Lalampa | Lemper Bakar Isi Ikan Khas Manado

Pernah dengar kue Lalampa? Lalampa itu sebutan untuk Lemper Bakar Isi Ikan Khas Manado. Ya, orang Manado atau Ambon atau orang sebrang lainnya menyebut Lemper itu sebagai Lalampa, buat mereka Lemper yang isinya adalah ayam atau abon itu buat orang Jawa, bukan buat mereka. Mungkin karena karakteristik orang sebrang / bagian Timur itu sukanya ikan karena berlimpahnya pasokan ikan di Indonesia Timur jadi lempernya pun diisi dengan ikan, khususnya ikan cakalang yang masih satu keluarga dengan tongkol.

Ikan cakalang yang jarang kita dapatkan di Jakarta di Indonesia Timur itu berlimpah, rasanya pun lebih enak dibanding ikan tongkol biasa. Namun cara membuatnya sih sama. Ikan dipotong2 lalu goreng seperti menggoreng ikan biasanya, lalu suwir-suwir menjadi potongan kecil, setelahnya ditumbuk. Nah ditumbuk itu penting ternyata karena membuat tekstur ikan menjadi lebih halus. Tapi sih selera ya, ada juga orang yang sukanya membuat suwiran ikan tebal-tebal tanpa ditumbuk.

Mayan sebagai camilanku bekerja 🙂

Lalampa ini pun penganan Manado yang biasa dibuat oleh alm. mamaku, di samping Balapis, melihat mama menumbuk ikan atau menumbuk daun pandang dan daun suji itu sudah biasa buatku. Dulu tuh melihatnya saja udah capek xixi gimana ngerjainnya yak, dasar yak pemalasnya daku hahaha

Oh iya, resep mama alm. aku gak punya lagi alias hilang padahal udah aku catet waktu kapan itu, jadi untuk ketannya aku pakai resep mbak Nina sementara isian tongkol suwirnya aku pakai resep sendiri.

Lalampa

Bahan :

  • 500 gr beras ketan, rendam selama 2-4 jam. Tiriskan.
  • 250 ml santan (dari 1/2 atau 1/4 kelapa) – jangan lebih ya, bisa kelembekan beras ketannya
  • 1 sdt garam
  • 3 helai daun pandan, simpulkan
  • daun pisang secukupnya

Isian Lalampa / Cakalang Pampis : (kira-kira ya)

  • Tuna or tongkol (aslinya cakalang) 1 kg, goreng hingga matang kemudian suwir-suwir lalu tumbuk
  • Cabe rawit merah 15 buah
  • Bawang merah 10 siung
  • Bawang putih 3 siung
  • Jahe 1 ruas, geprek
  • Sereh, ambil bagian putihnya, geprek
  • Daun jeruk 3 lembar
  • Daun pandan 1 lembar, ikat

Haluskan cabe, bawang merah, bawang putih, setelah itu tumis dengan sedikit minyak, beri jahe, sereh, daun jeruk, daun pandan.
Terakhir masukkan ikan yang sudah disuwir-suwir

Cara Membuat :

  1.  Kukus beras ketan bersama 1 helai daun pandan selama kurang lebih 20 menit. Angkat.
  2. Rebus santan bersama garam dan 2 helai daun pandan sambil diaduk hingga mendidih. Angkat. Buang daun pandannya.
  3. Tuang beras ketan ke dalam santan, aduk hingga rata dan santan terserap.
  4. Kukus kembali selama kurang lebih 20-30 menit hingga matang. Angkat.
  5. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm beras ketan, pipihkan. Beri 1 sdm isian dan bentuk lonjong.
  6. Gulung sambil dipadatkan dan sematkan batang lidi. Lakukan hingga habis.
  7. Bakar lalampa di atas bara api hingga matang. Angkat dan sajikan.

