All posts by kaliskukis

Donat Kentang NCC

Udah lama banget gak ngedonat dan masih punya gula dusting donat atau gula dingin, trus lihat postingannya Jane Sipasulta di IG-nya @janesip30 duh menggoda banget si donat menul2 cantik 🙂

Akhirnya kemarin bikin deh si Donat Kentang resep NCC ini, mengobati kangennya daku sama si donat. Sewaktu alm. mamaku masih hidup, setiap hari si donat muncul, ditemani risoles, bakpau, roti goreng, kadang panada dan lalampa. Dan aku suka hampir semuanya hahaha sampai sekarang pun kalau disuruh milih, mau cake atau kue basah donat dkk, aku lebih memilih donat dkk, sukaa banget sama kue basah tapi kalau disuruh bikin snack box duh belum deh… Dulu pernah dapat lemparan order dari Reny, beneran pontang-panting bikinnya, kudu subuh bangunnya, bisa-bisa gak tidur malah.

Aih jadi panjang xixi ini ya resep Donat Kentang NCC, 11-12 sama Donken Dapur Bunda yang pernah aku buat jaman baheula 🙂 Oh iya, aku gak goreng semua donat jadi sisanya setelah dibulatkan simpan di freezer dan goreng keesokan harinya, thawingnya cepat lho, kurang dari 2 jam.

Ini ponakanku doyan xixi lihatlah betapa belepotannya dia makan si donat 🙂
Ini setelah difrozen dan digoreng lagi, masih enak banget lho, abaikan bentuk dan warnanya yang eksotis yak, kelamaan gorengnya dan kegedean juga apinya xixi

Donat Kentang Resep NCC

Bahan :

– Tepung terigu cakra 500 gram (aku pakai cakra 400 gram dan segitiga 100 gram)

– Susu bubuk full cream 50 gram (aku pakai 2 sachet Dancow yang @27 gram, lebih 4 gram xixi)

  • Ragi instan 11 gram (1 sachet)
  • Kentang kukus 200 gram (aku haluskan dengan potato ricer hadiah Signora)
  • Gula pasir 100 gram
  • Mentega 75 gram (aku pakai Baker’s Mix saja)
  • Garam secukupnya
  • Kuning telur 4 butir
  • Air es 100 ml

Cara membuat :

  1. Dalam wadah, campur semua bahan kering : tepung terigu, gula, susu bubuk dan ragi instan, lalu aduk rata. Masukkan kentang halus, tuang telur dan air es, lalu uleni sampai adonan menjadi rata dan setengah kalis.
  2. Selanjutnya beri mentega dan garam, aduk rata dan uleni sampai adonan menjadi kalis elastis.
  3. Istirahatkan adonan kurang lebih selama 20-30 menit.
  4. Bentuk adonan sesuai selera, bisa dibulatkan manual atau menggunakan cetakan donat agar lebih praktis. Diamkan kembali adonan selama 20 menit, sampai adonan mengembang.
  5. Setelah itu goreng adonan donat ke dalam minyak dengan menggunakan api kecil atau sedang sampai kuning keemasan. Angkat, tiriskan. Lakukan hal yang sama sampai adonan habis.

Risoles Ragout Ayam

Aku tuh suka banget sama kue tradisional ya suka makan ya suka bikinnya, tapi sih selama ini bikinnya yang praktis2 aja, ogah yang ribet2 hahaha ketahuan pemalasnya yakk…

Punya buku “Aneka Snack” Sedap karena dulu pernah dikasih sama my bf yang bisnisnya buku2 gitu. Zaman belum ngehits internet doi punya lapak buku di daerah Blok M, yang ngelola adalah suaminya, jadi hari-hari dari rumahnya di Bekasi mereka ke Blok M. Dulu itu aku suka ke sana juga, lihat2 buku resep akhirnya beli, dikasih murah pula sama my bf. Kadang-kadang “udah bawah aja”, gak boleh bayar, ya rugi donk doi enak di daku hahaha

Resep Risoles Ragout Ayam ini juga karena lihat buku Aneka Snack itu dan jadi kepengen bikin. Semua resep di situ juga daku pengen buat tapi apa daya tenaga, waktu dan juga dana-ku terbatas hahaha

