Category Archives: The Producsts

Jual Mixer Roti Bosch Universal MUM 6N11 di Cijantung

Jual Mixer Roti Bosch Universal MUM 6N11 di Cijantung | Kamis pagi setelah mengantar Callis ke acara RYC di PIK, daku langsung cuss ke Jaka Permai, Bekasi untuk barteran cookies sama mbak Yanti. Ya ceritanya sesama bakul kue mau cobain kuenya masing2 dengan cara barter xixixi sebetulnya mbak Yanti udah pernah sih cobain cheese button-ku, aku yang belum pernah coba nastarnya mbak Yanti yang uenakkk itu 🙂 Jadilah kita janjian, dan sebenarnya udah lama janjiannya eh tapi gak jadi2 terus hahaha baru kemarin itulah terealisasi.

Oh iya kita baking bareng karena aku penasaran pengen cobain ovennya mbak Yanti.  Kita membuat roti yang judulnya Hot Cross Buns (tapi kita gak pake cross dan simple syrupnya hehe), resepnya dari Anna Olson yang ternyata metodenya adalah metode all-in. Jadi semua bahan roti dimasukkan, iya semua bahan termasuk margarin (tapi ini margarin diganti minyak) dan ragi juga masuk dan hasilnya roti yang dihasilkan teksturnya bagus bangettt, rasa juga enakkk xixi kita senang banget dah dengan percobaan resep si roti. Di tengah2 baking, masuk chat dari seorang bapak yang menanyakan mixer roti Bosch Universal MUM 6N11 yang kujual. Lalu lanjut, bisa langsung kirim hari ini gak? (note: hari ini tuh udah jam 3 sore sementara baking belum selesai xixi) Tapi tetap donk kutanya, “Lokasi di mana pak?” Dan dijawab, “Cijantung”, wow sebenarnya gak begitu jauh sih dari Jaka Permai, 1 jam saja tapi tahu donk daerah Kalimalang terutama arah Jatibening macetnya kayak apa hikss Tapi ya karena aku juga khan dah commit menjual si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 ke daerah Cijantung juga jadi kuiyakan, “bisa pak, tapi malam sampainya yaa karena saya sedang mendemokan produk”. Iya saya memang mendemokan produk juga. Jadi tuh mbak Yanti sedang mencari produk Food Processor yang bisa menggiling cabe hingga bijinya halus dan kutawarkan cobain Electric Multi Mixernya Sico Hamada saja mbak, cobain dulu aja…

Jadilah setelah selesai baking si Hot Buns (sebut saja begitu yaa) aku pun meluncur ke Jalan Pertengahan, masih di kecamatan Pasar Rebo, Cijantung. Ke daerah Cijantung membuatku teringat beberapa teman sekolahku, termasuk teman SMA kembaranku Femmy (namanya sama2 Femmy hehe) entah bagaimana kabarnya doi kini. Semoga engkau baik2 saja ya Fem J lalu seorang teman TDA yang suka travel, orangnya kocak juga baik hati, dan kenangan jalan-jalan ke Cianjur bersama TDA Travel Jaktim merupakan jalan2 pertama dan terakhirku bersama beliau, yup beliau telah dipanggil Yang Maha Kuasa terlebih dahulu, RIP mas Agus. So, setelah sampai dekat2 rumah si Bapak, oh iya namanya pak Eddy, daku pun contact dan menyebut tengah mencari2 rumahnya. Setengah jam lewat daku masih belum ketemu rumahnya, eh udah ketemu gangnya denk tapi berhubung harus minum obat jadi harus makan dulu, cari2lah tempat makan dekat situ. Weleh susah ternyata, ada pempek yang setelah kucoba hikss ga enak blass, kebanyakan sagunya, ga worthed untuk harga 16rb per pcs si pempek kapal selam. Selesai makan lanjut donk cari rumah pak Eddy. Setelah bertemu dan berkenalan dengan ibu Eddy, yang ternyata lama juga karena ngobrol ngalor ngidul tentang perkuehan. Duh hebat euy si ibu, baru bikin kue kering 2 tahun sudah bisa membuat 400 toples kue kering dan hanya dibantu ibu mertua serta seorang sepupu. Udah gitu bikinnya nastar fancy yang ngebentuknya lebih lama dari nastar biasa. Two thumbs up aku angkat buat bu Eddy yang kompak dengan ibu mertuanya 🙂 Sukses selalu ya bu 🙂 So, buat yang di daerah Cijantung, Cimanggis, Cisalak boleh banget menghubungi aku bila mau membeli mixer Bosch lho,,, khan aku menjual juga si mixer Roti Bosch Universal MUM 6N11 di Cijantung dan sekitarnya. Pokoknya selama masih di Jakarta, sok jangan segan2 contact WA aku yaaa di 0878-8106-0909 (Femmy)

