Category Archives: Snacks

Ketimus, Penganan Tradisional dari Singkong

Namanya Ketimus, atau Timus, penganan tradisional yang terbuat dari singkong dan mudah sekali membuatnya, hanya capek memarut singkongnya saja hahaha

Jadi aku lihat resepnya sebetulnya dah lama banget, ada di buku resep Yasa Boga yang kue-kue tradisional, hanya saja aku yang terlalu malas untuk membuatnya hehe pas belakangan lihat lagi di IG bu Happy @happyjehan salah satu customerku yang membeli mixer Bosch. Kelihatan enak bangett jadi pengen hehe

Sebetulnya kalau aku ke pasar selalu ketemu si Ketimus ini, satunya Rp 1.000, murah khan hehe yup murah karena bahan dasarnya juga murah.

Ketimus

by ibu Happy @happyjehan

Bahan :

  • singkong 500 gram, parut (saya menggunakan parutan keju)
  • kelapa parut 250 gram (sepertinya kebanyakan, next akan aku kurangi, mungkin 100 gram?)
  • gula merah 250 gram, sisir halus
  • garam
  • vanila bubuk
  • daun pisang untuk membungkus ketimus (pas dapat daun pisang yang kecil2 dan mulai menguning)

Cara membuat :

  1. Didihkan air di klakat/kukusan.
  2. Campur dan aduk rata semua bahan.
  3. Tuang beberapa sendok adonan ke daun pisang, lipat.
  4. Tata di kukusan.
  5. Kukus selama 30-40 menit dengan api sedang.

 

ini dia ibu Happy yang sedang mengukus ketimus menggunakan Sico Wok. Cantik banget ya bu Happy 🙂

Puding Coklat Ekonomis

Minggu lalu lihat postingannya teh Nicke (FB : Nicke Dewi Kania) berupa foto cantik si Puding Coklat Ekonomis dan juga resepnya. Pudingnya teh Nicke tuh syantik bangettt deh, ya loyangnya ya fotonya… Welehh jadi tergoda dan pengen langsung bikin, kebetulan masih punya sisa Whip Cream Elle n Vire, sayang kalau ga dipakai. Jadi 1 kaleng susu evaporated aku ganti dengan si Elle n Vire, dan pastinya menyumbang rasa gurih yang maknyuss… jadi saus pudingnya enak benerrr xixixi

Oh iya aku bikin 1 resep plek, yang hasil akhirnya mendapat 3 loyang, ukuran diameter 20 cm, 22 cm dan 24 cm, masing2 sedang aja tingginya.

1 loyang buat Callista donk, doi doyan banget sausnya. Oh iya, hasil jadi sausnya itu banyak banget, jadi pemakaiannya bolehlah semena-mena wkwkwk

Pudding Coklat Ekonomis
ala Dapur Kania

untuk 1 panci ukuran 3000 ml
2 loyang Agar-agar

Bahan puding A :
2 Nutrijelly plain
3 Agar-agar plain
400/350 gr gula pasir
45 gr bubuk coklat
2 sdm tepung custard

Bahan puding B :
1500 ml susu Uht
1500 ml air

Bahan puding C :
100 gr coklat block
2 -3 sdm pasta Coklat

Cara membuat :
Campur bahan A aduk rata bahan keringnya, masukkan bahan B sedikit2 sambil diaduk hingga tercampur rata.
Masak bahan A dan B, setelah akan mendidih masukkan bahan C.
Ketika mendidih matikan api, kalau masih menggerindil, saring adonan pudding. Masukkan ke dalam cetakan /loyang pudding

Bahan Vanila Sauce Vla :
(berisi 2500 ml cairan, atau ¾ tinggi panci ukuran 3000 ml)
2 kaleng susu evaporated (360ml x 2 = 720ml ) note: aku jadinya 1 kaleng susu evaporated dan 1 kaleng whip cream cair (menggunakan kaleng susu evaporated)
1780 ml air (pisahkan sedikit untuk mencairkan bahan kering)
250 gr gula pasir
2 sdt bubuk vanila

Bahan kering :
5 sdm maizena
2 sdm tepung custard
100 gr bubuk whipped cream Haan (boleh di skip) note: aku ga pakai karena sudah pakai whip cream cair di atas

Cara membuat sauce Vla :
Campur bahan kering dengan air.
Masak adonan Cair hingga mendekati titik didih,
Masukkan adonan cair dari bahan kering, aduk terus hingga mengental dan mendidih.

