Philadelphia Cheese Cookies

Sebagai penyuka Cheese dan juga Cheese Cookies, lihat resep ini jadi gatel pengen langsung nyobain bikin hehe dan bersyukur akhirnya bisa juga tereksekusi kemarin sore, setelah selesai membuat Granola pesanan anakku.

Cookies ini menurutku rasa kejunya berasa banget dan mirip2 kue pie, jadinya bisa dibilang Pie Cookies kali yaa

Tapi sih resepnya masih belum sempurna menurutku, kemarin browsing2 eh ketemu resep cookies cream cheese juga. Nanti kapan2 aku posting yaa… Philadelphia Cheese Cookies ini bisa jadi alternative untuk menghabiskan sisa cream cheese, bila punya cream cheese berlebih.

Philadelphia Cheese Cookies

Bahan :

  • Butter 200 gram
  • Icing sugar 80 gram
  • Kuning telur 2 butir
  • Tepung protein rendah 320 gram
  • Keju cheddar 70 gram

Cara membuat :

  1. Kocok butter dan icing sugar
  2. Masukkan kuning telur, kocok rata
  3. Terakhir tambahkan tepung keju cheddar, aduk rata
  4. Bentuk adonan cookies dengan membuat lubang di bagian tengah dengan cara menekannya dengan jari, kemudian susun di Loyang
  5. Isi bagian tengah dengan cheese filling
  6. Olesi kuning telur (saya lupa hahaha)
  7. Kemudian taburi gula pasir (ini juga skip, lupa hehe)

Panggang dengan suhu 150 derajat Celcius, selama 20-30 menit

Cheese filling:

  • Cream cheese, biarkan di suhu ruang 200 gram
  • Gula pasir 60 gram (saya pakai icing sugar)
  • Telur utuh 1 butir
  • Whip cream 25 gram

Cara Membuat:

  1. Mix cream cheese dan gula sampai halus.
  2. Tambahkan telur dan whipcream
  3. Masukkan dalam plastic piping bag
  4. Simpan di kulkas sebelum digunakan supaya lebih set

 

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Green Garden, Jakarta Barat | Femmy 0878-8106-0909 (WA)

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Green Garden, Jakarta Barat | Perkenalan saya dengan seorang ibu yang tinggal di Kompleks Green Garden dimulai dari telepon masuk yang menanyakan apakah saya menjual mixer Bosch? Dan saya jawab iya… Ibu yang bernama ibu Eli tersebut antusias sekali ingin langsung membeli si mixer. Lalu kami pun sepakat untuk bertemu.

Lalu komunikasi pun berlanjut di WA, dan bu Eli meminta untuk diajarkan cara memakainya. Ya wis karena saya tidak hanya menjual si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 tersebut baik di daerah Green Garden, Jakarta Barat atau daerah lainnya, namun juga mengajarkan cara memakainya atau bila mau didemokan pun, saya monggo selama waktunya pas dengan kondisiku.

ini dia hasilnya si cake 5 telur 🙂

Jadilah kemudian aku datang ke rumah bu Eli dan ternyata oh ternyata, beliau sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat cake dengan metode all-in. Saya pun diperlihatkan resepnya yang beliau ambil dari tabloid Saji kalau tidak salah. Resep cakenya hanya menggunakan 5 butir telur makanya bu Eli enteng saja mencobanya, ga banyak bahan katanya jadi kalaupun gagal gpp katanya xixixi bener banget sih, namanya ibu-ibu pastilah berhemat ria yaa Beruntung cakenya jadi dan hasilnya oke banget hanya saja bagian atas belum kering sempurna dan langsung dibalik sama bu Eli, di mana seharusnya menunggu selama kurang lebih 5 menit supaya lebih set. Tapi itu aja bu Eli senang banget hehe rupanya beliau jarang praktek membuat cake jadi begitu cakenya jadi dan enak pula, senang banget beliau. Bu Eli pun puas dengan kinerja si mixer Bosch yang andal mengocok adonan cake dengan metode all-in. Jadi karena saya menjual si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di daerah Green Garden, Jakarta Barat dan sekitarnya, silakan hubungi saya bila Sahabat yang tinggalnya di seputar Green Garden, Meruya, Kedoya, Jakarta Barat dan ingin COD-an ataupun langsung mempraktekkannya seperti bu Eli, jangan ragu hubungi saya yaa di WA 0878-8106-0909.