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah | Femmy 0878-8106-0909 (WA)

Jual  Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah | Tahukah kamu bahwa Palangkaraya merupakan ibukota Kalimantan Tengah, adalah kota terluas di Indonesia, selain kota Dumai, Tidore dan Sorong. Palangkaraya juga sering disebut sebagai pengganti ibukota, desas-desus yang telah beredar lama bahwa ibukota akan dipindahkan ke Palangkaraya namun tidak terealisasi hingga kini. Aku tuh jarang bersentuhan dengan orang-orang dari Palangkaraya, kalau Pangkalan Bun iya, ada saudara di sana tapi ya sebatas tahu aja xixi

 

Nah kali ini ada customerku yang berasal dari Palangkaraya, pak Ray namanya. Beliau kebetulan sedang ditugaskan di Jakarta dan beliau bermaksud membelikan Mixer sebagai hadiah buat istri terkasih yang kebetulan suka memasak dan membuat kue. Wah berbahagialah istri terkasihnya pak Ray ya, boleh mendapatkan hadiah berupa Mixer Bosch J Beliau menghubungiku karena tahu bahwa aku pun menjual mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Palangkaraya tapi ga minta dikirim sih melainkan minta COD dan mixer akan dibawa by flight keesokan harinya.

Weleh beruntung pak Ray menghubungiku lebih cepat jadi aku bisa mempersiapkan mixernya, tapi keder juga karena tidak didouble packing, ngeri dilempar2 saat di bagasi pesawat sih hehe So otw COD-an aku pun bermaksud mencari dus yang besar dan kebetulan dekat ke Pasar Tebet, jadi deh aku mampir ke Pasar Tebet. Pasar Tebet yang beberapa kali kulewati tapi belum pernah masuk sekalipun, ternyata cukup lengkap juga yaa…  Ga salah aku masuk ke pasar Tebet hehe di sana tersedia dus-dus besar dengan bermacam-macam size, lalu ada juga packaging2 seperti yang ada di toko Laba-laba, malah lebih lengkap Pasar Tebet lho karena di Laba-laba ga jual kardus kayaknya. Intinya senang deh segala kebutuhan perpackingan tersedia di pasar Tebet, penjualnya pun helpful banget… Senang banget ketika akhirnya bertemu pak Ray, mixer bisa dipack dengan rapi siap dibawa ke Palangkaraya. So, sudah tahu khan walau posisi di Jakarta boleh donk menjual mixer Bosch MUM 6N11 di Palangkaraya dan juga boleh berkenalan dengan customer dari sana.

Makasih ya pak Ray buat orderan mixer Bosch-nya, semoga dengan adanya si Bosch istri bertambah rajin menghidangkan kue2 enak buatan sendiri untuk keluarga di rumah J

Buat yang mau order mixer Bosch juga, silakan WA aku ya di 0878-8106-0909

tuh khan cukup lengkap yak di pasar Tebet, baru tahu saiyah xixi
area jahit menjahit ada juga, cetak mencetak juga ada

Philadelphia Cheese Cookies

Sebagai penyuka Cheese dan juga Cheese Cookies, lihat resep ini jadi gatel pengen langsung nyobain bikin hehe dan bersyukur akhirnya bisa juga tereksekusi kemarin sore, setelah selesai membuat Granola pesanan anakku.

Cookies ini menurutku rasa kejunya berasa banget dan mirip2 kue pie, jadinya bisa dibilang Pie Cookies kali yaa

Tapi sih resepnya masih belum sempurna menurutku, kemarin browsing2 eh ketemu resep cookies cream cheese juga. Nanti kapan2 aku posting yaa… Philadelphia Cheese Cookies ini bisa jadi alternative untuk menghabiskan sisa cream cheese, bila punya cream cheese berlebih.