Eh tapi ternyata ada 2 cara bikin ragout, pertama, seperti di buku, bikin ragoutnya dulu, jadi setelah tumis bawang bombay, masukkan tepung lalu susu cair. Cara kedua, tumis dulu semua baru terakhir masukkan susu cair dan tepung, seperti yang kulihat di resep mbak Ine. Setelah perbandingan dengan resep mbak Ine, akhirnya aku ambil resepnya mbak Ine saja untuk kucoba…

Risoles Ragout Ayam

Bahan :

  • 2 sdm margarin
  • 1/3 gr bawang bombay, cincang halus
  • 100 gr daging ayam rebus, suwir-suwir
  • udang cincang (secukupnya, kebetulan ada jadi aku campur aja hehe)
  • 100 gr wortel (aku pakai mix vegetable, tinggal nyemplung xixi)
  • 2  lembar daun bawang, iris halus (aku skip gak punya)
  • 300 ml susu cair (aku pakai whipcream sisaan kemarin 100 ml + air 200 ml)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 7 sdm tepung terigu (kira2 aja, kekentalannya)
  • 2 sdm margarin leleh (nah ini kok gak kelihatan yak jadi gak pakai hikss – sepertinya margarin ini yang buat warnanya gak putih blas seperti punyaku, mikir2 di mana ya salahnya kok putih banget, ealah sepertinya ini sih)

 

BAHAN PELAPIS:

  • 1 butir telur (aku pakai tepung terigu + air, konsistensi kental)
  • 200 gr tepung roti taruh di nampan/loyang yang rada lebar agar leluasa
    kerjanya

 

Cara membuat:
CARA KULIT/FLENSJES:

1. Terigu+minyak goreng+garam+BP+telur, diaduk dengan sedikit air, sampai licin. Biasanya pakai tangan, sambil di tepuk2, supaya rada
liat, kalau liat, kulitnya bisa tipis tidak gampang robek.
2. Tambahkan air sedikit2 sampai cukup kekentalannya
3. Untuk di dadar di teflon, yang bergaris tengah 22 cm.

note:  waktu mengaduk tepung, jangan diremas remas,
karena akan menyebabnya tepung meringkil.

kalau kira-kira ngaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang
meringkil, jangan segan2 di saring ya, tentu setelah adonan cair lho.

kira kira ini jadi 25-30 lembar.

Note dariku: aku tidak pakai acara tepuk2, pakai pan diameter 20 cm dan jadinya cuma 23 buah. Duh mbak Ine hebat banget yak 22 cm jadi 25-30 lembar.

CARA RAGOUT:

1. Tumis bawang bombay dengan 2 sdm margarine dan pala bubuk, sampai
bawang layu dan harum pala keluar. Masukkan ayam rebus (atau daging ayam cincang) , wortel dan daun bawang. aduk2 sebentar.
2. Masukkan susu cair, merica, garam, gula.
jangan lupa cicipi ya, asin manisnya yang pas dengan seleramu.
biarkan sampai mendidih, kecilkan api.
3. Masukkan terigu yang di ayak langsung di atas adonan mendidih, segera aduk adonan, sampai kental (kalau kurang kental, tambahkan satu atau dua sendok lagi tepung terigu.)
Matikan api, masukkan 2 sdm margarine/butter, aduk sampai
margarine meleleh dan rata larut dalam ragout.

Note:

Bubuk pala yang ditumis (saat menumis bawang bombay), akan
menyebarkan/mengeluarkan aroma lebih harum.
Margarine yang dicemplungin terakhir, menambah aroma wangi pada
ragout.

Cara Penyelesaian,
ambil selembar kulit, tambahkan sesendok makan ragout ayam, tambah sepotong keju dan sepotong daging asap, bungkus segitiga (kalau bisa), aku gak sempat lihat lagi, coba sekali kayaknya ribet, akhirnya bentuk biasa aja wkwkwk
ini untuk membedakan bentuk dengan risoles isi ragout aja.

CARA PELAPISAN :
Telur ayam, kocok asal campur seperti telur dadar
Celup setengah bagian badan Kaasflensjes ini ke dalam telur kocok, terus ratakan agar seluruh badan Kaasflensjes ‘basah’ karena telur. (kenapa kog nggak di celup
semua aja? kenapa setengah bagian? karena kalau semua cemplung, akan terlalu
‘basah’ dan licin)
Pakai satu tangan aja, di puter2 kaasflensjesnya di telapak tangan, agar
telur merata. Atas bawah, muka depan, ujung ke ujung :-))

Risoles yang sudah dilumuri telur di gulingkan di tepung roti, tepuk2 agar
tepung menempel dan yang nggak bisa nempel bakal rontok.
kalau ndak ditepuk2, bakal banyak yang rontok di minyak goreng, bikin kotor
minyaknya.

