Category Archives: Cookies from Kalis Kukis

Membuat Cincau Hijau

Ada yang pernah membuat Cincau sendiri? Ternyata membuatnya gampang2 susah yaa, baru-baru aku lagi suka bikin cincau, gegara lihat pohonnya yang lebat di depan rumah sohibku. Padahal dekat rumah ada tapi ga kepengenan, hanya pas mood bikin baru deh kepengenan bikin hahaha

Pohon cincau ada 2 macam, cincau hijau dan cincau hitam. Cincau hijau pun ternyata banyak macam, ada pohon cincau hijau yang pohon, ada yang merambat dan ada yang agak berbulu. Mungkin ada jenis lain lagi yang tidak kutahu.

Pas bikin pertama aku taruh airnya kebanyakan jadi cair banget, jadi sih jadi tapi yang bisa langsung diseruput gitu minumnya bukan disendokkin wkwkwk percobaan kedua gagal, cincaunya berwarna coklat dan cair, sepertinya karena aku seduh dengan air panas wkwkwk

Cincau yang kugunakan adalah yang berasal dari Pohon Cincau Hijau ini.

Percobaan ketiga tetap cair, percobaan ke-4 lumayan padat tapi susah disendoknya, tidak seperti yang dijual abang2 cincau itu tapi menurutku udah paling oke hahaha seneng banget donk bisa bikin cincau sendiri, lebih sehat tanpa tambahan apa-apa…

Cincau Hijau

Bahan dan alat :

  • Daun cincau 20 lembar
  • Air matang 1.5 gelas
  • Lemon
  • Baskom
  • Saringan
fotonya saat percobaan ke-3, yang terakhir lebih padat dan kenyal dari ini

Cara membuat :

  1. Ambil 20 helai daun cincau hijau. Bersihkan, taruh di wadah. Robek2 daunnya.
  2. Tambahkan air matang hangat (air hangat ya bukan yang mendidih) ke dalam baskom sesuai selera, aku kasih 1.5 gelas air.
  3. Remas-remas daun cincau sampai mengeluarkan gel berwarna hijau. Remas yang kuat dan juga lama (percobaan ke-4 aku membejek2 si daun kurang lebih 35 menit). Tidak apa bila mengeluarkan busa, karena nantinya pun ga pengaruh ke hasilnya.
  4. Beri perasan lemon, gunanya supaya tidak langu, lalu simpan di kulkas.
  5. Cincau hijau siap dikonsumsi sekitar semalaman (aku buat malam dan paginya sudah jadi).

 

Berikutnya aku akan buat cincau lagi, dari pohon cincau hijau merambat ini 🙂

Biji Ketapang Tanpa Telur

Biji Ketapang  merupakan camilan yang mudah membuatnya, murah serta enak. Tahun 2012 pernah aku share resep dari tanteku di  sini dan kini aku buat menggunakan resep Fah Umi Yasin yang terkenal itu.

Untuk rasa tidak terlalu manis, tekstur juga oke empuk dan renyah, topp buat bakulan.

Biji Ketapangku ga cakep yak, ga konsisten, ada yang besar dan ada yang kecil hahaha

Biji Ketapang

  • 250 gr terigu
  • 1 sdm tepung maizena
  • 75 gram blueband cake cookie, cairkan
  • 40 gr gula
  • 3 sdm kelapa kering, kalau fresh yang kelapa basah pakai 5 sdm(aku pakai kelapa sangrai 6 sdm).
  • 1/4 sdt garam
  • 100 ml air / secukupnya, kalau kelapa kering pas, kalau kelapa basah mungkin kurangi takaran airnya.

Caranya :

Campur adonan jadi satu uleni sampai kalis bentuk memanjang potong pakai gunting siap untuk digoreng.

Kue Kering Lebaran 2019

Puji Tuhan tahun 2019 ini aku masih diberi kesehatan sehingga bisa menyediakan kue kering Lebaran buat para pelangganku.

Berikut ini listnya:

1. Cheese Button Rp 125.000

Kue kering andalan Kalis Kukis ini menjadi favorit banyak pelanggan Kalis Kukis, sejak resepnya dishare belasan tahun lalu, banyak bakulan yang telah mencobanya dan banyak juga yang “nyerah” karena kata mereka sih hasilnya tidak se-OK buatanku (jiahhhh) akhirnya ordernya ke aku juga xixi padahal dah pernah latbar bersama lho, baik di NCC maupun di komunitas lain. Memang sih bikin si Cheese Button ini kudu n wajib sabar karena lama, namun hasil akhirnya worthed banget karena rasanya yang endesss bangettt…

Ada testimony seorang teman yang mengatakan kalau dia rajin membeli CB yang dibuat di bakulan lain tapi favoritnya tetap buatannya Kalis Kukis.