Cheese Klappertaart

Cheese Klappertaart ini salah satu resep untuk menghabiskan stock Cream Cheese ataupun Whip Cream, selain itu rasanya pun enak 🙂

Oh iya ini type Klappertaart yang tidak dipanggang (no bake).

Silakan dicoba yaa

Cheese Klappertaart

Bahan :

  • 600 ml susu cair
  • 25 gram tepung custard
  • 20 gram maizena
  • 25 gram tepung terigu
  • 150 gram gula pasir
  • ½ sendok teh garam
  • 3 kuning telur
  • 150 gram cream cheese, lumatkan dengan garpu
  • 150 ml krim kental
  • 250 gram kelapa muda, keruk panjang (saya pakai daging kelapa muda dari 2.5 buah kelapa)
  • 50 gram kenari, cincang kasar

Bahan Topping:

  • 150 gram keju cheddar parut

Cara membuat :

  1. Larutkan tepung custard, maizena, dan tepung terigu di dalam sebagian susu cair. Sisihkan.
  2. Rebus sisa susu cair, gula pasir dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan larutan tepung custard. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Matikan api.
  3. Masukkan kuning telur dank rim kental. Aduk cepat. Nyalakan api kembali. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup. Angkat. Tambahkan cream cheese, kelapa muda, dan kenari. Aduk rata.
  4. Tuang ke dalam cup aluminium foil (ukuran sesuai selera). Dinginkan.
  5. Taburkan keju cheddar parut.

Bagea Kenari Gula Merah

Bagea adalah snack / camilan khas dari Ambon, dan Manado / Sulawesi juga sih… aku dapat resep ini fb group DD, thanks to Monalisa Bayhakie Idris dan Smart Jundi juga Riyas Irmadona untuk share dan mempopulerkan resep bagea ini.

Tapi sayangnya aku baru2 aja bacanya, ternyata sudah diposting sebelum bulan puasa malah. Resep Bagea yang dishare ini sepertinya yang Bagea Manado, bagea Manado ada yang pakai kenari ada yang tidak. Kalau bagea Ambon lebih keras teksturnya tapi enakkk (ada 2 versi yang sama2 keras, yang lonjong coklat dan yang bulat kerass banget kenarinya berasa banget). Oh iya kalau di Manado sih gak pakai wijen. Teksturnya udah dapat seperti bagea tapi masih penasaran gimana rasanya kalau tambah tepung mocaf ataupun larut. Gegara ada yang posting dan bilang lebih enak kalau pakai tepung mocaf. Kalau pakai tepung sagu, kue ini mirip kue bangkit (Sumatera punya).

Tepung larut / ararut / arrowroot banyak terdapat di Surabaya, di Jakarta yang jual di tbk/kursus Fortuna Jl. Ketapang, kalau mau beli banyak ambil dari Yogya dan tepung larut ini bagus banget buat penderita diabetes. Jadi inget bu Oemi yang selalu borong banyak tepung larut untuk si bapak yang terkena diabetes.

Kemarinan aku coba bikin bagea ini dan aku pakai kenari cincang sebanyak 50 gram, semilir sih rasa kenarinya, besok2 kalau bikin lagi aku mau coba tambahkan kenari lagi dan juga menggunakan tepung mocaf, kebetulan baru aja dapat hibahan tepung mocaf dari mbak Yanti. Aku kasih coba si Bagea ke mbak Yanti dan dia langsung suka banget sama si Bagea.

Bagea Kenari Gula Merah

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml (41 gram) susu cair
  • 300 gram tepung sagu (aku pakai tepung tapioka Alini karena adanya hanya itu), sangrai (setelah disangrai berat tepung kira2 menjadi 275 gram)
  • 25 gram tepung terigu protein rendah
  • 100 gram gula merah (aku menggunakan gula kelapa)
  • 50 gram gula halus
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bubuk kayumanis
  • 50 gram butter (aku tambahkan minyak 12 gram)
  • biji wijen untuk taburan

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 150 derajat Celcius.
  2. Campur telur, gula merah dan susu, aduk rata menggunakan whisk.
  3. Masukkan butter (kalau aku: aku cairkan butternya) ke campuran telur, gula merah dan susu cair. Kemudian masukkan ke campuran bahan kering, aduk2 hingga menyatu lalu uleni dengan tangan sebentar hingga adonan bisa dibentuk.
  4. Diamkan sekitar 10 menit.
  5. Bentuk sesuai selera
  6. Taburi dengan wijen
  7. Panggang kurang lebih 30-45 menit

 

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar”. Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang deh 🙂

Golden Brown Granola

Bahan :

250 gram rolled oats

150 gram sliced almond

100 gram pumpkin seed

50 gram coconut flakes

90 gram light brown sugar

45 gram olive oil

75 gram maple syrup (atau honey)

50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)

salt secukupnya

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

2. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 1 jam.