Siapkan minyak goreng cukup banyak di wajan, biarkan panas betul. pakai api
besar. masukkan Risoles secukupnya sampai semua terendam minyak dan jangan terlalu
sering di aduk. Risoles akan matang/menguning secara cepat.

Kalau api kurang besar, Risoles kelamaan terendam di minyak, bakal nyerap
minyak, dan bahkan kemungkinan kulit akan pecah2.

Singkong Thailand Yummy

Singkong Thailand, siapa sih yang gak suka? Kudapan Singkong ala Thailand ini mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia, termasuk saya hahaha secara singkong itu pertama enak, kedua murah, dan ketiga mudah didapat. Dibikin camilan apapun daku suka sama singkong. Digoreng aja daku suka, sering banget ngiler beli gorengan singkong yang merekah cantik, kelihatan enak di abang2 gorengan xixi ketahuan deh ya sukanya gorengan 🙁

Intinya sih Singkong rebus yang dikasih saus santan manis, eh ada juga yang asin ya, selera sih yaaa, manis enak asin pun enak, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Sebetulnya sudah beberapa kali daku bikin Singkong Thailand tapi ya lupa difoto, lupa posting, jadi baru ini deh postingnya hehe Oh iya aku sukanya yang basah dengan kuahnya gitu ya bukan yang dituangin saus hehe kalau basah dengan kuah berarti kuahnya agak meresap gitu ke singkongnya, uenakkk…

Singkong Thailand

Bahan:

  • 1 kg singkong, dikupas, dipotong-potong tebal 1 1/2 cm
  • 1/2 sdt garam
  • 3 lembar daun pandan, diikat
  • 1 liter air (atau secukupnya)
  • 200 gram gula pasir

Bahan Saus:

  • 500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, diikat
  • 1 sdm tepung sagu dilarutkan dalam 150 ml air, untuk pengental

Cara membuat:

  1. Rebus singkong, garam, daun pandan, dalam air sampai matang dan empuk.
  2. Tambahkan gula pasir. Masak sambil diaduk sampai matang dan singkong meresap.
  3. Saus, rebus santan kental, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.
  4. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup.
  5. Sajikan singkong dengan saus.

Puding Polkadot ala Femmy

Puding Polkadot rupanya ngetrend lagi ya, entah siapa yang bikin trend xixi

Beberapa hari lalu aku mendapat hibahan whipcream Elle n Vire sebanyak 2 pack atau 2 liter yang akan expired bulan Maret nanti, wah senang donk, secara mahal gitu… tapi itu pun ambilnya estafet. Tadinya adikku kerjanya di daerah Slipi tapi ternyata dia udah pindah dan aku gak tahu xixi jadi aku ambil dan kirim ke kantor ISA dulu di daerah Benhil, lalu karena aku lagi gak ada urusan ke sana gak aku ambil-ambil donk. Jadi mendem 2-3 harian di sana sampai akhirnya aku pikir ambil di rumah Siska aja temanku di kantor ISA.

Jadi donk dari kantor ISA estafet ke rumahnya Siska di daerah Rasamala, Tebet. Ya gpplah lebih dekat dan lebih flexible bisa ambil malam xixi dan beneran aku ambillah malamnya.

So whipcream box pertama akhirnya aku campur ke kopi, juice buah dan juga telur dadar. Yup enak lho telur dadar ditambahkan whipcream dan juga keju. Kebetulan aku beli keju kebanyakan, ada 2 kotak boo biasa deh lupa kalau masih punya keju. Aku biasa beli keju kraft yang 2 kg-an gitu jadi berasa banget punya banyak keju hahaha 4 kg yang dipakai baru sedikit.

