Hot Cross Buns | Membuat Roti Metode All-in

Membuat Roti Metode All-in? Bukannya biasanya bila menggunakan Metode All-in untuk pembuatan cake saja? Eh ternyata tidak juga lho Sahabat. Untuk membuat roti pun bisa. Yup, saya melihat di youtubenya Anna Olson. Duh suka deh melihat Anna Olson baking tapi sayang seribu sayang kenapa viewers ataupun subscribersnya cuma sedikit ya? Padahal resepnya beliau itu keren-keren lho, ga kalah dari Laura Vitale yang udah jutaan subscribersnya…

Anyway senang banget mengetahui metode baru membuat roti secara all-in di mana semua bahan masuk, trus tinggal tunggu sekitar 9-12 menitan, jadi kalis deh adonannya. Tapi saya menggunakan mixer Bosch ya, ga tahu kalau mixer lainnya akan berbeda lamanya adonan menjadi kalis.

Saat membuat Roti Hot Cross Buns ini, saya membuatnya bersama mbak Yanti dan beliau pun yang termasuk senior di dunia perbakingan, baru tahu kalau membuat roti bisa dengan metode all-in dan senang banget dengan hasil tekstur rotinya yang cakep. Oh iya saya menggunakan tepung protein sedang karena si Anna Olson menggunakan all purpose flour, dan memang sih logikanya volume roti akan berkurang sedikit tapi di rasa akan lebih enak karena glutennya tidak begitu tinggi. Dan benar lho, rasanya enakkk… dulu pun mama saya alm. membuat panada, bakpau hanya dengan tepung protein sedang dan bukan protein tinggi, jadi volume roti hanya bergantung pada ragi saja.

Hot Cross Buns (btw Cross-nya benar2 saya cross ya karena rotinya tidak pakai cross dari icing sugar xixi)

Sumber: Anna Olson

Bahan :

  • 180 ml susu cair, hangatkan hingga body temperature (hangatkan susu dengan api kecil sebentar saja atau masukkan susu cair ke dalam plastik tahan panas, lalu didihkan air, masukkan plastic berisi susu ke dalamnya hingga susu berasa hangat)
  • 4 sdt ragi instan
  • 80 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 560 gram tepung protein sedang
  • 125 ml minyak sayur (canola oil)
  • ¾ sdt garam
  • 1 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdt bumbu spekkoek
  • 1 sdt parutan pala atau pala bubuk (skip)
  • 1 sdt cengkeh bubuk (skip)
  • 1 sdm parutan kulit lemon (skip)
  • 100 gram dry fruit (kismis, golden raisin, cranberry, apricot, dll)

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan, kecuali dry fruit ke dalam mangkok mixer secara berurutan.
  2. Urutannya : susu cair terlebih dahulu, lalu ragi instan
  3. Tambahkan gula pasir, telur dan minyak
  4. Terakhir masukkan tepung, garam serta bumbu rempah2
  5. Aduk semua bahan hingga tercampur rata menggunakan mixer speed 1
  6. Kocok dengan speed roti (mixer Bosch speed 3) selama 9-11 menit hingga adonan kalis.
  7. Tambahkan dry fruit dan campur dengan tangan saja, bentuk bulat.
  8. Pindahkan adonan roti (tidak apa2 bila masih agak lengket) ke bowl yang telah diolesi sedikit minyak
  9. Diamkan selama kurang lebih 1.5 jam
  10. Setelahnya bagi2 adonan sesuai selera. Hasil akhir sekitar 1.200 gram, bisa menjadi 20 bulatan @60 gram, 11 bulatan @107 gram, bisa bentuk seperti roti kasur atau taruh di cup-cup
  11. Setelah adonan mengembang 2-3x lipat, (kurang lebih 30 menitan), panggang dan tidak usah olesi apa2 selama kurang lebih 10-15 menit
  12. Panas-panas olesi butter atau margarin, bisa dikasih simple syrup atau tabur gula kelapa/gula palem juga enak

Bagea Kenari Gula Merah

Bagea adalah snack / camilan khas dari Ambon, dan Manado / Sulawesi juga sih… aku dapat resep ini fb group DD, thanks to Monalisa Bayhakie Idris dan Smart Jundi juga Riyas Irmadona untuk share dan mempopulerkan resep bagea ini.

