Category Archives: Food

Sayur Tumis Kecipir

Sebenarnya udah sering lihat Sayur Kecipir ini di pasar tapi kok enggak interest ya buat masaknya xixi namun entahlah hari ini saat mamang sayur langgananku bilang, kecipir bagus dan banyak manfaatnya seperti penambah darah, dan setelah aku browsing ternyata benar, kecipir juga sebagai antioksidan, penguat tulang dan gigi serta menunda penuaan dini. Jiahhh demen aja nie dengernya, btw harus makan berapa banyak kecipir yak, atau setiap hari gitu supaya dapat manfaatnya? hahaha entahlah…

Btw seharusnya mamang sayur di pasar mencari manfaat sayur2 yang dijualnya trus mengedukasi pelanggannya yak, buktinya daku langsung pengen coba tuh setelah tahu manfaatnya kecipir hahaha

Ternyata kecipir banyak dipakai untuk pecel ataupun urap. Yak maafkan daku belum pernah lihat pecel ataupun urap yang ada kecipirnya hehehe

Untuk rasanya ternyata enak lho, krenyes krenyes renyah gitu… kayaknya besok2 aku mau bikin urap dengan kecipir ahhh 🙂

Sayur Tumis Kecipir

Bahan :

  • 6 buah kecipir, potong serong/miring tipis2, bukan melintang ya potongnya
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 buah tomat, belah 6
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 1 buah jagung, pipil

Cara membuat :

  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, lalu masukkan kecipir yang telah dipotong2
  • Tambahkan jagung pipil
  • Menjelang matang, masukkan tomat
  • Beri garam dan merica secukupnya
  • Angkat dan hidangkan

 

Tumis Tempe Santan Kecap

Tempe adalah salah satu makanan favoritku. Dimasak bumbu apapun aku selalu suka, apalagi dibumbu kecap khasnya orang Jawa, daku suka bangetttt padahal bukan orang Jawa asli yak hahaha tapi aku ada darah Jawa juga lho. Beneran, bukan ngaku-ngaku lho hehehe

Untuk memasak aku selalu ambil dari resep Yasaboga karena terbukti enak-enak, cocok dengan seleraku. Juga untuk Tumis Tempe Santan Kecap ini. Buat yang udah jago masak mungkin bisa mengira-ngira bumbunya yaaa, tapi buatku teteup harus lihat buku resep walaupun aku tahu bumbu-bumbu dasar merah, putih, kuning, orange tapi dasar pemalas, malas mikirrr hahaha gpp yaaa

Oh iya, biasanya sih selalu bumbunya aku sesuaikan lagi dengan seleraku, misalnya dibanyakin bawang merahnya, atau bawang putihnya atau bahan dasarnya aku tambahkan…

Tumis Tempe Santan Kecap

Source : Masakan Indonesia – Yasaboga

Bahan :

  • 800 gram tempe, potong dadu, goreng setengah matang, tiriskan
  • 100 gram udang kupas
  • 15 buah mata petai (1 papan), belah 2 (mahal euy 1 papannya Rp 5.000 hikss)
  • 2 buah cabai hijau, iris melintang
  • 2 buah cabai merah, iris melintang
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 8 buah bawang merah, iris tipis
  • 2 buah tomat, belah 4-6
  • 3 sdm kecap manis
  • 300 cc santan dari 1/2 butir kelapa
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 1 sdt garam
  • 2 sdt gula merah

Cara membuat :

  • Tumis bawang merah dan bawang putih sampai kuning, masukkan cabai hijau, cabai merah, salam, lengkuas, dan tomat, aduk sampai layu.
  • Masukkan tempe, santan, kecap, garam dan gula.
  • Masukkan petai dan udang. Masak sampai seluruhnya matang dan kuah mengental. Angkat dan hidangkan.

 

Ayam Goreng Kalasan | Resep Panci ISA

Masih berhubungan dengan ayam, Ayam Goreng Kalasan menjadi pilihanku untuk memasaknya kali ini. Resep ada di Buku Resep ISA halaman 6.

