Cheese Button Cookies, si imut tipis yang crispy yummy

Kuker keju dipadu dengan icing sugar, menjadikan rasanya unik, gurih2 manis…

Resep Cheese Button ini pertama kali aku share di milis NCC di tahun 2005 saat HBH (Halal Bihalal) milis NCC dan mendapatkan rating A+ dari Riana, salah seorang moderator di milis tersebut. Sejak itu banyak bakulers mencoba Resep Cheese Button ini dan bahkan menjadi salah satu jualan andalan kue kering mereka.

Rating A+ dari Riana
Rating A+ dari Riana

This is the best seller of my cookies. Almost everyone loves it. Need a high patience to make it no wonder the price is high. I have shared this recipe in the NCC mailing list in 2005 and got rating A+ from one of the moderator, Riana, tks Riana and NCC. Almost every year NCC-ers discuss about this cookies and makes me famous hahahaha Femmy Cheese Button, yes Cheese Button is my last name 😀

 

Giling adonan hingga ketebalan yang diinginkan, saya sih berdasarkan feeling aja, atau sekitar 3 penggaris besi yang disusun gitu

Ukur menggunakan penggaris buatan seperti di gambar (sekarang aku pakai penggaris stainless), lalu menggunakan rolling cutter, potong2. Sejak lama saya menggunakan penggaris besi sebagai pengukur, kebetulan punya foto lama hehe

adonan cb setelah dipotong2 seperti ini, siap dikasih topping icing sugar
Oleskan glazur icing sugar ke seluruh permukaan kue yang sudah dipotong-potong, lalu angkat satu per satu ke loyang

Cheese Button siap dipanggang
Cheese Button siap dimasukkan ke toples

Ingredients:

  • Butter 325 gram (aku pakai full butter)
  • Gula halus 1 sdm (boleh diskip)
  • Kuning telur 3 butir
  • Putih telur 1 butir
  • Keju edam kering, diparut, 150 gram (keju edam parut diangin-anginkan atau jemur tapi jangan sampai kering benar karena volume akan berkurang banyak, atau taruh di oven bagian atas luar dan sambil diaduk-aduk supaya tidak menggumpal)
  • Tepung sagu 90 gram (aku pakai tepung sagu tani Alini yang disangrai terlebih dahulu)
  • Tepung terigu protein rendah 425 gram (bisa sampai 475 gram tepung, tergantung kocokan butter + telur di awal)
  • Keju cheddar untuk topping, kurang lebih 150-200 gram (aku pakai Kraft karena hasilnya warna lebih bagus, sudah coba macam2 cheddar tapi Kraft yang terbaik buat topping menurutku)

Glazur:

  • Icing sugar (confection sugar) 225 gram (aku pakai merk Fiesta, pernah coba merk lain tapi hasilnya kurang ok, bisa juga pakai gula pasir biasa tapi aku gak pernah pakai)
  • Putih telur 70-80 gram
  • 1/2  sdt cream of tartar (optional)
  • Lemon essence/Vanilla extract (aku pakai lemon essence yang dijual di Toko Ani/Bluebell) –> kudu pake ya supaya wangi, kalau tidak ada bisa kok diganti dengan air lemon, kurang lebih 2 sdm, gak perlu tambah icing sugar lagi yaa…

Cara membuat Glazur:
Kocok semua bahan hingga setengah mengembang (soft peak), tambahkan lemon essence/vanilla extract.

 

Directions:

  1. Kocok butter dan gula halus hingga tercampur rata, masukkan telur, kocok rata, tambahkan keju. Aduk rata. Masukkan tepung sagu dan terakhir tepung terigu. Uleni hingga rata/kalis..
    Giling tipis 2-5 mm, potong kotak 2,3 cm x 2,3 cm.
    Olesi glazur, ratakan dan taburi keju cheddar parut
  2. Angkat satu persatu, tata di loyang kuker.
  3. Panggang dengan api kecil (150 atau 160 derajat Celcius) hingga matang.