Tapi sayangnya aku baru2 aja bacanya, ternyata sudah diposting sebelum bulan puasa malah. Resep Bagea yang dishare ini sepertinya yang Bagea Manado, bagea Manado ada yang pakai kenari ada yang tidak. Kalau bagea Ambon lebih keras teksturnya tapi enakkk (ada 2 versi yang sama2 keras, yang lonjong coklat dan yang bulat kerass banget kenarinya berasa banget). Oh iya kalau di Manado sih gak pakai wijen. Teksturnya udah dapat seperti bagea tapi masih penasaran gimana rasanya kalau tambah tepung mocaf ataupun larut. Gegara ada yang posting dan bilang lebih enak kalau pakai tepung mocaf. Kalau pakai tepung sagu, kue ini mirip kue bangkit (Sumatera punya).

Tepung larut / ararut / arrowroot banyak terdapat di Surabaya, di Jakarta yang jual di tbk/kursus Fortuna Jl. Ketapang, kalau mau beli banyak ambil dari Yogya dan tepung larut ini bagus banget buat penderita diabetes. Jadi inget bu Oemi yang selalu borong banyak tepung larut untuk si bapak yang terkena diabetes.

Kemarinan aku coba bikin bagea ini dan aku pakai kenari cincang sebanyak 50 gram, semilir sih rasa kenarinya, besok2 kalau bikin lagi aku mau coba tambahkan kenari lagi dan juga menggunakan tepung mocaf, kebetulan baru aja dapat hibahan tepung mocaf dari mbak Yanti. Aku kasih coba si Bagea ke mbak Yanti dan dia langsung suka banget sama si Bagea.

Bagea Kenari Gula Merah

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml (41 gram) susu cair
  • 300 gram tepung sagu (aku pakai tepung tapioka Alini karena adanya hanya itu), sangrai (setelah disangrai berat tepung kira2 menjadi 275 gram)
  • 25 gram tepung terigu protein rendah
  • 100 gram gula merah (aku menggunakan gula kelapa)
  • 50 gram gula halus
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bubuk kayumanis
  • 50 gram butter (aku tambahkan minyak 12 gram)
  • biji wijen untuk taburan

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 150 derajat Celcius.
  2. Campur telur, gula merah dan susu, aduk rata menggunakan whisk.
  3. Masukkan butter (kalau aku: aku cairkan butternya) ke campuran telur, gula merah dan susu cair. Kemudian masukkan ke campuran bahan kering, aduk2 hingga menyatu lalu uleni dengan tangan sebentar hingga adonan bisa dibentuk.
  4. Diamkan sekitar 10 menit.
  5. Bentuk sesuai selera
  6. Taburi dengan wijen
  7. Panggang kurang lebih 30-45 menit

 

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar”. Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang deh 🙂

Golden Brown Granola

Bahan :

250 gram rolled oats

150 gram sliced almond

100 gram pumpkin seed

50 gram coconut flakes

90 gram light brown sugar

45 gram olive oil

75 gram maple syrup (atau honey)

50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)

salt secukupnya

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

2. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 1 jam.

3. Tambahkan dry fruit, panggang lagi sekitar 20-30 menit.

4. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Almond Rocher | Almond Balut Coklat

Resep Almond Rocher ini membuatku penasaran, sekilas seperti Chocolate Rocher gitu khan ya namanya, apakah hasilnya juga seperti itu? Karena rasa penasaranku itulah, aku coba membuatnya tidak lama setelah melihat resepnya di blognya Dona, ga sampai 1 minggu lho, weleh cepat ya hahaha

Dan rasa penasaranku terjawab sudah, setelah mencoba membuatnya, ternyata membuat balutan Almond Rocher ini seperti membesta Telur Gabus. Aku tuh dulu suka banget si Telur Gabus dan sempat bikin beberapa kali buat camilan sendiri. Kadang kalau kebanyakan air, atau ukurannya tidak tepat, bisa dipastikan hasil membestanya kurang bagus, gulanya itu tidak keluar cantik melainkan basah gitu…

Aku jadi pengen coba bagaimana hasilnya membuat Almond Rocher dengan metode seperti membesta Telur Gabus. Kapan-kapan ah kalau sempat aku bikin.