Oh iya, Cheese Button ini ada dijual juga di Pand’or dengan nama Cheese Baton dan harga di sana 2x lipat lebih harga yang dijual Kalis Kukis. Ya, per toplesnya 290rb lho, trus rasa Cheese Baton-nya Pand’or dominan manis

2. Kastengels Rp 120.000

Kue kering jaman old dengan rasa asin gurihnya keju tua campuran keju edam dan parmesan sehingga berimbang rasanya. Testimony seorang teman yang mencari kastengels yang mirip buatan mamanya alm. dan menemukannya di kastengels Kalis Kukis.

3. Nastar #limited order Rp 115.000

Nastar dengan campuran butter wijsman dan golden, isian selai homemade, dibuat 1 minggu sebelum Lebaran jadi beneran terbatas bikinnya. Oh iya ada campuran parutan cheddar cheese di dalamnya, bila tidak ingin keju dalam adonannya, bisa direquest

4. Chocolate Chips Rp 95.000

Chocolate Chips yang katanya sih mirip-mirip Famous Amos, dibuat dari campuran dark chocolate, almond serta brown sugar

5. Sagu Keju Rp 95.000

Kue kering favorit dengan tekstur renyah crispy, beneran yummy lho perpaduan keju dan tepung sagu yang ringan, lumer di mulut, oh iya yang ini tidak pakai santan membuatnya jadi tidak mudah melempem gitu

6. Lemon Cookies Rp 95.000

Lemon Cookies terbuat dari fresh lemon juice dan parutan lemon serta filling kenari paste. Buat yang menggemari lemon atau sour cookies, pasti suka cookies ini.

7. Putri Salju Green Tea Rp 95.000

Putri Salju dengan campuran kacang mede dan green tea menjadikan Putri Salju yang lain dari yang lain 🙂

8. Peanut Cookies Rp 90.000

Kue kering kacang tanah ini menggunakan kacang tanah yang dipanggang, topping wijen menjadikan rasanya lebih istimewa dan dengan manis yang pas, istimewa lho rasanya

9. Cheese Stick Rp 75.000 (per pack isi 500 gram)

Cheese Stick Kalis Kukis terbuat dari campuran 3 macam keju, 2 macam old cheese dan processed cheese. Renyah dan berasa bangettt kejunya. Digoreng menggunakan minyak goreng kemasan dan hanya dipakai sebanyak 2x. Cocok sebagai suguhan di hari Raya dan anak-anak biasanya menyukainya.

Note:

  • Bahan yang digunakan halal (butter : campuran wijsman dan golden churn, keju : edam ayam emas dan parmesan dari anchor dan kraft cheddar processed cheese )
  • Dibuat tanpa bahan pengawet, perenyah dan minim pewarna (pemakaian pewarna egg yellow hanya untuk topping sebanyak 1-2 tetes)
  • Kue dikemas dalam toples standar ukuran 450 gram (easy-top 1008) toples tebal dan tidak mudah pecah
  • Kue available di akhir Mei 2019
  • Dikirim dari Koja/Kelapa Gading, Jakarta Utara
  • Ongkos kirim menggunakan kurir online atau kurir kue untuk area Jabodetabek
  • Transaksi bisa juga via Tokopedia
  • Reseller is welcomed
  • Pemesanan :

SMS/WA 087881060909

FB : Femmy Jaco

FP : kaliskukis

IG : @kaliskukis

 

 

 

 

 

Chocolate Stick Cookies

Chocolate Stick Cookies ini sudah terkenal sejak beberapa tahun lalu tapi saat itu aku kok ga tertarik mencobanya ya…

Namun setelah bertanya ke mbak Yanti cookies apa yang enak selain nastar, kastengels dll yang udah umum dan beliau menyebutkan Chocolate Stick Cookies ini. Lantas segera deh aku browsing resepnya dan ketemu dari blognya bunda Nina

Langsung deh aku eksekusi, hasilnya iya bener ternyata enakkk, anakku suka, ponakanku suka dan adikku juga suka. Malah udah ada yang mau beli xixixi jadi semangat bikinnya deh 🙂

