Tag Archives: hnp

Terapi Akupunktur Untuk Mengobati HNP a.k.a. Syaraf Kejepit

Tempat Praktek pak Yuyun:

Jl. Barito Raya no. 168
Depok II Timur
kalau naik kendaraan umum : naik angkot 02, turun sebelum SMP 3 Depok
atau naik gojek dari terminal atau stasiun di Depok
telp. 021-7705218 / 021-96662255
HP pak Yuyun 0812-9662-255

 

HNP (Herniated Nucleus Pulposus) atau oleh masyarakat awam lebih dikenal sebagai Syaraf Kejepit adalah menonjolnya inti dari diskus yang menjadi bantalan tulang belakang sehingga diskus yang menonjol dari tempatnya tersebut menekan syaraf sebagai akibatnya  adalah berbagai macam sakit, kesemutan, juga lemahnya anggota gerak seperti punggung, pinggang, lengan, atau tungkai, bisa juga ke leher.

HNP a.k.a. Syaraf Kejepit inilah yang selama 6 tahun terakhir ini kuakrabi. Di awal tahun 2009 daku mulai aktif ikut komunitas B2W (Bike to Work), mulai dari  Fun Bike (lebih sering diadakan di Senayan dsk, lokasi Car Free Day), juga kegiatan offroad atau bersepeda menyusuri jalan-jalan kampung di sekitar Cibubur РCimanggis, melewati jembatan kayu, naik turun bukit atau offroad di sekitar JPG (Jalur Pipa Gas) di BSD. Sangat-sangat menyenangkan lho mengisi weekend dengan bersepeda dengan teman-teman. Selain offroad, daku juga ikutan touring, istilah untuk bersepeda di jalanan bagus/beraspal dan berjarak jauh, seperti misalnya dari Jakarta ke Bogor, jarak kurang lebih 70 km kami susuri dalam waktu kurang lebih 6-7 jam. Dan yang paling berkesan buatku adalah touring ke Anyer, yup Jakarta РAnyer adalah rekor terpanjangku bersepeda, menjadi satu hal yang bisa kubanggakan ke anakku, kalau emaknya ini mampu juga ternyata gowes jauh2 hehehe Cerita gowes nyantai ke Anyer bisa dibaca di sini gowes-Anyer

Tahun 2010 aku mulai merasakan sakit pada kaki, juga pinggang. Awalnya kupikir karena kecapekan bersepeda. Pada waktu itu aku bersepeda ke kantor, tidak tiap hari sih tapi bisa 2-3 kali dalam seminggu, apalagi jarak dari rumah ke kantorku gak begitu jauh, kira-kira 6-7 km, jadi pulang pergi aku menempuh jarak 12-14 km. Karena kakiku sakit jadi kukurangi aktivitas bersepeda ke kantor menjadi sekali dalam seminggu, namun ternyata tidak berkurang juga sakitnya, hingga akhirnya aku memutuskan untuk memeriksakan kakiku ke dr. tulang di RS Koja. Itu pun aku ke dr. Arsanto (dr. bedah tulang) pada akhir Februari 2011, berbulan-bulan setelah sakit, daku memang pemalas sekali bila berurusan dengan dokter, hikss Hasil pemeriksaan fisik dan juga X-ray pada kaki dan pinggangku : Osteoarthritis lumbalis dan sugestif HNP pada L5-S1. Dokter juga menyarankan pemeriksaan Hematologi, Imunoserologi dan Fungsi Ginjal yang semuanya rata-rata baik (ada beberapa sih di bawah normal) tapi masih OK kata dokter. Saat itulah sebetulnya aku mengenal HNP atau Syaraf Kejepit ini, tapi masih belum ngeh benar.

Sakit yang kurasakan pada kakiku adalah baal/kebal dan sakit sekali bila digerakkan, juga terasa keras dan panas. Dokter menjelaskan mengenai bantalan (diskus) tulang belakang, bagaimana diskus mempunyai cairan/gel sehingga seperti pelumas bisa membuat tulang flexible bergerak, namun bila bantalan tersebut terkikis atau menonjol keluar akibatnya syaraf-syaraf di sekitarnya juga ikut keluar, tidak terlindungi sehingga menyebabkan sakit di bagian tersebut. Itu penjelasan singkat dokter dan belum sepenuhnya bisa kupahami. Saat itu aku masih cuek saja dan karena pada suatu waktu kakiku tidak sakit lagi, padahal obat dari dokter sudah kutebus tapi tidak kuminum. Kupikir sudah sembuh, mungkin kalaupun sakit lagi masih nanti-nanti, masih lamaaaa… Ternyata beberapa bulan kemudian si HNP atau Syaraf Kejepit ini kembali lagi menghampiriku, dan sakitnya benar-benar deh… dah kayak nenek-nenek aja sampai terbungkuk-bungkuk gitu hikss Jadi kembalilah daku ke dokter, oleh dokter disarankan untuk Fisioterapi yang setelah kutanya ke seorang teman yang bekerja di RS, intinya adalah “pemanasan”, tubuh kita dipanasi gitu… Kebetulan di kompleksku sedang marak-maraknya pengobatan ceragem, ya seperti fisioterapi jadinya. Karena dekat rumah jadilah aku berobat ceragem hampir setiap malam, sepulang kerja. Mayan murah deh dibanding fisioterapi di RS, sekali datang hanya Rp 5.000, plus free sekali setelah 10x kedatangan. So, selama setahun lebih aku rajin ceragem-an dan juga berenang, yang kata dokter: bagus untuk penderita HNP.

Di bulan Oktober 2013 saya browsing-browsing mengenai HNP ini dan end-up di postingan Nia di blognya ini https://alnifamily.wordpress.com/myself/my-self/

Daku juga mendapat pencerahan mengenai pengobatan untuk HNP dari postingannya Budiman Hakim di Kompasiana http://www.kompasiana.com/budiman_hakim/hnp-bisa-disembuhkan-tanpa-operasi_551ae0a4a33311be20b65a69

Dari situ daku mulai terapi akupunktur di tempat pak Yuyun, yang saat itu kebetulan gak jauh dari kantor ISA di Benhil. Jadi setelah dari kantor ISA barulah daku ke tempat pak Yun.

yuyun4

Baru beberapa bulan lalu pak Yun pindah ke Depok, membuatku harus ke Depok juga untuk terapi akupunktur. Oh iya, tahun lalu aku rutin 2 atau 3 bulan sekali ke tempat pak Yun tapi sejak jalan-jalan ke Bali di akhir 2014, sudah hampir 10 bulan aku gak terapi, duh bandelll ya…

Di akhir bulan puasa, beberapa hari sebelum Lebaran kusempatkan ke tempat pak Yun, itu juga karena kembali HNP-ku kambuh, takjub deh melihat tempat praktek pak Yuyun yang baru, karena beliau berkolaborasi dengan putrinya yang juga membuka praktek akupunktur tapi di bidang kecantikan. Pak Yuyun menempati lantai bawah sementara putri pak Yuyun di lantai atas.

yuyun3

Mengobrol dengan pak Yuyun selalu menyenangkan karena beliau hampir selalu punya jawaban untuk masalah kesehatan yang kita tanyakan. Oh iya, pada 21 November 2013 daku membuat fb group “Bersahabat dengan HNP” group khusus sharing informasi buat teman-teman senasib sependeritaan hahaha lebayyy… https://www.facebook.com/groups/484072058373777/

yuyun1

yuyun2

#bersambung