Mudah membuatnya dan rasanya enakkk, oh iya aku double resepnya yang di buku resep karena buatku kurang banyak xixi

Sayangnya belum sempat aku goreng si Ayam Kalasan, eh udah habis aja hahaha mungkin karena lagi banyak orang di rumah jadi laris manis deh si ayam 🙂 Belum sempat difoto pula, hanya foto saat di panci ISA saja hehe

Ayam Goreng Kalasan

Bahan :

  • 1 ekor ayam, potong-potong
  • 1 buah kelapa, diambil airnya (separuh pun tidak apa-apa)

Bumbu :

  • 8 buah kemiri
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 7 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih

Sereh, salam, laos dan daun jeruk secukupnya

Gula merah, gula pasir, garam secukupnya

Cara memasak :

Bumbu-bumbu semua dihaluskan kecuali daun-daunan. Lalu campurkan ke dalam air kelapa dan ayam. Lalu coba rasa garamnya. Dimasak full press selama 10 menit. Diamkan, lalu buka. Kalau airnya masih ada, dimasak lagi sampai kering. Sudah dingin baru digoreng sampai warnanya coklat.

Sambalnya:

  • 100 gram cabe merah
  • 5 buah bawang merah
  • 2 buah tomat
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh terasi
  • 2 lembar daun salam
  • 1 potong kecil laos

Cara membuat sambal :

Semua bahan dihaluskan kecuali daun salam dan laos. Lalu ditumis dengan 5 sendok makan minyak sampai wangi.

 

Ayam Bumbu Kuning | Resep Panci ISA

Bumbu yang dipakai dalam Ayam Bumbu Kuning ini sepertinya sama dengan “mengungkep” ayam, jadi setelah matang bisa langsung dimakan atau digoreng terlebih dahulu.

Resep Ayam Bumbu Kuning ini diambil dari Buku Resep Panci ISA, di halaman 6. Tapi saya tambahkan bumbunya dari resep yang ada.

Ayam Bumbu Kuning

Bahan :

  • 1 ekor ayam
  • 1/2 gelas air

Bumbu Halus :

  • 20 siung bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 5 butir kemiri
  • 1/2 sendok teh jintan
  • sejempol kunyit

Bumbu lainnya:

  • 1 sendok teh garam
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 50 cc air asam Jawa

Cara Memasak :

  • Masukkan semua bahan dan bumbu ke dalam panci ISA, aduk rata.
  • Dimasak full press selama 10 menit (posisi katup horizontal).
  • Setelah matang, keluarkan dari panci, sisihkan. Bisa disimpan di lemari es atau freezer, untuk sewaktu-waktu diperlukan, bisa digoreng.

 

 

 

Sosis Gulung

Lagi lihat2 majalah Sedap dan tertarik melihat resep “Sate Sosis Gulung”, yang kelihatannya mudah dan enak. Segera saja aku berikan ke Callis dan dia langsung bilang, “mau ma”… So pas ada waktu, daku bikin deh…. Sebetulnya Callis minta bikinin sushi, udah aku beli nori-nya, tinggal gulungan bambunya (makisu) yang belum, jadi pas lihat resep ini jadi keinget buat beli di Daisho, Mall Artha Gading. Moga-moga aja bisa cepat bikin sushi-nya yaa, masih bingung lihat2 resepnya hahaha

Aslinya Sate Sosis Gulung, tapi karena gak punya tusukan sate, jadilah dibuang “Sate”nya wkwkwk Oh iya pas gak punya mozza jadi pakai cheddar aja, trus pas ada tepung pelapis jadi dimanfaatkan deh…

Sosis Gulung

Bahan :

  • 400 gram nasi putih
  • 4 lembar nori ukuran 19×20 cm
  • 4 buah sosis sapi
  • 75 gram keju mozzarella parut untuk isi
  • 75 gram tepung serbaguna untuk pelapis
  • 4 tusuk sate
  • minyak goreng

Bahan Pencelup (aduk rata):

  • 2 butir telur, dikocok lepas
  • 50 gram maizena
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

  1. Ambil 100 gram nasi. Letakkan di atas selembar nori. Ratakan dan sisakan 1 cm dari ujungnya. Balik di atas makisu.
  2. Tata sosis dan keju parut. Gulung sambil dipadatkan. Tutup ujung-ujungnya menggunakan nasi.
  3. Gulingkan di atas pelapis. Celupkan ke dalam pencelup. Goreng hingga matang, beri tusukan.

Spicy Mac n Cheese Baked (Yang Tidak Spicy)

Kenapa tidak spicy? Karena saya lupa memasukkan saos sambalnya wkwkwk

Padahal baru beberapa hari yang lalu ya saya bikin Flan Macaroni, eh ini bikin Macaroni lagi…. Cinta macaroni deh…

Mac n Cheese Baked ini asli enak banget, tetangga2ku bilang gitu juga. Mereka malah mau pesan, yang kujawab, “nanti ya kapan2 pas bikin lagi”, hahaha dasar tukang kue moody-an ya gitu…

Bedanya dengan Macaroni Schotel yang sering kubikin itu adalah : saos beschamel-nya ini langsung dicampur, kalau MacSchot khan saosnya di toppingnya.

