkan, biarkan hingga dingin.

3. Potong-potong, lalu gulingkan di kelapa parut. Atau, masih panas bulat2kan lalu gulingkan di kelapa parut.

 

Asinan Buah Bogor Enakkkk…

Resep Asinan Buah Bogor ini udah lama banget kusimpan, pas lagi beberes eh ketemu buku “Aneka Rujak & Asinan” Bikin Ketagihan by Eva Luthfiany, yang sebenarnya resepnya hanya 1 tapi divariasikan ke banyak macam buah, jadi kesannya banyak hahaha

Jadilah aku kombinasikan resep yang kusimpan ini dengan buku tsb, dan ternyata membuat Asinan Buah itu ga susah lho, duhh jadi sukaaa hahaha buat acara ngumpul2, arisan, atau pas siang2 lagi suntuk bikin deh ini Asinan Buah, mayan bisa mencerahkan hari lho…

Asinan Buah

Kuah:

  • 10-15 cabai merah keriting boleh mix dengan cabai merah besar, cuci bersih dan haluskan (pedas tidaknya sesuaikan selera ya…)
  • 75 gr gula pasir
  • 50 gr asam jawa
  • Garam secukupnya

Buah:

(sesuai selera sukanya buah apa), potong tipis lalu beri garam + air, diamkan sekitar 30 menit.

  • Mangga mengkal
  • Pepaya mengkal
  • Bengkuang
  • Kedondong
  • Nanas

CARA MEMBUAT (kuah asinan) :

  1. Rebus semua bahan kuah sampai mendidih beberapa saat.
  2. Tetap biarkan di atas api selama 15 menit
  3. Angkat dari atas api dan dinginkan.
  4. Setelah kuah dingin, saring, masukkan buah2an dan aduk rata.

Pork Puff Pastry

Ceritanya Callista lagi suka banget mantengin youtube, lupa channelnya apa tapi dari situ Callis jadi pengen bikin macem2 yang dia suka. Suatu saat bikin pancake, ganache chocolate, dll. Terakhir nyobain Pork Puff Pastry ini.

Mudah sih membuatnya karena menggunakan puff pasty ready to use. Aku sih senang2 saja, excited malah karena anakku akhirnya mau juga baking2 hahaha walau yang sederhana.

 

maksudnya mau menghemat wadah, langsung dari egg’s shell, eh lupa maka tumpahlah itu kuntel hahaha
cakep yaa…