Yachaejeon, Vegetable Pancake atau Bakwan Sayur Khas Korea

Lagi pengen makanan Korea, jadi deh nongkrongin youtubenya Maangchi. Aku suka banget gayanya Maangchi, lucuu hehehe trus resepnya dia kelihatan enak2 gituuu…

Yachaejeon ini menurut Maangchi agak crunchy bagian atas dan pinggirannya, tapi pas aku buat kok enggak ada crunchynya ya, apa ketebalan atau kurang minyak? Tapi sih enakkk, minyak yang digunakan ga banyak dan si bakwan gak terendam minyak banyak seperti kita menggoreng bakwan gitu…

Enaknya lagi, ga usah bikin bumbu halus seperti kita membuat bakwan, cukup garam, tapi aku tetap donk tambah merica hehehe

Penambahan si ubi merah unik lho dan ternyata si ubi bisa cepat lunak karena dipotong bentuk korek api gitu, eh aku parut gitu sih jadi ga capek hahaha

Btw aku lihat resep ini di youtubenya Devina Hermawan juga, tapi dia pakai kentang instead of ubi dan juga bumbunya udah dimodif gitu…

Yachaejeon

source: Youtube Maangchi

Bahan :

  • 4 helai daun bawang, potong2 ukuan 1 inch
  • 1 batang leek (aku ga pakai, ga punya, mihil pula tapi bagus buat kesehatan)
  • 1 buah zucchini
  • 1 buah wortel, serut memanjang (ini aku tambahkan sendiri)
  • 1/3 bawang bombay, iris tipis
  • 1/2 ubi merah, serut memanjang
  • 5 buah mushroom, potong2
  • 3/4 cup tepung terigu serbaguna
  • secukupnya garam
  • 3/4 air

Membuatnya mudah saja, tinggal campur semua bahan terus digoreng dengan sedikit minyak, menggunakan wajan anti lengket. Seperti kita membuat telur dadar gitu, terus dibalik…

Bangket Keju

Aku seringnya bikin Sagu Keju, dan memang jualin juga tapi kalau Bangket Keju baru kali ini coba, dan ternyata enakkk….

Bedanya dengan si Sagu Keju, butter yang digunakan tidak sebanyak di resep Sagu Keju jadi tidak begitu enek gitu kalau makan banyak. Ini aja aku udah ngabisin 10 potong hikss gak tahan godaan gak makan ini kukis, padahal aku ga boleh makan makanan olahan banyak2. Habis aku lagi suka ngebaking, susah kalau tidak dicoba makan. Kalau enak pasti banyak makannya hehehe

Bangket Keju

Bahan :

  • 100 gram butter
  • 100 gram margarin
  • 3 kuning telur
  • 225 gram gula bubuk
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 80 ml susu kental manis
  • 75 gram keju parmesan, parut
  • 75 gram keju cheddar, parut
  • 650 gram tepung tapioka, sangrai

Cara membuat:

  1. Campur dan kocok bahan butter, margarin, dan gula menjadi satu hingga mengembang dan putih. Tambahkan kuning telur, aduk rata.
  2. Masukkan susu kental manis, keju parmesan dan keju cheddar, aduk rata.
  3. Tambahkan tepung tapioka dalam 3-4 tahap, hingga tercampur rata.
  4. Giling adonan dengan ketebalan 3 mm, cetak menggunakan ring cutter cookies berbentuk bunga atau sesuai selera (saya pilih yang gampang aja, bulat2 tindis dengan garpu hahaha)
  5. Panggang dengan suhu 160 derajat Celcius selama kurang lebih 40 menit. Saya menggunakan Big Oven Sico dan tetap putar-putar gitu yaa…

 

Note: 1 resep di atas jadi 3 toples ukuran 450 gram

Pais Waluh Habang, Kue Khas Banjarmasin

Pais Waluh Habang adalah camilan khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Bentuk maupun cara membuatnya sama dengan nagasari, hanya bedanya berwarna kuning karena menggunakan labu kuning dan polos saja tidak ada isian pisang di dalamnya.

