Category Archives: Cookies

Putri Salju Ngeprul

Jadi ceritanya saya punya seorang sahabat sekolah, kami sekelas di kelas 2 SMP. Kami mendapat SMA yang sama, mungkin 70-80% SMA tersebut berasal dari SMP kami. Ya, dua-duanya adalah sekolah negeri favorit di Tanjung Priok.

Selepas SMA kami masih sering berkomunikasi, hingga suatu saat daku bekerja di PT PICO, doi menelpon dan setelah lulus kuliah bertanya apakah ada lowongan kerja di tempatku. Saat itu kebetulan banget pas ada lowongan untuk Project Assistant (sama posisinya denganku hehe), setelah diinterview, lolos jadi deh kita satu kantor. Oh iya sahabatku itu kuliahnya di IKIP Jurusan Tata Boga tapi sayangnya ilmu yang didapatnya di bangku kuliah itu tidak pernah dipraktekkan dengan bekerja di lapangan kerja yang berhubungan dengan kuliahnya itu. Ke sini-sininya justru aku yang banyak berkecimpung di dunia kuliner walau belum pernah sekalipun bekerja di bidang tersebut. Aku justru langsung menjadi businesss owner Kalis Kukis, yang memproduksi kue kering, walaupun hanya di hari raya saja tapi judulnya business owner khan? hahaha

Nah temanku itu karena kuliahnya Tata Boga, jadi banyak donk punya teman yang bekerjanya di jalur boga. Dari teman-temannya inilah sahabatku kadang mendapatkan resep2 ciamik, eh tapi tetangganya pun ada yang pintar bikin kue dan memberikan resep kue2 pada sahabatku tersebut.

Kue Putri Salju ini adalah resep ibu Roso, tetangga sahabatku yang berbaik hati sharing resepnya pada sahabatku, dan sahabatku itu berbaik hati sharing resep tersebut padaku. Resep ini beneran enak lho, ngeprul gitu hasilnya…

Putri Salju Ngeprul

Bahan :

  • Tepung terigu 600 gram (sangrai terlebih dahulu)
  • Gula halus 2 sdm
  • Susu bubuk 25 gram
  • Kuning telur 2 butir
  • Mentega 150 gram
  • Margarin 250 gram
  • Vanila 1/2 sdt
  • Kacang mede 100 gram, sangrai atau goreng, lalu haluskan

Bahan taburan : aduk rata gula halus 4 sdm dan susu bubuk 2 sdm, bila kurang, didouble saja ukuran tsb.

Cara membuat :

  1. Kocok mentega dan margarin hingga halus, masukkan kuning telur.
  2. Tambahkan gula, kocok sebentar.
  3. Masukkan susu bubuk, vanila, lalu tambahkan kacang mede halus, aduk rata.
  4. Masukkan tepung terigu, aduk hingga rata dan bisa dibentuk.
  5. Giling adonan sesuai ketebalan yang diinginkan. Cetak menggunakan cetakan putri salju (bentuk bulan sabit) atau cetakan lainnya sesuai selera.
  6. Panggang dengan suhu 110-125  derajat Celcius hingga matang. Panas-panas beri taburan gula halus dan susu bubuk.

Melting Moment Cookies

First time ikutan kursus kue kering Melting Moment Cookies ini di SCC (Sriboga Customer Center) di Plaza Bisnis Kemang, Jakarta Selatan. Sebetulnya udah lama diajak seorang teman untuk ikut kursus di sana tapi apa daya waktu yang belum mengijinkan dan juga kondisi kesehatanku yang amburadul. Jadilah sewaktu ada tempat kosong di sebuah group, daku mengajukan diri dan dapat. Kabarnya sih rebut-rebutan xixixi padahal daku gak follow FP-nya jadi informasinya ya tahunya dari group saja.

Kursus atau pelatihan di SCC kali ini adalah membuat kue kering, salah satunya adalah Melting Moment Cookies. Kursus kue kering yang kuikuti itu bisa dihitung jari, awalnya sih dulu banget di Nila Chandra yang merupakan modal dasarku untuk membuat kue kering. Di Nila Chandralah yang mengajarkan untuk mengganti tepung maizena dengan tepung sagu, yang juga diperkuat oleh seorang pakar perkuehan lainnya. Sejak itu aku memang selalu menggunakan tepung sagu dalam pembuatan kue kering Kalis Kukis.