aku foto candid ternyata mereka protes, ya bu foto lagi donk, xixixi

Oh iya makasih banyak ya bu Eli buat order mixer Boschnya, semoga bermanfaat dan awet dan sukses selalu buat usaha anaknya bu Eli yang membuat aneka gaun pesta, gaun pengantin dll yang semuanya cantik-cantik, keren-keren 🙂 next ibu Eli kayaknya mau oven gas tapi masih ragu hehe

Hot Cross Buns | Membuat Roti Metode All-in

Membuat Roti Metode All-in? Bukannya biasanya bila menggunakan Metode All-in untuk pembuatan cake saja? Eh ternyata tidak juga lho Sahabat. Untuk membuat roti pun bisa. Yup, saya melihat di youtubenya Anna Olson. Duh suka deh melihat Anna Olson baking tapi sayang seribu sayang kenapa viewers ataupun subscribersnya cuma sedikit ya? Padahal resepnya beliau itu keren-keren lho, ga kalah dari Laura Vitale yang udah jutaan subscribersnya…

Anyway senang banget mengetahui metode baru membuat roti secara all-in di mana semua bahan masuk, trus tinggal tunggu sekitar 9-12 menitan, jadi kalis deh adonannya. Tapi saya menggunakan mixer Bosch ya, ga tahu kalau mixer lainnya akan berbeda lamanya adonan menjadi kalis.

Saat membuat Roti Hot Cross Buns ini, saya membuatnya bersama mbak Yanti dan beliau pun yang termasuk senior di dunia perbakingan, baru tahu kalau membuat roti bisa dengan metode all-in dan senang banget dengan hasil tekstur rotinya yang cakep. Oh iya saya menggunakan tepung protein sedang karena si Anna Olson menggunakan all purpose flour, dan memang sih logikanya volume roti akan berkurang sedikit tapi di rasa akan lebih enak karena glutennya tidak begitu tinggi. Dan benar lho, rasanya enakkk… dulu pun mama saya alm. membuat panada, bakpau hanya dengan tepung protein sedang dan bukan protein tinggi, jadi volume roti hanya bergantung pada ragi saja.

Hot Cross Buns (btw Cross-nya benar2 saya cross ya karena rotinya tidak pakai cross dari icing sugar xixi)

Sumber: Anna Olson

Bahan :

  • 180 ml susu cair, hangatkan hingga body temperature (hangatkan susu dengan api kecil sebentar saja atau masukkan susu cair ke dalam plastik tahan panas, lalu didihkan air, masukkan plastic berisi susu ke dalamnya hingga susu berasa hangat)
  • 4 sdt ragi instan
  • 80 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 560 gram tepung protein sedang
  • 125 ml minyak sayur (canola oil)
  • ¾ sdt garam
  • 1 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdt bumbu spekkoek
  • 1 sdt parutan pala atau pala bubuk (skip)
  • 1 sdt cengkeh bubuk (skip)
  • 1 sdm parutan kulit lemon (skip)
  • 100 gram dry fruit (kismis, golden raisin, cranberry, apricot, dll)

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan, kecuali dry fruit ke dalam mangkok mixer secara berurutan.
  2. Urutannya : susu cair terlebih dahulu, lalu ragi instan
  3. Tambahkan gula pasir, telur dan minyak
  4. Terakhir masukkan tepung, garam serta bumbu rempah2
  5. Aduk semua bahan hingga tercampur rata menggunakan mixer speed 1
  6. Kocok dengan speed roti (mixer Bosch speed 3) selama 9-11 menit hingga adonan kalis.
  7. Tambahkan dry fruit dan campur dengan tangan saja, bentuk bulat.
  8. Pindahkan adonan roti (tidak apa2 bila masih agak lengket) ke bowl yang telah diolesi sedikit minyak
  9. Diamkan selama kurang lebih 1.5 jam
  10. Setelahnya bagi2 adonan sesuai selera. Hasil akhir sekitar 1.200 gram, bisa menjadi 20 bulatan @60 gram, 11 bulatan @107 gram, bisa bentuk seperti roti kasur atau taruh di cup-cup
  11. Setelah adonan mengembang 2-3x lipat, (kurang lebih 30 menitan), panggang dan tidak usah olesi apa2 selama kurang lebih 10-15 menit
  12. Panas-panas olesi butter atau margarin, bisa dikasih simple syrup atau tabur gula kelapa/gula palem juga enak

Bagea Kenari Gula Merah

Bagea adalah snack / camilan khas dari Ambon, dan Manado / Sulawesi juga sih… aku dapat resep ini fb group DD, thanks to Monalisa Bayhakie Idris dan Smart Jundi juga Riyas Irmadona untuk share dan mempopulerkan resep bagea ini.