Oh iya di resepnya Dona, almondnya khan tidak dipanggang atau disangrai terlebih dahulu ya, jadi wonder bagaimana caranya si almond akan matang sementara panggangnya 5-7 menit di suhu 200 derajat Celcius. Oh mungkin karena cuma sedikit ya , 150 gram, aku biasa panggang 500 gram almond hehe dan memakan waktu 40-60 menit di suhu 125-140 derajat Celcius. Kapan2 aku coba di suhu 200 dercel deh…

Almond Rocher

Bahan:

  • 150 gr almond yang terisi kasar dan panjang-panjang
  • 50 gr syrup gula (50 gr gula + 20 gr air di masak)
  • 20-25  gr gula halus
  • 100 gr milk atau dark couverture (tempered)

Cara membuat:

  1. Buat syrup gula, setelah gula larut dengan air, dan sedikit berkurang airnya, masukan almondnya campur dan aduk rata sehingga semua almond terkena syrup dan menjadi lembab.
  2. Taburi dengan gula halus, sehingga semua almond terlapisi oleh gula halus.
  3. Letakan di loyang, panggang dengan suhu 200 derajat sampai kuning keemasan, kira-kira 5-7 menit. Aduk sekali-sekali.
  4. Dinginkan.
  5. Campur almond yang telah kita panggang dengan chocolate leleh yang masih hangat.
  6. Cetak dengan cara mengambil campuran di atas mengggunakan 2 buah sendok.
  7. Letakan di atas baking paper, dan diamkan sampai set.

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 | Cerita Beli Mixer Bosch dan Kirim ke Australia, Kenapa Tidak?

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 Awal Februari 2018 seorang ibu dengan nomor telepon berawalan +61 menghubungiku, dari komunikasi berikutnya aku tahu namanya ibu Yani, asli Indonesia dan tinggal di Australia. Bu Yani bertanya-tanya soal mixer Bosch, mixer roti yang oke banget untuk ngemix adonan roti juga cake.

Perbincangan berlanjut di WA dan menanyakan harga Mixer Bosch MUM 6N11, juga membicarakan kemungkinan kirim mixer Bosch ke Australia, ongkos kirim si mixer Bosch, ekspedisi yang dipakai dan waktu pengiriman. Terus terang, aku belum pernah lho kirim-kirim mixer Bosch ke luar Indonesia, barang lain pun belum pernah sih xixi jadi ini adalah pengalaman pertama untuk mengirim barang ke luar negeri. Oh kalau surat2 sih pernah hahaha eh iya sama satu souvenir aku pernah kirim ke luar negeri buat pen palku di Amrik sana tapi lupa kena berapa duluuuu bangett…

Aku heran juga sih kenapa mau beli mixer Boschnya malah dari Indonesia ya, apakah di sana tidak ada si mixer Bosch? hehe Atau merk lainnya yang juga oke pasti ada khan? Atau karena bu Yani tahu banget kalau mixer Bosch memang mixer yang dia butuhkan yang memang andal dalam mengaduk adonan roti, ataupun adonan cake, jadi buat apa cari-cari yang lain kalau sudah ketemu mixer yang mumpuni? Atau karena harga si Mixer Bosch MUM 6N11 suitable atau masuk di budgetnya? Hehehe itu perkiraan saya lho dan sewaktu kutanyakan ke bu Yani, jawab beliau, “di sini gak ada mixer Bosch, Femmy”. Wah wonder juga sih kenapa di Australia gak dijual yak si mixer Bosch.

titip beliin cetakan Serabi Signora juga, jadi agak lama karena aku khan mesti antar anak les, dll juga bu hehehe

So, akhirnya deal ibu Yani membeli mixer Bosch dariku, (oh iya saat ini harga mixer Bosch Universal MUM 6N11 Rp 5.820.000, free ongkir Jadetabek, rencana 1 Agustus nanti akan naik sekitar 20% ) dan lanjutlah aku cari ekspedisi untuk kirim ke Aussie. Duh sebenarnya kerjaan banget ya tapi gpplah buat customer xixi Sebenarnya saya Cuma menanyakan ke MSA Cargo sih, sama cari2 informasi langsung ke bandara, yang ternyata harus lewat agen, yang mihilnya sama aja dengan MSA Cargo atau malah bisa lebih. Xixixi jalan-jalan ke bandara, bukan ke tempat wisata J