Philadelphia Cheese Cookies

Bahan :

  • Butter 200 gram
  • Icing sugar 80 gram
  • Kuning telur 2 butir
  • Tepung protein rendah 320 gram
  • Keju cheddar 70 gram

Cara membuat :

  1. Kocok butter dan icing sugar
  2. Masukkan kuning telur, kocok rata
  3. Terakhir tambahkan tepung keju cheddar, aduk rata
  4. Bentuk adonan cookies dengan membuat lubang di bagian tengah dengan cara menekannya dengan jari, kemudian susun di Loyang
  5. Isi bagian tengah dengan cheese filling
  6. Olesi kuning telur (saya lupa hahaha)
  7. Kemudian taburi gula pasir (ini juga skip, lupa hehe)

Panggang dengan suhu 150 derajat Celcius, selama 20-30 menit

Cheese filling:

  • Cream cheese, biarkan di suhu ruang 200 gram
  • Gula pasir 60 gram (saya pakai icing sugar)
  • Telur utuh 1 butir
  • Whip cream 25 gram

Cara Membuat:

  1. Mix cream cheese dan gula sampai halus.
  2. Tambahkan telur dan whipcream
  3. Masukkan dalam plastic piping bag
  4. Simpan di kulkas sebelum digunakan supaya lebih set

 

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Green Garden, Jakarta Barat | Femmy 0878-8106-0909 (WA)

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Green Garden, Jakarta Barat | Perkenalan saya dengan seorang ibu yang tinggal di Kompleks Green Garden dimulai dari telepon masuk yang menanyakan apakah saya menjual mixer Bosch? Dan saya jawab iya… Ibu yang bernama ibu Eli tersebut antusias sekali ingin langsung membeli si mixer. Lalu kami pun sepakat untuk bertemu.

Lalu komunikasi pun berlanjut di WA, dan bu Eli meminta untuk diajarkan cara memakainya. Ya wis karena saya tidak hanya menjual si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 tersebut baik di daerah Green Garden, Jakarta Barat atau daerah lainnya, namun juga mengajarkan cara memakainya atau bila mau didemokan pun, saya monggo selama waktunya pas dengan kondisiku.

ini dia hasilnya si cake 5 telur 🙂

Jadilah kemudian aku datang ke rumah bu Eli dan ternyata oh ternyata, beliau sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat cake dengan metode all-in. Saya pun diperlihatkan resepnya yang beliau ambil dari tabloid Saji kalau tidak salah. Resep cakenya hanya menggunakan 5 butir telur makanya bu Eli enteng saja mencobanya, ga banyak bahan katanya jadi kalaupun gagal gpp katanya xixixi bener banget sih, namanya ibu-ibu pastilah berhemat ria yaa Beruntung cakenya jadi dan hasilnya oke banget hanya saja bagian atas belum kering sempurna dan langsung dibalik sama bu Eli, di mana seharusnya menunggu selama kurang lebih 5 menit supaya lebih set. Tapi itu aja bu Eli senang banget hehe rupanya beliau jarang praktek membuat cake jadi begitu cakenya jadi dan enak pula, senang banget beliau. Bu Eli pun puas dengan kinerja si mixer Bosch yang andal mengocok adonan cake dengan metode all-in. Jadi karena saya menjual si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di daerah Green Garden, Jakarta Barat dan sekitarnya, silakan hubungi saya bila Sahabat yang tinggalnya di seputar Green Garden, Meruya, Kedoya, Jakarta Barat dan ingin COD-an ataupun langsung mempraktekkannya seperti bu Eli, jangan ragu hubungi saya yaa di WA 0878-8106-0909.

aku foto candid ternyata mereka protes, ya bu foto lagi donk, xixixi

Oh iya makasih banyak ya bu Eli buat order mixer Boschnya, semoga bermanfaat dan awet dan sukses selalu buat usaha anaknya bu Eli yang membuat aneka gaun pesta, gaun pengantin dll yang semuanya cantik-cantik, keren-keren 🙂 next ibu Eli kayaknya mau oven gas tapi masih ragu hehe

