Category Archives: Snacks

Crown Crust Pizza

Udah lama banget Callis minta bikinin Pizza, secara Callis suka banget makan pizza. Tapi biasa deh daku sibuk… sibuk gak jelas hahaha

Jadi ceritanya pas bisa bikinnya sore tadi, daku ke supermarket terdekat yang cukup lengkap yaitu Superindo. Daku beli daging giling, sosis, smoked beef, bawang putih, bawang bombay, dll. Pas keluar dari Superindo eh ketemu teman yang bekerja di toko pakaian. Iseng lihat2 jaket duh cakep deh, jadi pengen tapi masih punya jaket, #dilema xixi

Oh iya resep ini hasil kursus dari mbak Rini Soeryo yang diadakan di tempatnya mbak Yanti D’han, Jakarta Timur. Bayangkan, kursusnya sudah dari setahun lalu dan baru dipraktekkan sekarang ini. Setahun lebih boo xixi tapi gpp ya khan akhirnya bisa dieksekusi juga…

abaikan bentuknya yang cakadul ya hikss

Crown Crust Pizza

Bahan Kulit :

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 5 gram fermipan (larutkan dengan 50 ml air hangat + 1 sdm gula pasir)
  • 125 ml susu cair
  • garam secukupnya
  • 20 ml olive oil atau minyak sayur

Topping Beef :

  • 3 buah tomat ukuran besar
  • 3 sdm saos tomat
  • 3 sdm saos sambal
  • 3 siung bawang putih, geprak atau iris halus
  • 1 buah bawang bombay, iris halus
  • 4 buah sosis
  • 100 gram daging giling
  • Garam secukupnya
  • Kaldu bubuk
  • Gula pasir
  • Oregano leaves
  • Basil leaves
  • Margarin untuk menumis

 

Cara membuat :

Adonan dough/kulit PIzza :

  1. Diamkan larutan fermipan dan gula pasir selama 15 menit.
  2. Campur terigu dan larutan fermipan, aduk dengan spatula.
  3. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai agak kalis. Karena saya pakai Bosch, jadi gak begitu lama mengadoninya. Oh iya, adonan hanya 250 gram tepung dan bisa dikocok dengan mixer Bosch.
  4. Masukkan olive oil / minyak sayur, uleni sampai kalis.
  5. Bulatkan adonan, diamkan 30-45 menit sampai mengembang 2x lipat.
  6. Kempeskan adonan, bentuk dough di loyang pizza diameter 26 cm, yang sebelumnya sudah dioles margarin.
  7. Diamkan lagi adonan yang sudah dibentuk selama 15 menit, tusuk dengan garpu.
  8. Panggang selama 10 menit dengan api besar, angkat lalu beri topping.
  9. Panggang lagi selama 10-15 menit sampai pinggirnya terlihat kuning kecoklatan.
  10. Pizza siap dihidangkan

Topping Beef :

  1. Rebus sebentar tomat, kupas kulitnya lalu haluskan.
  2. Panaskan 2 sdm margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan tomat blender, daging giling, saos tomat dan saos cabai.
  4. Tambahkan susu cair, aduk hingga rata, masukkan gula pasir, kaldu bubuk, oregano, basil, aduk rata sampai terlihat kental.

Adonan toppng Beef bisa untuk 2 loyang pizza ukuran 26 cm, tapi daku tadi hanya 1 loyang pizza hehe

Bahan tambahan :

  • keju mozarella
  • keju cheddar
  • paprika (saya tidak pakai)
  • smoked beef
  • sosis
  • mayonaise

 

Ketan Srikaya Duren

Resep Ketan Srikaya Duren ini salah satu resep yang dipraktekkan mbak Reny saat latbar OK di rumah mbak Reny, yang dibuang sayang hehe

Ketan Srikaya Duren ini enak lho, tapi gak boleh banyak-banyak memakannya yaa karena si duren tidak baik untuk kesehatan. Lagipula kalau makan banyak akan berasa eneg…

 

Ketan Srikaya Duren

Bahan :

– 6 butir telur.
– 3 gelas santan kental.
– 300 gr gula merah, dicincang halus.
– Gula pasir secukupnya.
– Garam secukupnya.
– 1 sdt bumbu spekuk -> diencerkan dengan sedikit air.
– 1 buah duren -> ambil daging buahnya saja.
– 2 lembar daun pandan.