Tapi sayangnya aku baru2 aja bacanya, ternyata sudah diposting sebelum bulan puasa malah. Resep Bagea yang dishare ini sepertinya yang Bagea Manado, bagea Manado ada yang pakai kenari ada yang tidak. Kalau bagea Ambon lebih keras teksturnya tapi enakkk (ada 2 versi yang sama2 keras, yang lonjong coklat dan yang bulat kerass banget kenarinya berasa banget). Oh iya kalau di Manado sih gak pakai wijen. Teksturnya udah dapat seperti bagea tapi masih penasaran gimana rasanya kalau tambah tepung mocaf ataupun larut. Gegara ada yang posting dan bilang lebih enak kalau pakai tepung mocaf. Kalau pakai tepung sagu, kue ini mirip kue bangkit (Sumatera punya).

Tepung larut / ararut / arrowroot banyak terdapat di Surabaya, di Jakarta yang jual di tbk/kursus Fortuna Jl. Ketapang, kalau mau beli banyak ambil dari Yogya dan tepung larut ini bagus banget buat penderita diabetes. Jadi inget bu Oemi yang selalu borong banyak tepung larut untuk si bapak yang terkena diabetes.

Kemarinan aku coba bikin bagea ini dan aku pakai kenari cincang sebanyak 50 gram, semilir sih rasa kenarinya, besok2 kalau bikin lagi aku mau coba tambahkan kenari lagi dan juga menggunakan tepung mocaf, kebetulan baru aja dapat hibahan tepung mocaf dari mbak Yanti. Aku kasih coba si Bagea ke mbak Yanti dan dia langsung suka banget sama si Bagea.

Bagea Kenari Gula Merah

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 50 ml (41 gram) susu cair
  • 300 gram tepung sagu (aku pakai tepung tapioka Alini karena adanya hanya itu), sangrai (setelah disangrai berat tepung kira2 menjadi 275 gram)
  • 25 gram tepung terigu protein rendah
  • 100 gram gula merah (aku menggunakan gula kelapa)
  • 50 gram gula halus
  • 1/2 sdt vanila bubuk
  • 1/2 sdt soda kue
  • 1 sdt bubuk kayumanis
  • 50 gram butter (aku tambahkan minyak 12 gram)
  • biji wijen untuk taburan

Cara membuat :

  1. Panaskan oven 150 derajat Celcius.
  2. Campur telur, gula merah dan susu, aduk rata menggunakan whisk.
  3. Masukkan butter (kalau aku: aku cairkan butternya) ke campuran telur, gula merah dan susu cair. Kemudian masukkan ke campuran bahan kering, aduk2 hingga menyatu lalu uleni dengan tangan sebentar hingga adonan bisa dibentuk.
  4. Diamkan sekitar 10 menit.
  5. Bentuk sesuai selera
  6. Taburi dengan wijen
  7. Panggang kurang lebih 30-45 menit

 

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar”. Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang deh 🙂

Golden Brown Granola

Bahan :

250 gram rolled oats

150 gram sliced almond

100 gram pumpkin seed

50 gram coconut flakes

90 gram light brown sugar

45 gram olive oil

75 gram maple syrup (atau honey)

50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)

salt secukupnya

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

2. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 1 jam.

3. Tambahkan dry fruit, panggang lagi sekitar 20-30 menit.

4. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Almond Rocher | Almond Balut Coklat

Resep Almond Rocher ini membuatku penasaran, sekilas seperti Chocolate Rocher gitu khan ya namanya, apakah hasilnya juga seperti itu? Karena rasa penasaranku itulah, aku coba membuatnya tidak lama setelah melihat resepnya di blognya Dona, ga sampai 1 minggu lho, weleh cepat ya hahaha

Dan rasa penasaranku terjawab sudah, setelah mencoba membuatnya, ternyata membuat balutan Almond Rocher ini seperti membesta Telur Gabus. Aku tuh dulu suka banget si Telur Gabus dan sempat bikin beberapa kali buat camilan sendiri. Kadang kalau kebanyakan air, atau ukurannya tidak tepat, bisa dipastikan hasil membestanya kurang bagus, gulanya itu tidak keluar cantik melainkan basah gitu…

Aku jadi pengen coba bagaimana hasilnya membuat Almond Rocher dengan metode seperti membesta Telur Gabus. Kapan-kapan ah kalau sempat aku bikin.