Hasil jadi 3 toples hardtop ukuran 450 gram (kadang kurang kalau ketipisan)

TIPS:
– Supaya glazur tahan lama, tutup dengan lap basah. Kalau agak kering, kocok lagi, tambahkan putih telur sedikit.
– Icing sugar: kalau mau bikin banyak, diayak dulu supaya tidak menggumpal/berbutir2.
– Mengocok putih telur jangan terlalu lama, kalau kelamaan putih telur bisa ringan & kopong 🙁

January 7th, 2006

Kue Kering Natal 2013 dan Imlek 2014 | Femmy 0813 807 12348 | pin bb 2247 E670

Kalis Kukis yang berlokasi di Jakarta Utara, menerima pesanan kue kering Natal dan Imlek sebagai berikut:

Cheese Button
Cheese Button
Cheese Button ini primadonanya Kalis Kukis, Kalo kata penggemarnya : Cheese Button is yummy, lekker bin maknyusss hehe

Kastengels
Kastengels

Kaasstengels – kue nomor 2 andalan Kalis Kukis juga top markotop kalo kata pak Bondan eh tapi pak Bondan belum nyobain sih… nti kuinfo kalau si bapak dah nyobain, rencana mo Natalan ini baru kirim2 untuk test rasa xixi

Nastar
Nastar
Nastar Kalis Kukis adonannya diberi keju parut juga lho, selainya homemade dan tidak pakai pengawet dibuat beberapa hari sebelum dikirim sehingga rasanya fresh
Cornflake Cookies
Cornflake Cookies
Sagu Keju
Sagu Keju
Klappertaart Cup
Klappertaart Cup
Klappertaart Cup ukuran 7.5 x 7.5 x 2.5 cm
Catatan:
– Reseller is welcome
– Produk Kalis Kukis diproduksi menggunakan bahan2 halal dan tanpa bahan pengawet
– Toples standard berukuran 450 gram
– Free ongkir untuk Tg Priok dan Kelapa Gading dengan minimal order Rp 250.000

 

 

Pelanggan adalah Raja

Akhirnyaaaa selesai juga bikin kuker Lebaran, bisa istirahat dehhhh….kuhitung-hitung dari 30-an customerku, separuhnya adalah old customer. Sisanya yang baru2, itu pun beberapa dari customer lama juga he he

Betul juga filosofi pemiliknya Dwi Sapta yang lebih suka memerankan “farmer” daripada “hunter”. Maksudnya, dalam deal dengan customer, mereka lebih suka fokus/memaintain pelanggan-pelanggan yang mereka punyai. Pelanggan yang ada ini dipelihara betul, dirawat habis-habisan, yang kecil dibesarkan, yang sudah besar dibikin lebih besar dulu. Kalau bisa pelanggan-pelanggan yang ada ini puas dan loyal dulu baru mereka berpikir untuk menembak pelanggan-pelanggan baru. Dengan filosofi ini Dwi Sapta menjadi “besar”, walaupun pelanggan mereka tidak banyak namun karena sepenuh hati dirawat dan dibesarkan, maka membawa berkah luar biasa bagi Dwi Sapta.

Kenapa Dwi Sapta? he he kebetulan aja dapat buku dari my old friend, “Advertising that makes money” yang berisikan strategi marketingnya Dwi Sapta Adv., perusahaan tempat temanku itu bekerja. Kebetulan baru baca chapter tsb dan sepertinya betul banget… walaupun pelangganku juga tidak banyak namun setiap tahun ada aja yang loyal gitu :p

customer is king

Seperti mbak Adisty, yang sudah kurleb 8 tahun menjadi pelanggan setiaku, sejak aku di emb dan menawarkan kuker di sana. Sebetulnya tahun ini mbak Adis ga pesan2, jauh2 hari dia bilang, “Fem, tahun ini mbak Adis ga pesan ya, adiknya mbak Adis yg mo beliin gpp ya”… “OK mbak… gpp kok” Ehhhh tapi last minute mbak Adis telpon, “Fem, bisa ga pesan….” he he karena mbak Adis mau aja kuenya diantar pas H-1 ya sud aku bikinin. Uniknya mbak Adisty ini, entah kenapa beliau lebih suka kastengelsnya lebih nyoklat, kl ga mau dibilang “hangus” he he Coba aja ya aku punya lebih dari 1 pelanggan seperti mbak Adis, jd yang hangus pun laku he he

Ada lagi pelanggan yang sampai saat ini belum pernah bertemu muka walaupun sudah kurleb 4 atau 5 tahun menjadi pelangganku. Yup, itu karena kita bertemu di dunia maya dan komunikasi hanya melalui email atau sms.