Caranya :

– Rebus gula merah dengan 1 gelas air, kemudian saring.
– Kocok telur sampai tercampur (dengan mixer), tambahkan garam sedikit, gula merah, bumbu spekuk dan daging buah duren.
– Aduk sebentar, tambahkan santan, kalau kurang manis tambahkan gula pasir.
– Masukkan ke pyrex tahan panas, beri 2 lembar daun pandan.
– Kemudian kukus, sampai matang (sampai adonan sudah padat).

Untuk ketannya :

– Cuci 1 lt beras ketan, rendam selama 1 jam, tiriskan.
– Kukus ketan sampai matang, angkat.
– Ambil santan kental beri garam (agak asin), rebus sebentar.
– Masukkan santan kedalam ketan, aduk (santan jangan terlalu banyak).
– Kemudian ketan dikukus lagi sebentar, angkat.
– Ratakan ketan dipiring ceper, kemudian potong-potong sesuai selera.

Lisboa Egg Tart

 

Lisboa Egg

Bahan :

  • puff pastry

Custard :

  • 225 ml susu cair
  • 225 ml whip cream dairy (spt Elle Vire)
  • 90 gram gula pasir
  • 1 1/2 sdm maizena
  • secukupnya vanila essence / extract
  • 6 pcs kuning telur

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 200-220 derajat Celcius
  2. Gulung/roll puff pastry pada sisi 20 cm. Potong dengan ketebalan 2 cm (menyesuaikan tinggi dari cetakan). Pipihkan adonan puff mulai dari bagian tengah, hingga bagian samping cetakan. Simpan dalam chiller. Sisihkan.
  3. Larutkan maizena dengan sedikit susu, lalu aduk hingga rata.
  4. Campur semua bahan kecuali kuning telur. Masak hingga mendidih kecil dan mengental (saring bila perlu).
  5. Masukkan kuning telur. Aduk hingga tercampur rata. Dinginkan.

 

Penyelesaian :

  • Isi kulit puff dengan adonan custard (jangan sampai penuh sekali). Lakukan hingga semua terisi.
  • Panggang selama 25-30 menit atau hingga matang dan bagian atas custard berwarna kecoklatan (suhu 200 derajat Celcius).
  • Lepaskan dari cetakan. Sajikan dengan taburan bubuk kayu mannis. Sajikan selagi hangat.

 

Asinan Sayur

Asinan Sayur ini sudah lama banget pengen bikin tapi gak sempat-sempat hikss secara daku suka banget asinan. Bumbu kacang yang aku buat sengaja gak pakai blender atau food processor gilingnya, daku lebih suka yang kasar gitu…

Btw gimana ya cara buat bumbunya itu yang seperti Asinan Kamboja? Ada yang tahukah? Bumbu yang ini jauhhh dari Asinan Kamboja, tapi lumayan mengobati kangen Asinan Kamboja hehehe

Asinan Sayur

Bahan :

  • 2 buah ketimun, iris tipis bulat
  • 100 gram tauge, siangi
  • 100 gram kol tanpa tulang, iris tipis
  • 2 buah tahu, kukus, potong kotak
  • 8 lembar daun selada, potong kasar
  • 3 buah kerupuk kuning, goreng (saya pakai yang kecil-kecil, yang besar gak ketemu di pasar soalnya)
  • 50 gram kacang tanah, goreng untuk taburan (saya lupa pakai pas difoto hehe)
  • 750 ml air
  • 1/2 sdm cuka
  • 1 sdt garam
  • 75 gram gula merah, disisir
  • 25 gram gula pasir