3. Tambahkan dry fruit, panggang lagi sekitar 20-30 menit.

4. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Lalampa | Lemper Bakar Isi Ikan Khas Manado

Pernah dengar kue Lalampa? Lalampa itu sebutan untuk Lemper Bakar Isi Ikan Khas Manado. Ya, orang Manado atau Ambon atau orang sebrang lainnya menyebut Lemper itu sebagai Lalampa, buat mereka Lemper yang isinya adalah ayam atau abon itu buat orang Jawa, bukan buat mereka. Mungkin karena karakteristik orang sebrang / bagian Timur itu sukanya ikan karena berlimpahnya pasokan ikan di Indonesia Timur jadi lempernya pun diisi dengan ikan, khususnya ikan cakalang yang masih satu keluarga dengan tongkol.

Ikan cakalang yang jarang kita dapatkan di Jakarta di Indonesia Timur itu berlimpah, rasanya pun lebih enak dibanding ikan tongkol biasa. Namun cara membuatnya sih sama. Ikan dipotong2 lalu goreng seperti menggoreng ikan biasanya, lalu suwir-suwir menjadi potongan kecil, setelahnya ditumbuk. Nah ditumbuk itu penting ternyata karena membuat tekstur ikan menjadi lebih halus. Tapi sih selera ya, ada juga orang yang sukanya membuat suwiran ikan tebal-tebal tanpa ditumbuk.

Mayan sebagai camilanku bekerja 🙂

Lalampa ini pun penganan Manado yang biasa dibuat oleh alm. mamaku, di samping Balapis, melihat mama menumbuk ikan atau menumbuk daun pandang dan daun suji itu sudah biasa buatku. Dulu tuh melihatnya saja udah capek xixi gimana ngerjainnya yak, dasar yak pemalasnya daku hahaha

Oh iya, resep mama alm. aku gak punya lagi alias hilang padahal udah aku catet waktu kapan itu, jadi untuk ketannya aku pakai resep mbak Nina sementara isian tongkol suwirnya aku pakai resep sendiri.

Lalampa

Bahan :

  • 500 gr beras ketan, rendam selama 2-4 jam. Tiriskan.
  • 250 ml santan (dari 1/2 atau 1/4 kelapa) – jangan lebih ya, bisa kelembekan beras ketannya
  • 1 sdt garam
  • 3 helai daun pandan, simpulkan
  • daun pisang secukupnya

Isian Lalampa / Cakalang Pampis : (kira-kira ya)

  • Tuna or tongkol (aslinya cakalang) 1 kg, goreng hingga matang kemudian suwir-suwir lalu tumbuk
  • Cabe rawit merah 15 buah
  • Bawang merah 10 siung
  • Bawang putih 3 siung
  • Jahe 1 ruas, geprek
  • Sereh, ambil bagian putihnya, geprek
  • Daun jeruk 3 lembar
  • Daun pandan 1 lembar, ikat

Haluskan cabe, bawang merah, bawang putih, setelah itu tumis dengan sedikit minyak, beri jahe, sereh, daun jeruk, daun pandan.
Terakhir masukkan ikan yang sudah disuwir-suwir

Cara Membuat :

  1.  Kukus beras ketan bersama 1 helai daun pandan selama kurang lebih 20 menit. Angkat.
  2. Rebus santan bersama garam dan 2 helai daun pandan sambil diaduk hingga mendidih. Angkat. Buang daun pandannya.
  3. Tuang beras ketan ke dalam santan, aduk hingga rata dan santan terserap.
  4. Kukus kembali selama kurang lebih 20-30 menit hingga matang. Angkat.
  5. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm beras ketan, pipihkan. Beri 1 sdm isian dan bentuk lonjong.
  6. Gulung sambil dipadatkan dan sematkan batang lidi. Lakukan hingga habis.
  7. Bakar lalampa di atas bara api hingga matang. Angkat dan sajikan.