Sisa 1 liter whipcreamnya aku buat Puding Polkadot ini. Sebetulnya sih ini bukan puding yak karena tidak ada penambahan kuning telur tapi gpplah yah sama teman ini xixi

Oh iya, 1 tips supaya hasilnya lebih bagus, menutup semua, punyaku khan gak ketutup semua ya, jangan terlalu mengaduk2 terus maksudnya mau dinginkan tapi jadinya lebih cepat nge-set, kupikir itu karena tambahan whipcream-nya. Setuju gak temans? Setuju-setuju aja ya wkwkwk

Puding Polkadot ala Femmy

  • Bahan Puding Putih:
  • Gula pasir 110 gram
  • Susu cair 525 ml (saya : 400 ml susu + air 125 ml)
  • Agar-agar plain 11 gram
  • Whipcream cair 200 ml

Bahan Puding Coklat:

  • Gula pasir 175 gram
  • Agar-agar bubuk plain atau coklat 11 gram
  • Jelly powder (nutrijel) plain 3 gram
  • Susu cair 1 liter (saya : susu 600 ml + air 400 ml, jadi pas 1 liter susu)
  • Whipcream cair 200 ml
  • Coklat bubuk 20 gram, campur dengan setengah gelas susu di atas, saring

Cara membuat :

Siapkan 2 loyang puding, Loyang I : Loyang pudding putih diameter lebih kecil (saya : 18 cm), Loyang II : Loyang pudding coklat diameter lebih besar (kalau saya 24 cm).

Puding Putih

  1. Campur gula pasir, cairan susu dan agar-agar di panci.
  2. Masak dengan api kecil/sedang, aduk rata.
  3. Aduk terus hingga menggelembung / adonan sudah matang.
  4. Masukkan whip cream cair, aduk rata.
  5. Sisihkan sebagian pudding putih dan tuang ke loyang ceper.
  6. Bila sudah set, gunakan tutup botol air mineral untuk membentuk bulatan2 kecil.
  7. Sisa adonan pudding putih tuang ke Loyang I / loyang kecil.
  8. Agak dingin masukkan kulkas supaya mengeras.

 

Puding Coklat:

  1. Idem seperti Puding Putih.
  2. Bulatan2 kecil yang di Loyang ceper tadi letakkan satu-persatu di antara lekukan Loyang besar.
  3. Setelah Puding Coklat agak dingin, tuang sedikit hingga menutupi bulatan2 kecil putih tadi.
  4. Masukkan kulkas sebentar, siapkan pudding putih yang sudah set.
  5. Letakkan pudding putih ke Loyang II (Loyang lebih besar) lalu tuang sisa adonan coklat ke atasnya hingga menutupi semua.
  6. Adonan pudding coklat tidak usah diaduk-aduk supaya cepat dingin karena dengan adanya whipcream adonan pudding akan cepat set.
  7. Masukkan ke kulkas. Biarkan dingin.
Ini loyang cepert yang kumaksud, tuang sebagian puding ke loyang ini, lalu bulat-bulatkan menggunakan tutup botol air mineral. Sisanya gak usah repot, langsung makan saja hahaha
bulatan2 disusun di loyang puding

Marmer Cake Again

Masih pengen bikin Marmer Cake yang beda, my searching comes to Dona’s blog ini dan akhirnya mencoba Marmer Cake atau Marble Cake. Oh iya pas mau coba ini eh WA-an dengan my bff dia mau donk minta dibikinin juga, akhirnya karena memang mau ke rumahnya mo ambil bahan gratisan ya dibikinin donk kuenya.

Bahan gratisan? xixi enak yaa… iya aku tuh sejak lama banget sebelum married malah, sering banget dikasih bahan kain Jepang gratisan, temanku itu kerjanya di perusahaan textile Jepang punya gitu dan sering ada sample-sample, kecil-kecil sih yang gak dipakai lagi, aku suka dapat lungsurannya hehe eh iya dulu waktu masih di Beiersdorf aku pernah jualin bahan dari dia, bahannya bagus-bagus, cocok banget buat bahan set blazer, duh laku keras lho dulu.

Resepnya aku copas plek yaa (pemalas hahaha) dan hasilnya bagus lho, recommended banget ini resepnya Dona.