Lidah Kucing Almond | Resep Lidah Kucing Enakkk

Selama ini bila sedang bikin kue kering, daku sering punya putih telur sisa dalam jumlah banyak. Selain dibagi-bagikan ke tetangga atau dimasak sambal goreng, kalau lagi rajin aku bikin Brownies Putih Telur atau Lidah Kucing ini. Aku tambahkan Almond, jadilah Lidah Kucing Almond. Eh tapi itu mah jarang-jarang terjadi karena membuat si Lidah Kucing agak lama, tapi itu dulu lho xixi Sekarang nie, setelah bikin lagi, bahkan bikinnya malam hari jam 9-an, selesai-selesai jam 11 lewat. Cepat ternyata, karena gak banyak sih putih telur yang dipakai, hanya 125 ml saja.

Oh iya, ada 2 cara membuat Lidah Kucing. Pertama, putih telur tidak usah dikocok tersendiri, melainkan dimasukkan setelah pengocokan mentega, margarin dan gula. Kedua, putih telur dikocok tersendiri bersama sebagian gula. Dua-duanya aku pernah coba bikin, lupa hasil akhirnya enak yang mana karena udah lama banget bikinnya.

Nah Resep Lidah Kucing yang ini, kubuat dengan cara yang pertama. Kocok mentega, margarin dan gula hingga putih mengembang hampir 2x dari adonan semula. Kenapa adonan mentega, margarin dan gula bisa mengembang? Karena si margarin adalah pengemulsi yang baik sehingga bila dikocok akan membuat adonan mengembang. Bila hanya butter saja, tetap mengembang sih tapi tidak sebanyak bila ditambahkan margarin.

Karena udah lupa berapa besar ideal si Lidah Kucing, pertama aku buatnya lebih imut, mirip orang2 bikin Lidah Kucing Rainbow yang berwarna-warni itu, berikutnya lebih besar lagi, atau malah jumbo ya hahaha dan juga warnanya eksotis tapi gpp kok sebetulnya, soalnya waktu dulu pernah lihat Lidah Kucing dengan warna eksotis begitu dijual di Toko Ani 🙂

Oh iya, Lidah Kucing ini beneran enak lho, wajib coba yak 🙂

Yang Oriental dan Eksotis, suka yang mana? Tinggal pilih xixi

Lidah Kucing Almond

Bahan :

  • 100 gram margarin
  • 150 gram butter
  • 130 gram gula halus (saya menggunakan gula pasir yang diblender)
  • 125 ml putih telur (biarkan suhu ruang ya)
  • 180 gram tepung terigu protein rendah
  • 50 gram tepung sagu (bisa diganti dengan tepung maizena)
  • 40 gram susu bubuk
  • 50 gram almond bubuk
  • 1 sdt almond essence

Cara membuat :

1. Kocok mentega, margarin dan gula halus sampai putih dan mengembang (dimixer menggunakan speed sedang selama kira-kira 10-15 menit).

2. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, tepung sagu dan juga almond bubuk, aduk rata dengan kecepatan paling rendah hingga rata.

3. Masukkan adonan ke plastik segitiga, potong ujung plastik dengan diameter yang kita inginkan, lalu tekan dan bentuk panjang-panjang di loyang yang telah dilapisi baking paper (lebih bagus lagi bila menggunakan loyang lidah kucing).

4. Panggang hingga matang (kira-kira 25 menit) dengan suhu antara 140-150 derajat Celcius.

 

 

Cake Tape Keju Marmer

Akhir pekan ditemani Cake Tape Keju Marmer itu sesuatu ya…

Sebagai penggemar Tape Singkong, aku suka banget Cake Tape. Sudah sering bikin tapi masih pengen bikin terus, pengen modif terus hingga mendapatkan yang spongy tapi berasa banget tapenya… Eh kadang aku lupa resep yang terakhir dipakai seperti apa, karena jadwal bikinnya tuh misal hari ini bikin, bisa jadi bikin lagi bulan depan atau bulan depannya lagi hahaha kelamaan yak…

Kali ini pun jadinya seperti bluder tape tapi soal rasa, uenakkk to the max xixi lebay ya enak karena tambah keju dan coklat dari Dark Cooking Chocolate

Cake Tape Keju Marmer

Bahan :