Mac n Cheese Baked

(source: Majalah Sedap 12/2016)

Bahan :

  • 200 gram macaroni, rebus setengah matang
  • 2 buah sosis sapi, iris bulat (saya lebih dari 2 sosis kayaknya)
  • 2 sendok makan mentega tawar (saya pakai margarin saja)
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 buah paprika merah, potong kotak kecil (saya tambah paprika hijau juga, kebetulan ada soalnya)
  • 3 sendok makan tepung terigu protein sedang
  • 450 ml susu cair
  • 50 ml krim kental (saya gak pakai, lagi gak punya)
  • 1 sendok makan saus sambal (saya gak pakai, lupa wkwkwk)
  • 100 gram keju cheddar, parut
  • 1/2 sendok teh paprika bubuk (saya skip)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk

Bahan Topping :

  • smoke beef
  • 5 lembar salami (saya skip)
  • 100 gram keju mozzarella parut (saya ganti dengan keju kraft)

Cara membuat :

  1. Panaskan mentega tawar. Tumis bawang putih dan paprika sampai harum. Masukkan tepung terigu. Aduk sampai bergumpa.
  2. Masukkan susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk sampai licin.
  3. Tambahkan krim kental, keju parut, paprika bubuk, garam dan merica bubuk. Aduk sampai meletup-letup. Masukkan macaroni dan sosis. Aduk rata.
  4. Tuang ke dalam pinggan tahan panas. Taburkan keju mozzarella. Oven dengan api atas 190 derajat Celcius selama 10 menit atau hingga keju kecokelatan.

Bubur Ikan Tenggiri

Bubur Ikan Tenggiri ini enak lho, dulu sering bikin dan Callista suka, makanya aku suka bikin. Belakangan kepikiran mo coba jualan bubur ikan ini soalnya jarang ada khan yaaa, kebanyakan bubur ayam. Karenanya aku coba bikin lagi…

Bisa gak yah jualan bubur ikan ini, laku gak yah, jual harga berapa? Adalah rata-rata pertanyaan bila mau memulai suatu bisnis kuliner. Walaupun coba2, teteup donk mesti dipikirin, paling enggak harganya ya, supaya gak rugi2 amat hahaha

Ok deh buat teman2 yang mau coba jualan juga, atau coba buat aja, ini ya resepnya aku share 🙂 Oh iya, aku masaknya menggunakan Panci ISA sehingga gak pake lama, hanya 20 menit sudah matang.

Bubur Ikan Tenggiri

Bahan :

  • 500 gram beras, rendam dalam air kurang lebih 2 jam
  • 3 liter kaldu ikan (kaldu didapat dari rebusan tulang ikan)
  • 250 gram ikan tenggiri fillet, potong dadu
  • 250 gram jamur kancing, potong2
  • 2 tangkai sereh
  • 3 lembar daun salam

Bahan Tumisan :

  • 8 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdt minyak ikan
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt penyedap (bila suka)

Pelengkap :

  • cakwe, potong2
  • pangsit goreng
  • daun bawang, potong2
  • kerupuk
  • tongcai
  • kecap asin secukupnya
  • sambal cabe + kacang secukupnya

Cara membuat :

  1. Cuci beras hingga bersih dan rendam air selama 2-3 jam.
  2. Rebus tulang ikan, sereh dan daun salam sampai mendidih.
  3. Saring kaldu ikan yang telah direbus.
  4. Masukkan beras ke dalam panci presto, beri kaldu, proses dalam panci selama 20 menit.
  5. Masukkan tumisan ikan tenggiri ke dalam bubur.
  6. Hidangkan.

Sambal Goreng Printil

Sambal goreng printil adalah sajian yang terbuat dari daging giling yang dibentuk bola-bola kecil dan diolah dengan bumbu cabai dan sedikit berkuah santan. Sajian ini biasanya disajikan untuk melengkapi penyajian ketupat, tetapi Anda juga dapat menyajikannya untuk menikmati nasi putih.