Melting Moment Cookies ini rekomendasi pengajar di SCC yaitu Chef Wendi (yang mirip banget dengan Chef Ragil hehe), membuatnya mudah dan rasanya luar biasa 🙂 Kue ini agak meleber jadi jangan kuatir dengan bentuknya yang kurang bagus, pasti sama aja sih karena dia akan mendatar hahaha

Melting Moment Cookies

Bahan :

  • Butter 250 gram
  • Icing sugar 200 gram
  • Putih telur 2 pcs
  • Vanilla essence 5 gram
  • Tepung maizena 50 gram
  • Tepung beruang biru 300 gram
  • Baking powder 3 gram
  • Cornflake 100 gram

Cara membuat :

  1. Panaskan oven di suhu 170-190 derajat Celcius.
  2. Kocok butter dan icing sugar hingga creamy lalu masukkan putih telur dan vanlla essence, aduk kembali hingga tercampur rata.
  3. Kemudian masukkan bahan kering, aduk hingga tercampur rata. Kemudian masukkan adonan ke dalam plastik segitiga.
  4. Bentuk adonan sambil diberi cornflake sebagai garnish, lalu tata di baking tray yang sudah dipoles lemak atau menggunakan baking paper.
  5. Panggang selama kurang lebih 8-10 menit.

Triple Chocolate Chips

Triple Chocolate Chips ini mungkin maksudnya adalah trio coklat bubuk, chocolate chips dan dark chocolate yang menjadi material utama dalam kue ini.

Aslinya adalah resep yang dishare oleh Dona di blognya ini

Sengaja cobain bikin pengen bandingin dengan resep Chocolate Chips yang pernah jadi jualanku tahun-tahun sebelumnya

Aku lebih suka Chocolate Chips jualanku karena bentuknya tidak meleber gitu, tapi kembali ke selera masing-masing ya… Kukis ini meleber sangat, jadi aku kepikiran untuk mengurangi jumlah butter menjadi 200 gram, tapi apa yang terjadi? kuenya jadinya agak keras gitu hikss so jangan dikurang2i yaa supaya mendapatkan tekstur yang diinginkan.

Oh iya fotonya menyusul ya soalnya perasaan udah difoto tapi kok dicari2 gak ada hikss

 

Triple Chocolate Chips Cookies

  • 250  gr butter
  • 100 gr gula pasir
  • 100 gr brown sugar
  • 1 tsp garam
  • 1/2 tsp baking soda
  • 1 telur yg besar + 1 kuning telur
  • 250  gr terigu
  • 2 sdm coklat bubuk
  • 1 tsp vanilla
  • 200 gr chocolate chip
  • 100 gr dark chocolate di potong dadu

Caranya

  1. Panaskan oven 175 derajat
  2. Ayak terigu, garam, coklat bubuk, dan baking soda.
  3. Kocok butter dengan gula  sampe agak memutih dan mengembang, kurang lebih 2-3 menit kalau pake standing mixer, kalo pake mixer tangan sekitar 5 menit
  4. Masukan telur, dan kuning telur lanjutkan mengocok sampai tercampur.
  5. Kemudian kurangi keceptan mixer dan masukan campuran  terigu dan vanilla aduk rata, kemudian terakhir masukan chocolate chips dan coklat potongnya.
  6. Tutup dengan plastik dan dinginkan selama kurang lebih 4 jam atau semalaman.
  7. Setelah itu bulat-bulatkan adonan bisa menggunakan sendok atau scoop es krim.
  8. Beri jarak, karena kue ini akan melebar.
  9. Panggang kurang lebih 12 menit.

 

Lemon Nugget a.k.a. Jengkol Kukis

Lemon Nugget Cookies ini agak unik karena pemakaian tepung sagu yang banyak dan fillingnya yang awalnya adalah kenari namun kuganti almond, walaupun agak mahal tapi lebih enak menurutku. Juga perasan air jeruk lemonnya membuat kue ini agak asam isiannya namun juga manis. Kulit jeruk membuat aroma kue ini lebih wangi.