Oh iya di resepnya Dona, almondnya khan tidak dipanggang atau disangrai terlebih dahulu ya, jadi wonder bagaimana caranya si almond akan matang sementara panggangnya 5-7 menit di suhu 200 derajat Celcius. Oh mungkin karena cuma sedikit ya , 150 gram, aku biasa panggang 500 gram almond hehe dan memakan waktu 40-60 menit di suhu 125-140 derajat Celcius. Kapan2 aku coba di suhu 200 dercel deh…

Almond Rocher

Bahan:

  • 150 gr almond yang terisi kasar dan panjang-panjang
  • 50 gr syrup gula (50 gr gula + 20 gr air di masak)
  • 20-25  gr gula halus
  • 100 gr milk atau dark couverture (tempered)

Cara membuat:

  1. Buat syrup gula, setelah gula larut dengan air, dan sedikit berkurang airnya, masukan almondnya campur dan aduk rata sehingga semua almond terkena syrup dan menjadi lembab.
  2. Taburi dengan gula halus, sehingga semua almond terlapisi oleh gula halus.
  3. Letakan di loyang, panggang dengan suhu 200 derajat sampai kuning keemasan, kira-kira 5-7 menit. Aduk sekali-sekali.
  4. Dinginkan.
  5. Campur almond yang telah kita panggang dengan chocolate leleh yang masih hangat.
  6. Cetak dengan cara mengambil campuran di atas mengggunakan 2 buah sendok.
  7. Letakan di atas baking paper, dan diamkan sampai set.

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 | Cerita Beli Mixer Bosch dan Kirim ke Australia, Kenapa Tidak?

Harga Mixer Bosch MUM 6N11 Awal Februari 2018 seorang ibu dengan nomor telepon berawalan +61 menghubungiku, dari komunikasi berikutnya aku tahu namanya ibu Yani, asli Indonesia dan tinggal di Australia. Bu Yani bertanya-tanya soal mixer Bosch, mixer roti yang oke banget untuk ngemix adonan roti juga cake.

Perbincangan berlanjut di WA dan menanyakan harga Mixer Bosch MUM 6N11, juga membicarakan kemungkinan kirim mixer Bosch ke Australia, ongkos kirim si mixer Bosch, ekspedisi yang dipakai dan waktu pengiriman. Terus terang, aku belum pernah lho kirim-kirim mixer Bosch ke luar Indonesia, barang lain pun belum pernah sih xixi jadi ini adalah pengalaman pertama untuk mengirim barang ke luar negeri. Oh kalau surat2 sih pernah hahaha eh iya sama satu souvenir aku pernah kirim ke luar negeri buat pen palku di Amrik sana tapi lupa kena berapa duluuuu bangett…

Aku heran juga sih kenapa mau beli mixer Boschnya malah dari Indonesia ya, apakah di sana tidak ada si mixer Bosch? hehe Atau merk lainnya yang juga oke pasti ada khan? Atau karena bu Yani tahu banget kalau mixer Bosch memang mixer yang dia butuhkan yang memang andal dalam mengaduk adonan roti, ataupun adonan cake, jadi buat apa cari-cari yang lain kalau sudah ketemu mixer yang mumpuni? Atau karena harga si Mixer Bosch MUM 6N11 suitable atau masuk di budgetnya? Hehehe itu perkiraan saya lho dan sewaktu kutanyakan ke bu Yani, jawab beliau, “di sini gak ada mixer Bosch, Femmy”. Wah wonder juga sih kenapa di Australia gak dijual yak si mixer Bosch.

titip beliin cetakan Serabi Signora juga, jadi agak lama karena aku khan mesti antar anak les, dll juga bu hehehe