Copy dari sedapsekejap.com

Aslinya sih dapat resep ini dari buku masak Yasaboga, gak ngerti artinya Printil xixi ini sih gegara masih punya daging 1 kg sisa Lebaran lalu. Aku gak ikut Lebaran tapi ikut beli dagingnya, murah sih karena ada pasar murah gitu…. Mayan buat asisten2ku, sekilo daging Rp 75.000, murah khan?

Sambal Goreng Printil

Bahan :

  • 500 gram daging cincang
  • 1 butir telur, kocok sebentar
  • 2 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 5 buah cabai merah, iris serong tipis, buang bijinya
  • 7 buah bawang merah, iris tipis
  • 1 buah tomat, cincang
  • 500 cc santan
  • garam menurut selera

Bumbu dihaluskan :

  • 10 buah cabai merah, buang bijinya kalau kurang suka pedas
  • 3 buah bawang putih
  • garam
  • gula sesuai selera

Cara membuat :

  • Campur daging cincang, telur dan garam. Buat bentuk bulat seperti kelereng, letakkan di atas loyang yang sudah dioles minyak, kukus sampai matang (kurang lebih 15-20 menit).
  • Tumis bawang merah sampai harum, masukkan bumbu halus, salam, lengkuas, cabai iris dan tomat. Sesudah layu masukkan santan. Masak sampai mendidih sambil diaduk.
  • Masukkan daging yang sudah dikukus, masak kembali dengan api kecil, aduk sampai kuah mengental dan berminyak. Angkat dan hidangkan.

 

Ayam Asam Manis

Salah satu menu di Chinese food, mudah dan enakkk…

Ayam Asam Manis

Bahan :

  • 2 potong fillet dada ayam
  • 1 kuning telur
  • 2 sdm tepung maizena
  • 3 sdm kecap asin
  • minyak untuk menggoreng dan menumis
  • 3 siung bawang putih, memarkan, cincang
  • 2 buah cabai merah besar, iris bulat
  • 2 buah cabai hijau besar, iris bulat
  • 4 sdm saus tomat
  • 1 sdm gula pasir
  • 3 sdm saus sambal
  • 120 ml kaldu ayam
  • 1/2 sdt cuka masak
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 30 ml air

Cara membuat :

  • Potong fillet ukuran 2 x 2 x 2 cm. Aduk bersama kuning telur, tepung maizena, dan 1 sdm kecap asin. Diamkan selama 20 menit. Goreng potongan ayam sampai matang dan kuning kecokelatan. Angkat, sisihkan.
  • Panaskan 3 sdm minyak, tumis bawang putih dan cabai sampai harum dan layu. Tambahkan saus tomat, gula pasir, saus sambal, sisa kecap asin, air kaldu dan cuka. Biarkan mendidih.
  • Tambahkan larutan maizena. Aduk sampai kental dan mendidih. Masukkan potongan ayam, aduk rata. Angkat.

Gluten Warna Merah

Masih Resep Gluten, kali ini yang berwarna merah. Resep yang sama yang kudapat saat belajar di lembaga pendidikan Demono milik Ibu Dewi Motik Pramono di Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Gluten tidak mutlak pengganti daging, tapi hanya salah satu pilihan untuk pengganti daging dalam variasi menu atau acara-acara spesial.

Sebagian bahan dasar (utama) digunakan High Gluten Flour (seperti Cakra) hasilnya 60% dari berat asal. Sedangkan terigu lain dapat digunakan tapi hasilnya 40% dari berat asal (misalnya tepung segitiga).

Gluten Warna Putih :

Bahan:

  • tepung cakra 1 kg
  • Garam 1 sdm (untuk mengenyalkan)
  • Angkak 1 sdm (dihaluskan) bila tidak ada angkak, bisa menggunakan air rebusan kacang merah, air bayam atau bit
  • Air dingin 2 1/2 cup (kurleb 600 cc)

Cara membuat :

  1. Campurkan ketiga bahan tersebut sampai tergumpal seperti adonan roti. Rendam di air dingin 1/2 – 1 jam.
  2. Setelah direndam, cuci dengan cara diramas-ramas sampai keruh, lalu kumpulkan dan buang airnya. Gunakan saringan plastik sewaktu membuang airnya supaya jangan ada yang terbuang. Ulang kembali sampai 3-4 kali. Jangan terlalu bersih, jangan kurang bersih. Setelah itu biarkan 1/2 – 1 jam (kalau ditarik lembut dan tidak putus).
  3. Cara merebus : didihkan air di panci lalu kecilkan apinya, panci jangan ditutup. Masukkan gluten yang sudah dibentuk. Mengetahui matangnya bila dipegang membal (keras).