CHOCOLATE STICK COOKIES
 
Bahan A :
  • 200 gr butter
  • 100 gr margarin
  • 4 sdm gula pasir halus
  • 2 kuning telur
  • 1 telur utuh
  • 1/2 sdt vanilla
Bahan B :
  • 450 gr tepung terigu protein rendah
  • 40 gr susu bubuk full cream

Bahan C

  • 275-300 gr chocolate stick atau secukupnya, potong jadi 2 bagian

Bahan D (olesan) :
1 kuning telur + 3 sdm susu cair

Cara Membuat :
1. Campur dan kocok bahan A hingga asal rata saja.
2. Masukkan bahan B sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok kayu.
3. Ambil adonan, gulung dengan ketebalan sekitar 5 mm kemudian potong dengan ukuran sebesar coklat stik.

Melted Snow White or Putri Salju Melted

Snow White Cookies atau Putri Salju Cookies adalah salah satu kue kering favorit yang banyak disuka orang. Aku juga sukaa karena manisnya dan campuran kacang mede membuat kukis satu ini mendapat tempat di hati banyak penggemar kukis. Dan aku sebetulnya lebih suka bila kacang medenya tidak diblender terlalu halus, agak kasar2 gitu jadi teksturnya kreyes kreyes gitu… tergantung selera sih ya hahaha

Oh iya Putri Salju ini melted di mulut lho, jadi tambah suka makannya hehehe

Putri Salju Melted

Bahan :

  • 80 gram margarin
  • 180 gram butter
  • 30 gram gula tepung
  • 1 putih telur
  • 250 gram kacang mede yang sudah dipanggang dan diblender
  • Campur dan ayak bahan kering:
  • 260 gram tepung terigu
  • 30 gram maizena
  • 30 gram susu bubuk

Bahan taburan :

  • 160 gram gula dingin (gula donat)
  • 40 gram susu bubuk

Cara membuat :

  1. Kocok margarin, butter dan gula halus hingga tercampur rata, sekitar 40 detik.
  2. Tambahkan kacang mede halus dan juga bahan kering.
  3. Aduk rata hingga adonan menjadi kalis, lalu giling sesuai ketebalan yang diinginkan, cetak dengan cetakan bulan sabit.
  4. Panggang dengan suhu 150 derajat Celcius selama sekitar 30 menitan.

Cheese Almond Cookies

Masih punya tepung gluten free yang kubeli di Club Sehat, dan pas lihat2 buku resep ketemu resep cookies yang simple banget, jadi deh bikin… Tepung terigunya aku ganti dengan tepung gluten free semua, tetap enakk rasanya mirip2 cookies Bagea yang pernah kubikin waktu kapan itu.

Mayan deh buat ngemil2 cantik saat pagi atau sore hari hehe

Cheese Almond Cookies

Bahan :

  • 125 gram almond slice, cincang kasar
  • 50 gram cream cheese, kocok lembut
  • 80 gram mentega
  • 20 gram margarin
  • 75 gram gula pasir halus
  • 1 putih telur
  • 2 kuning telur
  • 165 gram tepung non gluten
  • 25 gram maizena

Cara membuat :

  1. Kocok mentega, margarin dan gula selama kurang lebih 3 menit.
  2. Masukkan cream cheese, kocok rata.
  3. Tambahkan telur satu per satu sambil dikocok rata.
  4. Masukkan tepung, maizena sambil diayak dan diaduk rata.
  5. Sendokkan adonan, atau bentuk sesuai selera, gulingkan di atas almond cincang. Letakkan di atas Loyang yang dioles margarin.
  6. Oven dengan api bawah dengan suhu 150 derajat Celcius selama 40 menit atau hingga matang.

 

Jual Oven Galaxy di Ambon | 0878-8106-0909 Femmy

Berawal di bulan Maret 2016 seorang bapak bernama pak Edy yang tinggal di Ambon, menelponku dan menanyakan mengenai panci presto ISA. Trus beliau juga bertanya2 soal mixer, oven Galaxy dan alat baking lainnya, rupanya beliau ada rencana membuka café di sana. Kusarankan untuk membeli yang kapasitas besar sekalian supaya tidak bolak-balik beli. Eh tapi itu bila produksinya sudah banyak sih ya, si bapak yang memang hobby baking sepertinya baru coba2 baking tapi faham sih masalah peralatan baking.