  • Butter dan margarin mix 300 gram
  • Gula pasir 200 gram
  • Kuning telur 8 butir
  • Putih telur 7 butir
  • Tepung terigu 215 gram
  • Susu bubuk 35 gram
  • Santan 50 ml
  • Tape singkong 350 gram, haluskan bersama santan
  • Keju cheddar parut 100 gram
  • Dark Cooking Coklat 100 gram, lelehkan

Cara membuat :
• Kocok butter, margarin, 2/3 gula dan vanila cream hingga putih pucat. Kalau saya menggunakan New Hand Mixer Signora, kocok dengan speed 5 selama kurang lebih 12 menit. Lalu masukkan kuning telur, kocok dengan mixer kecepatan rendah hingga rata. Masukkan tape singkong yang telah dihaluskan, lalu terigu dan susu bubuk lalu aduk dengan mixer speed 1. Sisihkan (adonan butter sudah putih pucat)
• Kocok putih telur dan sepertiga dari gula hingga kaku, kurang lebih 5 menit dengan speed 5. Lalu masukkan ke dalam adonan butter secara bertahap dan aduk rata menggunakan spatula.
• Bagi adonan menjadi 2 bagian, 2/3 bagian berwarna original, 1/3 bagian beri DCC leleh, aduk rata.
• Tuang adonan kuning dan coklat secara bergantian kedalam loyang tulban yang sudah dioles mentega dan ditabur tepung secara rata.
• Oven dengan suhu 180°c selama kurang lebih 1 jam.

Brown Butter Cookies

Ga sengaja lagi lihat fb dan ada postingannya Dona, FB-nya Riyas Irmadona owner group Dona’s Delight yang aku ikuti groupnya di fb dan WA, tentang Brown Butter Cookies ini. Namanya menarik jadi sepertinya enak jadi aku lihat postingan resepnya, eh ternyata live-nya sudah habis denk, jadi aku lihat videonya yang waktu itu live.

Kebetulan lagi gak ke mana-mana jadi hari itu juga aku langsung eksekusi membuat Brown Butter Cookies. Awalnya membuat Brown Butternya memang agak ribet, karena gak terbiasa kali ya… pembuatan pertama, brown butterku sukses banget, hangusnyaaa… hahaha iya hangus karena sepertinya apinya kegedean. Pembuatan brown butter kedua, api agak kukecilkan dan akhirnya jadi juga brown butternya, walaupun gak sempurna xixi

Selain resepnya Dona, aku ketemu resep Brown Butter Cookies lainnya di youtube dan di situ penggunaan tepung terigunya lebih banyak, atau aku yang salah konversi ya hahaha jadilah aku tambahkan tepungnya, mungkin sekitar 100 gram-an. Tapi anehnya si adonan gak keras lho makanya aku adem aja menambahkan tepung, eh ternyata setelah dipanggang hasilnya keras, kelamaan panggang juga kayaknya wkwkwk dan bentuknya pun mengikuti yang di youtube itu. Kalau yang di youtube bentuknya lebih besar dan tebal, kebiasaan orang kita khan sukanya kue kering yang imut-imut, jadi aku membuatnya pun kecil-kecil saja hehe

Tapi ya overall rasa kue ini enak banget, setuju aku dengan Dona, so next time sebelum bulan puasa kayaknya aku akan mencoba kembali membuat Brown Butter Cookies ini. Tunggu aku ya Brown Butter Cookies xixi

Untuk fotonya, maafkeun ya karena kefotonya yang di loyang saja hahaha

Resep yang kucoba sih 11-12 dengan resep Dona, hanya tepungnya lebih banyak, jadi aku posting resepnya Dona saja ya

Brown Butter Cookies

  • 200 gr unsalted butter
  • 150 gr gula pasir
  • 1 kuning telur
  • 250 gr terigu
  • 1/2 sdt baking soda atau baking powder
  • sejumput garam
  • 1 sdt vanili
  • Selai buah apa saja tapi boleh juga tidak di pakai

Cara membuat :