Marmer Cake

  • 250 gr unsalted butter
  • 200 gr terigu
  • 40 gr maizena
  • garam
  • 50 gr gula halus
  • kulit jeruk lemon dari 1 bh lemon
  • vanili
  • 5 butir telur (pisahkan)
  • 200 gr gula pasir
  • 60 gr coklat hitam batangan (dcc)

cara membuat :

  1. panaskan oven 175 derajat
  2. olesi loyang dengan mentega dan taburi dengan terigu
  3. tim coklat
  4. ayak terigu bersama maizena dan garam. sisihkan.
  5. kocok butter bersama gula halus, kulit jeruk lemon dan vanili hingga mengembang dan memutih
  6. masukan kuning telur satu persatu sambil terus di kocok.
  7. masukan terigu dalam 3 tahap sambil terus di kocok.
  8. sisihkan adonan tersebut. karena kita akan mengocok putih telurnya.
  9. kocok putih telur hingga terlihat mengembang, masukan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus di kocok. Kocoklah putih telur ini hingga terlihat mengkilap dan kaku.
  10. masukan 1/3 putih telur ke dalam adonan kue yang tadi kita sisihkan,  aduk rata,  bisa menggunakan ballon whisk untuk mengaduknya. setelah itu masukan sisa kocokan putih telur ke dalam adonan dan aduk rata.
  11. ambil 1/3 adonan, campur dengan coklat yang telah kita tim tadi.
  12. Ambil loyang, masukan 1/2 adonan kuning, lalu masukan adonan coklat, dan terakhir masukan adonan kuning kembali.
  13. dengan menggunakan pisau makan, ambil adonan dari bawah menuju ke atas untuk membuat bentuk marmernya.
  14. panggang kurang lebih 50 menit.

Biskuit Udang Kering (Ebi Cookies)

Biskuit Udang Kering atau aku menyebutnya Ebi Cookies ini alternatif kue kering asin. Setiap kali bikin kue kering kita pasti bikin yang manis-manis khan? Nah bila ingin yang rasa asin atau gurih, Biskuit Udang Kering ini salah satu pilihannya.

akhirnya bentuk seperti sagu keju hahaha

Rasanya gurih dari ebi yang terasa banget, apalagi aku campurkan ke dalam adonannya karena bila ditaburkan gak akan habis 100 gram ebi. Jadi bila mau ditaburkan menurutku gak akan sampai 100 gram sih, 50 gram juga cukup atau 75 gram dan sisanya simpan deh buat penyedap masakan.

ini yang dibentuk dengan cetakan karena adonan agak keras hehe

Biskuit Udang Kering (Ebi Cookies)

source: Ny. Liem

Bahan I :

  • 150 gram mentega
  • 150 gram margarin
  • 125 gram gula bubuk
  • 1 sdt emplex (saya tidak pakai)
  • 1 sdt garam (saya tidak pakai juga)
  • 1 sdt penyedap rasa (tidak pakai juga)
  • 1 butir telur

Bahan II :

  • 1 sdt baking powder (saya skip)
  • 40 gram susu bubuk full cream
  • 400 gram tepung terigu protein sedang (menurut saya agak kebanyakan jadi kurangi sekitar 50 gram lalu rasakan lagi adonannya, bila kurang tepung tambahkan tepung)

Bahan III : (campur dan ayak)

  • 3 kuning telur
  • 1 sdm air
  • ½ sdt minyak sayur
  • 2 tetes pewarna kuning telur

Bahan IV : (campur dan haluskan)

  • 100 gram ebi, sangria
  • ½ sdt penyedap rasa (skip lagi)
  • ¼ sdt merica bubuk (saya lupa pakai hehe)
  • 1-2 sdm gula bubuk (ini juga lupa wkwkwk)

Cara membuat :

  1. Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan putih.
  2. Masukkan bahan II sedikit demi sedikit, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata. Masukkan ke dalam kantong plastic segitiga yang telah diberi mata spuit.
  3. Semprotkan adonan berbentuk kerang atau sesuai selera di dalam Loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarin hingga rata, atau gunakan baking paper.
  4. Olesi permukaan kue dengan bahan III hingga rata, taburi dengan bahan IV.
  5. Panggang ke dalam oven dengan suhu 150 derajat Celcius selama 15 menit, kecilkan suhu oven menjadi 100 derajat Celcius lalu panggang kembali selama 15 menit hingga matang dan kering. Angkat dan dinginkan.