Oh iya bu Yani titip minta tolong belikan cetakan pastel, yang kucari2 ada di tokopedia. Ya sudah sekalian kubelikan deh

ini cetakan pastel yang dibeli di tokopedia

Akhirnya kirimnya lewat POS Indonesia juga, dan perkiraan waktu kirim sekitar 2 bulan, yang kenyataannya gak sampai 2 bulan sih. Kirim tanggal 23 Maret dan tiba 11 Mei 2018 which is 1.5 bulan tepatnya yaa… Jadi ada perkiraan kalau besok2 ada yang pesan lagi dari Aussie hahaha

Mixer Bosch Universal MUM 6N11-nya seperti ini, harga Rp 5.820.000 realnya gak kefoto tapi udah kukirim videonya kalau mesinnya sudah dicoba dan ok nyala

Setelahnya bu Yani masih menanyakan alat masak lainnya seperti blender, dll, padahal di sana banyak khan bu xixi tapi gpp kok bu kalau besok2 mau pesan alat masak lainnya lagi, si Femmy siyap hahaha Makasih order mixer Boschnya ya bu Yani, semoga bermanfaat dan awet si mixer. Kalau kenapa2 bingung deh servicenya…

Btw buat yang mencari Mixer Bosch Universal MUM 6N11 ini, silakan WA aku ya di 087881060909 atau add FB Femmy Jaco (kalau add fb, inbox dulu ya) atau bisa juga IG @kaliskukis

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Sebagai penyuka drama Korea, aku juga suka kuliner Korea. Menurutku makanan orang Korea itu sehat-sehat, lebih banyak sayurnya atau dalam setiap hidangan, pasti ada unsur sayur mentahnya, seperti di kita lalapan gitu…

Beberapa kali mencoba makanan Korea di resto (yang terjangkau kantongku pastinya hehe) seperti Mujigae, Kyochon di Kelapa Gading membuatku menyukai Bibimbap (nasi campur ala Korea), toppoki ataupun miyeok guk (sup rumput laut). Juga jadi pengen mencoba bikin sendiri beberapa masakan Korea. Karena itulah aku suka menonton youtubenya Maangchi. Melihatnya memasak kok kayaknya enak banget yakkk dan mudah pula.

Masakan pertama yang kucoba adalah Honey Butter Fried Chicken, Ayam Goreng Madu n Mentega ala Korea, karena bahan2nya mudah didapat dan caranya juga mudah.

Dibanding fried chickennya Shilin, lebih enak resepnya Maangchi ini lho. Shilin punya tuh lebih crispy cenderung keras kalau menurutku sementara ini crispy saja. Satu catatanku: bila ayamnya terlebih dahulu dimarinate akan lebih enak lagi, lebih meresap bumbunya. Jadi next kalau bikin lagi, bakal aku marinate dulu si ayamnya.

Callista suka Fried Chicken ini, walaupun lebih manis daripada Ayam Bakar Madu favoritnya, next mesti aku kurangi gulanya kali yaaa, overall dia suka sih dan moga2 bisa bikin lagi next time.

Moga2 aku terus dalam “rajin mode on” yak sehingga bisa mencoba masakan Korea lainnya 🙂

ini penampakan ayam masih setengah matang dan diangkat

penampakan ayam yang sudah matang

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Resep ini untuk sekitar 1 kg ayam tapi menurutku 800 gram ayam juga ok.

Bahan :

  • 800 gram – 1 kg ayam (chicken wings, potong 2 bagian)
  • ½ sdt garam
  • ¼ sendok teh bubuk merica hitam
  • 2 butir telur
  • ¼ cup tepung kentang
  • ¼ cup all purpose flour (saya pakai tepung segitiga)
  • ½ sendok the baking powder
  • ¼  cup pumpkin seeds (optional) saya sih gak pakai
  • 4 cups cooking oil

Bahan honey butter sauce:

  • 2 sendok makan butter
  • 2 siung bawang putih, haluskan atau geprek saja
  • ¼ cup brown sugar
  • 2 sendok teh soy sauce
  • 2 sendok teh madu

Cara membuat :

  1. Taruh ayam di mangkuk dan taburkan garam serta merica bubuk, aduk rata.
  2. Masukkan telur dan tambahkan tepung kentang, all purpose flour dan baking powder.
  3. Aduk rata dengan tangan, sisihkan.
  4. Goreng ayam hingga matang tapi tidak usah hingga matang benar. Angkat.
  5. Ulangi menggoreng sekali lagi untuk membuatnya lebih crispy.
  6. Siapkan sausnya
  7. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan soy sauce, madu dan brown sugar, masak saus dengan api kecil saja hingga berbuih.
  8. Masukkan ayam yang telah digoreng.
  9. Matikan api, aduk hingga saus tercampur rata.

