Chocolate Chips Pumpkin Cookies

I’ve got this recipe from a pen pal in Las Vegas. Thank you Tessa 😀
Just tried it once and although I have reduced the sugar, it’s still too sweet for me. For next trial I should add more pumpkin and the spices. This cookies is unique because of the spices, remind me of Speculaas.

Chocolate Chips Pumpkin Cookies

Ingredients:

  • 21/2 cups all-purpose flour
  • 1 teaspoon baking powder
  • 1 teaspoon baking soda
  • 2 teaspoons ground cinnamon
  • 1/2 teaspoon ground nutmeg
  • 1 teaspoon ground cloves
  • 1 teaspoon spekuk
  • 1/2 teaspoon salt
  • 1/2 cup butter (salted), softened
  • 1 1/2 cups white sugar (me: 200 gram only)
  • 1 cup canned pumpkin puree
  • 1 egg
  • 1 teaspoon vanilla extract
  • 125 gram chocolate chips

For The Icing:

  • 2 cups confectioners’ sugar (me: 125 gram)
  • 3 tablespoon milk (whole milk) (me: 2 sdm)
  • 1 tablespoon melted butter (salted) (me: 50 gram)
  • 1 teaspoon vanilla extract (me: Jensen vanilla)

Directions:
Mix all the dry ingredients in one bowl and all the wet ingredients in another bowl. When each is mixed then mix all the ingredients together and add a bag of semi-sweet chocolate chips.
(I used the usual cookies method: mix butter and sugar, then add egg, pumpkin and finally the dry ingredients).

Form the cookies using two tablespoon (I used teaspoon) on the pan, flatten them out a bit. Place the cookies close together, they rise but don’t spread out.

For the icing:
Whisk up the icing, just drizzle it (or dunk it, depending on your sweet tooth) on the cookies.

Kunjungan ke Rumah Seorang Sahabat

Sabtu sore, 17 April lalu bersama dengan Gatot Sudarto (teman SMA-ku dulu) dan Aries (teman Gatot), kami berkunjung ke rumah seorang sahabat sekelas di SMA dulu. Ahmad Zurjani (alm). Karena lokasinya tidak jauh dari rumah mertua, masih di Tg. Priok juga jadi aku iyakan saja ajakan Gatot untuk bersilaturahmi ke sana.

 

Temanku itu sudah dipanggil Tuhan sejak 2003 lalu karena sakit, meninggalkan 4 orang anak yang sekarang ini berusia 18, 16, 14 dan 7 tahun. Anak pertama ternyata lulusan sekolah yang sama dengan alm. ayahnya, jadi sama-sama alumni sekolah yang sama. Sekarang bekerja di Indomaret dan sedang mencari-cari pekerjaan lain yang lebih OK. Adik2nya masih di bangku sekolah semua.

 

Untungnya, temanku itu masih mempunyai rumah warisan orang tuanya jadi mereka tidak pusing dengan masalah tempat tinggal. Untuk sehari-hari, Nur (istri alm. temanku itu) berjualan makanan untuk para pekerja malam (baca “pekerja cafe”) yang ngekost di rumah mereka. Di daerah tersebut memang ada beberapa cafe walaupun masih lebih banyakan di daerah Jl. Raya Cilincing. Karena sang mertua tidak setuju Nur tetap saja mensuplai makanan buat pekerja cafe, walaupun dengan sembunyi2. Oh iya, sang mertua sebenarnya tidak tinggal di rumah tersebut, tapi kata Nur, “matanya banyak”, alias ada saja tetangga yang mengawasi gerak-gerik mereka. Karena posisi Nur sebagai janda dan title sang mertua sebagai haji, jadi agak2 menyulitkan. Dia harus bisa jaim keluarga besar alm. suaminya.

 

Sebetulnya sejak tahun lalu kami, tepatnya sejak reuni alumni SMA 13 ex kelas I-10 yang dilaksanakan di Tanah Tingal, Ciputat, kami sudah berpikiran untuk mencari tahu keluarga teman kami tersebut tapi akhirnya baru pada minggu lalu informasi dari seorang teman mendapat kepastian kalau mereka masih tinggal di situ.