Kayaknya masih mo cerita tp kok kehabisan kata2 ya, nanti aku lanjut lagi ahhh

Chocolate Chips Cookies

Semalam bikin chocolate chips cookies pesanan mbak Ida di Bekasi dan karyawan CMNP. Karena kehabisan brown sugar jadi aku pakai palm sugar, dikurangin supaya warnanya tidak “hitam”.

Setelah jadi, kebetulan aku bikin pas-pasan, ehh Callis minta chocolate chips-nya.
Callis: “Mah, mau donk choc chips-nya”
Daku: “Nih…” sambil ngasih 1 piece chocolate chips (karena memang tidak banyak sisanya)
Callis: “Yahhh.. mau lagi”
Daku: “Ntar yahh kalo dah selesai bikin pesanan lebaran, mama bikin lagi, yang banyak dehhhh buat Callis”
Callis: “Ga mau…”
Daku: “Call, tuh bahan2nya masih banyak, almond masih ada, chocolate chips, chocolate putih… ntar mama bikin yang enakkk deh special buat Callis, tp yang sekarang khan pesanan orang, mama dah ga ada waktu lagi bikinnya”

Walaupun dah dikasih pengertian n dibujuk, tetap aja Callista ga mau makan chocolate chipsnya nanti2, maunya sekarang..Duhhh susah banget yahhhhh he he akhirnya dg berat hati kurelakan juga deh itu 1 toples chocolate chips dibuka ma Callis. Dan benar2 dimakan 1/4 toples he he Kupikir2 ya gak papa juga sih… karena selama ini kalau dia makan cheese button, kastengels, nastar ataupun kuker lainnya, memang sih dia doyan tapi makannya ga banyak2, baru chocolate chips ini yang agak banyakan. Jadilah mamanya Callis lembur lagi he he he

Tips Merawat Peralatan Dapur

Peralatan dapur yang hampir setiap hari dipakai  sudah seharusnya dirawat supaya berumur panjang dan dalam kondisi yang siap pakai kapan saja pada saat kita akan memerlukannya, jangan sampai ketika kita akan menggunakanya ternyata peralatan tersebut rusak atau berkurang kualitasnya hanya karena kita kurang baik dalam merawatnya.
Alat Dapur menurut bahan pembuatannya yaitu: Kayu/bambu, plastik, kaca, plastik/melamin, kaca, dan logam. Untuk lebih jelasnya berikut ini Tips Merawat Peralatan Dapur: .

 

Peralatan Dapur yang selalu dirawat membuatnya berumur panjang
Peralatan Dapur yang selalu dirawat membuatnya berumur panjang

Tips merawat alat dapur yang dilapisi dengan bahan anti lengket

Peralatan yang dilapisi dengan bahan anti lengket adalah: panci, wajan, pamci penanak nasi listrik dan lain-lain. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Saat membersihkan gunakanlah spon yang benar-benar lembut , janganlah memakai spon kasar atau sikat kawat karena benda tersebut dapat mengikis lapisan anti lengketnya.
  • Janganlah merendam alat dapur yang mengandung lapisan anti lengket dengan air dingin saat alat tersebut masih dalam keadaan panas, karena kemungkinan laipsan anti lengket tersebut menjadi rusak dan terkelupas.
  • Khusus untuk panci alat penanak nasi listrik janganlah dilpakai untuk mencuci beras karena akan mengikis lapisan anti lengketnya

Tips merawat alat dapur yang terbuat dari bahan logam

Logam yang banyak digunakan sebagai bahan pembuat peralatan dapur adalah: alumunium, tembaga, besi, dan stainless steel. Untuk merawatnya sangat mudah yaitu dengan cara:

  • Untuk mencegah lengketnya bahan makanan ke peralatan seperti panci maka rebuslah air yang telah dicampur cuka memakai panci tersebut selama beberapa menit, setelah itu barulah panci dapat dipakai untuk memasak.
  • Untuk membersihkan karat atau noda hitam, bersihkanlah dengan minyak tanah, setelah bersih cucilah dengan sabun colek agar bau minyak tanahnya hilang, kemudian dapat dilakukan pencucian seperti biasa menggunakan air dan sabun pencuci piring. Apabila tidak tersedia sabun pencuci piring maka kita dapat menggunakan air dari perasan jeruk nipis atau bila perlu tambahkan sedikit asam jawa sebagai penggantinya,  dengan demikian maka perabotan dapur yang terbuat dari logam akan kembali bersih dan mengkilap seperti baru.
  • Untuk yang berbahan logam alumunium dan stainless steel: setiap selesai dicuci keringkanlah dengan lap yang dapat menyerap air dengan baik agar sisa-sisa percikan air yang menempel hilang, karena sisa percikan air yang menempel pada logam alumunium dan stainless steel apabila tidak dilap akan menguap dan meninggalkan bekas berupa bercak.

 

Tips merawat alat dapur yang terbuat dari bahan plastik dan melamin

Untuk alat dapur yang berbahan palstik dan melamin memang agak susah untuk menghilangkan bau tertentu, lemak, atau minyak yang menempel meskipun kita sudah mencucinya berulang-ulang  menggunakan air perasan jeruk nipis atau sabun pencuci piring yang mengandung aroma jeruk atau lemon, Tetapi Saya pernah mencoba dengan metoda sederhana yang sangat mudah dilakukan untuk mengilangkan bau pada peralatan dapur yang terbuat dari plastik, caranya adalah dengan merendam wadah plastik tersebut dengan air panas selama 15 sampai 30 menit agar semua lemak atau minyak yang melekat dapat terlepas, setelah itu barulah dicuci dengan sabun pencuci piring yang mengandung aroma jeruk atau lemon kemudian dibilas dan dikeringkan.

Untuk yang berbahan melamin cara merawatnya hampir sama dengan alat dapur yang terbuat dariplastik, hanya saja terdapat dua hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Saat mencuci gunakanlah spon yang lembut, karena bila menggunakan spon yang kasar akan mengikis dan menggores lapisan terluar dari alat dapur tersebut, warna melamin akan memudar dan lama-lama warna atau gambar akan hilang.
  • Pakailah peralatan dapur yang terbuat dari bahan melamin hanya untuk bahan makanan yang bersuhu rendah/dingin. janganlah memasukkan bahan makaan atau minuman yang masih dalam keadaan panas karena bahan melamin mudah terlepas dan bercampur dengan bahan makanan atau minuman yang panas tersebut, melamin yang masuk ke dalam tubuh dengan jumlah yang banyak dan terus menerus dicurigai akan memicu penyebab tumbuhnya kangker di dalam tubuh.

 

Tips merawat alat dapur yang terbuat dari bahan kayu atau bambu,

Alat dapur jenis ini biasanya alat dapur tradisional yang hanya ada di dapur-dapur tradisional yang ada di kampung-kampung, meskipun ada yang menggunakannya di kota maka jumlahnya sedikit karena sudah tergamtikan dengan peralatan dapur yang terbuat dari plastik atau yang lebih modern.  contoh: Talenan(landasan untuk memotong bahan makanan), centong nasi,  saringan, tampah, dan lain-lain.

Untuk merawat jenis peralatah ini tidaklah terlalu sulit, kita cukup menjaga peralatan tersebut agar selalu dalam keadaan bersih dari sisa-sisa bahan makanan dan kering saat disimpan. caranya adalah dengan mencucinya dengan sabun pencuci piring ayang mengandung aroma jeruk atau lemon lalu dibilas dengan air bersih dan dikeringkan, Khusus untuk talenan yang sering berhubungan dengan daging atau ikan cara merawatnya adalah dengan melumurinya dengan minyak goreng pada permukaan yang terdapat sisa-sisa daging atau ikan yang menempel lalu direndam dengan air panas, setelah itu maka talenan dapat dicuci dengan menggunakan sabun pencuci piring, lalu dibilas dan dijemur atau dilap sampai kering