Proyek Kuker Lebaran 2018 | Tukang Kue Galau

Pernah dengar Tukang Kue Galau? Kalau belum, ya itulah aku xixi Status ini kuposting di fbku tanggal 23 Mei 2018, sementara puasa sudah lebih dari seminggu, (Lebaran tanggal 15 Juni yang lalu) telat banget banget khan? wkwkwk aku posting di sini untuk pengingat tahun berikutnya hehe

Sebenarnya sudah sejak lama bebikinan ini kue keringnya, coba2 sampai hampir 10 macam kue lainnya dan akhirnya hanya 3 macam ini saja yang baru, dan saat dah fix dah telattt deh wkwkwk Sample yang disebar pun berganti, maafkeun yaa customer2ku

Orang2 udah closed order, daku baru buka order. Jadi buat yang belum order, silakan yaa… khusus harga Cheese Button naik kurang dari 10% dikarenakan harga si butter saja sudah naik 20%-an, belum lagi keju, telur, bahkan Panfix saja naiknya 50%, biasa 10rb eh ini udah 15rb saja satu-nya.

Maafkeun fotonya seadanya saja hehe dan puji Tuhan customer lama yang belum order, mulai order juga:-) Anyway bersyukur banget dengan kondisi kesehatan saat ini masih bisa terima orderan, tetap semangattt KK

1. Cheese Button Rp 125.000
Kue kering andalan Kalis Kukis ini menjadi favorit banyak pelanggan, sejak resepnya kushare belasan tahun lalu, banyak teman2 bakulan yang telah mencobanya dan puji Tuhan menjadi favorit banyak pelanggan mereka juga. Walau begitu tetap bersyukur CB tetap menjadi favorit customer setia Kalis Kukis.

Oh iya, Cheese Button ini ada dijual juga di Pan*or dengan nama Cheese Baton dan harga di sana 2x lipat lebih harga yang dijual Kalis Kukis. Ya, per toplesnya 290rb lho, trus rasanya dominan manis. Yang pernah cobain pasti setuju

2. Choco Button Green Tea – Coffee Rp 115.000
Kue kering pengembangan Cheese Button dengan base chocolate cookies dan glazur icing sugar dengan 2 rasa yang disuka jaman now : green tea dan coffee, manisnya pas dan rasanya enak Belinya hanya 1 toples tapi ada 2 rasa: Green Tea dan Coffee, tadinya hanya toppingnya saja tapi sekarang cookiesnya ada green teanya juga, jadi coklat dan green tea dan coklat dan coffee.

3. Choco Button Speculaas – Lemon Rp 115.000
Kue kering pengembangan Cheese Button dengan base chocolate cookies dan glazuur icing sugar dengan 2 rasa yang disuka jaman old: spekkoek dan lemon. Jadi 1 toples ada 2 rasa itu. Yang rasa lemon after tastenya asam lemon, yang suka asam moga2 suka yaa

4. Kastengels Rp 120.000
Kue kering jaman old dengan rasa asin gurihnya keju tua campuran keju edam dan parmesan sehingga berimbang rasanya. Testimony seorang teman yang mencari kastengels yang mirip buatan mamanya alm. dan menemukannya di kastengels Kalis Kukis.

5. Chocolate Chips Rp 95.000
Chocolate Chips yang katanya sih mirip-mirip Famous Amos, dibuat dari campuran 3 macam chocolate : chiocolate chips, milk cooking chocolate dan cokelat bubuk dan brown sugar, juga kacang almond.

6. Sagu Keju Rp 95.000
Kue kering favorit dengan tekstur renyah crispy, beneran yummy lho perpaduan keju dan tepung sagu yang ringan, lumer di mulut, oh iya yang ini tidak pakai santan membuatnya jadi tidak mudah melempem gitu

7. Cheese Stick Rp 75.000
Cheese Stick Kalis Kukis terbuat dari campuran 3 macam keju, 2 macam old cheese dan processed cheese. Renyah dan berasa banget kejunya. Digoreng menggunakan minyak goreng kemasan dan hanya dipakai sebanyak 2x. Cocok sebagai suguhan di hari Raya dan anak-anak biasanya menyukainya.