Hot Cross Buns | Membuat Roti Metode All-in

Membuat Roti Metode All-in? Bukannya biasanya bila menggunakan Metode All-in untuk pembuatan cake saja? Eh ternyata tidak juga lho Sahabat. Untuk membuat roti pun bisa. Yup, saya melihat di youtubenya Anna Olson. Duh suka deh melihat Anna Olson baking tapi sayang seribu sayang kenapa viewers ataupun subscribersnya cuma sedikit ya? Padahal resepnya beliau itu keren-keren lho, ga kalah dari Laura Vitale yang udah jutaan subscribersnya…

Anyway senang banget mengetahui metode baru membuat roti secara all-in di mana semua bahan masuk, trus tinggal tunggu sekitar 9-12 menitan, jadi kalis deh adonannya. Tapi saya menggunakan mixer Bosch ya, ga tahu kalau mixer lainnya akan berbeda lamanya adonan menjadi kalis.

Saat membuat Roti Hot Cross Buns ini, saya membuatnya bersama mbak Yanti dan beliau pun yang termasuk senior di dunia perbakingan, baru tahu kalau membuat roti bisa dengan metode all-in dan senang banget dengan hasil tekstur rotinya yang cakep. Oh iya saya menggunakan tepung protein sedang karena si Anna Olson menggunakan all purpose flour, dan memang sih logikanya volume roti akan berkurang sedikit tapi di rasa akan lebih enak karena glutennya tidak begitu tinggi. Dan benar lho, rasanya enakkk… dulu pun mama saya alm. membuat panada, bakpau hanya dengan tepung protein sedang dan bukan protein tinggi, jadi volume roti hanya bergantung pada ragi saja.

Hot Cross Buns (btw Cross-nya benar2 saya cross ya karena rotinya tidak pakai cross dari icing sugar xixi)

Sumber: Anna Olson

Bahan :

  • 180 ml susu cair, hangatkan hingga body temperature (hangatkan susu dengan api kecil sebentar saja atau masukkan susu cair ke dalam plastik tahan panas, lalu didihkan air, masukkan plastic berisi susu ke dalamnya hingga susu berasa hangat)
  • 4 sdt ragi instan
  • 80 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 560 gram tepung protein sedang
  • 125 ml minyak sayur (canola oil)
  • ¾ sdt garam
  • 1 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdt bumbu spekkoek
  • 1 sdt parutan pala atau pala bubuk (skip)
  • 1 sdt cengkeh bubuk (skip)
  • 1 sdm parutan kulit lemon (skip)
  • 100 gram dry fruit (kismis, golden raisin, cranberry, apricot, dll)

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan, kecuali dry fruit ke dalam mangkok mixer secara berurutan.
  2. Urutannya : susu cair terlebih dahulu, lalu ragi instan
  3. Tambahkan gula pasir, telur dan minyak
  4. Terakhir masukkan tepung, garam serta bumbu rempah2
  5. Aduk semua bahan hingga tercampur rata menggunakan mixer speed 1
  6. Kocok dengan speed roti (mixer Bosch speed 3) selama 9-11 menit hingga adonan kalis.
  7. Tambahkan dry fruit dan campur dengan tangan saja, bentuk bulat.
  8. Pindahkan adonan roti (tidak apa2 bila masih agak lengket) ke bowl yang telah diolesi sedikit minyak
  9. Diamkan selama kurang lebih 1.5 jam
  10. Setelahnya bagi2 adonan sesuai selera. Hasil akhir sekitar 1.200 gram, bisa menjadi 20 bulatan @60 gram, 11 bulatan @107 gram, bisa bentuk seperti roti kasur atau taruh di cup-cup
  11. Setelah adonan mengembang 2-3x lipat, (kurang lebih 30 menitan), panggang dan tidak usah olesi apa2 selama kurang lebih 10-15 menit
  12. Panas-panas olesi butter atau margarin, bisa dikasih simple syrup atau tabur gula kelapa/gula palem juga enak

Bagea Kenari Gula Merah

Bagea adalah snack / camilan khas dari Ambon, dan Manado / Sulawesi juga sih… aku dapat resep ini fb group DD, thanks to Monalisa Bayhakie Idris dan Smart Jundi juga Riyas Irmadona untuk share dan mempopulerkan resep bagea ini.