 

Sagu Lempeng n Sagu Tumbuk from Ambon

Ini postingan yang kukirim ke milis lan-jalan n makan2, secara daku suka jalan2 n makan2 juga, he he

sagu tumbuk
ini lupa oleh2 dari mana hehehe

Baru-baru ini daku dapat kiriman dari tante yang tinggal di Ambon, penganan tradisional khas Ambon sbb:

1. Sagu lempeng, bentuknya kotak persegi, kalau langsung digigit gigi
bisa rontok, alias keras banget. Orang Ambon biasanya makan sagu
lempeng ini sebagai sarapan di pagi hari, temannya adalah teh manis
hangat. Jadi makan sagu lempeng tsb sambil dicelupkan ke teh manis
hangat supaya tuh sagu lunak dan ada manis-manisnya. Rasa tuh sagu sih
seperti tidak ada rasanya dan agak manis kalau dicelupkan ke teh manis
hangat tadi.

2. Sagu tumbuk, bentuknya bisa dibungkus dengan kertas minyak,
dipilin2 kecil atau besar seperti rokok gitu.. warnanya coklat kehitam-
hitaman. Sagu tumbuk ini terbuat dari sagu lempeng yang ditumbuk
bersama gula seperti gula merah dan kenari hingga minyak kenarinya
keluar dan adonan menyatu, setelah itu dibentuk pilinan kecil atau
besar dan dibungkus kertas minyak warna-warni, atau ada juga yang
dibentuk seperti telur gabus tapi ukurannya lebih besar dan dikemas
dalam plastik. Rasanya manis gurih, perpaduan gula merah, kenari dan
sagu. Teksturnya sih kasar karena ada sagunya itu tadi.

Kalau ada temans yang mengetahui penganan lain dari sagu, boleh dong
dishare..

Testimoni Pelanggan

Kumpulan Testimoni Pelanggan :

Bude Lisa, seorang pengusaha catering, yang membeli panci ISA sejak harga panci presto ISA masih Rp 500.000 dan dulu tuh mendapat 2 buah panci lho…

Sekarang ini walaupun harga panci presto ISA lebih tinggi dibanding harga panci presto lainnya, namun karena awetnya dipakai selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, jadinya jatuhnya lebih murah donk… dibanding membeli yang lebih murah tapi cepat rusak, atau tidak bisa mendapatkan spare partnya bila bermasalah.

Testimoni Bude Lisa
Testimoni Bude Lisa

 

 

Tips Memilih Panci Presto

econo5liter
Panci Presto ISA sangat memenuhi syarat sebagai panci presto yang berkualitas

Panci presto (pressure cooker) adalah alat yang digunakan untuk membuat aneka ragam masakan dengan cepat dan praktis menjadikan pekerjaan di dapur lebih mudah dan efisien karena masakan jadi lebih cepat matang dan empuk dalam waktu singkat.

Ada 4 (empat) keuntungan jika Anda memiliki panci presto :

– Cepat dalam waktu proses memasak

– Sehat karena kualitas gizi dalam masakan terjaga

– Hemat dalam penggunaan bahan bakar gas / minyak tanah

– Praktis dalam penggunaannya

 

Berikut Tips Memilih Panci Presto yang baik :

Bagaimana panci presto dapat memberikan keuntungan ini?

Panci presto memasak pada suhu lebih dari 100°C sehingga waktu masak yang dibutuhkan berkurang 70% dan energi yang diperlukan hanya 50%. Di saat yang sama, Anda dapat menjaga kualitas vitamin, mineral dan nutrisi. Memasak dengan tekanan dapat memastikan aroma dan warna makanan tidak berubah.

 

Tips Memilih Panci Presto:

Pilihlah panci presto dengan bahan stainless steel yang tebal dan kuat. Hal ini dikarenakan panci harus dapat menahan tekanan uap yang kuat, agar daging/ tulang ayam yang dimasak bisa lunak.

