Resep Sagu Keju ini modifikasi sendiri, yang sejak 1996 saat pertama kali bikin kue kering sudah menjadi favorit teman2 kantorku di Beiersdorf. Setelah aku bandingkan dengan resep Sagu Keju-nya NCC, tak berbeda jauh ternyata… bedanya hanya di pemakaian susu cair dan santan. Aslinya resepku menggunakan susu cair atau whip cream, tapiiii setelah melihat resep NCC yang menggunakan santan jadi cobain juga deh. Beberapa kali mencoba dan membuat 2 adonan, yang pertama menggunakan susu cair dan yang kedua menggunakan santan, mayoritas orang yang aku suruh coba mengatakan kalau yang pakai santan lebih enak, lebih gurih gitu… Jadi, mengikuti suara terbanyak, resep ini pun menggunakan santan instan tapii aku campur dengan susu cair juga hehehe
Sagu Keju
Ingredients:
butter 140 gram
margarin 40 gram
gula halus 120 gram
kuning telur 2 butir
susu bubuk 3 sdm
keju edam 130 gram, parut halus (bila tidak mau nyangkut2 di spuit, blender kasar)
sagu tani 300 gram (ini setelah disangrai yaaa… merk Alini yang lebih ok) +
2-3 lembar daun pandan, sangrai hingga daun pandan kering
santan instan kurleb 50-75 ml + susu cair secukupnya
Directions:
– Mix butter, margarin dan gula halus (kalau saya hanya selama kurang lebih 3-5 menit dengan kecepatan rendah)
– Tambahkan kuning telur, kocok rata
– Masukkan susu bubuk dan keju edam, aduk rata
– Masukkan sagu tani, aduk rata
– Tambahkan santan instan + susu cair hingga didapat adonan yang bisa dispuit
– Cetak dengan spuit bintang (Wilton no. 22 atau 32)
– Panggang dengan api kecil selama 20-30 menit
Note:
1 resep ini bisa untuk 1-2 toples hardtop @500 gram
Satu lagi cookies khas the Netherlands… Rempah2nya yang khas menjadikan cookies ini my dad’s and my favourite.
Spekulaas ini, ternyata adalah salah satu kesukaannya pak Bondan “maknyus” Winarno π Beliau suka spekulaas tipker, alias tipis kering…
Resep ini kudapat dari “basic course” kue kering puluhan tahun lalu di Nila Chandra, sayang yah aku cuma ikut kursus kue kering saja di situ, padahal resep2nya OK-OK lho…
Photonya agak beda karena waktu itu aku modif untuk bikin semprit speculaas π
Speculaas
Ingredients:
185 gram butter
150 gram margarin
200 gram gula halus
3 butir kuning telur
1 butir putih telur
Campur dan ayak:
3 sdm bumbu spekuk (= 6 gram)
30 gram coklat bubuk
50 gram susu bubuk
100 gram tepung sagu
kurleb 400 gram tepung terigu
Topping: 100 gram kenari (kurleb)
Directions:
Kocok butter dan margarin dan gula hingga tercampur rata (kurleb 1-2 menit low speed), tambahkan telur, kocok hingga tercampur. Masukkan bahan kering, aduk rata hingga kalis/bisa dibentuk. Giling adonan, potong2 ukuran 2×3 cm atau sesuai selera, beri potongan kenari di atasnya.
Panggang dengan api kecil hingga matang
Source: Kue Kering Klasik (Resep Andalan Ny. Liem)
Butter Cookies ini sangat sangat simple dan plain namun rasanya hmm yummy sungguh. Gunakan tepung hunkue berkwalitas baik. Topping kue bisa dikombinasi antara trix warna-warni, sukade warna-warni, mesyes, chocolate chips, dll.
Oh iya, resep ini untuk Alino Wong, selamat mencoba yahhhh…
Butter Hunkue Cookies
Ingredients:
125 gram mentega
100 gram margarin
2 kuning telur
150 gram gula bubuk
25 gram susu bubuk
125 gram tepung hunkue
175 gram tepung terigu
Directions:
Campur dan kocok mentega, margarin dan gula hingga tercampur rata, tambahkan telur. Masukkan tepung hunkue, susu bubuk dan terakhir tepung terigu. Masukkan ke dalam kantong segitiga, bentuk kue dengan spuit bintang/bunga. Beri topping.