Tapi sayangnya aku baru2 aja bacanya, ternyata sudah diposting sebelum bulan puasa malah. Resep Bagea yang dishare ini sepertinya yang Bagea Manado, bagea Manado ada yang pakai kenari ada yang tidak. Kalau bagea Ambon lebih keras teksturnya tapi enakkk (ada 2 versi yang sama2 keras, yang lonjong coklat dan yang bulat kerass banget kenarinya berasa banget). Oh iya kalau di Manado sih gak pakai wijen. Teksturnya udah dapat seperti bagea tapi masih penasaran gimana rasanya kalau tambah tepung mocaf ataupun larut. Gegara ada yang posting dan bilang lebih enak kalau pakai tepung mocaf. Kalau pakai tepung sagu, kue ini mirip kue bangkit (Sumatera punya).

Tepung larut / ararut / arrowroot banyak terdapat di Surabaya, di Jakarta yang jual di tbk/kursus Fortuna Jl. Ketapang, kalau mau beli banyak ambil dari Yogya dan tepung larut ini bagus banget buat penderita diabetes. Jadi inget bu Oemi yang selalu borong banyak tepung larut untuk si bapak yang terkena diabetes.

Kemarinan aku coba bikin bagea ini dan aku pakai kenari cincang sebanyak 50 gram, semilir sih rasa kenarinya, besok2 kalau bikin lagi aku mau coba tambahkan kenari lagi dan juga menggunakan tepung mocaf, kebetulan baru aja dapat hibahan tepung mocaf dari mbak Yanti. Aku kasih coba si Bagea ke mbak Yanti dan dia langsung suka banget sama si Bagea.

Bagea Kenari Gula Merah

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml (41 gram) susu cair
  • 300 gram tepung sagu (aku pakai tepung tapioka Alini karena adanya hanya itu), sangrai (setelah disangrai berat tepung kira2 menjadi 275 gram)
  • 25 gram tepung terigu protein rendah
  • 100 gram gula merah (aku menggunakan gula kelapa)
  • 50 gram gula halus
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bubuk kayumanis
  • 50 gram butter (aku tambahkan minyak 12 gram)
  • biji wijen untuk taburan

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 150 derajat Celcius.
  2. Campur telur, gula merah dan susu, aduk rata menggunakan whisk.
  3. Masukkan butter (kalau aku: aku cairkan butternya) ke campuran telur, gula merah dan susu cair. Kemudian masukkan ke campuran bahan kering, aduk2 hingga menyatu lalu uleni dengan tangan sebentar hingga adonan bisa dibentuk.
  4. Diamkan sekitar 10 menit.
  5. Bentuk sesuai selera
  6. Taburi dengan wijen
  7. Panggang kurang lebih 30-45 menit

 

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar”. Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang deh 🙂

Golden Brown Granola

Bahan :

250 gram rolled oats

150 gram sliced almond

100 gram pumpkin seed

50 gram coconut flakes

90 gram light brown sugar

45 gram olive oil

75 gram maple syrup (atau honey)

50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)

salt secukupnya

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

2. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 1 jam.

3. Tambahkan dry fruit, panggang lagi sekitar 20-30 menit.

4. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Almond Rocher | Almond Balut Coklat

Resep Almond Rocher ini membuatku penasaran, sekilas seperti Chocolate Rocher gitu khan ya namanya, apakah hasilnya juga seperti itu? Karena rasa penasaranku itulah, aku coba membuatnya tidak lama setelah melihat resepnya di blognya Dona, ga sampai 1 minggu lho, weleh cepat ya hahaha

Dan rasa penasaranku terjawab sudah, setelah mencoba membuatnya, ternyata membuat balutan Almond Rocher ini seperti membesta Telur Gabus. Aku tuh dulu suka banget si Telur Gabus dan sempat bikin beberapa kali buat camilan sendiri. Kadang kalau kebanyakan air, atau ukurannya tidak tepat, bisa dipastikan hasil membestanya kurang bagus, gulanya itu tidak keluar cantik melainkan basah gitu…

Aku jadi pengen coba bagaimana hasilnya membuat Almond Rocher dengan metode seperti membesta Telur Gabus. Kapan-kapan ah kalau sempat aku bikin.