Note:
– Bahan yang digunakan halal (butter : beberapa kue campuran wijsman dan golden churn, keju : edam ayam emas dan parmesan dari anchor dan kraft cheddar processed cheese )
– Dibuat tanpa bahan pengawet, perenyah dan minim pewarna (pemakaian pewarna hanya untuk topping sebanyak 2 tetes)
– Kue dikemas dalam toples standar ukuran 450 gram (easy-top 1008) toples tebal dan tidak mudah pecah
– Dikirim dari Koja, Jakarta Utara
– Ongkos kirim menggunakan kurir online atau kurir kue untuk area Jabodetabek
-Transaksi bisa juga via Tokopedia https://www.tokopedia.com/kaliskukis
– Reseller is welcomed
– Pemesanan :
SMS/WA 0878-8106-0909
FB : Femmy Jaco
FP : kaliskukis
IG : @kaliskukis

Hokkaido Cheese Tart

Sudah lama banget euy pengen eksekusi Kue Hokkaido Cheese Tart ini. Sekali atau dua kali gitu deh beli kue ini di Kelapa Gading mall dan selalu merasa kurang, belinya cuma 1 atau 2 berdua anakku, gak puas boo secara harganya mihil xixi Iya satunya dipatok Rp 20.000 ukurannya pun gak besar, buatku itu mahal hahaha

Tiap kali lewat booth si Cheese Tart ini hampir selalu tercium wanginya yang menggoda, enakk bangettt… Kenapa juga yak dipanggangnya di booth, jadi penggoda banget deh wkwkwk Makanya begitu lihat resepnya di majalah Sedap suka banget deh dan suatu hari pasti harus cobain bikin, supaya bisa puas-puasin makannya hahaha

So, beberapa hari lalu kesampaian juga bikin Hokkaido Cheese Tart ini menggunakan resep di majalah Sedap. Untuk vlanya kurasa cukup sukses, hanya kulitnya yang aku masih kurang puas, kurang renyah gitu, apa karena mengaduknya tidak memakai pastry knife ya? Entahlah, besok2 akan kucoba buat lagi sih, masih punya sisa Cream Cheese, sayang kalau gak dibuat kue ini lagi, Callista gak kebagian soalnya xixi

Oh iya aku menggunakan loyang pizza diameter 22 atau 24 yak, pas banget untuk 1 resep ini, habisnya gak dapat loyang pie yang murah di toko Bluebell. Ada sih merk Wilton tapi mihilll boo hehe

 

Hokkaido Cheese Tart

Bahan :

  • 120 gram mentega tawar dingin (aku pakai yang salted, jadi garam skip)
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 gram gula tepung
  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 1 kuning telur
  • 2 sendok makan air dingin
  • kuning telur untuk olesan (aku pakai 1 saja)

Filling:

  • 220 gram cream cheese (aku pakai merk Elle)
  • 120 ml susu cair (kalau ganti whip cream lebih enak kayaknya)
  • 50 gram gula pasir
  • 1 sendok makan maizena
  • 2 kuning telur
  • 1 endok makan mentega tawar
  • 1/2 sendok teh garam

 

Cara membuat :

  1. Kulit: aduk mentega, garam, gula tepung, tepung terigu, baking powder, telur dan air dingin sampai rata. Gumpalkan. Dinginkan 30 menit di dalam lemari es.
  2. Giling adonan kulit setebal 1/2 cm
  3. Letakkan di dasar loyang pie oval besar. Oven dengan api bawah suhu 170 derajat Celcius selama 15 menit sampai setengah matang.
  4. Filling : tim cream cheese dan susu cair sampai larut. Tambahkan gula dan maizena. Tim sambil diaduk sampai kental.
  5. Masukkan kuning telur dan mentega tawar. Aduk sampai kental juga. Masukkan ke dalam pie. Bekukan di dalam lemari es (eh tapi aku gak pakai acara bekukan di lemari es, langsung panggang lagi hingga matang, mendekati matang oles kuning telur, trus panggang sebentar).
  6. Oleskan kuning telur. Oven sebentar.