(saya gak semua dispuit karena spuit yang kekecilan dan adonan agak keras karena kebanyakan tepung. Supaya gak keras, kocok Bahan I harus benar2 mengembang dan putih, saya tidak LOL)

Oven Listrik SIGNORA dan Harganya | Femmy 0878-8106-0909 (WA)

Oven Listrik SIGNORA dan Harganya pasti teman-teman ingin tahu, bukan? Soalnya beberapa teman bertanya kepada saya selaku Agen Signora. Wah rupanya merk SIGNORA sudah banyak dikenal para “bakul” kue, demikian kami menyebut teman2 sesama tukang kue menyebut. Daku sendiri pun disebut “bakul” kue walaupun jualan kuenya hanya Lebaran saja atau pas open PO saja..

Buat bakul kue yang sudah produksi cake-cake atau roti dalam jumlah sedang ataupun banyak, biasanya mereka mempertimbangkan untuk juga memiliki Oven Listrik. Kenapa? Karena walaupun mereka tahu Oven Listrik lebih mahal tapi mereka ingin membeli sebagai spare, dan juga untuk membandingkan dengan Oven Gas. Jadi apa bedanya kira-kira? Bisa ditanyakan ke yang udah beli ya xixi Aku gak bahas soal itu sekarang ini, yang mau aku info adalah Oven Listrik SIGNORA dan Harganya. Kenapa juga Oven Listrik SIGNORA? Kenapa bukan Oven O*on* misalnya.

Tidak lain karena Oven Signora mendapat tempat di hati para bakulers. Dengan harga yang ekonomis mereka bisa mendapatkan hasil kue yang bagus menggunakan Oven Listrik Signora. So Berapa sih Harga Oven Listrik Signora? Dan ada berapa macam Oven Listrik SIGNORA?

Baiklah, pada dasarnya yang biasa dipakai oleh para bakul kue adalah Oven Listrik GALAXY karena oven Galaxy memiliki kapasitas yang lebih besar dan watt juga lebih besar.

JENIS OVEN LISTRIK SIGNORA dan Harganya

1. Mini Oven Rp 688.000

  • Mini Oven adalah oven terkecil yang dijual SIGNORA, memiliki ukuran 35 cm x 20 cm x 18 cm
  • Power : 600 watt
  • Kapasitas : 6 liter
  • Timer : 1-15 menit
  • Pemanas : atas, bawah, dan atas – bawah
  • Aksesoris : Rak Jari dan Rak Minyak

2. Oven Royal Rp 1.680.000

  • Oven Royal memiliki dimensi 45 cm x 36 cm x 36 cm x 35 cm
  • Power : 500 watt
  • Kapasitas : 23 liter
  • Ukuran loyang : 30×28 cm
  • Timer : 60 menit
  • Pemanas : 3 pemanas
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius

3. Oven Duo Rp 2.280.000

  • Oven Duo mempunyai dimensi size 47 cm x 33 cm x 32 cm
  • Power : 750 watt
  • Kapasitas : 36 liter
  • Pintu dilapisi 2 layer pintu kaca
  • Ukuran rak : 34 x 30 cm
  • Pengatur timer : 120 menit
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius

4. Oven Luxia / Elite Rp 5.680.000

  • Oven Luxia atau disebut juga Oven Elite mempunyai dimensi 60 cm x 38 cm x 34 cm. Kelebihan Oven Luxia adalah mempunyai blower yang lebih besar dibanding Galaxy, sebab itu harganya lebih mahal selain juga bodinya lebih kokoh.
  • Power : 800 watt
  • Kapasitas : 43 liter
  • Ukuran loyang : 40×30 cm
  • Timer : 120 menit
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Bodi yang kokoh dan lebih vacuum
  • Fungsi : Rotisserie – Convection
  • Pengaturan api secara terpisah, api atas – suhu api atas sendiri dan api bawah – suhu api bawah sendiri

5. Oven Galaxy Rp 3.980.000

  • Oven Galaxy yang merupakan best seller Oven Signora mempunyai dimensi 76 cm x 46 cm x 35 cm
  • Power : 900 watt (x2 bila difungsikan api atas dan bawah sekaligus) Supaya tidak langsung 900×2, maka nyalakan api bawah terlebih dahulu, di menit-menit terakhir kue matang dan untuk memberi warna bagian atas, baru putar api atasnya. Dengan demikian tidak langsung 1.800. Trik ini berlaku untuk oven lainnya juga.
  • Kapasitas : 75 liter
  • Ukuran rak : 60×40 cm
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Pengatur timer s.d. 120 menit
  • Pengaturan api atas dan bawah menjadi satu
  • Fungsi : Rotisserie – Convection