Ini dia oven Galaxy-nya pak Edy yang tinggal di Ambon, ga dipacking kayu karena akan ditaruh di bagasi pesawat

Setahun berlalu, eh hampir dua tahun malah, pak Edy kembali menghubungiku, kali ini menanyakan oven listrik Galaxy dari Signora. Rupanya beliau mendapati bahwa Oven Galaxy banyak dipakai para bakul kue dan tertarik untuk membelinya. Kebetulan istri pak Edy akan berada di Jakarta eh tepatnya Karawaci tanggal 3 Januari 2019. Jadi beliau menghubungiku dan minta ovennya diantar tanggal 3 Januari.

Jadilah 3 Januari lalu delivery Oven Galaxy ke daerah Lippo Karawaci tepatnya di Taman Okinawa, untuk nantinya dibawa ke Ambon. Ternyata anaknya pak Edy berkuliah di Universitas Pelita Harapan di daerah Karawaci. Aku pun punya tante ipar yang tinggal di Karawaci yang ponakannya, hitungannya masih sepupu (walau jauh ya) yang menikah dengan teman masa kecilku di SD Mahanaim. Jadilah kuniatkan untuk mampir ke rumah tanteku itu.

Ini kukis Hias Christmas theme yang kubawakan buat ponakan2

Seusai bertemu dengan ibu Jenny, istrinya pak Eddy dan menjelaskan si oven Galaxy, aku pun meluncur ke Perumahan Palem Semi yang jaraknya hanya sekitar 4 km dari Taman Okinawa. Sampai di rumah tanteku, aku ga enak juga donk ya ga bawa apa-apa, beruntung aku bawa setoples Cheese Button dan setoples Kukis Hias, yang rencananya aku bikin parcel buat salah satu customer yang baik hati. Terpaksa diambil dulu deh, nanti aku buatkan lagi hikss Si Kukis Hias pas banget deh aku kasih karena cucu2 tanteku yang aktif banget, Mathan yang sedang liburan ke Jakarta dan Josi sangat menyukainya. Yup jadi senang banget lihat mereka makan si Kukis Hias 🙂

Ini Mathan dan Josi cucu ponakan tante Olly yang aktif2 ga bisa diem pada 🙂

Makasih order oven Galaxy-nya ya bapak Edy di Ambon, semoga bermanfaat dan awet ovennya, tambah rajin baking dan sukses mulia usahanya 🙂

Potato Almond Cookies

Lagi iseng buka majalah lama, majalah Pastry & Bakery edisi 66 tahun 2014, ketemu resep kue kering Potato Almond Cookies ini. Kebetulan pula masih punya tepung kentang sisa membuat Ayam Goreng Korea beberapa waktu lalu, daripada mubazir ya udah aku bikin kukis ini aja.

Caranya seperti biasa membuat kue kering dan cookies ini rasanya lumayan enak menurutku, renyah dan juga manisnya pas.

Potato Almond Cookies

Bahan A :

  • Gula halus           150 gra
  • Mentega              150 gram
  • Telur utuh            1 buah
  • Kuning telur        2 buah

Bahan B :

  • Tepung terigu protein rendah    200 gram
  • Susu bubuk                                        25 gram
  • Tepung kentang (Knorr)               100 gram

 Bahan C :

  • ·        Almond, potong
  •      Putih telur

Cara membuat :

1.      Kocok semua bahan A sampai lembut, lalu masukkan telur, kocok rata.

2.      Masukkan semua bahan B, aduk sampai tercampur rata.

3.      Bentuk kotak dan simpan di kulkas sampai keras, lalu poles putih telur dan tempelkan almond yang sudah dipotong, lalu panggang hingga matang.

Mangut Iwak Pe – Kejar Kuliner JS Episode 1

Dalam rangka Kejar Kuliner JS Episode 1 yang mengambil tema “Mangut Iwak Pe”, maka kuniatkan untuk memasaknya sendiri. Iwak Pe itu adalah ikan pari, yang dimasak asap. Ternyata Mangut Iwak Pe banyak didapat di daerah Jawa Tengah seperti Semarang, Yogya, dll. Padahal dalam beberapa kesempatan pernah ke Semarang dan nginap di rumah omku (alm.), terakhir daku cuma numpang tidur doank saat dari Solo harus ganti kereta karena KA yang ditabrak truck trailer di Ngawi bulan April lalu. Kecelakaan tsb menyebabkan KA delayed berjam-jam, malah 1-2 hari sehingga aku berinisiatif untuk naik KA dari Yogya atau Semarang, waktu aku berdua sama sohibku Susi. Ternyata dapatnya dari Semarang keesokan paginya, jadi malam2 ke rumah tante untuk nginep bentaran aja… Beruntung malam itu tanteku baru pulang dari Yogya, jadilah  kami bisa bermalam di rumahnya.