  1. Siapkan wadah yang cukup besar dan isi dengan air es (gunanya unduk segera mendinginkan brown butter yang kita buat, agar tidak menjadi gosong.
  2. Panas kan oven 170 derajat
  3. Lelehkan unsalted butter dengan api sedang, aduk sesekali kurang lebih 12-13 menit, setelah itu aduk lebin sering sampai berwarna kuning keemasan dan akan menjadi kecoklatan.
  4. Cepat masukan ke wadah berisi air es agar proses memasak terhenti, dan brown  butter tidak menjadi gosong.
  5. Pindahkan ke wadah lain (mangkok) lalu masukan gula pasir, vanili aduk rata.
  6. Masukan kuning telur, aduk rata.
  7. Ayak terigu bersama baking soda, dan garam, campur ke dalam adanan butter tadi, aduk rata hingga adonan bisa di satukan.
  8. Adonan bisa kita diamkan 1-2 jam di suhu ruang agar rasanya menjadi lebih kuat, atau mau langsung di betak juga tidak apa.
  9. Cetak adonan dengan menggunakan sendok kecil. Dengan cara tekan-tekan adonan ke dalam cekungan sendok, lalu lepaskan dari sendok dan taro di loyang yang telah kita alasi baking paper atau oles mentega dan tabur terigu.
  10. Panggang dengan shu 170 derajat celcius, kurang lebih 10-15 menit sampai berwarna kuning kecoklatan.
  11. Dinginkan, dan bisa di olesi dengan selai dan di bikin seperti sandwich, kaal mau.

Cornflake Chocolate Chips

Suatu hari sebelum Imlek Februari 16, ada yang memesan Oven Galaxy, itu lho Oven Listrik Yang Paling Laku dari Signora, namanya ibu Mila*** yang tinggal di Kayu Putih Residence, Jakarta Timur.

Setelah mencoba si Oven Listrik dan semua ok, kulihat di meja makannya banyak sekali kue kering dalam toples2 gitu. Iseng kutanya, “Dijual berapa bu kue keringnya?”, “kue apa saja itu bu?”, duh kepo yak hahaha maklum tukang kue kering 🙂 dan dijawab oleh si ibu, “gak buat dijual mbak, buat sendiri saja, buat Imlekan”, “oh” balasku. Ga disangka beliau langsung memberi 1 toples kue, yang ternyata adalah kue cornflake. “Nie mbak, cobain”, “buat putrinya tuh”, kebetulan Callista memang ikut karena minta diantar ke rumah duka di daerah Pluit. Toplesnya yang persegi ukuran 350 gram. Wahh senang banget donk daku, “wah makasih banyak ibu”, jawabku.

Setelah ijin foto2, nyobain kuenya yang kucomment, “enak bu cornflakenya”, eh terus si ibu bilang, “nanti saya share resepnya ya”, “udah ga sabar pengen pakai ovennya buat bikin kue Imlek” wah tambah senang donk daku, baik banget si bu Mila 🙂 udah ngasih kue, eh mau kasih resepnya juga, jarang2 dapat customer seperti ini xixi

Dan akhirnya beberapa hari lalu, saat ku WA ibu Mila, gak lama beliau mengirimkan resepnya, yang diambilnya dari majalah Sedap. Hari Sabtu lalu sebenarnya kujadwalkan untuk bikin pesanan Cheese Button eh tapi karena asisten sedang sakit jadi mundur, akhirnya aku bikin saja si Cornflake resep ibu Mila 🙂

Dan beginilah hasilnya xixi oh iya aku bilangnya sih bukan Creamy Mix Cookies, lha krim kentalnya cuma 1 sdm, gak efek ke kuenya xixi tapi chocolate chipsnya kurang berasa menurutku, next kalau bikin lagi aku tambah ahh, oh iya margarinnya aku mix dengan butter 50:50 gitu…

Setelah matang agak mleber gitu xixi dan bentuknya gak beraturan wkwkwk
Sebelum matang kecil2 yak
Ini resepnya dari majalah Sedap

