Tag Archives: sagu

Sagoo Snowball Cookies

Fix dah sebulan lebih 2 hari gak posting2 di blog, sok sibuk dengan proyek kue kering Lebaran ceritanya hahaha

H+4 Lebaran dan jalanan masih sepiii, pasar juga sepiii, mau silaturahmi ke teman tapi banyak yang mudik hehehe akhirnya kuputuskan untuk membuat kue kering saja. Pilihanku jatuh pada kue Sagoo Snowball ini.

Kue kering sagu tapi tanpa keju, mirip putri salju tapi tidak pakai kacang mede melainkan wijen sangrai yang digiling halus, membuat rasanya istimewa. Anehnya, rasa enaknya didapat setelah kue habis atau istilahnya after tastenya uenakkk hehe

Patut dicobakeun deh…

Sagoo Snowball

Bahan :

  • Mentega             100 gram
  • Margarin              50 gram
  • Gula tepung       100 gram
  • Telur                      1 butir
  • Susu cair              25 ml
  • Wijen                    100 gram (sangrai lalu giling halus)
  • Baking powder  ½ sdt
  • Tepung sagu      320 gram (sangrai terlebih dahulu)
  • Pasta pandan     ½ sdt
  • Gula dusting       100 gram

Cara membuat:

  1. Kocok mentega, margarin, gula tepung selama kurang lebih 2 menit. Tambahkan telur. Kocok rata sebentar. Tambahkan susu cair, dan pasta pandan. Kocok rata.
  2. Masukkan wijen. Aduk rata. Tambahkan tepung sagu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Bentuk bola-bola. Oven dengan api bawah suhu 130 derajat Celcius selama 45 menit hingga matang.
  4. Gulingkan di atas gula dusting (gula tabur).

Bubur Sagu Khas Ambon

Sejak kecil daku telah mengenal si Sagu ini, bukannya karena sering ke Ambon lho (xixi aku cuma sekali ke Ambon waktu cilik dulu, pengen banget ke sana, wandering around their beautiful beaches, semoga yaa mudah-mudahan dalam waktu dekat hehe)

Aku mengenal si sagu ini karena saudara yang datang dari Ambon. Biasanya mereka membawa Sagu Lempeng (terbuat dari tepung sagu), Bagea, Sagu Lempeng Putih (terbuat dari singkong), Sagu Tumbuk, dll.

Sagu Tumbuk adalah makanan kesukaanku, yup aku jatuh cinta padanya xixi setiap kali ada yang mo ke Jakarta, pasti deh aku minta bawain Sagu Tumbuk yang banyak. Pernah lho daku pesan untuk dikirim ke Jakarta dan aku sendiri yang habisin hahaha eh bagi-bagi denk tapi gak banyak wkwkwk

Meskipun sering makan Sagu Lempeng, oh iya cara makannya orang Ambon biasanya si sagu dicelupin ke teh manis dulu, jadi agak lembek gitu baru deh dimakan. Bila tidak dicelupkan ke teh manis atau kopi, jangan coba dimakan ya karena teksturnya yang keras kayak batu, bisa habis tuh gigi kalau mo coba makan xixixi

Oh iya meskipun sering makan Sagu Lempeng, kami jarang sekali mengolahnya menjadi Bubur Sagu. Baru-baru saja kepengennya padahal nyimpen resepnya udah lama banget, kuambil dari resep di majalah Femina jadul.

Sagu Lempeng ini beda ya dengan sagu rangi yang suka ada di pasar atau supermarket. Sagu rangi bentuknya lebih kecil dan warnanya lebih coklat kemerahan sementara sagu lempeng lebih besar2 dan warnanya lebih cantik (menurutku lho ya hahaha)

Ok, aku share resepnya ya, ini baru minggu lalu sih bikinnya, lupa foto karena udah malam tapi sekeluarga pada sukaaaa, satu hal yang terjadi, aku rendamnya dengan air panas dan tidak lama, hasilnya si sagu gak mau lembek hikss tapi gak semua sih karena kurang air saat merendam jadi kutambahkan air panas ternyata sebagian malah gak mau lembek/mengembang.

Sagu yang direndam terlebih dahulu

Bubur Sagu Lempeng

Bahan :

  • 200 gram sagu lempeng
  • 2 liter air
  • 200 gram gula pasir
  • 200 gram gula merah, sisir
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan, sobek-sobek
  • 100 gram kenari, kupas, sangrai, cincang kasar untuk taburan

Saus :

  • 250 ml santan dari 1 butir kelapa (kupas kulit ari)
  • 2 lembar daun pandan
  • ½ sdt garam

Cara membuat :

  • Rendam sagu lempeng dalam 1 liter air selama 2 jam hingga mengembang. Tiriskan, buang airnya.
  • Masak 1 liter air bersama gula pasir, gula merah dan pandan hingga gula larut. Angkat, saring.
  • Didihkan kembali air gula, masukkan sagu yang telah lunak. Aduk dan masak hingga kental.

 

Saus :

  • Didihkan semua bahan sambil aduk-aduk hingga santan kental. Angkat, sisihkan.
  • Taruh bubur sagu dalam mangkuk saji, beri saus dan taburi kenari cincang  (saya gak pakai karena ga punya, sepertinya punya ternyata setelah dilihat dah habis hiks) Sajikan.

 

Sagu Lempeng n Sagu Tumbuk from Ambon

Ini postingan yang kukirim ke milis lan-jalan n makan2, secara daku suka jalan2 n makan2 juga, he he

sagu tumbuk
ini lupa oleh2 dari mana hehehe

Baru-baru ini daku dapat kiriman dari tante yang tinggal di Ambon, penganan tradisional khas Ambon sbb:

1. Sagu lempeng, bentuknya kotak persegi, kalau langsung digigit gigi
bisa rontok, alias keras banget. Orang Ambon biasanya makan sagu
lempeng ini sebagai sarapan di pagi hari, temannya adalah teh manis
hangat. Jadi makan sagu lempeng tsb sambil dicelupkan ke teh manis
hangat supaya tuh sagu lunak dan ada manis-manisnya. Rasa tuh sagu sih
seperti tidak ada rasanya dan agak manis kalau dicelupkan ke teh manis
hangat tadi.

2. Sagu tumbuk, bentuknya bisa dibungkus dengan kertas minyak,
dipilin2 kecil atau besar seperti rokok gitu.. warnanya coklat kehitam-
hitaman. Sagu tumbuk ini terbuat dari sagu lempeng yang ditumbuk
bersama gula seperti gula merah dan kenari hingga minyak kenarinya
keluar dan adonan menyatu, setelah itu dibentuk pilinan kecil atau
besar dan dibungkus kertas minyak warna-warni, atau ada juga yang
dibentuk seperti telur gabus tapi ukurannya lebih besar dan dikemas
dalam plastik. Rasanya manis gurih, perpaduan gula merah, kenari dan
sagu. Teksturnya sih kasar karena ada sagunya itu tadi.

Kalau ada temans yang mengetahui penganan lain dari sagu, boleh dong
dishare..