 

Bumbu halus :

  • 50 gram kacang mede, cincang kasar, oven/sangrai
  • 75 gram kacang tanah goreng/sangrai
  • 4 buah cabe merah
  • 4 buah cabe rawit
  • 25 gram ebi, seduh sangrai

Cara membuat :

  1. Rebus air bersama bumbu halus, garam, gula merah, gula pasir hingga mendidih dan kental.
  2. Tambahkan cuka. Aduk rata. Dinginkan.
  3. Tata sayuran, tahu, dan kacang tanah goreng di dalam piring.
  4. Siramkan kuah. Beri kerupuk.

Combro Singkong

Lagi pengen bikin combro sendiri, kebetulan beli singkong di pasar… biasanya sih di pasar ada yang jual tapi selalu kalau sudah dingin si combro pasti keras. Kenapa ya?

Yang kubuat ini juga keras, moga2 besok2 kalau bikin lagi ga keras lagi. Resep menyusul yaa

Dadar Gulung, Kue Basah Kenangan | Kue Tradisional

Mendengar kata “Dadar Gulung“, kenangan saya pasti bermuara ke alm. mama saya, yang jago banget bikin kue-kue basah Manado dan kue basah lainnya, termasuk si Dadar Gulung ini. Mama dulu menerima pesanan aneka kue basah, dan juga setiap hari membuat kue-kue basah untuk dititipkan di kantin pabrik otomotif di daerah Sunter, Jakarta Utara. Tiap hari itu judulnya ratusan dan beberapa macam kue, seperti risoles, roti goreng, bakpao, panada, lalampa, dll. Tiada hari tanpa kue-kue tersebut, kecuali hari Minggu tentunya. Mulai pagi rumah telah dipenuhi wangi kue-kue tersebut. Mungkin itu sebabnya saat telah bekerja aku mulai tertarik untuk mencoba-coba aneka macam kue, oh iya dimulai dengan membeli kumpulan resep Prima Rasa…

Salah satu kue basah kenangan itu adalah Dadar Gulung. Dadar Gulung yang enak buatku adalah dadar gulung dengan isian unti yang pekat alias gelap/coklat dan agak basah dan justru kulit dadarnya aku kurang suka yang mulus gitu, aku suka kulit yang agak berlubang-lubang seperti bopeng gitu… Kebanyakan dadar gulung yang dijual di pasaran adalah dadar gulung dengan isian unti yang non pekat, alias agak putih gitu, rasanya kurang nendang buatku.

Jadi saat rasa rindu menyerang beberapa hari lalu, kusempatkan membuat si Dadar Gulung ini. Oh iya, alm. mamaku membuat warna hijaunya dengan campuran daun pandan dan daun suji yang tumbuh subur di depan rumah. Ya, dulu halaman rumah kami penuh dengan tumbuhan daun pandan dan daun suji. Sayang kini hanya ada tumbuhan daun pandan saja. Itu pun sudah lumayan, kalau perlu daun pandan sehelai dua helai, gak usah jauh-jauh ke pasar, tinggal gunting saja daun pandan di halaman rumah. Mayan khan hehe

Kami punya alat penumbuk daun pandan dan daun suji ini, yang terbuat dari batu kali ya tapi benar-benar batu karena awet banget hingga beberapa tahun lalu akhirnya dihibahkan ke tanteku. Enak sekali lho menumbuk dengan alat tersebut, tapi ya capek sih, dulu itu aku paling males tuh numbuk si pandan itu, ketahuan dah malasnya hahaha

Oh iya, untuk resepnya, sebetulnya aku punya resep sendiri tapi berhubung buku resepnya tidak bisa kutemukan (saking rapinya kusimpan wkwkwk), akhirnya aku memakai resep Ricke Indriani.