Marmer Cake Resep Law Thomas

Akhirnya pencarian resep Marmer Cake-ku berakhir di sini. Ya daku setuju dengan banyak pendapat followersnya Law Thomas kalau resep Marmer Cake Law Thomas ini enakk pake bangettt…

Resep ini anti gagal juga sepertinya, cobain deh…

ini masih basah, efek gak sabar memotongnya saat masih panas, jangan ditiru yak xixi

Marmer Cake Resep Law Thomas

  • 8 butir kuning telur
  • 7 butir putih telur
  • 1/2 sdt vanila cream powder (aku pakai vanilla Ny. Liem, lebih wangiii)
  • 180 gr butter (aku pakai Baker’s Mix)
  • 150 gr margarin (aku pakai Baker’s Mix)
  • 225 gr gula halus (aku pakai gula pasir biasa)
  • 200 gr tepung terigu (aku kunci)
  • 30 gr susu bubuk (aku pakai Dancow sachet)
  • 1/2 sdt pasta coklat (aku skip, pakai pasta black forest saja)
  • 3/4 sdt pasta black forest

  1. Kocok butter, margarin, gula dan vanila cream hingga putih pucat. Lalu masukkan kuning telur, kocok dengan mixer kec rendah hingga rata. Masukkan terigu dan susu bubuk lalu aduk dengan mixer kec rendah. Sisihkan (adonan butter sudah putih pucat)

  2.  Kocok putih telur dan sepertiga dari gula hingga kaku. Lalu masukkan ke dalam adonan butter secara bertahap dan aduk rata menggunakan spatula.
  3. Bagi adonan menjadi 2 bagian lalu 1 bagian beri pasta coklat mix pasta blackforest dan aduk rata.

  4. Tuang adonan kuning dan coklat secara bergantian kedalam loyang tulban yang sudah dioles mentega dan ditabur tepung secara rata.

  5. Oven dengan suhu 180°c selama kurang lebih 45-50 menit (kalo ini tergantung karakteristik oven masing2 ya) – aku sampai 1 jam xixi

  6. Sajikan selagi panas.

Chiffon Pandan Dona’s Delight

Duluuu banget beberapa kali bikin Chiffon Cake ini dan berhasil mengembang dengan suksesnya, beneran lho… punya loyangnya juga sampai 2 biji, tapi ya pas cari2 lagi gak ketemu itu loyang kayaknya dah kuhibahkan deh lupaa hehe akhirnya saat ke Titan beberapa hari lalu, terpaksalah beli 1 saja…

Sekarang coba lagi kok hasilnya gak mengembang seperti dulu yak, entah salah di mana. Sepertinya pengocokan putih telurnya yang kurang kaku, aku hanya sampai soft peak saja. Atau pengadukannya yang kelamaan ya, mbuh deh… oh iya panggangnya pun aku ketinggian suhunya, sepertinya 170 derajat Celcius gitu, padahal harusnya 155 atau 160, jadilah retak-retak 🙂 tapi gpp buatku mah, teteup enak soalnya hahaha

Sebenarnya pengen nyobain lapisannya si Chiffon Pandan, yang disebut Kaya/Srikaya, tapi waktuku tidak banyak jadilah hanya Chiffon Pandan saja, kapan2 yak buat Kaya-nya 🙂

tuh khan adonannya dikit banget yak

Resep asli ada di sini ya

CHIFFON PANDAN
(UKURAN 20X20) By Anna M

BAHAN CHIFFON

A.
6 kuning telur
75 gr gula pasir

160 gr terigu
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt garam

50 cc santan
50 cc air daun pandan
75 cc minyak
1 sdt pasta pandan

B.
6 btr putih telur
100 gr gula pasir
1/2 sdt cream of tar-tar atau air lemon

CARA :