Oh iya kue Lemon Nugget Cookies agak besar untuk memaksimalkan isiannya, tapi kalau mau dibuat lebih kecil pun gak masalah. Kusebut Jengkol Kukis karena bentuknya yang menyerupai jengkol. Sayang bagian isiannya tidak terlihat yak… kapan-kapan aku foto bagian dalamnya deh ya hehe

Kalau bikin Lemon Nugget Cookies or Kue Jengkol ini jadi ingat teman di embassy yang dulu suka banget kue ini, sayangnya daku udah lost contact dengan beliau, tapi daku tahu sih rumahnya karena dulu banget pernah sowan ke sana bareng teman2 embassy. Semoga dirimu sehat-sehat saja ya mbak Lis 🙂

Lemon Nugget Cookies

Bahan :

  • Butter 100 gram
  • Margarin 75 gram
  • Gula halus 125 gram
  • Sunquick atau Lemon essence 1 sdm
  • Kulit lemon 1 sdm
  • Kuning telur 1.5 buah (atau 2 buah yang kecil2)
  • Susu bubuk 25 gram
  • Tepung sagu (yang sudah disangrai) 110 gram
  • Tepung terigu 250 gram

Filling: (aduk rata semua bahan)

  • Gula halus 50 gram
  • Almond bubuk 150 gram
  • Air lemon dari 1 buah lemon

 

Cara membuat :

  1. Kocok butter, margarin dan gula halus hingga halus.
  2. Tambahkan telur, kocok sebentar hingga rata.
  3. Masukkan susu bubuk, tepung sagu, aduk rata
  4. Masukkan sunquick atau lemon essence dan kulit lemon
  5. Tambahkan tepung terigu hingga adonan kalis. Diamkan sebentar.
  6. Giling adonan hingga ketebalan kira-kira 2 mm.
  7. Cetak menggunakan ring cutter bulat, kalau tidak ada bisa menggunakan tutup botol soda kue / baking powder Koepoe2.
  8. Ambil selembar adonan bulat, isikan dengan adonan filling, tutup dengan lembar lainnya.
  9. Letakkan di loyang kue kering.
  10. Oleskan kuning telur, panggang hingga matang.

Sagoo Snowball Cookies

Dalam rangka trial kuker baru buat Lebaran, kucobalah kuker satu ini. Rasanya enak, tapi sayang after tastenya agak pahit, entah salah di mana. Sepertinya sih dari wijennya yang kupanggang dengan api sedang.

 

Sagoo Snowball Cookies

Bahan :

  • 350 gram tepung sagu, sangrai di atas api kecil 10 menit, ambil 320 gram
  • 100 gram wijen sangrai, giling halus
  • 100 gram mentega
  • 100 gram margarin
  • 100 gram gula tepung
  • 1 butir telur
  • 25 ml susu cair
  • 1/2 sdt pasta pandan
  • 100 gula tabur

Cara membuat :

  1. kocok mentega, margarin dan gula tepung selama 2 menit. Tambahkan telur. Kocok rata. Tambahkan susu cair, dan pasta pandan. Aduk rata.
  2. Masukkan wijen. Aduk rata. Tambahkan tepung sagu sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Bentuk bola-bola. Oven dengan api bawah suhu 130 derajat Celcius hingga matang.
  4. Gulingkan di atas gula tabur.

Melt In The Mouth Cookies

Sudah lama banget beli buku Resep Andalan Ny. Liem “Kue Kering Modern” dan sudah kucoba beberapa dan recommended, kuenya enak-enak.

Kali ini coba Melt in the Mouth cookies, enak kuenya, mirip2 Jan Hagel kata orang2, karena aku mencetaknya pakai cetakan Jan Hagel. Ga ketemu cetakan lainnya ceritanya hahaha

Melt in the Mouth Cookies

Bahan I :

  • 125 gram mentega
  • 125 gram margarin
  • 175 gram gula bubuk
  • 1/2 sdt esens susu
  • 2 kuning telur

 

Bahan II (campur dan ayak) :

  • 1 sdt baking powder
  • 30 gram tepung maizena, sangrai
  • 30 gram susu bubuk full cream
  • 375 gram tepung terigu protein sedang

 

Bahan III (campur dan saring)

  • 5 kuning telur
  • 1 sdm air
  • 1/2 sdt minyak sayur
  • 2 tetes pewarna kuning telur

 

Bahan IV :

almond secukupnya, belah 2, panggang 1/2 matang (kalau aku pakai almond slice saja)

 

Cara membuat :

  1. Campur dan kocok bahan I hingga mengembang dan putih.
  2. Masukkan bahan II sedikit demi sedikit, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata.
  3. Giling adonan dengan ketebalan 3 mm, cetak dengan ring cutter cookies berbentuk daun. Letakkan dan susun di dalam loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarin hingga rata.
  4. Olesi permukaan kue dengan bahan III hingga rata, beri bahan IV di atasnya lalu poles kembali dengan bahan III.
  5. Panggang ke dalam oven dengan suhu 150 derajat Celcius selama 15 menit, kecilkan oven menjadi 100 derajat Celcius lalu panggang kembali selama 15 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
  6. Simpan ke dalam stoples kedap udara.