Panci presto yang baik dilengkapi dengan pengaman. Jadi ketika tekanan presto melebihi tekanan yang ditentukan, maka pengaman otomatis akan terbuka dan uap air yang berlebihan akan keluar. Presto yang tidak dilengkapi dengan pengaman sangat berbahaya karena beresiko bisa meledak.

Pada saat memasang tutup presto, pastikan terpasang dengan rapi dan tepat. Pemasangan karet presto yang tidak tepat akan mengakibatkan keluarnya uap air dan masakan yang dimasak hasilnya yang tidak akan maksimal. Karet presto yang sering dipakai berkali-kali bisa rusak dan tidak elastis lagi, sebaiknya diperiksa dan diganti secara berkala.

Panci Presto yang banyak digunakan oleh ibu-ibu sejak 1990-an adalah PANCI ISA

isa praktik 7 liter panci isa

Tips Menggunakan Panci Presto

Buka tutup panci presto  dengan cara menggeser pegangan tutup panci berlawanan arah jarum jam lalu angkat. Masukkan bahan yang akan dimasak dengan air yang disesuaikan.

Tutup kembali panci presto (perhatikan tanda segitiga pada tutup panci presto, harus sama dengan  tanda segitiga pada gagang panci) dengan cara menggeser pegangan tutup panci presto searah jarum jam sehingga pegangan tutup panci sejajar dengan pegangan pada panci presto.

Pada saat mulai memasak menggunakan panci presto, pergunakan apibesar. Setelah terdengar bunyi desis panjang, kecilkan api agar masakan dapat matang dengan merata dan lunak. Desis panjang adalah pertanda air yang ada didalam panci presto sudah mendidih. Saat inilah waktu memasak dengan presto dihitung.

Perhatikan jangan sampai air di dalam panci sampai kering, selain masakan yang hangus, panci presto akan menjadi rusak.

Saat dirasa masakan sudah matang (biasanya 60% lebih cepat dari panci biasa), matikan api dan tunggu sekitar 10 menit. Selanjutnya angkat dan miringkan katup besar (di tengah tutup panci) hingga bendol kecil turun pada posisi semula. Setelah tidak ada uap/ tidak berdesis lagi maka tutup panci presto baru dapat dibuka. Ada beberapa jenis pancci presto yang dilengkapi dengan alat pengukur tekanan uap.

 

Jangan sekali-kali membuka tutup panci presto sebelum mengeluarkan uapnya terlebih dahulu! Berbahaya!

Jika setelah tekanan dikeluarkan dan panci presto dibuka ternyata makanan masih belum cukup matang, jangan khawatir, proses memasak dapat dilanjutkan kembali dengan menutup panci presto.

Setelah mencoba beberapa saat, anda akan mempunyai pengalaman untuk menentukan    waktu memasak yang terbaik untuk anda.

Selamat Memasak dengan Panci Presto!

Keju Gouda dari Bukit Baros

Postingan ini kutulis tahun 2006), aslinya dulu di mp, linknya di sini :http://ceritakaliskukis.wordpress.com/2006/02/28/keju-dari-bukit-baros-2/ 

Senin, Februari 20 lalu, aku ikutan “piknik” dari ex kantorku, rombongan ibu2 & pensiunan amembassy. Piknik kali ini mengunjungi pabrik keju Gouda “Natura ala Gouda” yang berlokasi di Bukit Baros, Sukabumi.

Rombongan berangkat pukul 07.44, agak telat memang, gara2 menunggu peserta yang terkena macet di daerah Cakung. Maklum, piknik di weekday…tapi ya begitulah kebiasaan di ex kantorku “amholiday” selalu dimanfaatkan untuk jalan2, mumpung weekday gitu lho..pastinya tarif apa2 lebih murah gitu..

Perjalanan ke Sukabumi memakan yang waktu kurang lebih 3 jam jadi tidak begitu terasa karena dapat teman2 ngobrol yang enak.. Ibu2 dari kompleksnya bu Anita..banyak bener ya bu pasukannya ? 10-an gitu..he he he Oh iya, ketemu lagi dengan mbak Asih, mbak Intan, mbak “Garuda”, sorry aku lupa namanya, mereka itu selalu setia ikutan piknik yang diadain bu Lien, ibu pikniknya amemb.

