Tag Archives: risoles

Risoles Ragout Ayam

Aku tuh suka banget sama kue tradisional ya suka makan ya suka bikinnya, tapi sih selama ini bikinnya yang praktis2 aja, ogah yang ribet2 hahaha ketahuan pemalasnya yakk…

Punya buku “Aneka Snack” Sedap karena dulu pernah dikasih sama my bf yang bisnisnya buku2 gitu. Zaman belum ngehits internet doi punya lapak buku di daerah Blok M, yang ngelola adalah suaminya, jadi hari-hari dari rumahnya di Bekasi mereka ke Blok M. Dulu itu aku suka ke sana juga, lihat2 buku resep akhirnya beli, dikasih murah pula sama my bf. Kadang-kadang “udah bawah aja”, gak boleh bayar, ya rugi donk doi enak di daku hahaha

Resep Risoles Ragout Ayam ini juga karena lihat buku Aneka Snack itu dan jadi kepengen bikin. Semua resep di situ juga daku pengen buat tapi apa daya tenaga, waktu dan juga dana-ku terbatas hahaha

Eh tapi ternyata ada 2 cara bikin ragout, pertama, seperti di buku, bikin ragoutnya dulu, jadi setelah tumis bawang bombay, masukkan tepung lalu susu cair. Cara kedua, tumis dulu semua baru terakhir masukkan susu cair dan tepung, seperti yang kulihat di resep mbak Ine. Setelah perbandingan dengan resep mbak Ine, akhirnya aku ambil resepnya mbak Ine saja untuk kucoba…

Risoles Ragout Ayam

Bahan :

  • 2 sdm margarin
  • 1/3 gr bawang bombay, cincang halus
  • 100 gr daging ayam rebus, suwir-suwir
  • udang cincang (secukupnya, kebetulan ada jadi aku campur aja hehe)
  • 100 gr wortel (aku pakai mix vegetable, tinggal nyemplung xixi)
  • 2  lembar daun bawang, iris halus (aku skip gak punya)
  • 300 ml susu cair (aku pakai whipcream sisaan kemarin 100 ml + air 200 ml)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 7 sdm tepung terigu (kira2 aja, kekentalannya)
  • 2 sdm margarin leleh (nah ini kok gak kelihatan yak jadi gak pakai hikss – sepertinya margarin ini yang buat warnanya gak putih blas seperti punyaku, mikir2 di mana ya salahnya kok putih banget, ealah sepertinya ini sih)

 

BAHAN PELAPIS:

  • 1 butir telur (aku pakai tepung terigu + air, konsistensi kental)
  • 200 gr tepung roti taruh di nampan/loyang yang rada lebar agar leluasa
    kerjanya

 

Cara membuat:
CARA KULIT/FLENSJES:

1. Terigu+minyak goreng+garam+BP+telur, diaduk dengan sedikit air, sampai licin. Biasanya pakai tangan, sambil di tepuk2, supaya rada
liat, kalau liat, kulitnya bisa tipis tidak gampang robek.
2. Tambahkan air sedikit2 sampai cukup kekentalannya
3. Untuk di dadar di teflon, yang bergaris tengah 22 cm.

note:  waktu mengaduk tepung, jangan diremas remas,
karena akan menyebabnya tepung meringkil.

kalau kira-kira ngaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang
meringkil, jangan segan2 di saring ya, tentu setelah adonan cair lho.

kira kira ini jadi 25-30 lembar.

Note dariku: aku tidak pakai acara tepuk2, pakai pan diameter 20 cm dan jadinya cuma 23 buah. Duh mbak Ine hebat banget yak 22 cm jadi 25-30 lembar.

CARA RAGOUT:

1. Tumis bawang bombay dengan 2 sdm margarine dan pala bubuk, sampai
bawang layu dan harum pala keluar. Masukkan ayam rebus (atau daging ayam cincang) , wortel dan daun bawang. aduk2 sebentar.
2. Masukkan susu cair, merica, garam, gula.
jangan lupa cicipi ya, asin manisnya yang pas dengan seleramu.
biarkan sampai mendidih, kecilkan api.
3. Masukkan terigu yang di ayak langsung di atas adonan mendidih, segera aduk adonan, sampai kental (kalau kurang kental, tambahkan satu atau dua sendok lagi tepung terigu.)
Matikan api, masukkan 2 sdm margarine/butter, aduk sampai
margarine meleleh dan rata larut dalam ragout.

Note:

Bubuk pala yang ditumis (saat menumis bawang bombay), akan
menyebarkan/mengeluarkan aroma lebih harum.
Margarine yang dicemplungin terakhir, menambah aroma wangi pada
ragout.

Cara Penyelesaian,
ambil selembar kulit, tambahkan sesendok makan ragout ayam, tambah sepotong keju dan sepotong daging asap, bungkus segitiga (kalau bisa), aku gak sempat lihat lagi, coba sekali kayaknya ribet, akhirnya bentuk biasa aja wkwkwk
ini untuk membedakan bentuk dengan risoles isi ragout aja.

CARA PELAPISAN :
Telur ayam, kocok asal campur seperti telur dadar
Celup setengah bagian badan Kaasflensjes ini ke dalam telur kocok, terus ratakan agar seluruh badan Kaasflensjes ‘basah’ karena telur. (kenapa kog nggak di celup
semua aja? kenapa setengah bagian? karena kalau semua cemplung, akan terlalu
‘basah’ dan licin)
Pakai satu tangan aja, di puter2 kaasflensjesnya di telapak tangan, agar
telur merata. Atas bawah, muka depan, ujung ke ujung :-))

Risoles yang sudah dilumuri telur di gulingkan di tepung roti, tepuk2 agar
tepung menempel dan yang nggak bisa nempel bakal rontok.
kalau ndak ditepuk2, bakal banyak yang rontok di minyak goreng, bikin kotor
minyaknya.

Siapkan minyak goreng cukup banyak di wajan, biarkan panas betul. pakai api
besar. masukkan Risoles secukupnya sampai semua terendam minyak dan jangan terlalu
sering di aduk. Risoles akan matang/menguning secara cepat.

Kalau api kurang besar, Risoles kelamaan terendam di minyak, bakal nyerap
minyak, dan bahkan kemungkinan kulit akan pecah2.