Tapi karena kebetulan punya pisang tanduk, jadi saya pakai isian pisang, mirip nagasari benar deh hehehe rasanya lembut, legit dan juga manis. Untuk resep ini menurut saya manisnya pas, bila suka manis bisa tambahkan gulanya.

aku baru lihat lagi ternyata buku resep ini dulunya tuh mamaku alm. yang beli. Kami ikut demo masaknya Sedap di hotel Horizon, Bekasi dan saat itu hostnya adalah Krisna Mukti. Mamaku bela-belain ngantri demi mendapatkan tanda-tangan Krisna Mukti di buku tsb. Ya ampunn aku jadi teringat mama hikss

 

Pais Waluh Habang

(sumber: Kue-Kue Indonesia by Yasaboga)

Bahan :

  • 500 gram labu kuning
  • 200 gram tepung beras
  • 50 gram tepung tapioka
  • 175 gram gula pasir
  • 500 cc santan dari 1 ½ butir kelapa (saya : 1 butir kelapa)
  • 10 mata nangka, potong 1×1 cm (saya gak pake, ganti pisang tanduk, kebetulan punya)
  • daun pisang secukupnya

Cara membuat :

  1. Kupas labu kuning, potong-potong, kukus sampai matang. Saya kukus dulu baru kupas kulitnya, karena lebih mudah.
  2. Haluskan campur dengan gula, garam, dan tepung beras dan tepung tapioca, tuangi santan, aduk rata.
  3. Masak adonan dengan api sedang hingga adonan kental.
  4. Ambil 3-4 sdm adonan, bungkus dengan selembar daun pisang (seperti nagasari) beri potongan pisang tanduk. Kukus lebih kurang 20 menit hingga matang.

Kue Nagasari Resep Ny. Lanny Rustan

Sebagai penyuka kue-kue tradisional, hati kecilku suka bersorak bila menemukan resep baru kue tradisional yang mudah, cepat, dan juga enak.

Kali ini, kebetulan aku melihat youtubenya Eddy Siswanto yang sedang mendemonstrasikan membuat Kue Nagasari ini. Kok kayaknya yummy… dan beneran yummy… tapi aku hanya boleh makan 1 potong aja hikss

Jadi deh aku bikin saat adikku Ultah 10 Juni lalu.

Btw, hari ini hari ke-5 aku terpapar si covid varian delta. Kondisi masih baik-baik saja, hanya batuk serta dahak yang sulit keluar. Sudah minum obat batuk tapi kurang manjur kayaknya (waktu itu fluimucyl kosong), jadi pesan deh di tokped. Mahal juga ya, 1 strip 76rb isi 10 butir. Kata penjualnya bisa sampai hari ini juga. Moga2 deh yaa, dan ke depannya semoga kondisi kami semua baik-baik saja. Amin…

daun pisangnya kurang, aku hanya beli 2000 perak, jadi sisanya di alumunium foil

Kue Nagasari 

by Ny. Lanny Rustan

Bahan A

  • 250 gram tepung beras (aku pakai merk Rosebrand tapi yang khusus kue2 tradisional)
  • 1 liter santan sedang (600 ml santan kental & 400 ml santan encer) – aku pakai  1 kelapa aja sih untuk 1 resep ini.

Bahan B

  • 300 gram tepung tapioka
  • 300 gram gula pasir
  • 300 ml santan encer
  • 3 gram garam
  • 1 sachet vanili bubuk
  • 12 buah pisang kepok, potong2
  • daun pisang muda

Cara membuat :

  1. Siapkan daun pisang, potong-potong ukurannya sesuai selera
  2. Campur tepung beras dan santan 1 liter, saring
  3. Masak campuran tepung beras dan santan hingga menggumpal
  4. Campur tepung tapioka, gula pasir, santan encer, garam dan vanili bubuk, aduk rata, saring
  5. Campurkan ke adonan tepung beras dan santan yang menggumpal tadi, aduk hingga benar-benar tercampur rata. Siap untuk dibentuk
  6. Ambil daun pisang, kasih 1-2 sdm adonan, lalu masukkan pisang kepok, lipat seperti membungkus nagasari. Mudah kok melipatnya
  7. Kukus selama 20 menit.