Jam 11 kurang bus berhenti di suatu tempat di Sukabumi, aku ga paham di daerah mana, tanya punya tanya, ternyata kita harus tunggu jemputan dari pabrik, jadi akan ada mobil yang meng-escort, lumayan lama, ada kali 30 menit… Kali ini jalanannya agak2 bergelombang, naik-turun gitu..

Jam 11.30-an kami tiba di Bukit Baros, disambul dengan welcome drink ala Bukit Baros, es kelapa muda..duh sejuknya.. Kulongok meja makan sudah mulai ditata, ada nasi timbel, tahu tempe bacem, duhh bikin perut lapar aja 🙂

Ada 3 stand dan tentu saja yang paling banyak didatangi adalah standnya Natura, di situ dijual macam2 keju produksi Natura, ada juga kue kering spt kastengels, nastar keju, semprit keju dan snack macam cheese stick dan kue bawang.. Sepertinya ga mau ketinggalan, sudah banyak peserta yang mulai memesan keju, kuker ataupun snack.

pabrik keju gouda

Stand lainnya adalah stand Bogasari dengan macaroni dan macam2 macaroni goreng. Lalu ada juga stand yang menjual minyak kayu putih, madu, dll.

Sebelum visit ke pabriknya, kami diberi penjelasan mengenai proses pembuatan keju. Pak Yusak yang subur menerangkan proses pembuatan keju Gouda, kalau di Belanda, seekor sapi bisa menghasilkan 40 liter susu per harinya, tapi kalau di indo cuma 12 liter per harinya… Pasti tahu ya kenapa2nya..

Susu untuk pembuatan keju Gouda/Natura diambil dari sapi2 yang diternakkan penduduk di sekitar pabrik. Setiap harinya didapat kurang lebih 2000 liter susu. Dari jumlah tersebut, setelah diproses hanya 8%-nya yang menjadi keju, jadi sekitar 160 kg ya kalo ga salah… jadi no wonder kalau harga keju muahalll..

Proses pertama, susu yang telah diperah dan ditaruh dalam wadah khusus, dirandom check oleh lab. Yang dites adalah fisik susu tsb dari aromanya, rasa dan terakhir alcohol test untuk mengetahui bagus tidaknya susu tersebut.

Proses berikutnya, susu ditempatkan di tong yang disebut “tube” (eh, salah ga nulisnya ? maaf kalau salah) untuk kemudian dilakukan proses pasteurisasi dengan suhu 65 derajat Celcius.

Setelah dipasteurisasi, susu ditempatkan di wadah lain untuk didinginkan hingga suhunya menjadi 34 derajat Celcius. Proses pendinginan ini harus dilakukan dengan cepat supaya kandungan bahan2 dalam susu spt fat, protein, mineral, kalsium, vitamin tetap terjaga.

Selanjutnya diberikan bahan penggumpal supaya susu menjadi padat. Pada proses ini diberikan bahan penggumpal yang disebut renet, yang notabene adalah bakteri, yang berfungsi mengubah laktosa menjadi laktat. Pada proses ini susu tidak boleh terkena guncangan sama sekali. Kalau terkena guncangan, kemungkinan besar akan gagal dengan suksesnya…Setelah kurang lebih 30 menit akan keluar cairan hijau kekuning2an. Setelah itu adonan padat di bawahnya dimasukkan ke cetakan2 besar. Jadilah keju..tapi keju ini masih tawar, jadi diperlukan perendaman di air garam dengan kadar ph 11-12% selama 24 jam untuk menjadikannya asin.

Proses berikutnya adalah fermentasi, setelah direndam air garam, keju ditiriskan, setelah agak kering mulailah proses fermentasi. Keju ditempatkan di ruang khusus fermentasi. Selama proses fermentasi, keju harus dicheck setiap harinya untuk melihat apakah proses berlangsung dengan baik, juga untuk meyakinkan tidak ada bakteri perusak yang berpotensi menggagalkan keju…

Soft cheese seperti Young Cheese adalah keju yang difermentasi selama 2 bulan. Jenis Middle, adalah keju yang telah difermentasi selama 3 bulan. Lebih dari 4 bulan jadilah Old Cheese.

keju gouda

Keju Gouda/Natura ala Gouda Cheese memproduksi antara lain:

Young: untuk roti, lasagna atau dimakan langsung

Middle: untuk campuran masakan atau makanan olahan seperti macaroni panggang, pastel dan lain-lain.