Panggang dengan suhu 150 derajat Celcius selama 15 menit, kecilkan suhu menjadi 100 derajat Celcius, panggang kembali selama 15 menit hingga matang dan kering.
Resep Kastengels ini pernah aku share di milis NCC di tahun 2005 lalu, tapi resep ini mengalami modifikasi seiring berjalannya waktu hehe tapi gak banyak kok modifikasinya…
Dulu waktu aku kerja di Kedutaan Amerika, setiap awal bulan ibu-ibu pensiunan suka berkumpul di tempatku karena supervisorku seumuran dengan mereka dan biasa ibu-ibu tersebut ber-Holland sprechen deh hehe dan selera mereka juga yang berbau-bau Holland gitu… dan begitu mencoba kastengels buatanku, ada yang comment, “mirip kastengels jadul”, karena kejunya yang buanyak kali yaa hehe dan ini ada testimony dari temen SMA-ku yang order kastengels ini saat Lebaran tahun 2013.
Selama ini aku gak pernah minta testimony dari pelangganku jadi baru-baru aja ini mintanya hehe Jadi ingat ada pelangganku yang doyannya si kastengels yang agak-agak “coklat” alias sedikit lagi hangusss hehe Setiap Lebaran pasti mintanya, “buat mbak Adis bikinin yang agak-agak coklat yaa tapi jangan sampai hangus” jadilah bila ada kastengels yang kecoklatan, aku sisihkan deh buat mbak Adis π
Oh iya bikin kastengels ini mudah dan cepat lho, caranya seperti berikut ini yaa
Giling adonan sesuai ketebalan yang diinginkanOlesi kuning telur, taburi keju parut di atasnyaBentuk menggunakan cetakan kastengels. Angkat adonan yang telah tercetak dan letakkan di loyang
Terakhir, panggang deh…
ini penggaris kue tuk patokan ketebalan kue saat di giling, bisa dibeli di Toko Berkat Pasar Mester, Jatinegara
Seorang teman yang kukirimi kastengels ini (dia punya kelebihan keju parmesan jadi kita barter keju parmesannya dengan kue2ku xixi) bertanya kastengelsku dibentuk pakai cetakan apa, karena bentuknya bisa sama dan bagus, soalnya seperti pakai mesin atau cetakan pesanan khusus. Saat itu aku cuma bisa kasih smiley aja sambil janji akan kirim besok gambarnya soalnya rada gak percaya pas kubilang pakai cetakan biasa yang ada di pasar-pasar itu, yang dari bahan aluminium atau seng atau apalah itu, seperti gambar di bawah ini.
Itu cetakan dah gak ada pegangannya tapi berhubung dah capek beli mulu karena copot terus pegangannya, akhirnya aku coba tetap pakai tanpa pegangan dan ternyata bisa lho… Justru kalau ada pegangan sepertinya gak ada kekuatan untuk menekannya. Jadi sampai sekarang aku gak pernah beli cetakan kastengels lagi, kecuali dah benar-benar rusak, padahal itu pinggirannya sudah miring-miring lho… tapi masih belum diganti juga hehe
Semoga cocok…
Kastengels
Bahan :
Butter 350 gr (saya pakai Golden Churn or disebut juga Gentong mix dengan Wijsman, kalau Golden semua gpp juga tapi rasanya kurang nendang menurutku)
Margarin 500 gr (aku pakai Blueband)
Vanilla 1 sdt
Kuning telur 6 buah
Putih telur 2 buah (supaya tekstur kastengels tidak rapuh)
Tepung Sagu sangrai 240 gr (atau maizena juga boleh)
Tepung Terigu kurleb 950 gr – 1 kg (bila mix butter dan margarin terlalu lama, otomatis penggunaan tepung lebih banyak)
Keju edam 250 gr nett (sudah diparut dan dijemur atau diangin-anginkan)
Keju parmesan 100 gram nett (sudah diparut dan dijemur atau diangin-anginkan)
Keju Kraft kurleb 250 gr (untuk taburan)
Bahan olesan: (campur)
5 butir kuning telur
1/2 sdt minyak
2-3 tetes egg yellow
Cara membuat:
Kocok butter + margarin (kurang lebih 1 menit dengan kecepatan rendah), tambahkan telur, kocok rata.
Masukkan keju edam & kraft, aduk rata.