DIY Cara Membuat Eco Enzyme Sendiri

Pertama kali tahu Eco Enzyme dari youtube, biasa donk nongkrongin youtube untuk belajar gardening xixixi  Iya beberapa bulan terakhir ini aku lagi suka gardening dan sering browsing cara membuat kompos, pemupukan, dll, di youtube, oleh youtube dianggap concern lingkungan kali yaa sehingga otomatis muncul di timeline : video orang membuat eco enzyme. Pas aku lihat, eh kok menarikkkk, cara buatnya mudah dan manfaatnya banyakkk bangettt…

So, setelah banyak meriset Eco Enzyme, 9 Februari lalu mulai donk bikin, dan tanggal 9 Mei sudah panen, banyak banget dapatnya (biar puas donk pakainya xixi dan juga bagi2 ke teman2 dan saudaraku, harapannya mereka juga termotivasi untuk membuat sendiri), aku tempatkan di botol2 aqua bekas gitu.

APA SIH ECO ENZYME ITU?
Eco Enzyme adalah paduan larutan zat organic kompleks yang dibuat dari proses fermentasi sisa organic (kulit buah dan sayur), gula (molasses atau gula merah), dan air. Cairan Eco Enzyme warnanya coklat gelap dan wangi yang segar dan kuat, tergantung bahan pembuatnya juga sih, bila banyak jeruk maka akan lebih wangiii, wangi jeruk pastinya.

Eco Enzyme ditemukan dan dikembangkan di Thailand oleh Dr. Rosukan Poompanvong, yang ternyata si Dr. Rosukan ini telah mengenal serta meriset enzyme tersebut selama lebih dari 30 tahun. Atas penemuan Eco Enzyme tersebut, Dr. Rosukan menerima penghargaan dari FAO PBB. Dr. Joean Oon, Director of the Centre for Naturopathy and Protection of Families in Penang, Malaysia, kemudian membantu menyebar-luaskan pembuatan serta segudang manfaat Eco-Enzyme ini.

PEMBUATAN ECO ENZYME

Sebelumnya, aku sudah siapkan bahan-bahan ini :

1.Wadah fermentasi Eco Enzyme, berupa container bulat besar 

Karena aku mau bikin Eco Enzyme sekaligus banyak, jadi aku siapkan tempat yang gede sekalian. Dan aku sering ke Cideng khan tuh, jadi mampir deh ke Lion Star di Jembatan Lima, beli wadah besar beberapa buah, cukup untuk 1-2 kg kulit buah dan sayur

2. Molase (tetes tebu)

Aku beli molase di tokped dan cari yang jumlah besar, 7 kg dalam jerigen gitu dan harganya 75rb, soklah termasuk murah donk. Mungkin ada yang lebih murah lagi, silakan search aja yaa

3.Searching tukang jus buah atau tukang buah terdekat

Kebetulan di pasar dekat rumahku, pasar Koja, ada tukang jus buah yang lumayan rame. Aku beli donk jus buahnya lalu ajak ngobrol2 si abang penjualnya, abangnya ramah ternyata jadi deh bisa dapat banyak sampah buah. Kudu disortir dulu pastinya ya, lalu dibersihkan.

Oh iya karena aku memulung sampah buah dan juga sayur di dalam pasar dalam beberapa kesempatan, jadi setelah sampah-sampah tersebut kudapatkan, kubersihkan lalu kutimbang, trus masuk freezer. Hari lain dapat sampah buah dan sayur lagi, aku bersihkan dan timbang lagi, masuk freezer juga. Jadi freezerku itu penuhnya dengan sampah organik kulit buah dan sayur hahaha

Setelah semuanya siap, mulai deh bebikinan. Mudah lho buatnya.

penampakannya seperti kolak ya, atau rujak? hehehe

RUMUS PEMBUATAN ECO ENZYME:

1 : 3 : 10

  • 1 bagian molase (bisa juga menggunakan gula merah, tapi sayang euy mahal)
  • 3 bagian kulit buah dan sayur (komposisi : 80% kulit buah dan 20% kulit/sampah sayur)
  • 10 bagian air (aku pakai air PAM, mau pakai air AC boleh bangett karena memang bagus)

Jadi misal 1 kg molase:

  • 1 kg molase
  • 3 kg kulit buah/sayur
  • 10 liter air (ini bukan 10 kg air ya, tapi 10 liter air)

Cara membuat:

  1. Di wadah, masukkan kulit buah dan sayur yang sudah dibersihkan
  2. Tambahkan air
  3. Masukkan molase, lalu aduk rata semuanya
  4. Tutup rapat wadah, beri tanggal. Total volume semuanya jangan memenuhi seluruh wadah ya, sekitar 60-70% wadah/sisakan ruang kosong agar Eco Enzyme bisa ‘bernafas’ istilahnya
  5. Tunggu deh hingga 3 bulan kemudian. Selama proses menunggu ini, kita harus perhatikan wadah ya, dalam 8 hari pertama buka tutup wadah sebentar (kalau perlu pasang timer di hp ya karena kalau lupa buka tutup ini, si wadah bisa meledak saking banyaknya gas yang terkumpul, terutama bila menggunakan wadah botol yang tutupnya kecil dan ruang kosong hanya sedikit), lalu tutup lagi. Cukup sekali saja untuk mengeluarkan gas yang ada di dalam wadah. Aku sih keesokan harinya masih belum ada gas yang terbentuk. Dua hari kemudian baru ada gasnya. Lalu dibuka kembali 3 minggu kemudian. Tapi tetap check2 juga wadahnya ya, apabila menggembung pertanda banyak gas jadi buka wadah untuk mengeluarkan gas.

 

MANFAAT ECO ENZYME

Untuk manfaat si Eco Enzyme ini, banyak banget lho, yang sudah aku aplikasikan ya:

  • Mencuci sayur dan buah

Karena belakangan aku mengkonsumsi sayur mentah sebagai salad, dan juga buah untuk sarapan, jadi si Eco Enzyme aku pakai setiap hari. Gunanya untuk menghilangkan residu pestisida di sayur atau buah. Aku gunakan 1-2 tutup botol aqua ke dalam sekitar 1 liter air.

  • Mengepel lantai

Aku pakai sekitar 5 tutup botol aqua ke dalam sedikit air, dan beneran lho lantai bersih tanpa So Klin hehehe

  • Membersihkan kamar mandi

Ini juga tanpa busa, kinclong lho lantai kamar mandi. Berikan Eco Enzyme secukupnya gitu ya ke lantai

  • Membersihkan kaca jendela/mobil

Ini sudah aku gunakan juga, bersih sih sih kaca mobilku

  • Melancarkan pembuangan di toilet

Ini belum kelihatan hasilnya karena memang tidak ada masalah juga dengan pembuangannya. Ini menggunakan ampas Eco Enzyme ya, jadi ampas Eco Enzyme kublender lalu kasih deh ke lubang toilet

  • Pupuk tanaman

Ini juga aku pakai donk, secara tanamanku banyak, eh ya ga banyak juga sih… tambahkan 1-2 tutup botol aqua ke dalam 1 liter air, terus siram deh ke tanaman. Atau ampas Eco Enzyme kutaruh di sekitar tanah tanaman2ku tapi jangan langsung ke atas batangnya ya, melainkan sekeliling tanaman. Soalnya bisa mati itu tanaman kalau langsung di atas tanamannya

So teman-teman, tunggu apalagi? Langsung persiapkan untuk membuat Eco Enzyme ya, karena manfaatnya banyak bangettt… Dengan membuat Eco Enzyme, kita berkontribusi untuk mengurangi sampah organik, membuat lingkungan lebih baik, juga berhemat pengeluaran bahan-bahan pembersih, dll.

Sasagun, Sagon Bubuk ala Batak

Gak sengaja aku berkenalan dengan si Sagun ini, dan kini malah jadi kedoyananku, buat ngemil2 gitu hehe

Aku tuh saat suka-sukanya pada satu jenis makanan yang kubuat, maka aku akan terus membuatnya hingga bosan xixixi dan karena aku suka sagon bubuk, jadi aku bikin terus sampaiiiii, ga sampai bosan sih, tapi sampai aku gak boleh makan gula banyak2 hikss sedihhh, jadi ga bisa sering2 makan si Sasagun ini.

Menurut wikipedia, Sasagun adalah makanan ringan tradisional khas batak. Makanan ini diproduksi dari tepung beras yang digongseng dengan kelapa dan dicampur dengan gula merah/aren. Soal rasa bisa dicampur dengan nenas atau durian, kacang atau sesuai dengan selera.