Old: untuk campuran kue kering.

Cummin: keju yang beraroma rempah dan khas biasa dihidangkan sebagai campuran makanan olahan atau teman crackers.

Naturella: soft cheese sejenis Mozarella cheese, digunakan untuk pizza, macaroni schotel, fungsinya untuk memberikan efek “sticky”..

Oh iya, sayangnya waktu akhirnya benar2 melihat pabriknya, kita hanya diperkenankan melihat dari atas dan tidak boleh masuk ke area pabrik. Pabriknya tidak begitu besar juga, untuk proses pasteurisasi, pencetakan sampai perendaman dalam air garam dilakukan dalam 1 ruangan. Untuk membuat naturella dan proses fermentasi dilakukan di ruangan lain.

Sayangnya karena kakiku masih sakit jadi daku tidak bisa jalan jauh2 apalagi teman2 sekelompok (rombongan dibagi menjadi beberapa kelompok karena tempat untuk melihat pabrik itu kecilllll banget..palingan muat 4-5 orang saja) pada tidak interest untuk melihat proses fermentasi ataupun membuat naturella. Padahal aku ingin sekali lho melihatnya..hiks..

Secara keseluruhan acara kunjungan ke pabrik keju ini asyik banget, karena aku pada dasarnya suka banget ama keju. Apalagi daku sedang menekuni (dan mencoba bikin juga) kue2 berbahan dasar keju spt kastengels, cheese stick, cheese button, bolu kukus keju, dll.

Demo Panci ISA @SMPN 1 Dramaga, Bogor

Weekend lalu daku mendapat telepon dari Ibu Sekar (guru Tata Busana di SMPN 1 Dramaga) di Bogor yang menanyakan panci ISA dan karena katanya mau belinya beberapa, kutawarkan untuk demo panci ISA di sana yang disambut baik oleh si ibu guru.

Singkat cerita, akhirnya jadilah demonya hari Rabu kemarin (27/11/2013) bertempat di SMPN 1 Dramaga, Bogor. Bu Sekar memintaku untuk membawa 3 buah panci ISA pesanannya, 2 buah yang 9 liter dan 1 buah yang 12 liter. Namun karena berat, hanya terbawa 2 pcs saja, sisanya dan mungkin nantinya akan pesan lagi, akan dikirim minggu depan. Itu juga aku meminta bantuan orang kantor untuk membawakannya karena daku dah membawa panci ISA dan bahan-bahan untuk demo serta kompor portable, berat booo hehehe belum lagi membawa klappertaart untuk icip-icip hehe

Demo berlangsung lancar karena sebagian besar ibu guru di situ banyak yang sudah punya ISA, mereka beli untuk anak-anaknya. Wah enak ya jadi anaknya bu guru hehe  Oh iya, yang didemokan Nasi Liwet Ikan Asin, resepnya ada di buku resep ISA. http://kaliskukis.com/nasi-liwet-ikan-asin-memasak-dengan-presto-isa/

NASI LIWET IKAN ASIN

Bahan:

  • 3 gelas beras
  • 3 gelas air
  • 50 gram ikan teri medan (siram air panas, tiriskan, terus goreng hingga kecokelatan)

Bumbu :

  • 5 butir bawang merah, iris tipis
  • 5 buah cabe merah atau rawit (sesuai selera), iris tipis
  • 1 batang sereh dimemarkan
  • 1 ibu jari lengkuas
  • 3 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk (optional)

Cara membuat :

– Tumis bawang merah dan cabe

– Tambahkan ikan teri medan yang sudah digoreng.

– Masukkan beras, air dan bumbu-bumbu lainnya, diaduk rata.

– Dimasak full press selama 10 menit.

– Diamkan sampai tanak. Sajikan.