 

Thanks to Facebook yang membuat komunikasi menjadi lancar sehingga kami bisa reuni-an, dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah sahabat kami tersebut. Ternyata juga semasa hidupnya almarhum Ahmad Zurjani mempunyai teman2 bermain yang baik, yang peduli akan keluarganya. Duluuuu dia juga termasuk â€?genk pencinta alamâ€? di kelas I-10 sehingga beberapa kali pernah ikutan camping dengan teman2. Sayangnya â€?genkâ€? tsb cowok semua, ga pernah ngajakin anak2 ceweknya hiks hiks Mereka juga kompak sekali, hampir setiap tahun setamat SMA selalu berkumpul di rumah kepala suku a.k.a ketua kelas dulu… Indahnya kenangan semasa sekolah dulu…

 



Daging Buatan (Gluten)

Gluten tidak mutlak pengganti daging, tetapi hanya salah satu pilihan untuk pengganti daging terutama dalam variasi menu atau acara-acara spesial, khususnya digunakan oleh vegetarian. Sebagian bahan dasar digunakan high gluten flour (=cakra) hasilnya 60% dari berat asal. Sedangkan terigu lain dapat digunakan tapi hasilnya 40% dari berat asal.

Mohon maaf tidak ada gambarnya, karena daku belum pernah membuatnya. Resep ini aku dapat dari kursus di de mono beberapa tahun lalu.

Ingredients:
– Terigu cakra 1 kg
– Garam 1 sdm
– Air dingin 600 cc

Directions:
Cara Membuat:
Campurkan ketiga bahan tersebut sampai tergumpal seperti adonan roti. Rendam di air dingin ½ – 1 jam.

Perhatian:
Dalam cuaca panas jangan biarkan rendaman sampai melebihi 4 jam, karena gluten akan hancur

Cara Mencuci:
Setelah direndam, cuci dengan cara diramas-ramas sampai keruh, lalu kumpulkan dan buang airnya. Gunakan saringan plastic waktu membuat airnya supaya jangan ada yang terbuang. Ulang kembali sampai 3-4 kali. Jangan terlalu bersih, jangan kurang bersih. Setelah itu biarkan ½ – 1 jam (kalau ditarik lembut dan tidak putus).

Cara Merebus:
Didihkan air di panci lalu kecilkan apinya, panci jangan ditutup. Masukkan gluten yang sudah dibentuk. Mengetahui matang, dipegang mambal (keras)

Bubengka, Kue Khas Ambon

Kue khas dari Ambon ini kudapat dari resep Femina jadul, tapi setelah kutanya2 papaku, bahan2nya persis sama ya ternyataaa…

Kalau aku bilang sih mirip2 apem bakar Manado yang bulat2 itu, tapi mirip2 bluder juga hanya gulanya beda. Yang pasti rasanya yummy, tidak terlalu manis namun mengenyangkannnnn… ya iyalah, potongannya gede banget hahaha

Eh ternyata Bubengka Manado lebih basah karena menggunakan kelapa muda dan penampakannya bukan bolu gitu.

Btw ini kue gampang banget deh, tinggal campur aduk2 trus tunggu si ragi bekerja, lalu panggang. Gak perlu mixer2an…

Bubengka

Ingredients:

  • 450 gram tepung terigu
  • 50 gram susu bubuk
  • 1 bungkus ragi instan
  • 3 sdm gula pasir
  • kayu manis bubuk
  • 2 butir telur
  • 350 gram gula, masak dengan 100 gram air , saring, dinginkan
  • 400 ml santan (dari 1 buah kelapa)
  • 1/2 buah kelapa parut
  • 200 gram kenari cincang