Florentine Cookies

Florentine Cookies adalah kue kering internasional yang telah mendunia. Asalnya kemungkinan dari Italy, kota Florence? xixi maaf ya asal nebak soalnya udah browsing tapi belum nemu daerah asal si Florentine Cookies ini.

Daku jatuh cinta dengan Florentine Cookies ini dan beberapa tahun lalu sempat uji coba hingga berkali-kali, nyaris berhasil tapi sayangnya trus daku hentikan. Sebetulnya masih penasaran dengan lapisan gulanya, yang membuat adonan agak basah. Aku mencetaknya kurang tebal juga mungkin ya sehingga mudah pecah. Setelah kuperhatikan lagi beberapa resep lainnya, semuanya jauh lebih tebal dari yang pernah kubuat. Sayang aku tidak mengambil gambarnya, jadi tidak ada bukti kalau dulu pernah membuat cookies ini. Soal rasanya, duh aku suka bangetttt…. enakkkk… resep yang waktu itu aku coba ya resepnya mbak Ria Gpp yaaku posting resepnya di sini, lain waktu pasti aku bikin lagi si Florentine ini.

Menurut Wikipedia, Florentine cookies atau biscuit itu adalah a simply sweet pasty of nuts and fruit. Jadi inti utama Florentine cookies adalah toppingnya yang berupa kacang almond dan buah-buahan, dalam hal ini buah kering. Almond dan buah kering adalah ingredients yang aku suka. Aku suka banget beli almond slice dan juga mix fruit di toko Bluebell or Ani, biasanya buat fruit cake. Ceritanya daku masih penasaran dengan si Fruit Cake hahaha

A Florentine biscuit (or simply, a Florentine) is a sweet pastry of nuts and fruit.

Florentines are made of nuts (most typically hazel and almond) and candied cherries mixed with sugar molten together with butter and honey, cooked in oven. They are often coated on the bottom with chocolate. Other types of candied fruit are used as well. They typically contain neither flour nor eggs.[1]

Resep FLORENTINE COOKIES

Bahan Sugar Dough :
125 gr gula bubuk
250 gr butter
375 gr tepung terigu Cap Kunci Biru
1 btr telur
1/2 sdt vanili bubuk

LAPISAN GULA : (kalau aku 1 resep lapisan gula ini bisa untuk 3x bikin adonan sugar dough di atas, jadi melapisinya jangan tebal2 gitu)
125 cc Whip cream cair/krim kental
125 gr gula pasir
40 gr glucosa atau fructosa
85 gr madu
35 gr unsalted butter

Bahan Taburan (campur dan aduk rata) :
250 gr cherry merah dan hijau, cincang kasar
50 gr orange peel
50 gram kismis, potong 2
50 gram almond

Cara membuatnya :
Olesi 2 buah loyang ukuran 24×24, dengan margarin. Sisihkan.
Kocok gula dan butter hingga pucat lalu masukkan telur, aduk rata.
Tambahkan terigu dan vanili, aduk rata.
Bagi 2 adonan, dan tuang ke dalam loyang lalu ratakan dengan bantuan sendok. Simpan di kulkas selama 1/2 – 1 jam.
Sementara itu buat lapisan gula. Panaskan gula, glucosa dan madu, sambil diaduk hingga kental.
Lalu masukkan butter dan krim kental, aduk rata lalu angkat. Biarkan dingin dan agak mengental.
Panaskan oven.
Keluarkan loyang berisi adonan dari kulkas lalu panggang hingga matang. Saat masih setengah matang, adonan yang dipanggang kadang akan terlihat melembung2. Tusuk2 dengan garpu secara merata lalu panggang lagi sampai matang. Angkat dan dinginkan.
Olesi permukaan sugar dough dengan lapisan gula lalu beri taburan dengan rata. Siram sedikit2 (dengan bantuan sendok kecil) sisa larutan gula secara merata. Lalu tekan secara hati2 taburan tersebut dengan bantuan garpu.
Panggang lagi sampai matang merata (lapisan gula akan terlihat berbuih-buih). Angkat dan biarkan sampai lapisan gula mengeras.
Selagi masih di dalam loyang, potong2 kukis ini dengan ukuran 4×4 (kotak) atau bentuk segitiga.