  1. panaskan oven di 155°C
  2. Ayak terigu, baking powder, dan garam, di wadah tempat kita akan mengocok adonan.
  3. Masukan kuning telur, gula pasir, minyak, air pandan, santan, dan pasta pandan.
  4. Kocok semua bahan tersebut di atas dengan kecepatan sedang selama 2-3 menit, sampai adonan terlihat halus.
  5. Sisihkan.
  6. Kocok putih telur dan cream of tar-tar dengan speed tinggi lalu masukkan gula pasir sedikit demi sedikit (3 tahap), kocok sampai lembut agak kaku (kalau dibalik putih telur tidak tumpah).
  7. Masukkan kocokan putih telur kedalam adonan kuning telur dengan beberapa tahap (aduk pakai balon whisk secara lipat balik secukupnya saja, jangan terlalu lama mengaduk)
  8. Setelah itu masukan adonan kedalam loyang yang TIDAK dipoles apapun hanya alasnya saja dikasih kertas roti.
  9. Hentakan loyang beberapa kali (3x cukup) supaya gelembung udara yang ada didalam kue keluar.
  10. Panggang kue di oven dengan suhu 155°C selama 1 jam 15 menit tergantung oven masing-masing.

Donat Kentang NCC

Udah lama banget gak ngedonat dan masih punya gula dusting donat atau gula dingin, trus lihat postingannya Jane Sipasulta di IG-nya @janesip30 duh menggoda banget si donat menul2 cantik 🙂

Akhirnya kemarin bikin deh si Donat Kentang resep NCC ini, mengobati kangennya daku sama si donat. Sewaktu alm. mamaku masih hidup, setiap hari si donat muncul, ditemani risoles, bakpau, roti goreng, kadang panada dan lalampa. Dan aku suka hampir semuanya hahaha sampai sekarang pun kalau disuruh milih, mau cake atau kue basah donat dkk, aku lebih memilih donat dkk, sukaa banget sama kue basah tapi kalau disuruh bikin snack box duh belum deh… Dulu pernah dapat lemparan order dari Reny, beneran pontang-panting bikinnya, kudu subuh bangunnya, bisa-bisa gak tidur malah.

Aih jadi panjang xixi ini ya resep Donat Kentang NCC, 11-12 sama Donken Dapur Bunda yang pernah aku buat jaman baheula 🙂 Oh iya, aku gak goreng semua donat jadi sisanya setelah dibulatkan simpan di freezer dan goreng keesokan harinya, thawingnya cepat lho, kurang dari 2 jam.

Ini ponakanku doyan xixi lihatlah betapa belepotannya dia makan si donat 🙂
Ini setelah difrozen dan digoreng lagi, masih enak banget lho, abaikan bentuk dan warnanya yang eksotis yak, kelamaan gorengnya dan kegedean juga apinya xixi

Donat Kentang Resep NCC

Bahan :

– Tepung terigu cakra 500 gram (aku pakai cakra 400 gram dan segitiga 100 gram)

– Susu bubuk full cream 50 gram (aku pakai 2 sachet Dancow yang @27 gram, lebih 4 gram xixi)

  • Ragi instan 11 gram (1 sachet)
  • Kentang kukus 200 gram (aku haluskan dengan potato ricer hadiah Signora)
  • Gula pasir 100 gram
  • Mentega 75 gram (aku pakai Baker’s Mix saja)
  • Garam secukupnya
  • Kuning telur 4 butir
  • Air es 100 ml

Cara membuat :

  1. Dalam wadah, campur semua bahan kering : tepung terigu, gula, susu bubuk dan ragi instan, lalu aduk rata. Masukkan kentang halus, tuang telur dan air es, lalu uleni sampai adonan menjadi rata dan setengah kalis.
  2. Selanjutnya beri mentega dan garam, aduk rata dan uleni sampai adonan menjadi kalis elastis.
  3. Istirahatkan adonan kurang lebih selama 20-30 menit.
  4. Bentuk adonan sesuai selera, bisa dibulatkan manual atau menggunakan cetakan donat agar lebih praktis. Diamkan kembali adonan selama 20 menit, sampai adonan mengembang.
  5. Setelah itu goreng adonan donat ke dalam minyak dengan menggunakan api kecil atau sedang sampai kuning keemasan. Angkat, tiriskan. Lakukan hal yang sama sampai adonan habis.