Wah campur nenas, durian, atau kacang, bakal tambah enak deh rasanya. Ga sabar rasanya kapan2 pengen coba bila dicampur nenas, durian atau kacang, sayang waktunya belum memungkinkan…

Aku simpan di sini saja ya resepnya, silakan buat yang mau buat 🙂 ini resep hasil trial2 aku setelah berkali-kali membuatnya, plus dengan bantuan Tetty juga yang sudah share tips2 untuk membuat sagon bubuk yang enak, yaitu kelapanya dibanyakin supaya lebih gurih hehe

ini sasagun camilanku, bisa habis sendiri hanya dalam waktu beberapa hari lol

Sasagun

Bahan :

  • 1 kg tepung beras (aku menggunakan tepung beras Rosebrand yang kualitas bagus, tepung khusus untuk kue-kue basah gitu)
  • 2 buah kelapa sedang ukuran besar
  • 600 gram gula aren, disisir kecil2 gitu (500 gram sudah cukup manis sebenarnya)

Cara membuat :

  1. Sangrai tepung beras, tambahkan daun pandan supaya wangi. Sisihkan.
  2. Sangrai kelapa. Dengan api kecil ke sedang ya, sisihkan.
  3. Campur kedua bahan, tambahkan gula aren, lalu sangrai kembali hingga konsistensi yang diinginkan.
  4. Dinginkan, tempatkan dalam wadah.

Scotland Havermout/Oatmeal Cookies

Lebaran lalu, pas hari Lebaran-nya, saking gak sempat2, akhirnya aku sempatkan membuat cookies ini, Scotland Havermout Cookies. Buat kasih ke beberapa tetanggaku yang Lebaran-an.

Kebetulan bahan-bahan dan juga toples masih ada. Dan punya havermut juga, baru beli sih di Club Sehat, rencana mau buat breakfast gitu si havermut…

Resep ini kuambil dari Kue Kering Klasik, Resep Andalan Ny. Liem, dan ini recommended enak lho kuenya. Kapan2 aku bikin lagi ahhh

Tapi karena aku pemalas dot com, bentuk kuenya cari yang paling gampang dibentuk aja, yaitu yang menggunakan garpu hahaha ga pake cetakan macam2 dan juga cepat. Basically segala macam kue bisa dibuat dengan bentuk tersebut, jadi selalu kugunakan dalam membuat cookies baru yang sekiranya kelihatan rumit membuatnya LOL

Eh tapi 1 sih kekurangannya, oatmeal yang kubeli hanya yang kemasan 250 gram, sementara aku membuat 2 resep, dan aku lupa tambahkan 50 gram tepung jadi agak rapuh kuenya xixi besok2 gak dilupakan deh…

ini panampakan aslinya

 

Scotland Havermut Cookies

Bahan I

  • 125 gram mentega
  • 75 gram margarin
  • 100 gram gula bubuk
  • 1 sdt emplex (aku skip)
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 2 kuning telur

Bahan II

  • 2 sdm fresh cream (aku skip)
  • 40 gram keju parmesan
  • 40 gram almond bubuk
  • 150 gram havermut, haluskan

Bahan III

  • 1 sdt baking powder
  • 125 gram tepung terigu protein sedang

Bahan IV (buat olesan) – ini aku skip karena pengen cepat dan hemat xixixi

  • 5 kuning telur
  • 1 sdm air
  • 1/2 sdt minyak sayur
  • 2 tetes pewarna kuning telur

Bahan V – ini juga aku skip, walau punya kismis #hadeuhh

  • ceri merah dan hijau secukupnya, potong kecil
  • kismis secukupnya, potong kecil

Cara membuat:

  1. Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan putih. Tambahkan bahan II, aduk rata.
  2. Masukkan bahan III sedikit demi sedikit, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur rata.
  3. Masukkan adonan ke dalam kantong plastik segi tiga yang telah diberi mata spuit, semprotkan adonan ke dalam loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarin hingga rata berbentuk zig-zag.
  4. Olesi permukaan kue dengan bahan IV hingga rata, taburi dengan bahan V.
  5. Panggang ke dalam oven dengan suhu 150 derCel selama 15 menit, kecilkan suhu oven menjadi 100 derCel lalu panggang kembali selama 15 menit hingga matang dan kering. Angkat dan dinginkan. (Ini tergantung oven yang digunakan ya, untuk baking cookies dalam jumlah banyak saya biasanya menggunakan oven dengan suhu 150 derCel dan tetap di suhu itu hingga matang, bila pakai suhu 100 derCel akan lama sekali matangnya itu cookies).
  6. Simpan ke dalam stoples kedap udara.