Oh iya di resepnya Dona, almondnya khan tidak dipanggang atau disangrai terlebih dahulu ya, jadi wonder bagaimana caranya si almond akan matang sementara panggangnya 5-7 menit di suhu 200 derajat Celcius. Oh mungkin karena cuma sedikit ya , 150 gram, aku biasa panggang 500 gram almond hehe dan memakan waktu 40-60 menit di suhu 125-140 derajat Celcius. Kapan2 aku coba di suhu 200 dercel deh…

Almond Rocher

Bahan:

  • 150 gr almond yang terisi kasar dan panjang-panjang
  • 50 gr syrup gula (50 gr gula + 20 gr air di masak)
  • 20-25  gr gula halus
  • 100 gr milk atau dark couverture (tempered)

Cara membuat:

  1. Buat syrup gula, setelah gula larut dengan air, dan sedikit berkurang airnya, masukan almondnya campur dan aduk rata sehingga semua almond terkena syrup dan menjadi lembab.
  2. Taburi dengan gula halus, sehingga semua almond terlapisi oleh gula halus.
  3. Letakan di loyang, panggang dengan suhu 200 derajat sampai kuning keemasan, kira-kira 5-7 menit. Aduk sekali-sekali.
  4. Dinginkan.
  5. Campur almond yang telah kita panggang dengan chocolate leleh yang masih hangat.
  6. Cetak dengan cara mengambil campuran di atas mengggunakan 2 buah sendok.
  7. Letakan di atas baking paper, dan diamkan sampai set.

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 | Cerita Beli Mixer Bosch dan Kirim ke Australia, Kenapa Tidak?

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 Awal Februari 2018 seorang ibu dengan nomor telepon berawalan +61 menghubungiku, dari komunikasi berikutnya aku tahu namanya ibu Yani, asli Indonesia dan tinggal di Australia. Bu Yani bertanya-tanya soal mixer Bosch, mixer roti yang oke banget untuk ngemix adonan roti juga cake.

Perbincangan berlanjut di WA dan menanyakan harga Mixer Bosch MUM 6N11, juga membicarakan kemungkinan kirim mixer Bosch ke Australia, ongkos kirim si mixer Bosch, ekspedisi yang dipakai dan waktu pengiriman. Terus terang, aku belum pernah lho kirim-kirim mixer Bosch ke luar Indonesia, barang lain pun belum pernah sih xixi jadi ini adalah pengalaman pertama untuk mengirim barang ke luar negeri. Oh kalau surat2 sih pernah hahaha eh iya sama satu souvenir aku pernah kirim ke luar negeri buat pen palku di Amrik sana tapi lupa kena berapa duluuuu bangett…

Aku heran juga sih kenapa mau beli mixer Boschnya malah dari Indonesia ya, apakah di sana tidak ada si mixer Bosch? hehe Atau merk lainnya yang juga oke pasti ada khan? Atau karena bu Yani tahu banget kalau mixer Bosch memang mixer yang dia butuhkan yang memang andal dalam mengaduk adonan roti, ataupun adonan cake, jadi buat apa cari-cari yang lain kalau sudah ketemu mixer yang mumpuni? Atau karena harga si Mixer Bosch MUM 6N11 suitable atau masuk di budgetnya? Hehehe itu perkiraan saya lho dan sewaktu kutanyakan ke bu Yani, jawab beliau, “di sini gak ada mixer Bosch, Femmy”. Wah wonder juga sih kenapa di Australia gak dijual yak si mixer Bosch.

titip beliin cetakan Serabi Signora juga, jadi agak lama karena aku khan mesti antar anak les, dll juga bu hehehe

So, akhirnya deal ibu Yani membeli mixer Bosch dariku, (oh iya saat ini harga mixer Bosch Universal MUM 6N11 Rp 5.820.000, free ongkir Jadetabek, rencana 1 Agustus nanti akan naik sekitar 20% ) dan lanjutlah aku cari ekspedisi untuk kirim ke Aussie. Duh sebenarnya kerjaan banget ya tapi gpplah buat customer xixi Sebenarnya saya Cuma menanyakan ke MSA Cargo sih, sama cari2 informasi langsung ke bandara, yang ternyata harus lewat agen, yang mihilnya sama aja dengan MSA Cargo atau malah bisa lebih. Xixixi jalan-jalan ke bandara, bukan ke tempat wisata J