Oven Listrik SIGNORA dan Harganya | Femmy 0878-8106-0909 (WA)

Oven Listrik SIGNORA dan Harganya pasti teman-teman ingin tahu, bukan? Soalnya beberapa teman bertanya kepada saya selaku Agen Signora. Wah rupanya merk SIGNORA sudah banyak dikenal para “bakul” kue, demikian kami menyebut teman2 sesama tukang kue menyebut. Daku sendiri pun disebut “bakul” kue walaupun jualan kuenya hanya Lebaran saja atau pas open PO saja..

Buat bakul kue yang sudah produksi cake-cake atau roti dalam jumlah sedang ataupun banyak, biasanya mereka mempertimbangkan untuk juga memiliki Oven Listrik. Kenapa? Karena walaupun mereka tahu Oven Listrik lebih mahal tapi mereka ingin membeli sebagai spare, dan juga untuk membandingkan dengan Oven Gas. Jadi apa bedanya kira-kira? Bisa ditanyakan ke yang udah beli ya xixi Aku gak bahas soal itu sekarang ini, yang mau aku info adalah Oven Listrik SIGNORA dan Harganya. Kenapa juga Oven Listrik SIGNORA? Kenapa bukan Oven O*on* misalnya.

Tidak lain karena Oven Signora mendapat tempat di hati para bakulers. Dengan harga yang ekonomis mereka bisa mendapatkan hasil kue yang bagus menggunakan Oven Listrik Signora. So Berapa sih Harga Oven Listrik Signora? Dan ada berapa macam Oven Listrik SIGNORA?

Baiklah, pada dasarnya yang biasa dipakai oleh para bakul kue adalah Oven Listrik GALAXY karena oven Galaxy memiliki kapasitas yang lebih besar dan watt juga lebih besar.

JENIS OVEN LISTRIK SIGNORA dan Harganya

1. Mini Oven Rp 688.000

  • Mini Oven adalah oven terkecil yang dijual SIGNORA, memiliki ukuran 35 cm x 20 cm x 18 cm
  • Power : 600 watt
  • Kapasitas : 6 liter
  • Timer : 1-15 menit
  • Pemanas : atas, bawah, dan atas – bawah
  • Aksesoris : Rak Jari dan Rak Minyak

2. Oven Royal Rp 1.680.000

  • Oven Royal memiliki dimensi 45 cm x 36 cm x 36 cm x 35 cm
  • Power : 500 watt
  • Kapasitas : 23 liter
  • Ukuran loyang : 30×28 cm
  • Timer : 60 menit
  • Pemanas : 3 pemanas
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius

3. Oven Duo Rp 2.280.000

  • Oven Duo mempunyai dimensi size 47 cm x 33 cm x 32 cm
  • Power : 750 watt
  • Kapasitas : 36 liter
  • Pintu dilapisi 2 layer pintu kaca
  • Ukuran rak : 34 x 30 cm
  • Pengatur timer : 120 menit
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius

4. Oven Luxia / Elite Rp 5.680.000

  • Oven Luxia atau disebut juga Oven Elite mempunyai dimensi 60 cm x 38 cm x 34 cm. Kelebihan Oven Luxia adalah mempunyai blower yang lebih besar dibanding Galaxy, sebab itu harganya lebih mahal selain juga bodinya lebih kokoh.
  • Power : 800 watt
  • Kapasitas : 43 liter
  • Ukuran loyang : 40×30 cm
  • Timer : 120 menit
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Bodi yang kokoh dan lebih vacuum
  • Fungsi : Rotisserie – Convection
  • Pengaturan api secara terpisah, api atas – suhu api atas sendiri dan api bawah – suhu api bawah sendiri

5. Oven Galaxy Rp 3.980.000

  • Oven Galaxy yang merupakan best seller Oven Signora mempunyai dimensi 76 cm x 46 cm x 35 cm
  • Power : 900 watt (x2 bila difungsikan api atas dan bawah sekaligus) Supaya tidak langsung 900×2, maka nyalakan api bawah terlebih dahulu, di menit-menit terakhir kue matang dan untuk memberi warna bagian atas, baru putar api atasnya. Dengan demikian tidak langsung 1.800. Trik ini berlaku untuk oven lainnya juga.
  • Kapasitas : 75 liter
  • Ukuran rak : 60×40 cm
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Pengatur timer s.d. 120 menit
  • Pengaturan api atas dan bawah menjadi satu
  • Fungsi : Rotisserie – Convection

Roti Sistem Kuno Isi Cream Cheese

Roti Isi Cream Cheese ini bahan dasar dan isinya aku ambil dari buku 60 Resep Roti Favorit – Hadi Tuwendi. Tahu khan ya pak Hadi yang biasa mengajar di toko Rossy – Jl. Kaji, Jakarta Pusat.