Dadar Gulung

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sdt garam
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 700 ml santan encer matang
  • 1-2 sdt pasta pandan (hingga didapat hijau yang diinginkan)
  • margarin secukupnya untuk olesan

Bahan Isian (Unti) :

  • 200 gram kelapa parut kasar (daku pakai 1/2 kelapa parut kurang lebih 250 gram, kalau aku pakai yang agak muda)
  • 150 gram gula merah, sisir kasar atau parut menggunakan parutan keju
  • 1/2 sdt garam
  • 100 ml air
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek
  • 1/4 sdt vanili bubuk

Cara membuat :

Kulit Dadar

  1. Campur tepung terigu dan garam, buat lubang di tengahnya lalu tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan whisk hingga adonan tercampur rata. Tambahkan pasta pandan. Saring.
  2. Panaskah wajan / pan crepe datar diameter 18 – 20 cm (aku pakai 18 cm). Setelah benar-benar panas, olesi wajan dengan margarin tipis. Tuangkan 1 sendok sayur ukuran sedang. Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Ditumpuk saja tidak apa-apa, tidak angkat lengket si kulit.

Isian Unti :

  1. Panaskan air, gula merah, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua, hingga menjadi unti, jangan terlalu basah dan jangan terlalu kering. Bila sudah didapat konsistensi yang diinginkan, matikan api. Dinginkan.
  2. Penyelesaian : ambil selembar kulit dadar, beri isi unti kelapa. Lipat dan gulung, tata di piring. Lakukan hingga kulit dadar habis.

Kue Cubit

2 minggu lebih daku sakit, rasanya males ngapa-ngapain euy hikss

Jadi ceritanya jantungku berdebar-debar, cepat banget detaknya, gak seperti biasanya. Gak sakit sih, tapi gak nyaman ajaaa… So, aku pergi ke dokter jantung donk… eh besoknya perutku juga sakit gak pake banget sih tapi gak enak banget bawaannya, dan gak bisa makan banyak2, gak nafsu makan pula. So lanjut lagi disarankan ke dokter internist.

Wah pokoknya gak enak banget deh kalau sakit itu. Gak bisa ke mana-mana… aku gak bisa reseat MMT-nya pak Hendri hikss alhasil aku masih gak ngerti juga tuh pergerakannya.

Ini sebetulnya late post, anakku request Kue Cubit, karena daku gak enak body akhirnya dia sendiri yang masak / bentuk2, aku yang bikin adonannya.

kue-cubit

 

Es Gabus Kopyor

Lagi buka buku resep Primarasa “Olahan Lezat Tepung Khusus”, ngelihat resep ini dan jadi pengen bikin, pas semua bahan juga ada.

Yup, ini adalah jajanan jaman jadul, yang seumurku pasti tahu jajanan ini. Dulu sih enakkkk banget, tapi kenapa sekarang rasanya biasa aja ya xixi apa lidahku yang sudah mengalami evolusi ya hehe

 

es-gabus-kopyor

Es Gabus Kopyor

Bahan :

  • 120 gram tepung hunkue
  • 250 gram gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1.250 ml santan, dari 3/4 butir kelapa (saya pas dari 1 kelapa)
  • 1 sdt essens pandan
  • 1/4 sdt pewarna makanan rose pink (saya gak pakai, jadi polos aja)
  • 160 gram kelapa kopyor keruk (saya gak pakai, maharani xixi)

Cara membuat :

  1. Siapkan loyang ukuran 20x20x4 cm, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas. Olesi dasar dan sisi loyang dengan sedikit minyak.
  2. Masukkan tepung hunkue, gula dan garam ke dalam panci, tuangi santan, aduk hingga tepung larut. Jerangkan di atas api kecil, masak dan aduk hingga adonan mengental.
  3. Tambahkan essens pandan dan pewarna ke dalamnya, aduk cepat hingga adonan mendidih/meletup-letup dan tampak bening.
  4. Masukkan kelapa kopyor (skip)
  5. Tuang adonan ke dalam loyang, sisihkan hingga dingin. Keluarkan adonan dari cetakan, potong-potong adonan ukuran 2x5x6 cm.
  6. Bungkus setiap potongan dengan selembar plastik. Masukkan ke dalam freezer hingga membeku. Sajikan dingin.