Oh iya bu Yani titip minta tolong belikan cetakan pastel, yang kucari2 ada di tokopedia. Ya sudah sekalian kubelikan deh

ini cetakan pastel yang dibeli di tokopedia

Akhirnya kirimnya lewat POS Indonesia juga, dan perkiraan waktu kirim sekitar 2 bulan, yang kenyataannya gak sampai 2 bulan sih. Kirim tanggal 23 Maret dan tiba 11 Mei 2018 which is 1.5 bulan tepatnya yaa… Jadi ada perkiraan kalau besok2 ada yang pesan lagi dari Aussie hahaha

Mixer Bosch Universal MUM 6N11-nya seperti ini, harga Rp 5.820.000 realnya gak kefoto tapi udah kukirim videonya kalau mesinnya sudah dicoba dan ok nyala

Setelahnya bu Yani masih menanyakan alat masak lainnya seperti blender, dll, padahal di sana banyak khan bu xixi tapi gpp kok bu kalau besok2 mau pesan alat masak lainnya lagi, si Femmy siyap hahaha Makasih order mixer Boschnya ya bu Yani, semoga bermanfaat dan awet si mixer. Kalau kenapa2 bingung deh servicenya…

Btw buat yang mencari Mixer Bosch Universal MUM 6N11 ini, silakan WA aku ya di 087881060909 atau add FB Femmy Jaco (kalau add fb, inbox dulu ya) atau bisa juga IG @kaliskukis

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Bogor

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Bogor. Yup buat warga Bogor dan sekitarnya, bila mencari Mixer Bosch tidak usah jauh-jauh, di toko Kalis Kukis juga bisa lho xixi Jadi ceritanya ini latepost banget2, 5 bulan lalu seorang teman kursus menghubungi aku dan menanyakan informasi mixer Bosch. Setelah bertanya-tanya harga, feature dan lan-lain si Bosch, sepakatlah minta dikirim si mixer Bosch 🙂 dan pembayaran dilakukan di tempat atau istilahnya COD (Cash on Delivery)

Jadilah beliau menjual eh membeli si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 dan COD di rumahnya di Bogor, tepatnya di Perumahan Golf Estate Bogor Raya. Memasuki rumahnya yang asri dan interiornya yang sederhana tapi keren, sungguh saya kagum 🙂 mau fotoin rumahnya tapi tak etislah yaaa, pokoknya keren deh rumahnya, oh iya namanya mbak Endang 🙂

Mixer Bosch Universal 6N11 bersanding dengan Kitchen Aid Artisan Hijau cantik 🙂

Satu hal yang membuat saya tidak enak hati, sebenarnya saya tuh lupa pernah ketemu sebelumnya (maafkan saya ya mbak Endang, saya mah memang begitu orangnya, pelupaan hehe nama teman2 anakku aja hampir semua lupa lagi, lupa lagi, kecuali beberapa orang saja yang selalu teringat). Sementara mbak Endang masih teringat sama saya, duh lain kali harus lebih benar2 memperhatikan #peresotak Oh iya di meja ruang makan mbak Endang, telah terdisplay dengan cantiknya si mixer Kitchen Aid, yang menurut mbak Endang memang lebih enak untuk membuat aneka cake tapi untuk roti kurang oke. Itu sebabnya mbak Endang membeli si mixer Bosch dari saya. Dan saya menjual mixer Bosch di Bogor juga xixi bahkan bisa COD khan…

Akhir kata, makasih banyak order mixer Boschnya ya mbak Endang, sukses selalu buat mbak Endang dan keluarga, sehat2 selalu beserta putri2 cantiknya 🙂

Buat yang mau ikutan order Mixer Boschnya, silakan WA aku ya di 0878-8106-0909 atau add FB aku Femmy Jaco (di fb jarang2 jualan sih aku hahaha) Oh iya, harga si Mixer Bosch akan naik di bulan Agustus 2018 nanti, jadi bila sudah ada rencana ingin meminang si Bosch, yukk disegerakan sebelum benar2 naik harga yang bisa sampai 20% itu 🙂

salah satu sudut Perumahan Bogor Golf Estate yang cantik 🙂 eh tapi saya datangnya saat malam hari sih, ini courtesy google hehe