Lapis Malang Resep Fen.z

Dalam rangka nyetok putih telur, jadilah aku bikin Lapis Malang ini. Jadi khan aku lagi bikin Cheese Button, nah biasanya glazur putih telur si CB ini suka kurang, daripada tiap kali kurang ambil telur baru (bisa sampai 3 butir kepakenya) lebih baik aku bikin kue yang banyak kuning telurnya khan… jadi putih telurnya bisa aku gunakan untuk si CB.

Biasanya sih aku ga pernah kekurangan putih telur karena pasti khan bikin kastengels, tapi kali ini bikin kastengelsnya belakangan, jadi deh kekurangan putel hehe

Lapis Malang ini bikinnya seadanya aja, dengan selai blueberry sisaan. Untung jadinya bagus juga xixi

Lapis Malang

source: @fen.z

Bahan Lapisan Kuning

  • 15 kuning telur
  • 2 putih telur (ini aku tambahkan sendiri)
  • 80 gram gula pasir
  • 60 gram terigu protein rendah
  • 10 gram susu bubuk
  • 10 gram tepung maizena
  • 150 gram mentega dingin (ini aku mix dengan margarin) + 2 sdm susu kental manis
  • 1sdm rum (optional, aku ga pake)
  • 1 sdt vanilla extract (optional, aku pakai larome)

 

Bahan Lapisan Coklat (bahan sama dengan di atas, hanya tambahkan coklat bubuk dan kurangi tepung sejumlah coklat bubuk tersebut)

  • 15 kuning telur
  • 2 putih telur (ini aku tambahkan sendiri)
  • 60 gram gula pasir
  • 60 gram terigu protein rendah
  • 20 gram coklat bubuk + 1 sdm pasta coklat kalau ada
  • 10 gram susu bubuk
  • 10 gram tepung maizena
  • 150 gram mentega dingin (ini aku mix dengan margarin) + 2 sdm susu kental manis
  • 1sdm rum (optional, aku ga pake)
  • 1 sdt vanilla extract (optional, aku pakai larome)

Cara membuat :

  1. Siapkan 3 loyang ukuran 22×22 cm (ini aku bingung juga kenapa 3 loyang padahal di gambarnya cuma 2 loyang, lapis malang khan memang cuma 2 loyang) sementara aku sendiri menggunakan 2 loyang ukuran 37×25 cm.
  2. Kocok mentega sampai mengembang dan ringan, masukkan vanilla agar harum, campur rata.
  3. Kocok telur dan gula hingga mengembang dan kental. Lalu masukkan terigu, maizena, susu bubuk yang sudah diayak, mixer sampai rata sebentar.
  4. Terakhir masukkan mentega kocoknya, aduk rata kemudian tuang ke loyang.
  5. Panggang dengan suhu api bawah 180-190 derajat Celcius, dan suhu api atas 170 derajat Celcius, selama kurang lebih 20 menit.
  6. Langsung keluarkan kue dari loyang, biarkan dingin di cooling rack. Setelah dingin, oles selai strawberry atau blueberry dan ditumpuk jadi 2 lapis.

King Barbeque TRURICH – Air Fryer Oven Multi Fungsi

Deskripsi TRURICH King Barbeque – Air Fryer Oven Multi Fungsi. King Barbeque TRURICH adalah Air Fryer terbesar (bisa untuk kebutuhan rumah tangga dengan keluarga besar ataupun untuk usaha) yang juga multi fungsi air fryer yang bisa memanggang aneka kebutuhan non-frying Sahabat.

Tidak hanya memanggang ayam, ikan, crispy pork, namun juga seekor Duck Peking berukuran besar pun bisa.

