Category Archives: Recipes

Classic Lemon Pound Cake

Iseng pengen bikin cake yang mudah dan cepat tapi enak, dan masih penasaran dengan cake ataupun cookies berbau-bau Lemon.

Jadi setelah sempat ke Pasar Induk Kramat Jati untuk membeli lemon yang murah, sekilonya Rp 8.000 tapi harus beli 5 kg, kalau beruntung kadang ada penjual yang kasih kita beli 3 kg. Jadilah aku bikin Classic Lemon Pound Cake ini.

Rasanya yummy dan lemonnya berasa banget karena kucuran lemon juice-nya. Recommended buat dicoba 🙂

 

maaf ini kelamaan panggang dan karena loyangnya bahan anti lengket hitam seperti ini jadi lebih cepat matangnya dibanding loyang biasa…

Classic Lemon Pound Cake

Bahan :

  • 227 gram butter (boleh mix dengan margarin)
  • 275 gram gula pasir
  • 1 sdm parutan kulit lemon
  • 5 buah kuning telur
  • 4 buah putih telur
  • 100 gram sour cream
  • 175 gram tepung segitiga
  • 100 gram tepung kunci biru

 

Sirup Lemon:

  • 2 sdm air panas
  • 3 sdm lemon juice
  • 80 gram gula pasir

Aduk rata semua bahan.

 

Cara membuat:

  1. Kocok butter dan gula pasir dengan high speed hingga butter agak pucat. Tambahkan parutan kulit lemon.
  2. Tambahkan telur, kocok rata.
  3. Masukkan sour cream, mix rata.
  4. Masukkan tepung, aduk rata menggunakan spatula, atau mix kecepatan rendah asal rata saja.
  5. Tuang adonan ke Loyang loaf, panggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 40-60 menit.
  6. Setelah matang, tusuk-tusuk cake menggunakan tusuk gigi panjang atau sumpit, lalu panas-panas kucuri sirup lemon.

Roti Manis Ekonomis | Latbar Gratis Bakuler’s Petualang

Hari Sabtu lalu, 11 Agustus daku ikutan Latbar atau Latihan Bareng membuat Roti yang diadakan Bakuler’s Petualang dan Gratis lho, alias free alias ga bayar. Peserta cukup membawa potluck masakan karena tidak disediakan makan siang.

Sebetulnya daku sudah pernah (walaupun ga sering) membuat roti tapi ga bisa yang bagus-bagus amat, masih PR banget dah xixixi jadi aku tanyakan apakah bisa ikutan, ternyata boleh ya udah cuss pas juga enggak ke mana-mana 🙂 Maacih banyak ya bunci Cici Amalia, jadi dapat banyak ilmu perrotian, sukses selalu buat BP… maacih buat resep rotinya juga, recommended banget resepnya, pasti jadi deh… maacih bun Nur a.k.a. incess udah kita acak2 rumahnya xixixi

Acaranya sendiri seruuu, ketemu teman-teman baru dan ada juga yang sudah pernah ketemu sebelumnya, yuhuu mbak Nunik maafkeun aku memang pelupa 🙁 kita ketemu saat jalan2 bareng BCL ke Cirebon ya…

Ini resep roti manisnya yaa, oh iya kita bikin si roti sampai 3 kg lho, malah ada yang terlambat datang, bebikinan roti sudah selesai, karena masih ada bahan akhirnya bikin lagi, 1 kilo malah jadi total 4 kg kita bikin.

Roti Manis Ekonomis

by : Cici Amalia – Bakuler’s Petualang

Bahan :

  • tepung protein tinggi 400 gram
  • tepung protein sedang 200 gram
  • gula pasir 100 gram
  • susu bubuk 20 gram
  • ragi instan 11 gram (1 sachet)
  • kuning telur 2 butir
  • air dingin 300 ml
  • margarin 120 gram
  • garam 1/2 sdt

Cara membuat :

  1. Campur bahan kering hingga rata (tepung, gula pasir, susu bubuk dan ragi instan).
  2. Tambahkan kuning telur dan air, mix hingga tercampur rata.
  3. Masukkan margarin dan garam, mix hingga adonan kalis.
  4. Bulatkan adonan, lalu istirahatkan selama 10 menit, tutup dengan lap.
  5. Bagi adonan sama rata (@50 gram), lalu bulatkan (rounding).
  6. Istirahatkan sebentar.
  7. Lalu isikan / bentuk dengan bahan isian, kemarin sih kita bikin roti isi sosis dan keju filling.
  8. Fermentasikan selama 60 menit.
  9. Setengah mengembang, olesi dengan susu cair.
  10. Panggang selama kurang lebih 10-15 menit dengan suhu 200 derajat Celcius.