Sebetulnya udah lama beli buku tersebut tapi karena rasa malas menyerang, jadilah kagak dibikin-bikin hahaha dan baru sempat bikin baru-baru ini aja, dasarrrr yaaa wkwkwk

Roti Sistem Kuno ini pernah kubuat juga sebelumnya hanya saja bedanya pada terigu yang digunakan. Bila di resep sebelumnya tepung terigu yang digunakan jauh lebih sedikit dibanding di resep ini. Apa bedanya? Aku juga gak tahu hahaha yang jelas hasilnya mirip-mirip sih ya, aku tanya ke teman2 a.k.a. yang biasa aku kasih cobain dan kata mereka “sama” dengan yang sebelumnya aku bikin. Menurutku juga mirip2 sih ya, tapi aku lebih suka teksturnya yang resep pak Hadi ini, lebih bolong2 roti gitu dan rasa lebih enak, sepertinya sih karena tepung yang digunakan adalah campuran protein tinggi dan protein sedang (aslinya di buku sih semuanya protein tinggi), jadi volumenya dapat dan rasa pun dapat.

adonan biang yang didiamkan selama 1 jam

isian cream cheese

Proses Pembuatan Kulit Roti Oval (halaman 130)

Bahan A :

  • 700 gram tepung protein tinggi
  • 7 gram yeast / ragi roti instan (aku pakai 1 sachet ragi yang isinya 11 gram, dikurangi sedikit)
  • 60 gram gula pasir
  • 420 gram air es

Bahan B :

  • 750 gram tepung protein tinggi (aku pakai 500 gram tepung protein sedang dan 250 gram protein tinggi)
  • 20 gram yeast / ragi roti instan (aku gak pakai 20 gram, melainkan sisa dari ragi untuk bahan A ditambah 1 sachet ragi)
  • 260 gram gula pasir
  • 3 gram Belfieco CB One (aku skip)
  • 130 gram susu bubuk full cream
  • 290 gram telur (4 butir telur + 4 kuning telur)
  • 160 gram susu cair (aku dinginkan)

Bahan C :

  • 170 gram creamery butter (aku pakai grand)
  • 50 gram Hollmann butter (aku pakai grand)
  • 15 gram Belfieco Protec (aku skip)
  • 23 gram garam

Cara membuat :

  1. Bahan A diaduk dengan mixer roti dengan kecepatan sedang selama 4 menit. Aku pakai mixer Bosch donk… Pindahkan ke wadah, tutupi dengan plastik. Biarkan 1 jam (1/2 jam di suhu ruang dan 1/2 jam di dalam lemari es).
  2. Taruh adonan di mangkuk mixer, masukkan bahan B, aduk selama 2 menit. (Kalau aku lebih dari 2 menit). Masukkan bahan C, aduk sampai kalis (aku mix dengan mixer Bosch kurang lebih 15 menit).
  3. Tutupi plastik, diamkan 30 menit.
  4. Timbang adonan @55 gram. Bulatkan. Biarkan 10-15 menit. Isi adonan dan bentuk.
  5. Setelah didiamkan 45 menit, poles dengan egg coating dan beri topping. (Aku kasih kuning telur saja + minyak)
  6. Setelah mengembang 3x lipat besarnya, kurleb 2 jam, panggang dengan api atas 165 derajat dan api bawah 190 derajat selama kurang lebih 9 menit. Karena aku memakai oven gas, jadi hanya api bawah selama kurang lebih 20 menit.

Note: 1 resep menghasilkan roti sebanyak 55 buah @55 gram.

Bahan Isi Cream Cheese :

  • 300 gram cream cheese, diamkan suhu ruang
  • 120 gram gula halus
  • 30 gram susu kental manis

Aduk jadi satu semua bahan, dinginkan di lemari es supaya agak keras dan mudah mengisikannya.