Risoles Ragout Ayam

Aku tuh suka banget sama kue tradisional ya suka makan ya suka bikinnya, tapi sih selama ini bikinnya yang praktis2 aja, ogah yang ribet2 hahaha ketahuan pemalasnya yakk…

Punya buku “Aneka Snack” Sedap karena dulu pernah dikasih sama my bf yang bisnisnya buku2 gitu. Zaman belum ngehits internet doi punya lapak buku di daerah Blok M, yang ngelola adalah suaminya, jadi hari-hari dari rumahnya di Bekasi mereka ke Blok M. Dulu itu aku suka ke sana juga, lihat2 buku resep akhirnya beli, dikasih murah pula sama my bf. Kadang-kadang “udah bawah aja”, gak boleh bayar, ya rugi donk doi enak di daku hahaha

Resep Risoles Ragout Ayam ini juga karena lihat buku Aneka Snack itu dan jadi kepengen bikin. Semua resep di situ juga daku pengen buat tapi apa daya tenaga, waktu dan juga dana-ku terbatas hahaha

Eh tapi ternyata ada 2 cara bikin ragout, pertama, seperti di buku, bikin ragoutnya dulu, jadi setelah tumis bawang bombay, masukkan tepung lalu susu cair. Cara kedua, tumis dulu semua baru terakhir masukkan susu cair dan tepung, seperti yang kulihat di resep mbak Ine. Setelah perbandingan dengan resep mbak Ine, akhirnya aku ambil resepnya mbak Ine saja untuk kucoba…

Risoles Ragout Ayam

Bahan :

  • 2 sdm margarin
  • 1/3 gr bawang bombay, cincang halus
  • 100 gr daging ayam rebus, suwir-suwir
  • udang cincang (secukupnya, kebetulan ada jadi aku campur aja hehe)
  • 100 gr wortel (aku pakai mix vegetable, tinggal nyemplung xixi)
  • 2  lembar daun bawang, iris halus (aku skip gak punya)
  • 300 ml susu cair (aku pakai whipcream sisaan kemarin 100 ml + air 200 ml)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 7 sdm tepung terigu (kira2 aja, kekentalannya)
  • 2 sdm margarin leleh (nah ini kok gak kelihatan yak jadi gak pakai hikss – sepertinya margarin ini yang buat warnanya gak putih blas seperti punyaku, mikir2 di mana ya salahnya kok putih banget, ealah sepertinya ini sih)

 

BAHAN PELAPIS:

  • 1 butir telur (aku pakai tepung terigu + air, konsistensi kental)
  • 200 gr tepung roti taruh di nampan/loyang yang rada lebar agar leluasa
    kerjanya

 

Cara membuat:
CARA KULIT/FLENSJES:

1. Terigu+minyak goreng+garam+BP+telur, diaduk dengan sedikit air, sampai licin. Biasanya pakai tangan, sambil di tepuk2, supaya rada
liat, kalau liat, kulitnya bisa tipis tidak gampang robek.
2. Tambahkan air sedikit2 sampai cukup kekentalannya
3. Untuk di dadar di teflon, yang bergaris tengah 22 cm.

note:  waktu mengaduk tepung, jangan diremas remas,
karena akan menyebabnya tepung meringkil.

kalau kira-kira ngaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang
meringkil, jangan segan2 di saring ya, tentu setelah adonan cair lho.

kira kira ini jadi 25-30 lembar.

Note dariku: aku tidak pakai acara tepuk2, pakai pan diameter 20 cm dan jadinya cuma 23 buah. Duh mbak Ine hebat banget yak 22 cm jadi 25-30 lembar.

CARA RAGOUT:

1. Tumis bawang bombay dengan 2 sdm margarine dan pala bubuk, sampai
bawang layu dan harum pala keluar. Masukkan ayam rebus (atau daging ayam cincang) , wortel dan daun bawang. aduk2 sebentar.
2. Masukkan susu cair, merica, garam, gula.
jangan lupa cicipi ya, asin manisnya yang pas dengan seleramu.
biarkan sampai mendidih, kecilkan api.
3. Masukkan terigu yang di ayak langsung di atas adonan mendidih, segera aduk adonan, sampai kental (kalau kurang kental, tambahkan satu atau dua sendok lagi tepung terigu.)
Matikan api, masukkan 2 sdm margarine/butter, aduk sampai
margarine meleleh dan rata larut dalam ragout.