Cheese Klappertaart

Cheese Klappertaart ini salah satu resep untuk menghabiskan stock Cream Cheese ataupun Whip Cream, selain itu rasanya pun enak 🙂

Oh iya ini type Klappertaart yang tidak dipanggang (no bake).

Silakan dicoba yaa

Cheese Klappertaart

Bahan :

  • 600 ml susu cair
  • 25 gram tepung custard
  • 20 gram maizena
  • 25 gram tepung terigu
  • 150 gram gula pasir
  • ½ sendok teh garam
  • 3 kuning telur
  • 150 gram cream cheese, lumatkan dengan garpu
  • 150 ml krim kental
  • 250 gram kelapa muda, keruk panjang (saya pakai daging kelapa muda dari 2.5 buah kelapa)
  • 50 gram kenari, cincang kasar

Bahan Topping:

  • 150 gram keju cheddar parut

Cara membuat :

  1. Larutkan tepung custard, maizena, dan tepung terigu di dalam sebagian susu cair. Sisihkan.
  2. Rebus sisa susu cair, gula pasir dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan larutan tepung custard. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Matikan api.
  3. Masukkan kuning telur dank rim kental. Aduk cepat. Nyalakan api kembali. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat. Tambahkan cream cheese, kelapa muda, dan kenari. Aduk rata.
  4. Tuang ke dalam cup aluminium foil (ukuran sesuai selera). Dinginkan.
  5. Taburkan keju cheddar parut.

Resep Roti Bloeder Kilat

Pernah saya posting di sini kalau saya penyuka Roti Bloeder / Bluder di mana setiap kali ke tbk Titan, saya selalu saja tergoda oleh Bluder yang dijual di tbk Titan. Semua rasa sudah pernah saya coba dan rasanya enak, teksturnya baguss hehehe

Beberapa kali juga saya selalu gagal bikin Bloeder dengan tekstur yang bagus, nah kali ini pun masih belum berhasil tapi tidak apa-apa ya saya posting saja di sini. Saya tuh masih bingung mengocok adonan Bahan A (telur dan gula halus) itu sampai mengembang, mengentalnya seperti apa? ga mungkin khan mengembang seperti dalam membuat cake? Yang saya bikin ini adonannya mengental setelah kurang lebih 2-3 menit pengocokan, dan tetap saja masih banyak cairannya sehingga saya tidak memasukkan semua susu cair dan juga butter yang digunakan hanya separuhnya. Tapi hasilnya tetap enak hanya adonan susah dihandle karena saking lengketnya. Setelah fermentasi tidak lengket lagi tapi tetap susah untuk membentuknya.

Next mau coba lagi ahhh…

ROTI BLOEDER KILAT

Bahan A:

  • 6 butir / 110 gram kuning telur
  • 2 butir / 110 gram telur
  • 150 gram gula halus

Bahan B:

  • 100 gram susu segar dingin
  • 65 gram air es

Bahan C:

  • 45 gram susu bubuk full cream
  • 500 gram tepung terigu protein tinggi
  • 11 gram ragi

Bahan D:

  • 100 gram creamery butter dingin
  • 50 gram hollman butter dingin
  • 7 gram garam

Cara membuat:

  1. Bahan A (telur dan gula) dikocok sampai kental.
  2. Masukkan Bahan B (susu segar dingin + air es) dan bahan C (tepung + susu bubuk + ragi), aduk sampai bergumpal kurleb 4 menit. Pindahkan ke bowl, fermentasikan 20 menit di suhu ruang, 25 menit di kulkas.
  3. Masukkan bahan D (butter + garam), aduk sampai kalis kurleb 9 menit dengan high speed. Kalau adonan masih putus, tambahkan waktu mengocok. Pindahkan ke wadah lain, fermentasikan 30 menit.
  4. Timbang adonan @30 gram, bulatkan. Setelah 15 menit isi dengan bahan isi, taruh ke dalam cetakan.
  5. Setelah mengembang lewat bibir cetakan, pangggang dengan suhu oven api atas 140 derajat Celcius, api bawah 200 derajat Celcius selama kurleb 15 menit.
  6. Bila adonan kelembekan, tambah tepung sekitar 50 gram.