Banana Cake Resep Mache

Jadi ceritanya beberapa hari lalu, aku beli sesisir pisang Ambon, kecil-kecil sih untuk ukuran standard pisang Ambon. Biasa buat campuran juice buah atau dimakan begitu saja. Nah karena beberapa hari ini aku selalu keluar dan lupa membawa si pisang, nyaris matang deh tuh pisang padahal waktu beli masih hijau. Ternyata cepat sekali matang yaa…

Sebelum menjadi benar-benar matang, aku kupas sekalian lantas taruh plastik dan masuk freezer. Besoknya aku lihat wah masih cantik donk, nah malamnya aku taruh di kulkas dengan tujuan kebesokannya mau aku bikin cake saja pisangnya. Ealah paginya aku mau ambil dari kulkas, penuh air itu pisang huaaa harus segera dibikin deh dan sudah coklat banget jadinya.

Untuk resepnya aku pakai resep Mache yang kesohor itu, browsing saja Banana Cake Resep Mache, seliweran di dunia maya xixi dan beneran ternyata resep anti gagal lho, padahal pisang yang kupakai kecoklatan nyaris benyek tapi teteup jadi juga xixi dan juga aku tambahkan 1 kuning telur. Resepnya aku copas aja ya, dan aku gak pakai hiasan DCC karena gak punya hehe

 

Banana Cake

Source  :  Mache Yufrita Noge

Bahan  :

  • 4 buah pisang ambon / pisang raja yang sudah matang (kira – kira 725 gr di timbang dengan kulitnya = aku pakai 9 buah pisang yang setelah ditimbang 750 gram lebih), kupas dan di haluskan seperti bubur, (aku gak sampai halus banget sih makanya itu agak bergerindil xixi) sisihkan.
  •  310 gr tepung self raising ayak dengan 1 sdt baking soda ( aku menggunakan tepung protein sedang + 1 sdt Baking Powder )
  • 240 gr gula pasir
  • 4 butir telur
  • 240 gr ( 300 ml ) mentega cair (=aku pakai Baker’s Mix saja) atau minyak sayur
  • 1/4 sdt garam
  • sedikit vanili

Hiasan  :  Coklat blok dilelehkan di campur dengan sedikit cream cheese dan whipping cream, beberapa buah cerry

Cara membuat  :

  1. Panaskan oven 150 C
  2. Kocok gula, telur, garam dan vanili hingga putih
  3. Masukkan pisang dan aduk perlahan dengan spatula hingga rata
  4. Kemudian masukkan tepung secara bertahap dan aduk perlahan hingga rata
  5. Terakhir masukkan mentega cair / minyak sayur secara perlahan dan aduk pelan – pelan hingga rata.
  6. Jika mau nambahi poppy seed, sangrai dulu poppy seednya lalu dinginkan dan baru dimasukikan setelah minyak. Demikian juga kalau mau menambahkan coklat chip, walnut atau kismis
  7. Masukkan adonannya ke dalam loyang  yang sudah diolesi mentega cair yang bercampur dengan terigu. bakar selama 50 – 60 menit.
  8. Jika selama masa pengovenan, kuenya belum matang tetapi sudah coklat sekali, turunkan suhu oven dan cepat – cepat tutup bagian atas dari kue / loyang dengan aluminium foil agar kuenya tidak hangus.
  9. Keluarkan dari oven, biarkan hingga dingin dan keluarkan dari loyang, sajikan.

Fudgy Brownies Joy of Baking

Joy of Baking, siapa yang belum tahu? Pasti tahu ya temans, itu lho channel video baking n cooking luar yang keren banget… nah aku cobain Fudgy Browniesnya yang memang fudgy banget mirip Frozen Browniesku.

Taruh di kulkas atau freezer bisa banget lho

 

Resepnya ini ya, dicopy dari sini, maaf belum ditranslate hehe Joy of Baking

Fudgy Chocolate Brownies:

3/4 pound (12 ounces) (340 grams) semisweet chocolate, coarsely chopped (can also use 2 cups semisweet chocolate chips)

1/2 cup (113 grams) unsalted butter, cut into pieces

3 large eggs, at room temperature

1 cup (200 grams) granulated white sugar

1 teaspoon (5 grams) pure vanilla extract

3/4 cup (95 grams) all-purpose flour

1/2 teaspoon (1 gram) baking powder

1/4 teaspoon salt

 

Preheat your oven to 350 degrees F (180 degrees C). Butter (or spray with a nonstick cooking spray) an 8 inch square (20 cm) baking pan. Then line the bottom of the pan with parchment paper.