Directions:
– Campur tepung, susu, gula pasir, garam, kayu manis bubuk dan ragi instan
– Masukkan telur, aduk
– Tambahkan santan, uleni hingga kalis
– Masukkan sisa santan dan gula merah cair
– Aduk rata adonan, tambahkan kelapa parut dan kenari
– Diamkan adonan selama 1/2 jam
– Tuang adonan ke loyang tulban ukuran 24 cm yang sudah diolesi margarin (1 resep ini masih ada lebihnya jadi siapkan saja cup2 tahan panas atau cetakan yang lebih kecil)
– Panggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 60 menit

Lapis Surabaya

Harusnya diposting tahun lalu nie eh lupa atau gimana yaaa… waduh payah deh daku hehe

Yang jelas, ini orderan tetanggaku untuk hantaran wedding saudaranya… 5 cake dengan harga “tetangga” hehe Mau nolak kok ga enak ya, karena tetanggaku ini baik banget. Jadilah aku kerjakan juga, walaupun agak2 malas.com xixixi

Yang difoto adalah based Lapis Surabaya dengan hiasan Whipped Cream, orderan mami Ethan 🙂

Ingredients:
Lapisan Kuning: (2 adonan)

– 10 butir kuning telur
– 1 butir putih telur
– 100 gram gula pasir
– 50 gram tepung terigu
– 125 gram margarin/butter, kocok sendiri

Lapisan Coklat :

– 10 butir kuning telur
– 1 butir putih telur
– 100 gram gula pasir
– 50 gram tepung terigu
– 15 gram coklat bubuk
– 125 gram margarin/butter, kocok sendiri

Untuk olesan: selai strawberry atau selai lainnya

Directions:
– Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang
– Masukkan tepung terigu, aduk rata
– Tambahkan margarin/butter kocok, aduk rata

Panggang dengan api sedang (180 derajat Celcius) hingga matang.
Olesi setiap lapisan dengan selai. Potong2, sajikan

Cheese Stick

Salah satu gorengan yang banyak dipesan teman2ku saat Lebaran. Hasilnya renyah dan kejunya berasa banget….

Lupa nyebut, aslinya resep ini dapat dari Erna Komara (thanks much ya na)… tapi dah kumodif gitu dehhhh

Cheese Stick

Bahan :

  • 550 gram tepung terigu (Segitiga)
  • 175 gram tepung sagu
  • 100 gram keju edam, parut
  • 100 gram keju parmesan, parut
  • 100 gram keju cheddar, parut
  • 1 sdt garam
  • 1 bungkus Royco
  • 1 sdt baking powder
  • 60 gram margarin, lelehkan
  • 2 butir telur
  • air es secukupnya

Cara membuat :

  1. Campur semua bahan kering, aduk rata
  2. Masukkan telur, margarin, aduk rata.
  3. Tambahkan air es, uleni hingga kalis.
  4. Giling adonan hingga menjadi lembaran2, giling kembali sesuai bentuk yang diinginkan.
  5. Goreng dalam minyak banyak

Kroket Isi Sosis dan Keju

Alternatif snack asin yang simple, karena ga mau ribet tumis2 isian, masalahnya orderan dadakan judule he he

Cuma kroket biasa diisi kroket dan keju tapi rasanya hmmm yummyyyyy juga lho…

Kroket Isi Sosis dan Keju

Ingredients:

Untuk kulit:

  • 1 kg kentang, kukus
  • Garam
  • Merica bubuk
  • Pala bubuk
  • 2 sdm susu bubuk
  • margarin secukupnya

Isian:

  • 9 potong sosis, potong2 seukuran 3,5 cm
  • 100 gram keju olahan, parut atau keju slice

Untuk panir:

  • Tepung panir
  • Putih telur secukupnya

Supaya kroket agak kokoh, tidak gampang lepas sewaktu digoreng: tambahkan tepung kentang kurang lebih 2 sdm, kalau tidak ada boleh tepung terigu ke dalam adonan.

Directions:
– Haluskan kentang selagi panas, beri garam, pala bubuk, merica bubuk, margarin dan susu bubuk. Aduk rata.
– Bentuk kroket dan masukkan isian sosis keju ke dalamnya.
– Gulingkan di putih telur, beri tepung panir
– Goreng

Untuk kurang lebih 28 buah.