Risoles Ragout Ayam

Aku tuh suka banget sama kue tradisional ya suka makan ya suka bikinnya, tapi sih selama ini bikinnya yang praktis2 aja, ogah yang ribet2 hahaha ketahuan pemalasnya yakk…

Punya buku “Aneka Snack” Sedap karena dulu pernah dikasih sama my bf yang bisnisnya buku2 gitu. Zaman belum ngehits internet doi punya lapak buku di daerah Blok M, yang ngelola adalah suaminya, jadi hari-hari dari rumahnya di Bekasi mereka ke Blok M. Dulu itu aku suka ke sana juga, lihat2 buku resep akhirnya beli, dikasih murah pula sama my bf. Kadang-kadang “udah bawah aja”, gak boleh bayar, ya rugi donk doi enak di daku hahaha

Resep Risoles Ragout Ayam ini juga karena lihat buku Aneka Snack itu dan jadi kepengen bikin. Semua resep di situ juga daku pengen buat tapi apa daya tenaga, waktu dan juga dana-ku terbatas hahaha

Eh tapi ternyata ada 2 cara bikin ragout, pertama, seperti di buku, bikin ragoutnya dulu, jadi setelah tumis bawang bombay, masukkan tepung lalu susu cair. Cara kedua, tumis dulu semua baru terakhir masukkan susu cair dan tepung, seperti yang kulihat di resep mbak Ine. Setelah perbandingan dengan resep mbak Ine, akhirnya aku ambil resepnya mbak Ine saja untuk kucoba…

Risoles Ragout Ayam

Bahan :

  • 2 sdm margarin
  • 1/3 gr bawang bombay, cincang halus
  • 100 gr daging ayam rebus, suwir-suwir
  • udang cincang (secukupnya, kebetulan ada jadi aku campur aja hehe)
  • 100 gr wortel (aku pakai mix vegetable, tinggal nyemplung xixi)
  • 2  lembar daun bawang, iris halus (aku skip gak punya)
  • 300 ml susu cair (aku pakai whipcream sisaan kemarin 100 ml + air 200 ml)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 7 sdm tepung terigu (kira2 aja, kekentalannya)
  • 2 sdm margarin leleh (nah ini kok gak kelihatan yak jadi gak pakai hikss – sepertinya margarin ini yang buat warnanya gak putih blas seperti punyaku, mikir2 di mana ya salahnya kok putih banget, ealah sepertinya ini sih)

 

BAHAN PELAPIS:

  • 1 butir telur (aku pakai tepung terigu + air, konsistensi kental)
  • 200 gr tepung roti taruh di nampan/loyang yang rada lebar agar leluasa
    kerjanya

 

Cara membuat:
CARA KULIT/FLENSJES:

1. Terigu+minyak goreng+garam+BP+telur, diaduk dengan sedikit air, sampai licin. Biasanya pakai tangan, sambil di tepuk2, supaya rada
liat, kalau liat, kulitnya bisa tipis tidak gampang robek.
2. Tambahkan air sedikit2 sampai cukup kekentalannya
3. Untuk di dadar di teflon, yang bergaris tengah 22 cm.

note:  waktu mengaduk tepung, jangan diremas remas,
karena akan menyebabnya tepung meringkil.

kalau kira-kira ngaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang
meringkil, jangan segan2 di saring ya, tentu setelah adonan cair lho.

kira kira ini jadi 25-30 lembar.

Note dariku: aku tidak pakai acara tepuk2, pakai pan diameter 20 cm dan jadinya cuma 23 buah. Duh mbak Ine hebat banget yak 22 cm jadi 25-30 lembar.

CARA RAGOUT:

1. Tumis bawang bombay dengan 2 sdm margarine dan pala bubuk, sampai
bawang layu dan harum pala keluar. Masukkan ayam rebus (atau daging ayam cincang) , wortel dan daun bawang. aduk2 sebentar.
2. Masukkan susu cair, merica, garam, gula.
jangan lupa cicipi ya, asin manisnya yang pas dengan seleramu.
biarkan sampai mendidih, kecilkan api.
3. Masukkan terigu yang di ayak langsung di atas adonan mendidih, segera aduk adonan, sampai kental (kalau kurang kental, tambahkan satu atau dua sendok lagi tepung terigu.)
Matikan api, masukkan 2 sdm margarine/butter, aduk sampai
margarine meleleh dan rata larut dalam ragout.

Note:

Bubuk pala yang ditumis (saat menumis bawang bombay), akan
menyebarkan/mengeluarkan aroma lebih harum.
Margarine yang dicemplungin terakhir, menambah aroma wangi pada
ragout.