Melt the chocolate and butter in a large heatproof bowl placed over a saucepan of simmering water. Remove from heat and set aside to cool to room temperature.

Meanwhile, in a large bowl whisk (can use a hand mixer) the eggs, sugar, and vanilla extract until frothy. Fold in the melted chocolate mixture.

Whisk together the flour, baking powder, and salt and then fold into the chocolate mixture until combined.

Pour into your pan and bake for about 30 minutes, or until a toothpick inserted in the center comes out with lots of moist crumbs and the brownies are just starting to pull away from the sides of the pan. You will notice that the top of the brownies will be dry and slightly cracked. Remove from oven and let cool on a wire rack for a few hours so the brownies have time to become firm enough to cut. Serve at room temperature or chilled. These brownies can be frozen.

Orange Almond Stick Cookies

Lagi iseng pengen nyobain resepnya nyonya Liem, secara udah lama punya bukunya tapi yang dipraktekkan baru beberapa resep saja.

Kebetulan pula lagi mager xixi jadilah keluar hanya ke Titan dan Bluebell membeli almond, pasta orange, dll.

Dapat pasta orange di Titan eh tapi setelah dibuka kok cair banget seperti pewarna padahal di botolnya tertulis “pasta”, jadi bingung… eh tapi telat, udah aku masukkan 1 sdm itu pasta dan hasilnya adonan menjadi orange banget xixi kayaknya besok2 harus lebih hati-hati deh…

Orange Almond Stick Cookies

Bahan I :

  • 200 gram mentega
  • 100 gram margarin
  • 100 gram gula bubuk
  • 100 gram gula pasir
  • 2 sdm pasta orange (aku cuma pakai 1 sdm, itu pun bukan pasta sepertinya)
  • 2 kuning telur

Bahan II :

  • 50 gram fruit orange, potong kecil2, nah ini pun ketemunya peel orange
  • 50 gram almond bubuk
  • Bahan III (campur dan ayak) :
  • 1 sdt baking powder
  • 50 gram susu bubuk full cream
  • 50 gram tepung maizena
  • 450 gram tepung terigu protein sedang (segitiga) – kalau kataku agak kebanyakan, besok2 kalau bikin lagi mau 400 gram saja

Bahan IV : (campur dan saring)

  • 5 kuning telur (aku cuma 3 kuning telur, kalau 5 kebanyakan)
  • 1 sdm air
  • 1/2 sdt minyak sayur
  • 2 tetes pewarna kuning (aku gak pake)

Bahan V :

  • 100 gram jelfix / selai apricot (ini harus ditambahkan air lalu panaskan di api kecil supaya halus)

Bahan VI :

  • 50 gram almond, potong memanjang (aku pakai 100 gram almond untuk 1 loyang atau setengah resep jadi kalau 1 resep 100 gram almond keping, eh tapi aku gak potong2 lagi sih, jadi kerjaan banget kalau dibagi 2 lagi hehe)

Bahan VII :

  • 50 gram dark cooking chocolate, cairkan (aku gak pake xixi)

Cara membuat :

  1. Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan putih. Tambahkan bahan II, aduk.
  2. Masukkan bahan III sedikit demi sedikit, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata.
  3. Giling adonan dengan ketebalan 3 mm, potong ukuran 1×8 cm (aku : 1.5×8 cm). Letakkan dan susun di dalam loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarin hingga rata (aku : pakai baking paper atau kertas roti).
  4. Olesi permukaan kue dengan bahan IV hingga rata. Panggang ke dalam oven dengan suhu 150 derajat Celcius selama 15 menit, angkat.
  5. Olesi dengan bahan V, taburi dengan bahan VI. Panggang kembali ke dalam oven dengan suhu 100 derajat Celcius selama 15 menit hingga matang dan kering.
  6. Angkat dan dinginkan. Semprotkan dengan bahan VII, biarkan kering.
  7. Simpan ke dalam wadah kedap udara.