So, akhirnya deal ibu Yani membeli mixer Bosch dariku, (oh iya saat ini harga mixer Bosch Universal MUM 6N11 Rp 5.820.000, free ongkir Jadetabek, rencana 1 Agustus nanti akan naik sekitar 20% ) dan lanjutlah aku cari ekspedisi untuk kirim ke Aussie. Duh sebenarnya kerjaan banget ya tapi gpplah buat customer xixi Sebenarnya saya Cuma menanyakan ke MSA Cargo sih, sama cari2 informasi langsung ke bandara, yang ternyata harus lewat agen, yang mihilnya sama aja dengan MSA Cargo atau malah bisa lebih. Xixixi jalan-jalan ke bandara, bukan ke tempat wisata J

Oh iya bu Yani titip minta tolong belikan cetakan pastel, yang kucari2 ada di tokopedia. Ya sudah sekalian kubelikan deh

ini cetakan pastel yang dibeli di tokopedia

Akhirnya kirimnya lewat POS Indonesia juga, dan perkiraan waktu kirim sekitar 2 bulan, yang kenyataannya gak sampai 2 bulan sih. Kirim tanggal 23 Maret dan tiba 11 Mei 2018 which is 1.5 bulan tepatnya yaa… Jadi ada perkiraan kalau besok2 ada yang pesan lagi dari Aussie hahaha

Mixer Bosch Universal MUM 6N11-nya seperti ini, harga Rp 5.820.000 realnya gak kefoto tapi udah kukirim videonya kalau mesinnya sudah dicoba dan ok nyala

Setelahnya bu Yani masih menanyakan alat masak lainnya seperti blender, dll, padahal di sana banyak khan bu xixi tapi gpp kok bu kalau besok2 mau pesan alat masak lainnya lagi, si Femmy siyap hahaha Makasih order mixer Boschnya ya bu Yani, semoga bermanfaat dan awet si mixer. Kalau kenapa2 bingung deh servicenya…

Btw buat yang mencari Mixer Bosch Universal MUM 6N11 ini, silakan WA aku ya di 087881060909 atau add FB Femmy Jaco (kalau add fb, inbox dulu ya) atau bisa juga IG @kaliskukis

Resep Roti Panjang Pak Hadi Tuwendi

Dari buku 60 Resep Roti Favorit pak Hadi Tuwendi, Resep Roti Panjang ini menggunakan bahan-bahan premium, salah satunya fresh cream. Ya fresh cream khan mahal ya boo, tapi hasil rotinya enakkk bangettt, beberapa teman yang nyobain juga bilang begitu. Seringnya beli yang 1 liter tapi sesudah itu bingung mau bikin apa lagi dan harus cepat dipakai kalau tidak ya bakalan rusak fresh creamnya. Jadi aku biasanya kasih tanggal sih di kotak fresh creamnya sehingga ketahuan kapan akan expirednya (kira-kira 2 minggu setelah dibuka gitu).

Yang membuat roti ini enak, selain fresh cream, mungkin karena proses pembuatannya yang panjang juga kali yaa, total bisa 5 jam lho, fermentasi awal 1.5 jam + 1/2 jam, lalu fermentasi akhir 2 jam, itu aja sudah 4 jam khan? Jadi kalau mau bikin roti cepat gak bisa menggunakan resep ini. Saat dimixer terakhir kali adonannya ringan dan tidak seperti biasanya ngemix adonan roti bisa sampai 20-30 menit, ini hanya 8 menit di akhir. Di awal aja sih yang berasa berat adonan karena hanya tepung, ragi, susu dan air es. Mungkin seperti biangnya gitu kali ya, ga ngerti juga hahaha

Oh iya aku tuh suka lupaan memasukkan ragi di adonan tepung, seperti di bahan B lupa taruh raginya, jadi tipsnya bila lupa memasukkan ragi instan : setelah memasukkan butter, tunggu hingga tercampur dulu baru masukkan raginya, lalu tunggu lagi hingga benar2 rata baru masukkan garam. Dengan begitu adonan tetap mengembang. Soalnya pernah lho masukkan rotinya berbarengan dengan butter dan garam dan sukses tidak mengembang wkwkwk padahal aku udah tahu kalau garam dan ragi tuh musuhan yakkk, it’s a big NO NO dalam membuat roti.