Cara Penyelesaian,
ambil selembar kulit, tambahkan sesendok makan ragout ayam, tambah sepotong keju dan sepotong daging asap, bungkus segitiga (kalau bisa), aku gak sempat lihat lagi, coba sekali kayaknya ribet, akhirnya bentuk biasa aja wkwkwk
ini untuk membedakan bentuk dengan risoles isi ragout aja.

CARA PELAPISAN :
Telur ayam, kocok asal campur seperti telur dadar
Celup setengah bagian badan Kaasflensjes ini ke dalam telur kocok, terus ratakan agar seluruh badan Kaasflensjes ‘basah’ karena telur. (kenapa kog nggak di celup
semua aja? kenapa setengah bagian? karena kalau semua cemplung, akan terlalu
‘basah’ dan licin)
Pakai satu tangan aja, di puter2 kaasflensjesnya di telapak tangan, agar
telur merata. Atas bawah, muka depan, ujung ke ujung :-))

Risoles yang sudah dilumuri telur di gulingkan di tepung roti, tepuk2 agar
tepung menempel dan yang nggak bisa nempel bakal rontok.
kalau ndak ditepuk2, bakal banyak yang rontok di minyak goreng, bikin kotor
minyaknya.

Siapkan minyak goreng cukup banyak di wajan, biarkan panas betul. pakai api
besar. masukkan Risoles secukupnya sampai semua terendam minyak dan jangan terlalu
sering di aduk. Risoles akan matang/menguning secara cepat.

Kalau api kurang besar, Risoles kelamaan terendam di minyak, bakal nyerap
minyak, dan bahkan kemungkinan kulit akan pecah2.

Singkong Thailand Yummy

Singkong Thailand, siapa sih yang gak suka? Kudapan Singkong ala Thailand ini mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia, termasuk saya hahaha secara singkong itu pertama enak, kedua murah, dan ketiga mudah didapat. Dibikin camilan apapun daku suka sama singkong. Digoreng aja daku suka, sering banget ngiler beli gorengan singkong yang merekah cantik, kelihatan enak di abang2 gorengan xixi ketahuan deh ya sukanya gorengan 🙁

Intinya sih Singkong rebus yang dikasih saus santan manis, eh ada juga yang asin ya, selera sih yaaa, manis enak asin pun enak, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Sebetulnya sudah beberapa kali daku bikin Singkong Thailand tapi ya lupa difoto, lupa posting, jadi baru ini deh postingnya hehe Oh iya aku sukanya yang basah dengan kuahnya gitu ya bukan yang dituangin saus hehe kalau basah dengan kuah berarti kuahnya agak meresap gitu ke singkongnya, uenakkk…

Singkong Thailand

Bahan:

  • 1 kg singkong, dikupas, dipotong-potong tebal 1 1/2 cm
  • 1/2 sdt garam
  • 3 lembar daun pandan, diikat
  • 1 liter air (atau secukupnya)
  • 200 gram gula pasir

Bahan Saus:

  • 500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, diikat
  • 1 sdm tepung sagu dilarutkan dalam 150 ml air, untuk pengental

Cara membuat:

  1. Rebus singkong, garam, daun pandan, dalam air sampai matang dan empuk.
  2. Tambahkan gula pasir. Masak sambil diaduk sampai matang dan singkong meresap.
  3. Saus, rebus santan kental, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.
  4. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup.
  5. Sajikan singkong dengan saus.

Puding Polkadot ala Femmy

Puding Polkadot rupanya ngetrend lagi ya, entah siapa yang bikin trend xixi

Beberapa hari lalu aku mendapat hibahan whipcream Elle n Vire sebanyak 2 pack atau 2 liter yang akan expired bulan Maret nanti, wah senang donk, secara mahal gitu… tapi itu pun ambilnya estafet. Tadinya adikku kerjanya di daerah Slipi tapi ternyata dia udah pindah dan aku gak tahu xixi jadi aku ambil dan kirim ke kantor ISA dulu di daerah Benhil, lalu karena aku lagi gak ada urusan ke sana gak aku ambil-ambil donk. Jadi mendem 2-3 harian di sana sampai akhirnya aku pikir ambil di rumah Siska aja temanku di kantor ISA.

Jadi donk dari kantor ISA estafet ke rumahnya Siska di daerah Rasamala, Tebet. Ya gpplah lebih dekat dan lebih flexible bisa ambil malam xixi dan beneran aku ambillah malamnya.

So whipcream box pertama akhirnya aku campur ke kopi, juice buah dan juga telur dadar. Yup enak lho telur dadar ditambahkan whipcream dan juga keju. Kebetulan aku beli keju kebanyakan, ada 2 kotak boo biasa deh lupa kalau masih punya keju. Aku biasa beli keju kraft yang 2 kg-an gitu jadi berasa banget punya banyak keju hahaha 4 kg yang dipakai baru sedikit.

