Tag Archives: keju

Roti Coklat dan Keju Sistem Kuno

Roti Coklat dan Keju Sistem Kuno ini sama resepnya dengan yang sebelumnya, di sini

Hanya saja isiannya yang beda dan rasanya enakkk lho, oh iya kali ini saya tidak menggunakan pelembut, milk flavour powder ataupun bread improver. Seharusnya memang gak usah pakai kali ya, namanya juga Roti Coklat dan Keju Sistem Kuno. Orang dulu khan belum mengenal bahan tambahan kue2 seperti itu.

Untuk tepung sekilo dan dibikin @50 gram, hasil jadinya sekitar 45 buah. Itu kalau tidak salah hitung ya xixixi, lumayan buat sarapan beberapa hari 🙂 Pokoknya rasanya recommend deh uenakkk si Roti Coklat dan Keju Sistem Kuno ini 🙂

Btw anyway busway, teteup untuk menguleni saya percayakan pada Mixer Bosch yang tahan banting dan cepatttt 🙂  Soal penampakannya, maafkan ya kalau kurang cantik, maklum masih belajar hahaha Kalau mau beli, contact aku aja ya xixi

Roti Coklat dan Keju Sistem Kuno

Bahan :

Biang :

  • 60 gram tepung terigu protein tinggi (seperti Cakra)
  • 15 gram ragi instan
  • 100 cc air suhu biasa/ruang
  • 15 gram gula pasir

Campur/aduk semua bahan hingga rata, gunakan whisk dan aduk searah saja, lalu diamkan selama 1 jam.

Bahan Kulit:

  • 325 cc air es
  • 250 gram gula pasir
  • 50 gram susu bubuk
  • 1 kg tepung terigu protein tinggi
  • 10 gram milk flavour powder (jika suka)
  • 150 gram butter
  • 8 butir kuning telur (160 gram)
  • 2 butir putih telur (60 gram)
  • 1 sdm garam
  • 3 gram bread improver (jika suka)
  • 2 gram pelembut roti (jika suka)

Cara membuat :

  1. Aduk rata semua bahan kering, masukkan ke bowl mixer.
  2. Campur semua telur dan air es, masukkan ke bowl mixer. Kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan adonan “biang”.
  4. Kocok adonan hingga menyatu dan tekstur kasar, lalu masukkan mentega dan garam, naikkan speed mixer ke speed 2.
  5. Kocok adonan hingga kalis elastis.
  6. Bagi adonan seberat @50 gram, diamkan selama 15 menit, lalu diberi isian dan bentuk.
  7. Diamkan lagi hingga mengembang (antara 45 menit – 1 jam), kemudian poles dengan telur utuh (untuk hasil terbaik : kuning telur dan susu evaporated, 1 kuning telur : 5 sendok makan susu evaporated).
  8. Panggang dengan suhu 170 derajat Celcius selama kurang lebih 25 menit.

Bahan Isian :

  • Keju Cheddar parut dan tambahkan susu kental manis secukupnya, dijamin rasanya lebih enak dibanding bila hanya keju cheddar saja.
  • Coklat : coklat filling bentuk bubuk, campur dengan minyak dan mentega. Perbandingannya 3 : 1, jadi 3 bagian coklat filling : 1 bagian campuran minyak dan mentega (75% dan 25%)

Flan Makaroni Keju

Biasanya bikin Makaroni Schotel khan isinya di tengah lalu topping keju, sementara Flan Macaroni Keju ini kebalikannya, adonan isi menjadi toppingnya, lalu ditutup dengan keju. Tentu saja isinya terlihat jelas.

Sayangnya si Flan Makaroni agak gelap hikss daku memanggangnya agak kelamaan gegara timer yang sudah berbunyi dimatikan oleh ponakanku dan aku ga dengar. Ihh kebiasaan buruk deh si Omo, demen banget matiin timer yang berbunyi. Iya kalau ada timer berbunyi pasti deh dia nyari2 itu bunyi trus dimatiin ma dia. Padahal belum tentu aku langsung dengar…

Flan Makaroni Keju

Bahan :

  • 100 gram makaroni, rebus 3/4 matang
  • 4 butir telur
  • 300 ml susu cair
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 100 gram keju cheddar parut

Bahan Topping :