Coating Roti : 1 butir kuning telur + susu full cream + 25 gram susu segar à aduk, saring

Atau hanya susu evaporated saja tanpa dicampur apapun

Hot Cross Buns | Membuat Roti Metode All-in

Membuat Roti Metode All-in? Bukannya biasanya bila menggunakan Metode All-in untuk pembuatan cake saja? Eh ternyata tidak juga lho Sahabat. Untuk membuat roti pun bisa. Yup, saya melihat di youtubenya Anna Olson. Duh suka deh melihat Anna Olson baking tapi sayang seribu sayang kenapa viewers ataupun subscribersnya cuma sedikit ya? Padahal resepnya beliau itu keren-keren lho, ga kalah dari Laura Vitale yang udah jutaan subscribersnya…

Anyway senang banget mengetahui metode baru membuat roti secara all-in di mana semua bahan masuk, trus tinggal tunggu sekitar 9-12 menitan, jadi kalis deh adonannya. Tapi saya menggunakan mixer Bosch ya, ga tahu kalau mixer lainnya akan berbeda lamanya adonan menjadi kalis.

Saat membuat Roti Hot Cross Buns ini, saya membuatnya bersama mbak Yanti dan beliau pun yang termasuk senior di dunia perbakingan, baru tahu kalau membuat roti bisa dengan metode all-in dan senang banget dengan hasil tekstur rotinya yang cakep. Oh iya saya menggunakan tepung protein sedang karena si Anna Olson menggunakan all purpose flour, dan memang sih logikanya volume roti akan berkurang sedikit tapi di rasa akan lebih enak karena glutennya tidak begitu tinggi. Dan benar lho, rasanya enakkk… dulu pun mama saya alm. membuat panada, bakpau hanya dengan tepung protein sedang dan bukan protein tinggi, jadi volume roti hanya bergantung pada ragi saja.

Hot Cross Buns (btw Cross-nya benar2 saya cross ya karena rotinya tidak pakai cross dari icing sugar xixi)

Sumber: Anna Olson

Bahan :

  • 180 ml susu cair, hangatkan hingga body temperature (hangatkan susu dengan api kecil sebentar saja atau masukkan susu cair ke dalam plastik tahan panas, lalu didihkan air, masukkan plastic berisi susu ke dalamnya hingga susu berasa hangat)
  • 4 sdt ragi instan
  • 80 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 560 gram tepung protein sedang
  • 125 ml minyak sayur (canola oil)
  • ¾ sdt garam
  • 1 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdt bumbu spekkoek
  • 1 sdt parutan pala atau pala bubuk (skip)
  • 1 sdt cengkeh bubuk (skip)
  • 1 sdm parutan kulit lemon (skip)
  • 100 gram dry fruit (kismis, golden raisin, cranberry, apricot, dll)

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan, kecuali dry fruit ke dalam mangkok mixer secara berurutan.
  2. Urutannya : susu cair terlebih dahulu, lalu ragi instan
  3. Tambahkan gula pasir, telur dan minyak
  4. Terakhir masukkan tepung, garam serta bumbu rempah2
  5. Aduk semua bahan hingga tercampur rata menggunakan mixer speed 1
  6. Kocok dengan speed roti (mixer Bosch speed 3) selama 9-11 menit hingga adonan kalis.
  7. Tambahkan dry fruit dan campur dengan tangan saja, bentuk bulat.
  8. Pindahkan adonan roti (tidak apa2 bila masih agak lengket) ke bowl yang telah diolesi sedikit minyak
  9. Diamkan selama kurang lebih 1.5 jam
  10. Setelahnya bagi2 adonan sesuai selera. Hasil akhir sekitar 1.200 gram, bisa menjadi 20 bulatan @60 gram, 11 bulatan @107 gram, bisa bentuk seperti roti kasur atau taruh di cup-cup
  11. Setelah adonan mengembang 2-3x lipat, (kurang lebih 30 menitan), panggang dan tidak usah olesi apa2 selama kurang lebih 10-15 menit
  12. Panas-panas olesi butter atau margarin, bisa dikasih simple syrup atau tabur gula kelapa/gula palem juga enak

Bagea Kenari Gula Merah

Bagea adalah snack / camilan khas dari Ambon, dan Manado / Sulawesi juga sih… aku dapat resep ini fb group DD, thanks to Monalisa Bayhakie Idris dan Smart Jundi juga Riyas Irmadona untuk share dan mempopulerkan resep bagea ini.