Kolang-kaling Madu

Sebenarnya kolang-kaling madu ini sederhana aja sih… Idenya gak pengen konsumsi gula banyak-banyak… Dan secara daku doyan kolang-kaling, dan anakku juga doyan kolang-kaling, jadi daku sering banget masak kolang-kaling ini, dikasih fanta pernah, dikasih sirup pun sering. Secara lagi, konon kolang-kaling bagus buat penderita HNP alias syaraf kejepit jadi kolkal adalah menu wajib untukku. Dalam seminggu pastilah aku memasak si kolkal ini.

kolangkalingmadu

Kadang kumasak kolang-kaling sampai 2 kilo lho, soalnya di pasar Koja, tempatku biasa belanja, kolang-kaling mudah didapatkan dan bagus-bagus pula. Jadi senang aja membelinya.

Oh iya, aku masaknya biasa aja, pertama, rebus air dulu, gak usah banyak-banyak, setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, tentunya setelah dicuci bersih ya itu kolkal. Lalu tunggu hingga mendidih kembali, terus buang deh airnya itu. Masak air kembali. Setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, lalu masak dengan api kecil hingga matang. Dengan demikian, menurutku lho ya, si kolang-kaling lebih bersih, gak bergetah dan supaya lebih enak, tambahkan potongan daun pandan 2-3 helai, tambah kayumanis juga boleh jika suka.

Nah khusus edisi madu ini, setelah kolang-kaling matang, kupisahkan untukku, dan tidak pakai airnya karena nanti dikasih madu pasti akan berair juga.

Setelahnya kuberi 2 sdm madu, lalu aduk-aduk deh, tetep masuk kulkas, karena lebih sippp mengkonsumsi si kolang-kaling dalam keadaan dingin.

Jadi resepnya hanya seperti ini:

Kolang-kaling Madu 

  • 1 kg kolang-kaling
  • air secukupnya
  • 2 sdm madu (bila mau semuanya, pastinya lebih banyak lagi madunya)
  • daun pandan

Caranya seperti di atas yaaa

Ongol-ongol Tepung Ararut

Ongol-ongol adalah salah satu kue kesukaan saya, saya suka karena kenyal-kenyal dan manis. Yup, lidah saya memang termasuk ndeso karena lebih suka kue-kue tradisional dibandingkan kue-kue modern semacam blackforest, tiramisu, dll. Jadi bila saya jalan-jalan ke pasar tradisional yang baru saya temui, atau mall yang baru saya kunjungi, juga melihat deretan kue-kue basah, yang pertama saya cari pastilah ongol-ongol.

Kue ongol-ongol kini tidak hanya dibuat dari tepung sagu, namun bisa juga dibuat dari tepung seperti tepung singkong, ubi jalar, hunkue, labu merah, dll. Saya belum pernah coba sih tapi sepertinya lebih enak yang tepung sagu.

Kali ini saya coba membuat dari tepung ararut. Tepung ararut atau tepung larut atau tepung garut atau arrowroot jaman dulu dipercaya banyak ibu berkhasiat menurunkan panas dalam. Jadi bila anak mereka panas dalam, mereka segera memasak ararut sehingga menjadi bubur sagu dan diberikan kepada anak yang panas dalam, dan panas dalam pun turun setelah memakannya.

ongol-ongol

Ongol-ongol Tepung Ararut

  • Bahan :
  • 100 gram tepung ararut
  • 200 gram gula merah
  • 600 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • kelapa parut untuk taburan

Cara membuat :

  1. Sisir gula merah, lalu campur dengan air, masak sampai gula hancur dan air mendidih, saring
  2. Campur air gula merah dan tepung ararut, masak dengan api kecil, aduk terus sampai adonan meletup-letup, angkat, tuang ke dalam cetakan / loyang yang dialasi plastik
  3. Dinginkan lalu potong-potong dan taburi dengan kelapa parut