Resep Roti Panjang Pak Hadi (aku bikinnya cuma setengah resep)

Bahan A:

  • 500 gram terigu protein tinggi (saya pakai cakra)
  • 5 gram yeast / ragi roti instan
  • 40 gram gula pasir
  • 100 gram susu segar
  • 200 gram air es

 

Bahan B:

  • 315 gram terigu protein tinggi
  • 11 gram yeast / ragi roti instan (1 sachet)
  • 75 gram susu bubuk full cream
  • 1.5 gram CB one (saya skip)
  • 180 gram gula pasir
  • 80 gram kuning telur (dari sekitar 4 telur ukuran besar)
  • 125 gram fresh cream (tambah air es bila perlu)

 

Bahan C:

  • 90 gram creamery butter (saya pakai Baker’s Mix saja)
  • 35 gram Hollman butter
  • 12.5 gram garam
  • 16 gram protect (bread conditioner) – saya skip

 

Cara membuat :

  1. Aduk bahan A dengan mixer roti (saya pakai Bosch donk ya hehe) selama 4 menit dengan kecepatan sedang.
  2. Pindahkan ke wadah. Tutupi plastic (saya pakai kain lap bersih). Biarkan 1.5 jam (1 jam di suhu ruang dan ½ jam berikutnya di lemari es).
  3. Masukkan kembali Bahan A ke dalam mangkuk mixer (tadi sih mangkuk mixer Bosch-nya tidak langsung saya cuci). Tambahkan bahan B, aduk rata perlahan (slow speed). Masukkan bahan C, aduk dengan medium speed selama kurang lebih 8 menit sampai kalis. Diamkan 30 menit.
  4. Untuk membuat 8 buah roti Raisin Stick Bread, ambil adonan 520 gram. Tambahkan 1 gram cokelat bubuk, ½ gram bumbu spekkoek, dan 100 gram mixed fruit, aduk rata. Untuk membuat adonan hijau diberi Toffieco pandan wangi pasta. (ini saya skip alias gak bikin, next time cobain ahh)
  5. Timbang adonan @65 gram atau 70 gram bila ingin lebih panjang. Bulatkan. Setelah didiamkan 15 menit, isi dan bentuk adonan. Saat sudah setengah mengembang, poles dengan egg coating dan beri taburan topping. Setelah mengembang 3x lipat kurang lebih 2 jam, panggang dengan api atas 165 derajat Celcius dan api bawah 190 derajat Celcius selama 9-10 menit. (saya pakai oven gas dan hanya pakai api bawah 200 derajat Celcius selama 12-13 menit, rada eksyotiq hahaha dan egg coatingnya cukup pakai lebihan putih telur saja, hasilnya ok khan oh iya saya juga tidak bentuk2 panjang gitu, soalnya saat mau membentuk bukunya nyelip entah di mana jadilah bikin sekenanya aja wkwkwkwk)

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Bogor

Jual Mixer Bosch Universal MUM 6N11 di Bogor. Yup buat warga Bogor dan sekitarnya, bila mencari Mixer Bosch tidak usah jauh-jauh, di toko Kalis Kukis juga bisa lho xixi Jadi ceritanya ini latepost banget2, 5 bulan lalu seorang teman kursus menghubungi aku dan menanyakan informasi mixer Bosch. Setelah bertanya-tanya harga, feature dan lan-lain si Bosch, sepakatlah minta dikirim si mixer Bosch 🙂 dan pembayaran dilakukan di tempat atau istilahnya COD (Cash on Delivery)

Jadilah beliau menjual eh membeli si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 dan COD di rumahnya di Bogor, tepatnya di Perumahan Golf Estate Bogor Raya. Memasuki rumahnya yang asri dan interiornya yang sederhana tapi keren, sungguh saya kagum 🙂 mau fotoin rumahnya tapi tak etislah yaaa, pokoknya keren deh rumahnya, oh iya namanya mbak Endang 🙂

Mixer Bosch Universal 6N11 bersanding dengan Kitchen Aid Artisan Hijau cantik 🙂

Satu hal yang membuat saya tidak enak hati, sebenarnya saya tuh lupa pernah ketemu sebelumnya (maafkan saya ya mbak Endang, saya mah memang begitu orangnya, pelupaan hehe nama teman2 anakku aja hampir semua lupa lagi, lupa lagi, kecuali beberapa orang saja yang selalu teringat). Sementara mbak Endang masih teringat sama saya, duh lain kali harus lebih benar2 memperhatikan #peresotak Oh iya di meja ruang makan mbak Endang, telah terdisplay dengan cantiknya si mixer Kitchen Aid, yang menurut mbak Endang memang lebih enak untuk membuat aneka cake tapi untuk roti kurang oke. Itu sebabnya mbak Endang membeli si mixer Bosch dari saya. Dan saya menjual mixer Bosch di Bogor juga xixi bahkan bisa COD khan…