  • 100 gram brokoli, potong2, seduh air panas
  • 1/2 buah paprika merah
  • 1/2 buah paprika hijau
  • 1/2 buah bawang bombay, iris panjang
  • 50 gram jamur kancing, belah 4
  • 150 gram daging giling
  • 2 sendok makan pasta tomat
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 100 gram keju mozarella, parut kasar untuk taburan

Cara membuat :

  1. Aduk bahan makaroni. Tuang di pinggan tahan panas diameter 24 cm yang telah dioles margarin.
  2. Oven sambil direndam dalam loyang berisi air dengan api suhu 170 derajat Celcius selama 45 menit atau sampai matang.
  3. Topping : tumis semua bahan topping asal layu kecuali mozarella. Tuang ke atas makaroni.
  4. Tabur keju mozarella. Oven dengan api 170 derajat Celcius selama 25 menit sampai meleleh.

Cake Keju Kukus

Sebagai penyuka Keju dan juga penyuka yang simple-simple, jiahhh #malasmodeon mulai lagi deh hehe daku selalu suka dengan berbagai kue yang ada keju-kejunya dan yang simple tentunya.

Sewaktu melayat om Dicky Sigarlaki di RS Meilia Cibubur, gak sengaja mampir di booth yang jual majalah di depan RS, dan tertarik dengan judulnya “Hidangan Spesial dari cokelat dan keju” Sedap Khusus Pemula edisi 89/XVI/2015, lihat-lihat isinya dan langsung beli deh 🙂

cake keju kukus

Cake Keju Kukus

Bahan :

  • 75 gram cream cheese
  • 1 1/2 sendok makan susu cair
  • 50 gram mentega tawar (saya pakai wijsman, kebetulan masih punya)
  • 50 gram white cooking chocolate, lelehkan
  • 6 kuning telur
  • 2 putih telur
  • 1/4 sendok teh garam
  • 70 gram gula pasir
  • 80 gram tepung terigu protein sedang
  • 20 gram susu bubuk
  • 20 gram maizena
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh essen vanila

Bahan Topping :

  • 25 gram buttercream (saya pakai yang ringkes aja, SKM hehehe)
  • 75 gram keju parut panjang

Cara Membuat :

    1. Tim cream cheese dan susu cair sampai larut.
    2. Masukkan mentega tawar. Aduk sampai larut. Tambahkan white cooking chocolate leleh. Aduk rata.
    3. Kocok telur, garam, dan gula pasir sampai mengembang. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, maizena, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. Untuk mengocoknya aku memakai Mixer Bosch, cepat banget lho mengembangnya si adonan.
    4. Masukkan campuran cream cheese. Aduk perlahan.
    5. Tuang ke dalam loyang 24×24 cm yang di alas kertas roti tanpa dioles.
    6. Kukus di atas api sedang selama 20 menit sampai matang.
    7. Setelah dingin, oles permukaan cake dengan buttercream. Taburkan keju parut. Sajikan dalam bentuk potongan.

 

 

 

Kastengels yang ngeju bangett

Kastengels
Kastengels

Resep Kastengels ini pernah aku share di milis NCC di tahun 2005 lalu, tapi resep ini mengalami modifikasi seiring berjalannya waktu hehe tapi gak banyak kok modifikasinya…

Dulu waktu aku kerja di Kedutaan Amerika, setiap awal bulan ibu-ibu pensiunan suka berkumpul di tempatku karena supervisorku seumuran dengan mereka dan biasa ibu-ibu tersebut ber-Holland sprechen deh hehe dan selera mereka juga yang berbau-bau Holland gitu… dan begitu mencoba kastengels buatanku, ada yang comment, “mirip kastengels jadul”, karena kejunya yang buanyak kali yaa hehe dan ini ada testimony dari temen SMA-ku yang order kastengels ini saat Lebaran tahun 2013.