Note:

Bubuk pala yang ditumis (saat menumis bawang bombay), akan
menyebarkan/mengeluarkan aroma lebih harum.
Margarine yang dicemplungin terakhir, menambah aroma wangi pada
ragout.

Cara Penyelesaian,
ambil selembar kulit, tambahkan sesendok makan ragout ayam, tambah sepotong keju dan sepotong daging asap, bungkus segitiga (kalau bisa), aku gak sempat lihat lagi, coba sekali kayaknya ribet, akhirnya bentuk biasa aja wkwkwk
ini untuk membedakan bentuk dengan risoles isi ragout aja.

CARA PELAPISAN :
Telur ayam, kocok asal campur seperti telur dadar
Celup setengah bagian badan Kaasflensjes ini ke dalam telur kocok, terus ratakan agar seluruh badan Kaasflensjes ‘basah’ karena telur. (kenapa kog nggak di celup
semua aja? kenapa setengah bagian? karena kalau semua cemplung, akan terlalu
‘basah’ dan licin)
Pakai satu tangan aja, di puter2 kaasflensjesnya di telapak tangan, agar
telur merata. Atas bawah, muka depan, ujung ke ujung :-))

Risoles yang sudah dilumuri telur di gulingkan di tepung roti, tepuk2 agar
tepung menempel dan yang nggak bisa nempel bakal rontok.
kalau ndak ditepuk2, bakal banyak yang rontok di minyak goreng, bikin kotor
minyaknya.

Siapkan minyak goreng cukup banyak di wajan, biarkan panas betul. pakai api
besar. masukkan Risoles secukupnya sampai semua terendam minyak dan jangan terlalu
sering di aduk. Risoles akan matang/menguning secara cepat.

Kalau api kurang besar, Risoles kelamaan terendam di minyak, bakal nyerap
minyak, dan bahkan kemungkinan kulit akan pecah2.

Singkong Thailand Yummy

Singkong Thailand, siapa sih yang gak suka? Kudapan Singkong ala Thailand ini mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia, termasuk saya hahaha secara singkong itu pertama enak, kedua murah, dan ketiga mudah didapat. Dibikin camilan apapun daku suka sama singkong. Digoreng aja daku suka, sering banget ngiler beli gorengan singkong yang merekah cantik, kelihatan enak di abang2 gorengan xixi ketahuan deh ya sukanya gorengan 🙁

Intinya sih Singkong rebus yang dikasih saus santan manis, eh ada juga yang asin ya, selera sih yaaa, manis enak asin pun enak, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Sebetulnya sudah beberapa kali daku bikin Singkong Thailand tapi ya lupa difoto, lupa posting, jadi baru ini deh postingnya hehe Oh iya aku sukanya yang basah dengan kuahnya gitu ya bukan yang dituangin saus hehe kalau basah dengan kuah berarti kuahnya agak meresap gitu ke singkongnya, uenakkk…

Singkong Thailand

Bahan:

  • 1 kg singkong, dikupas, dipotong-potong tebal 1 1/2 cm
  • 1/2 sdt garam
  • 3 lembar daun pandan, diikat
  • 1 liter air (atau secukupnya)
  • 200 gram gula pasir

Bahan Saus:

  • 500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 1/2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan, diikat
  • 1 sdm tepung sagu dilarutkan dalam 150 ml air, untuk pengental

Cara membuat:

  1. Rebus singkong, garam, daun pandan, dalam air sampai matang dan empuk.
  2. Tambahkan gula pasir. Masak sambil diaduk sampai matang dan singkong meresap.
  3. Saus, rebus santan kental, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.
  4. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai meletup-letup.
  5. Sajikan singkong dengan saus.