Akhir kata, makasih banyak order mixer Boschnya ya mbak Endang, sukses selalu buat mbak Endang dan keluarga, sehat2 selalu beserta putri2 cantiknya 🙂

Buat yang mau ikutan order Mixer Boschnya, silakan WA aku ya di 0878-8106-0909 atau add FB aku Femmy Jaco (di fb jarang2 jualan sih aku hahaha) Oh iya, harga si Mixer Bosch akan naik di bulan Agustus 2018 nanti, jadi bila sudah ada rencana ingin meminang si Bosch, yukk disegerakan sebelum benar2 naik harga yang bisa sampai 20% itu 🙂

salah satu sudut Perumahan Bogor Golf Estate yang cantik 🙂 eh tapi saya datangnya saat malam hari sih, ini courtesy google hehe

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Sebagai penyuka drama Korea, aku juga suka kuliner Korea. Menurutku makanan orang Korea itu sehat-sehat, lebih banyak sayurnya atau dalam setiap hidangan, pasti ada unsur sayur mentahnya, seperti di kita lalapan gitu…

Beberapa kali mencoba makanan Korea di resto (yang terjangkau kantongku pastinya hehe) seperti Mujigae, Kyochon di Kelapa Gading membuatku menyukai Bibimbap (nasi campur ala Korea), toppoki ataupun miyeok guk (sup rumput laut). Juga jadi pengen mencoba bikin sendiri beberapa masakan Korea. Karena itulah aku suka menonton youtubenya Maangchi. Melihatnya memasak kok kayaknya enak banget yakkk dan mudah pula.

Masakan pertama yang kucoba adalah Honey Butter Fried Chicken, Ayam Goreng Madu n Mentega ala Korea, karena bahan2nya mudah didapat dan caranya juga mudah.

Dibanding fried chickennya Shilin, lebih enak resepnya Maangchi ini lho. Shilin punya tuh lebih crispy cenderung keras kalau menurutku sementara ini crispy saja. Satu catatanku: bila ayamnya terlebih dahulu dimarinate akan lebih enak lagi, lebih meresap bumbunya. Jadi next kalau bikin lagi, bakal aku marinate dulu si ayamnya.

Callista suka Fried Chicken ini, walaupun lebih manis daripada Ayam Bakar Madu favoritnya, next mesti aku kurangi gulanya kali yaaa, overall dia suka sih dan moga2 bisa bikin lagi next time.

Moga2 aku terus dalam “rajin mode on” yak sehingga bisa mencoba masakan Korea lainnya 🙂

ini penampakan ayam masih setengah matang dan diangkat
penampakan ayam yang sudah matang

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Resep ini untuk sekitar 1 kg ayam tapi menurutku 800 gram ayam juga ok.

Bahan :

  • 800 gram – 1 kg ayam (chicken wings, potong 2 bagian)
  • ½ sdt garam
  • ¼ sendok teh bubuk merica hitam
  • 2 butir telur
  • ¼ cup tepung kentang
  • ¼ cup all purpose flour (saya pakai tepung segitiga)
  • ½ sendok the baking powder
  • ¼  cup pumpkin seeds (optional) saya sih gak pakai
  • 4 cups cooking oil

Bahan honey butter sauce:

  • 2 sendok makan butter
  • 2 siung bawang putih, haluskan atau geprek saja
  • ¼ cup brown sugar
  • 2 sendok teh soy sauce
  • 2 sendok teh madu

Cara membuat :

  1. Taruh ayam di mangkuk dan taburkan garam serta merica bubuk, aduk rata.
  2. Masukkan telur dan tambahkan tepung kentang, all purpose flour dan baking powder.
  3. Aduk rata dengan tangan, sisihkan.
  4. Goreng ayam hingga matang tapi tidak usah hingga matang benar. Angkat.
  5. Ulangi menggoreng sekali lagi untuk membuatnya lebih crispy.
  6. Siapkan sausnya
  7. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan soy sauce, madu dan brown sugar, masak saus dengan api kecil saja hingga berbuih.
  8. Masukkan ayam yang telah digoreng.
  9. Matikan api, aduk hingga saus tercampur rata.