Tapi sayangnya aku baru2 aja bacanya, ternyata sudah diposting sebelum bulan puasa malah. Resep Bagea yang dishare ini sepertinya yang Bagea Manado, bagea Manado ada yang pakai kenari ada yang tidak. Kalau bagea Ambon lebih keras teksturnya tapi enakkk (ada 2 versi yang sama2 keras, yang lonjong coklat dan yang bulat kerass banget kenarinya berasa banget). Oh iya kalau di Manado sih gak pakai wijen. Teksturnya udah dapat seperti bagea tapi masih penasaran gimana rasanya kalau tambah tepung mocaf ataupun larut. Gegara ada yang posting dan bilang lebih enak kalau pakai tepung mocaf. Kalau pakai tepung sagu, kue ini mirip kue bangkit (Sumatera punya).

Tepung larut / ararut / arrowroot banyak terdapat di Surabaya, di Jakarta yang jual di tbk/kursus Fortuna Jl. Ketapang, kalau mau beli banyak ambil dari Yogya dan tepung larut ini bagus banget buat penderita diabetes. Jadi inget bu Oemi yang selalu borong banyak tepung larut untuk si bapak yang terkena diabetes.

Kemarinan aku coba bikin bagea ini dan aku pakai kenari cincang sebanyak 50 gram, semilir sih rasa kenarinya, besok2 kalau bikin lagi aku mau coba tambahkan kenari lagi dan juga menggunakan tepung mocaf, kebetulan baru aja dapat hibahan tepung mocaf dari mbak Yanti. Aku kasih coba si Bagea ke mbak Yanti dan dia langsung suka banget sama si Bagea.

Bagea Kenari Gula Merah

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml (41 gram) susu cair
  • 300 gram tepung sagu (aku pakai tepung tapioka Alini karena adanya hanya itu), sangrai (setelah disangrai berat tepung kira2 menjadi 275 gram)
  • 25 gram tepung terigu protein rendah
  • 100 gram gula merah (aku menggunakan gula kelapa)
  • 50 gram gula halus
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bubuk kayumanis
  • 50 gram butter (aku tambahkan minyak 12 gram)
  • biji wijen untuk taburan

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 150 derajat Celcius.
  2. Campur telur, gula merah dan susu, aduk rata menggunakan whisk.
  3. Masukkan butter (kalau aku: aku cairkan butternya) ke campuran telur, gula merah dan susu cair. Kemudian masukkan ke campuran bahan kering, aduk2 hingga menyatu lalu uleni dengan tangan sebentar hingga adonan bisa dibentuk.
  4. Diamkan sekitar 10 menit.
  5. Bentuk sesuai selera
  6. Taburi dengan wijen
  7. Panggang kurang lebih 30-45 menit

 

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar”. Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang deh 🙂

Golden Brown Granola

Bahan :

250 gram rolled oats

150 gram sliced almond

100 gram pumpkin seed

50 gram coconut flakes

90 gram light brown sugar

45 gram olive oil

75 gram maple syrup (atau honey)

50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)

salt secukupnya

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

2. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 1 jam.

3. Tambahkan dry fruit, panggang lagi sekitar 20-30 menit.

4. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Resep Roti Panjang Pak Hadi Tuwendi

Dari buku 60 Resep Roti Favorit pak Hadi Tuwendi, Resep Roti Panjang ini menggunakan bahan-bahan premium, salah satunya fresh cream. Ya fresh cream khan mahal ya boo, tapi hasil rotinya enakkk bangettt, beberapa teman yang nyobain juga bilang begitu. Seringnya beli yang 1 liter tapi sesudah itu bingung mau bikin apa lagi dan harus cepat dipakai kalau tidak ya bakalan rusak fresh creamnya. Jadi aku biasanya kasih tanggal sih di kotak fresh creamnya sehingga ketahuan kapan akan expirednya (kira-kira 2 minggu setelah dibuka gitu).