Note :
Saat memotong pastikan kukis sudah matang dan kering merata. Bila belum terlalu matang/kering, hasil potongan akan kurang bagus.
Orange peel sebaiknya tidak diganti dengan sukade karna sensasi rasanya akan berbeda. Umumnya sukade yang beredar di pasaran terbuat dari pepaya atau buah Bligo, bukan dari kulit jeruk. Jadi pilih orange peel (manisan kulit jeruk asli).
Taburan buah juga bisa divariasikan sendiri seperti almond-cherry-korma (namanya jadi Alceko deh)… atau sesuai selera kalian.

#supaya topping buah kering tidak keras/liat, pada saat memanggang tutup dengan alumunium foil, agak2 tricky memang sih tapi dengan cara tersebut hasilnya oke banget.

Semprit Chocolate

Resep ini dari Chef Dharmawangsa hotel (maaf lupa namanya), saat Cooking Class yang diadakan khusus untuk Ibu-ibu TNI AD. Cocok buat yang suka coklat pahit karena penggunaan coklat bubuk yang banyak, juga cocok buat yang cari semprit cokelat yang praktis cara bikinnya, karena semua bahan tinggal dimixer saja dan tidak bantat hasilnya, malah renyah nyah nyah…

Resep menyusul yaa

choc cookies

 

Durtart alias Duriantaart (Nastar Durian)

Durtart atau Duriantart adalah sejenis Nastar, karena isiannya Durian jadi sebenarnya gak sah kalau disebut Nastar bukan? Tapi karena bentuk dan juga kulitnya mirip-mirip Nastar jadi ya sudahlah kita sebut saja Nastar Durian, walaupun isian di dalamnya bukan selai Nanas melainkan selai durian. Kenapa memang dengan Nastar? Saya sih tetap doyan makan nastar tapi membuat selainya itu lho, capek xixixi sementara membuat selai durian tidaklah selama membuat selai nanas. Jadinya sih relatif lebih cepat dan rasanya tidak kalah dengan Nastar, tapi sayangnya ada juga yang tidak suka durian atau kuatir durian akan mengganggu kesehatan mereka. Padahal sebenarnya ya makanlah sebijaksana mungkin alias jangan banyak-banyak hehe

nastar durian

Untuk resepnya, sabar yaaa… nanti aku ketikkan 🙂

Orange Stick Cookies | Recommended

Lagi rajin bikin kue kering ceritanya hahaha padahal ada yang pesan Cheese Button, Kastengels dan juga Nastar, tapi entahlah… masih belum mood  bikinnya hehe so buat Regina, Theda, bu Joyce, saudaranya bu Aline di VOA yang tinggal di Lampung, mbak Ardin di Ditjen Pajak di Kebon Jeruk, dll lupa, maafkan yaaa bakul kuenya parah hikss

Kali ini pengen cobain karena ada Nutrisari bubuknya, jadi kebayang bakal ada rasa asam-asamnya di kue kering ini. Dan ternyata benar, dan enak pake banget… beberapa teman yang mencobanya juga setuju, padahal gak pakai butter lho, hanya margarin saja, itu pun merknya Palmia xixixi

orang stick cookies 1 orange stick cookies 2

Pas baking kayaknya daku lagi ngelamun deh, soalnya lupa pasang timer dan hasilnya hangus boo xixi Sebenarnya kutinggal yoga dulu sih, pulangnya malam baru lanjut panggang, ealah dasar yaa kalau dah malam tuh gak konsent jadi deh hangus seloyang, sayang banget dah… tapi masih bisa dimakan sih karena warnanya masih coklat 🙂

Orange Stick Cookies

Bahan :

  • 150 gram margarin (saya pakai Palmia)
  • 100 gram gula halus
  • 1 kuning telur
  • 1 bungkus miniman sari jeruk bubuk (saya pakai Nutrisari)
  • 200 gram tepung terigu protein rendah (saya pakai Hana Emas keluaran Bungasari, kebetulan beli pas Interfood)
  • 25 gram tepung sagu
  • 25 gram susu bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder

Bumbu Pencelup :

  • 200 gram cokelat masak warna kuning (saya pakai yang warna merah, habis adanya itu hehe), lelehkan

Cara Membuat :

  1. Kocok margarin dan gula halus selama beberapa detik. Masukkan kuning telur. Tambahkan sari jeruk bubuk. Kocok rata.
  2. Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Ambil sedikit adonan, pulung panjang 8 cm atau lebih pendek juga ok, sesuai selera aja. Letakkan di dalam loyang yang telah dialasi baking paper.
  4. Oven dengan api bawah suhu 150 derajat Celcius selama 25 menit atau hingga matang.
  5. Dinginkan, celup kedua ujung kue ke dalam cokelat masak warna yang telah dilelehkan.