Saat di Semarang aku malah jarang explore makanannya, kerjanya jalan2 mulu xixi jadi Mangut Iwak Pe ini makanan baru buatku. Iwak Pe aku dapat di tokopedia, harga per potongnya Rp 6.000 dan minimal pembelian 10 potong. Mayan deh ya daripada jauh2 ke Pasar Modern di Serpong sana.

ini beli di tokped, minimal 10 potong @6.000

Oh iya, soal rasanya aku kok masih terpengaruh sama baunya yang ga enak, bau pipis / amoniak kalau kataku. Padahal udah direbus dulu sebentar, menurut penjualnya harus direbus sebentar sebelum diolah. Dikasih bumbu2nya lumayan banyak dan pedas, jadi baunya memang tidak sesengit sewaktu belum diolah. Tapi tetap tercium bau anehnya itu…

Ok deh ini resepnya, aku nyontek dari Diah Didi.

Mangut Iwak Pe

Bahan:

  • 10 potong daging iwak pe
  • 10 potong tempe atau tahu
  • 10 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 10 buah cabai hijau, iris tipis serong
  • 10 buah cabai merah keriting, iris tipis serong
  • 10 siung bawang merah, iris tipis
  • 5 siung bawang putih, iris tipis
  • 2 cm kencur, haluskan
  • 1 cm kunyit, haluskan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas
  • 2 buah tomat hijau, potong2 kecil
  • 1 papan petai
  • Garam dan penyedap secukupnya
  • Gula merah ½ sdm
  • 800-1000 ml santan cair/sedang

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, masukkan kencur dan kunyit halus serta semua cabai iris.
  2. Masukkan santan, dan bumbu2 lain.
  3. Masak sampai santan mendidih dan kuah agak menyusut, lalu masukkan iwak pe.
  4. Sedikit lagi proses masak selesai, masukkan tomat.
  5. Sajikan

 

Jual Oven Listrik Galaxy di Tebet, Jakarta Selatan

4 November lalu seorang ibu yang bernama Ibu Nur yang tinggal di daerah Tebet menanyakan apakah saya menjual Oven Listrik Galaxy dari Signora. Rupanya beliau telah mendengar dari teman-temannya tentang Oven Galaxy ini jadi berminat sekali untuk membelinya.

Setelah berkomunikasi selama beberapa hari, akhirnya ibu Nur sepakat untuk membeli si Oven Listrik Galaxy. Walau saya tinggal di Jakarta Utara tapi saya tuh sudah biasa ke daerah Tebet, best friendku khan tinggalnya di Manggarai, ga jauh dari Tebet dan kita kalau habis jalan2 ke mana gitu, pasti pulangnya aku antar ke Manggarai. So, masih terhitung dekat buatku xixi

Oven Galaxy mantap khan buat panggang roti 🙂

Oh iya ibu Nur juga meminta untuk didemokan penggunaan oven listrik Galaxy dari Signora jadi aku menawarkan untuk membuat roti dan bu Nur setuju. Kebetulan beliau mempunyai mixer Bosch type lama dan sejak membelinya puluhan tahun lalu, beliau tidak pernah memakainya karena tidak faham menggunakannya. Waduh sayang banget ya, punya mixer bagus tapi ga pernah dipakai karena tidak tahu cara pakainya. Jadi selama ini ibu Nur membuat roti secara manual alias menguleni dengan tangan, kebayang capeknya donk ya hehe

Jadilah sewaktu kudemokan membuat roti, maka kupakailah mixer Bosch milik ibu Nur. Dan hasilnya mantap banget lho adonan rotinya. Mengaduknya juga cepat, pokoknya keren memang mixer Bosch yaa… Setelahnya roti yang telah dibentuk dipanggang menggunakan oven Galaxy. Hasilnya bisa dilihat di foto di atas yaa…

Makasih banyak bu Nur untuk order oven Galaxy-nya ya, bila ada yang mau order dan minta didemokan, baik mixer Bosch maupun oven Galaxy-nya boleh banget lho, WA saja ya ke 0878-8106-0909 (Femmy).

ini mixer Bosch type lama milik ibu Nur