Yang membuat roti ini enak, selain fresh cream, mungkin karena proses pembuatannya yang panjang juga kali yaa, total bisa 5 jam lho, fermentasi awal 1.5 jam + 1/2 jam, lalu fermentasi akhir 2 jam, itu aja sudah 4 jam khan? Jadi kalau mau bikin roti cepat gak bisa menggunakan resep ini. Saat dimixer terakhir kali adonannya ringan dan tidak seperti biasanya ngemix adonan roti bisa sampai 20-30 menit, ini hanya 8 menit di akhir. Di awal aja sih yang berasa berat adonan karena hanya tepung, ragi, susu dan air es. Mungkin seperti biangnya gitu kali ya, ga ngerti juga hahaha

Oh iya aku tuh suka lupaan memasukkan ragi di adonan tepung, seperti di bahan B lupa taruh raginya, jadi tipsnya bila lupa memasukkan ragi instan : setelah memasukkan butter, tunggu hingga tercampur dulu baru masukkan raginya, lalu tunggu lagi hingga benar2 rata baru masukkan garam. Dengan begitu adonan tetap mengembang. Soalnya pernah lho masukkan rotinya berbarengan dengan butter dan garam dan sukses tidak mengembang wkwkwk padahal aku udah tahu kalau garam dan ragi tuh musuhan yakkk, it’s a big NO NO dalam membuat roti.

Resep Roti Panjang Pak Hadi (aku bikinnya cuma setengah resep)

Bahan A:

  • 500 gram terigu protein tinggi (saya pakai cakra)
  • 5 gram yeast / ragi roti instan
  • 40 gram gula pasir
  • 100 gram susu segar
  • 200 gram air es

 

Bahan B:

  • 315 gram terigu protein tinggi
  • 11 gram yeast / ragi roti instan (1 sachet)
  • 75 gram susu bubuk full cream
  • 1.5 gram CB one (saya skip)
  • 180 gram gula pasir
  • 80 gram kuning telur (dari sekitar 4 telur ukuran besar)
  • 125 gram fresh cream (tambah air es bila perlu)

 

Bahan C:

  • 90 gram creamery butter (saya pakai Baker’s Mix saja)
  • 35 gram Hollman butter
  • 12.5 gram garam
  • 16 gram protect (bread conditioner) – saya skip

 

Cara membuat :

  1. Aduk bahan A dengan mixer roti (saya pakai Bosch donk ya hehe) selama 4 menit dengan kecepatan sedang.
  2. Pindahkan ke wadah. Tutupi plastic (saya pakai kain lap bersih). Biarkan 1.5 jam (1 jam di suhu ruang dan ½ jam berikutnya di lemari es).
  3. Masukkan kembali Bahan A ke dalam mangkuk mixer (tadi sih mangkuk mixer Bosch-nya tidak langsung saya cuci). Tambahkan bahan B, aduk rata perlahan (slow speed). Masukkan bahan C, aduk dengan medium speed selama kurang lebih 8 menit sampai kalis. Diamkan 30 menit.
  4. Untuk membuat 8 buah roti Raisin Stick Bread, ambil adonan 520 gram. Tambahkan 1 gram cokelat bubuk, ½ gram bumbu spekkoek, dan 100 gram mixed fruit, aduk rata. Untuk membuat adonan hijau diberi Toffieco pandan wangi pasta. (ini saya skip alias gak bikin, next time cobain ahh)
  5. Timbang adonan @65 gram atau 70 gram bila ingin lebih panjang. Bulatkan. Setelah didiamkan 15 menit, isi dan bentuk adonan. Saat sudah setengah mengembang, poles dengan egg coating dan beri taburan topping. Setelah mengembang 3x lipat kurang lebih 2 jam, panggang dengan api atas 165 derajat Celcius dan api bawah 190 derajat Celcius selama 9-10 menit. (saya pakai oven gas dan hanya pakai api bawah 200 derajat Celcius selama 12-13 menit, rada eksyotiq hahaha dan egg coatingnya cukup pakai lebihan putih telur saja, hasilnya ok khan oh iya saya juga tidak bentuk2 panjang gitu, soalnya saat mau membentuk bukunya nyelip entah di mana jadilah bikin sekenanya aja wkwkwkwk)

Donat Tanpa Fermentasi (Greentea Pistacio)

Resep ini aslinya dari majalah Sedap edisi 10/XVI/2015 yang membahas Donat Lembut Berbagai Teknik. Jadi ini resep donat ke-3 yang telah kucoba.