Sisa 1 liter whipcreamnya aku buat Puding Polkadot ini. Sebetulnya sih ini bukan puding yak karena tidak ada penambahan kuning telur tapi gpplah yah sama teman ini xixi

Oh iya, 1 tips supaya hasilnya lebih bagus, menutup semua, punyaku khan gak ketutup semua ya, jangan terlalu mengaduk2 terus maksudnya mau dinginkan tapi jadinya lebih cepat nge-set, kupikir itu karena tambahan whipcream-nya. Setuju gak temans? Setuju-setuju aja ya wkwkwk

Puding Polkadot ala Femmy

  • Bahan Puding Putih:
  • Gula pasir 110 gram
  • Susu cair 525 ml (saya : 400 ml susu + air 125 ml)
  • Agar-agar plain 11 gram
  • Whipcream cair 200 ml

Bahan Puding Coklat:

  • Gula pasir 175 gram
  • Agar-agar bubuk plain atau coklat 11 gram
  • Jelly powder (nutrijel) plain 3 gram
  • Susu cair 1 liter (saya : susu 600 ml + air 400 ml, jadi pas 1 liter susu)
  • Whipcream cair 200 ml
  • Coklat bubuk 20 gram, campur dengan setengah gelas susu di atas, saring

Cara membuat :

Siapkan 2 loyang puding, Loyang I : Loyang pudding putih diameter lebih kecil (saya : 18 cm), Loyang II : Loyang pudding coklat diameter lebih besar (kalau saya 24 cm).

Puding Putih

  1. Campur gula pasir, cairan susu dan agar-agar di panci.
  2. Masak dengan api kecil/sedang, aduk rata.
  3. Aduk terus hingga menggelembung / adonan sudah matang.
  4. Masukkan whip cream cair, aduk rata.
  5. Sisihkan sebagian pudding putih dan tuang ke loyang ceper.
  6. Bila sudah set, gunakan tutup botol air mineral untuk membentuk bulatan2 kecil.
  7. Sisa adonan pudding putih tuang ke Loyang I / loyang kecil.
  8. Agak dingin masukkan kulkas supaya mengeras.

 

Puding Coklat:

  1. Idem seperti Puding Putih.
  2. Bulatan2 kecil yang di Loyang ceper tadi letakkan satu-persatu di antara lekukan Loyang besar.
  3. Setelah Puding Coklat agak dingin, tuang sedikit hingga menutupi bulatan2 kecil putih tadi.
  4. Masukkan kulkas sebentar, siapkan pudding putih yang sudah set.
  5. Letakkan pudding putih ke Loyang II (Loyang lebih besar) lalu tuang sisa adonan coklat ke atasnya hingga menutupi semua.
  6. Adonan pudding coklat tidak usah diaduk-aduk supaya cepat dingin karena dengan adanya whipcream adonan pudding akan cepat set.
  7. Masukkan ke kulkas. Biarkan dingin.
Ini loyang cepert yang kumaksud, tuang sebagian puding ke loyang ini, lalu bulat-bulatkan menggunakan tutup botol air mineral. Sisanya gak usah repot, langsung makan saja hahaha
bulatan2 disusun di loyang puding

Kue Ku Kacang Hijau

Masih resep dari Latbar BCo bulan lalu. Hasilnya enakkk tapi daku masih belum sempat cobain bikin hikss

Bahan :

  • 100 gram tepung ketan putih
  • 20 gram gula halus
  • 25 gram kentang (kukus, haluskan)
  • 100 ml santan
  • 1/2 sdt pewarna merah cabe
  • garam secukupnya

Cara membuat :

  1. Campur semua bahan kecuali santan dan pewarna, kemudian masukkan pewarna dengan santan secara bertahap, sampai adonan kalis (bisa dibentuk).
  2. Timbang adonan kulit @20 gram.
  3. Isikan adonan isi ke kulit.

Bahan Isian :

  • 125 gram kacang hijau (rendam kurang lebih 1 jam, kemudian kukus)
  • 100 gram gula pasir
  • santan instan 1 bungkus

Cara membuat :

  1. Kacang hijau yang sudah direbus dan dihaluskan, dimasak dengan gula pasir dan santan, garam, vanili.
  2. Masak sampai kering (bisa dibentuk).
  3. Dinginkan, timbang @10 gram.