Oentbykoek

Sumber: bolu & cake – kue-kue populer yang lezat dan simpel (Yasaboga)
Cake ini sangat2 sederhana, mungkin hanya perlu beli gula palem di pasar + bumbu spekuk dan kayumanis. Namun wangi dan rasanya hmmm, sedapppp… cocok ‘tuk teman minum teh or kopi

Seperti biasa, photonya masih belum siap he he

Oentbykoek

Ingredients:

  • 5 butir kuning telur
  • 2 butir putih telur
  • 75 gram gula palem
  • 50 gram gula pasir
  • 3 sdm munjung mentega cair
  • 3 sdm susu kental manis (aslinya tidak pakai)

Campur dan ayak:

  • 1 sdt bumbu spekuk
  • 1/2 sdt kayumanis
  • 100 gram tepung terigu

Directions:
Siapkan 2 cetakan lonjong panjang 18-20 cm, tinggi 5-6 cm atau cetakan loaf. (Aku pake cetakan loaf), alasi dengan kertas roti, olesi margarin sedikit saja supaya kertas nempel di loyang.

Kocok telur, gula palem, gula pasir, hingga kental dan naik. Masukkan campuran tepung terigu secara bertahap, aduk perlahan hingga rata. Masukkan mentega cair, aduk rata. Masukkan susu kental manis, aduk rata. Tuang adonan ke loyang, panggang hingga matang (kurleb 45 menit). Keluarkan dari loyang, dan dinginkan.

Tinoransak Sapi

Image

Bumbu tinoransak ini biasanya tidak halal, tapi bisa kok dicoba untuk sapi. Bumbunya cenderung hijau karena pemakaian cabai hijau yang banyak. Oh iya, bebek pun dimasak seperti ini enak lhoooo, kalau yang pinter rasa anyirnya tak berasa karena pemakaian bumbu yang banyakkkk

Ingredients:
100 ml minyak goreng, untuk menumis
250 gram bawang merah, tumbuk kasar
50 gram cabai rawit, tumbuk kasar
100 gram cabai hijau, tumbuk kasar
2 buah lemon cui, ambil airnya
4 batang serai, memarkan bagian putihnya
20 lembar daun jeruk, tumbuk kasar
1 kg daging sapi sandung lamur, potong 2x2x2 cm
500 ml air panas

Bumbu halus:
1 cm kunyit
5 cm jahe
2 sdt garam

Directions:
Tumis bawang, cabai, serai. Tambahkan bumbu halus. Setelah harum, masukkan daun jeruk dan daging. Aduk, tuangi air panas. Didihkan, kecilkan api, tutup panci. Masak hingga daging empuk dan kuahnya tinggal sedikit.

Ikan Mas Woku Belanga

Kalau di kampung, ikan mas ini tinggal minta sama saudara yang kebetulan piara ikan mas di empangnya. Sayang waktu daku ke sana ga sempat lihat empangnya hiks hiks

Kalau mau yang lebih wokeyyy, daku tinggal minta dikirimin saja, dapat dehhh :p btw photonya gak ori ya hehe

Ikan Mas Woku Belanga

Ingredients:

  • minyak untuk menumis
  • 200 ml air
  • 1 ekor ikan mas, siangi, cuci bersih
  • 4 buah tomat, potong2
  • 3 batang daun bawang, potong 2 cm
  • 40 lembar daun kemangi

Bumbu diiris halus:

  • 4 cm jahe
  • 5 batang serai
  • 8 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun kunyit

Bumbu digerus kasar:

  • 50 gram cabai rawit
  • 10 butir bawang merah
  • 2 butir bawang putih
  • 1 cm kunyit
  • garam secukupnya

Directions:

  1. Tumis bumbu gerus, masukkan bumbu iris.
  2. Setelah harum, tuangi air, didihkan.
  3. Masukkan ikan, tomat, masak hingga matang.
  4. Masukkan daun bawang, kemangi, aduk hingga layu, angkat.