Beberapa menu di King Barbeque yang tidak terdapat di Air Fryer lainnya, seperti :

Dehydrate : menu untuk memanggang buah untuk dijadikan keripik, misalnya membuat keripik apel, keripik pisang, dll

Defrost : menu untuk mencairkan bahan makanan beku dari freezer

Vegetable : menu untuk memanggang sayuran

Keep Warm : menu untuk membuat makanan yang telah dimasak tetap hangat

King Barbeque tampil dengan 16 menu pilihan :

  1. Steak
  2. Shrimp
  3. Pizza
  4. Bake
  5. Popcorn
  6. Toast
  7. Keep Warm
  8. Dehydrate
  9. Drumstick
  10. Fries
  11. Rotisserie
  12. Fish
  13. Grill
  14. Chicken/Duck
  15. Defrost
  16. Vegetables

King Barbeque TRURICH adalah air fryer oven yang berkapasitas besar (16 liter) sehingga cocok untuk kebutuhan keluarga besar. Harga memang sedikit mahal karena kapasitasnya yang besar dan juga fungsinya yang banyak.

Didesain dengan interior berbahan dasar stainless steel dan dengan 8 aksesoris untuk memaksimalkan penggunaannya.

Dengan King Barbeque TRURICH, Sahabat bisa memasak aneka masakan sedap dan sehat tanpa menggunakan minyak sama sekali ataupun sedikit minyak. Dengan menu otomatis dan bila belum ada di menu, bisa diatur sendiri suhu maupun waktu memasaknya.

Spesifikasi :

– Daya 1000 Watt

– Kapasitas 16 liter –

Dilengkapi dengan 16 program otomatis : Steak, Shrimp, Pizza, Bake, Popcorn, Toast, Dehydrate, Drumstick, Fries, Rotisserie, Fish, Grill, Chicken/Duck, Defrost, Vegetables, Keep Warm

– Suhu dimulai dari 50-200 derajat Celcius

– Timer 1-60 menit

– 3 level rak sehingga bisa memuat banyak

– Dilengkapi dengan 8 aksesoris : Mesh Basket, Retrieval Tool, 2 Removable Racks, Rotating Basket, Rotisserie Spit, Rotisserie Skewers, Drip Tray + Fan

Harga Rp 3.880.000

Free ongkir Jabodetabek

Info dan order, chat WA 087881060909 (Femmy)

Blender Heavy Duty Trurich, Soup Blender Langsung Matang, Blender Gaya Baru ~ WA 0878-8106-0909

Blender Heavy Duty Trurich adalah satu-satunya blender yang memiliki mesin dengan kekuatan heavy duty dan bisa difungsikan untuk dingin dan panas, yang bisa membuat makanan masak/matang dalam waktu singkat.

Blender Trurich adalah blender yang mampu memproses dan membuat berbagai hidangan sehat dalam hitungan menit. Dengan 6 mata pisau stainless steel untuk berbagai keperluan.

Soup Blender Trurich ni dapat menjadikan makanan matang hanya dalam 12 menit saja. Misalnya saja membuat Selai Srikaya, normalnya membutuhkan waktu 2-3 jam, namun dengan Blender Trurich, cukup 12 menit saja, Selai Srikaya sudah bisa langsung dikonsumsi. Begitu juga dengan Bubur Sumsum, dalam waktu 12 menit Bubur Sumsum yang enak siap dinikmati.

Berikut menu-menu panas yang bisa dimasak langsung matang menggunakan Heavy Duty Blender Trurich :

  • Aneka Soup (Cream Soup, Corn Soup, Green Peas Soup, Potato Puree, dll
  • Susu Kacang (kedelai, almond, kacang hijau, dll)
  • Baby food
  • Bubur sumsum
  • Selai Srikaya
  • Milkshake/Smoothies/ice cream
  • dll

Menu-menu dingin :

  • Bakso
  • Somay/pempek
  • Nougat
  • Es batu
  • Kacang2an
  • Puding
  • Milkshake/Smoothies/ice cream
  • Juice
  • Sauces
  • Salad dressings
  • dll

 

Spesifikasi Blender Heavy Duty Trurich:

  • Daya 850 watt
  • Kapasitas 2 liter
  • Mata pisau tajam terbuat dari bahan stainless steel yang tidak berbahaya dan tidak mudah rusak.
    Kecepatan 27.000 RPM
  • Jar/tabung terbuat dari bahan PCTG yang mampu menahan suhu hingga 109 derajat
  • Berat 5.8 kg (with box)
  • Dimensi box 45x29x33 cm
  • Made in Korea

Harga Rp 4.180.000

Free ongkir Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Garansi 2 tahun.

Informasi dan order, hubungi 0878-8106-0909 (call or WA)