Resep aslinya menggunakan Greentea Pistacio tapi aku polosan aja karena dah capek habis bikin Cheese Button hahaha lagipula Pistacio tahu sendiri khan harganya mihilll wkwkwk

TIPS

TELUR

  • Seringkali penggunaan telur dianggap tidak penting pada pembuatan donat. Tidak sepenting cake, misalnya. Padahal telur sangat berpengaruh terhadap hasil donat.
  • Penggunaan telur utuh membuat donat sedikit lebih kenyal dibanding donat yang dibuat dengan banyak kuning telur.
  • Bila dalam resep menggunakan satu butir telur, kurangi putihnya sedikit dan tambahkan satu kuning telur sebagai gantinya.
Abaikan jari ponakanku yang dah ga sabar pengen mencomot si donat panas hahaha oh iya donatnya cakadul yak, ada yang bolong ada yang enggak. Ponakanku sukanya donat yang polos gini aja dan kadang dia mau yang bolong, kadang minta yang gak bolong jadi buat dua-duanya deh…

Donat Tanpa Fermentasi

Bahan :

  • 375 gram tepung terigu protein tinggi
  • 150 gram tepung terigu protein sedang
  • 2 1/2 sendok teh ragi instan
  • 40 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 5 kuning telur
  • 1 putih telur
  • 225 ml susu cair
  • 100 gram mentega tawar
  • 1/2 sendok teh garam
  • 50 gram kacang pistacio (saya gak pake)
  • minyak untuk menggoreng

Bahan Hiasan (aduk rata) –> saya skip hehe

  • 150 gram white cooking chocolate, lelehkan
  • 1/2 sendok teh greentea

Cara membuat:

  1. Masak susu cair di atas api, hanya asal hangat. Matikan api. Masukkan mentega tawar. Aduk hingga mentega leleh. Tuang ke dalam baskom.
  2. Masukkan garam, gula pasir, dan ragi instan. Aduk rata. (ragi agak bergerindil tapi it’s ok)
  3. Tambahkan telur. Kocok dengan whisk sampai rata. Masukkan campuran tepung terigu, susu bubuk, dan baking powder. Uleni hingga kalis. (di sini saya menggunakan mixer Bosch hehehe)
  4. Giling tipis adonan setebal 1 1/2 cm. Plong bulat. Lubangi tengahnya. Letakkan di sisi loyang yang ada taburan tepung terigu. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan hingga matang. Angkat.
  5. Ambil donat. Celupkan ke dalam bahan hiasan. Taburkan pistacio.

 

Mocca Sponge Bolu Hongkong

Bolu Hongkong ini sudah lama sebenarnya ya tapi saya baru dapat resepnya xixi jadilah baru cobain kemarin2. Btw mirip banget dengan Chiffon Cake, lembutnya jugaa, mungkin bedanya kalau Bolu Hongkong dikocok gula dan kuning telur sementara Chiffon diaduk menggunakan whisk. Atau ada juga yang membuat Chiffon dengan mixer? Daku bikin sih dengan whisk saja.

Bolu Hongkong yang kubuat ini masih jauh dari sempurna karena atasnya retak2, apa karena ketinggian yak suhunya? di resep sih 180, sementara setahuku kalau Chiffon 160-170 juga cukup. Besok2 kalau bikin lagi, aku turunin deh suhunya 🙂

Mocca Sponge

Bahan A:

  • 185 gram putih telur
  • 100 gram gula pasir
  • ¼ sdt garam

Bahan B:

  • 5 kuning telur
  • 50 gram gula halus
  • 110 cc susu evaporated
  • 1 sdm mocca pasta
  • 1 sdt BPDA
  • ¼ sdt garam
  • 1 sdt vanilla
  • 150 gram tepung protein sedang
  • 75 cc minyak sayur

Cara membuat :

  1. Kocok bahan A hingga kaku. Sisihkan.
  2. Bahan B: kocok telur dan gula hingga kental, masukkan susu cair, baking powder, garam dan tepung.
  3. Aduk rata, terakhir masukkan minyak sayur.
  4. Tuang adonan B ke adonan A, aduk rata, masukkan ke dalam cup kertas dan panggang dengan api 180 derajat Celcius hingga matang.