Selama ini aku gak pernah minta testimony dari pelangganku jadi baru-baru aja ini mintanya hehe Jadi ingat ada pelangganku yang doyannya si kastengels yang agak-agak “coklat” alias sedikit lagi hangusss hehe Setiap Lebaran pasti mintanya, “buat mbak Adis bikinin yang agak-agak coklat yaa tapi jangan sampai hangus” jadilah bila ada kastengels yang kecoklatan, aku sisihkan deh buat mbak Adis 🙂

testimia1testimia2

Oh iya bikin kastengels ini mudah dan cepat lho, caranya seperti berikut ini yaa

cara kast 1
Giling adonan sesuai ketebalan yang diinginkan

 

cara kast 2
Olesi kuning telur, taburi keju parut di atasnya

 

Bentuk menggunakan cetakan kastengels. Angkat adonan yang telah tercetak dan letakkan di loyang
Bentuk menggunakan cetakan kastengels. Angkat adonan yang telah tercetak dan letakkan di loyang

Terakhir, panggang deh…

ini penggaris kue tuk patokan besar saat di giling, bisa dibeli di Toko Berkat Pasar Mester, Jatinegara
ini penggaris kue tuk patokan ketebalan kue saat di giling, bisa dibeli di Toko Berkat Pasar Mester, Jatinegara

Seorang teman yang kukirimi kastengels ini (dia punya kelebihan keju parmesan jadi kita barter keju parmesannya dengan kue2ku xixi) bertanya kastengelsku dibentuk pakai cetakan apa, karena bentuknya bisa sama dan bagus, soalnya seperti pakai mesin atau cetakan pesanan khusus. Saat itu aku cuma bisa kasih smiley aja sambil janji akan kirim besok gambarnya soalnya rada gak percaya pas kubilang pakai cetakan biasa yang ada di pasar-pasar itu, yang dari bahan aluminium atau seng atau apalah itu, seperti gambar di bawah ini.

Itu cetakan dah gak ada pegangannya tapi berhubung dah capek beli mulu karena copot terus pegangannya, akhirnya aku coba tetap pakai tanpa pegangan dan ternyata bisa lho… Justru kalau ada pegangan sepertinya gak ada kekuatan untuk menekannya. Jadi sampai sekarang aku gak pernah beli cetakan kastengels lagi, kecuali dah benar-benar rusak, padahal itu pinggirannya sudah miring-miring lho… tapi masih belum diganti juga hehe

cetakan kastangels 1 cetakan kastangels2

 

Semoga cocok…

Ingredients:
– Butter 350 gr (saya pakai Golden Churn or disebut juga Gentong mix dengan Wijsman)
– Margarin 500 gr
– Kuning telur 6 buah
– Putih telur 2 buah (supaya tekstur kastengels tidak rapuh)
– Tepung Sagu sangrai 240 gr
– Tepung Terigu 900 gr
– Keju edam 250 gr, parut, angin-anginkan (dijemur akan lebih ok lagi dengan resiko berat keju akan berkurang)
– Keju parmesan 100 gram
– Keju Kraft 75 gr, parut, angin-anginkan
– Keju Kraft 250 gr (untuk taburan)

Bahan olesan: (campur)
– 5 buah kuning telur
– 1/2 sdm minyak

Directions:
Kocok butter + margarin (kurang lebih 1-2 menit dengan kecepatan rendah), tambahkan telur, kocok rata. Masukkan keju edam & kraft, aduk rata. Terakhir masukkan tepung sagu (atau maizena) dan terigu, uleni hingga bisa dibentuk. Giling adonan di meja, setelah ketebalan yang diinginkan (pakai penggaris kue bila perlu), olesi kuning telur, parut keju cheddar di atasnya. Setelah itu cetak menggunakan cetakan kastengels. Angkat adonan yang telah tercetak ke atas loyang. Oh iya loyang tidak perlu diolesi apa-apa, karena adonan kastengels ini sudah cukup banyak margarin dan butter jadi si kastengels tidak akan lengket di loyang.

Panggang hingga matang. Memanggang kastengels lebih lama dibanding kue kering lainnya karena ketebalannya. Lebih tebal lebih lama. Bila mau aman, dijamin gak gosong, gunakan api kecil, mungkin sekitar 110 derajat Celcius (saya sih pake feeling aja hehe) selama 15 menit, kemudian putar posisi loyang dan panggang kembali selama 15 menit. Berikutnya bisa diperkirakan sendiri kira2 10 menit lagi dan 5-10 menit dipanggang di rak paling atas oven (yang untuk mematangkan/mencoklatkan bagian atas kue). Oh iya, saya menggunakan oven gas dua rak, ukuran 75 x 55 cm tinggi 80 cm.