Terakhir masukkan tepung sagu (atau maizena) dan terigu, uleni hingga bisa dibentuk.
Giling adonan di meja, setelah ketebalan yang diinginkan (pakai penggaris kue bila perlu), beri bahan olesan, parut keju cheddar di atasnya.
Setelah itu cetak menggunakan cetakan kastengels. Angkat adonan yang telah tercetak ke atas loyang. Oh iya loyang tidak perlu diolesi apa-apa, karena adonan kastengels ini sudah cukup banyak margarin dan butter jadi si kastengels tidak akan lengket di loyang.
Panggang hingga matang.ΓΒ Memanggang kastengels lebih lama dibanding kue kering lainnya karena ketebalannya. Lebih tebal lebih lama. Bila mau aman, dijamin gak gosong, gunakan api sedang suhu 150 derajat Celcius selama 20 menit, kemudian putar posisi loyang dan panggang kembali selama 20 menit. Berikutnya bisa diperkirakan sendiri kira2 10 menit lagi dan 5-10 menit dipanggang di rak paling atas oven (yang untuk mematangkan/mencoklatkan bagian atas kue). Oh iya, saya menggunakan oven gas dua rak, ukuran 75 x 55 cm tinggi 80 cm.
Note:
untuk pemanggangan karena setiap oven beda-beda, gunakan suhu rendah (antara 140-150 derajat Celcius) dan selalu diputar-putar posisi loyang karena baik oven gas maupun listrik tetap saja tidak rata. Kecuali menggunakan oven dengan blower besar ataupun oven khusus kue kering yang harga puluhan juta rupiah.
resep di atas adalah 2 resep dan hasil jadinya adalah maksimal 5 toples ukuran 450 gram (toples hardtop bulat).
A friend of mine requested me to make this cookies for her. It’s been a long time since I made this cookies… I almost forgot how to make it hehe
I’m using the recipe I got from Ibu Nila Chandra with a few modification. The ingredients are the basic one, actually this is the simple/basic cookies. Everyone can make it and the taste is so butter and yummy π
Btw, you can put lemon jam or other jam in between the cookies, makes it yummy lemon biscuits π
Lidah Kucing (Kattetongen)
Ingredients:
Butter 300 gram
Sugar 150 gram
Egg yellow 2 pcs
Vanilla extract
Milk powder 25 gram
Cornstarch 25 gram
Flour 250 gram
Egg white 175 ml (or equivalent to 5 medium-sized eggs)
Sugar 1 tablespoon
Directions:
Beat the butter until soft (about 1-2 minutes). Add the sugar and beat until light and fluffy (about 2-3 minutes). Add the eggs, one at a time, beating well after each addition. Add the vanilla extract and beat until combined.
Add the dry ingredients until all well blended.
In different bowl, mix egg white and sugar until the stiff, then mix with the dough.
Put the dough into a plastic bag and place on the baking pan. Bake with low temperature.
I’ve got this recipe from a pen pal in Las Vegas. Thank you Tessa π
Just tried it once and although I have reduced the sugar, it’s still too sweet for me. For next trial I should add more pumpkin and the spices. This cookies is unique because of the spices, remind me of Speculaas.
Chocolate Chips Pumpkin Cookies
Ingredients:
21/2 cups all-purpose flour
1 teaspoon baking powder
1 teaspoon baking soda
2 teaspoons ground cinnamon
1/2 teaspoon ground nutmeg
1 teaspoon ground cloves
1 teaspoon spekuk
1/2 teaspoon salt
1/2 cup butter (salted), softened
1 1/2 cups white sugar (me: 200 gram only)
1 cup canned pumpkin puree
1 egg
1 teaspoon vanilla extract
125 gram chocolate chips
For The Icing:
2 cups confectioners’ sugar (me: 125 gram)
3 tablespoon milk (whole milk) (me: 2 sdm)
1 tablespoon melted butter (salted) (me: 50 gram)
1 teaspoon vanilla extract (me: Jensen vanilla)
Directions:
Mix all the dry ingredients in one bowl and all the wet ingredients in another bowl. When each is mixed then mix all the ingredients together and add a bag of semi-sweet chocolate chips.
(I used the usual cookies method: mix butter and sugar, then add egg, pumpkin and finally the dry ingredients).
Form the cookies using two tablespoon (I used teaspoon) on the pan, flatten them out a bit. Place the cookies close together, they rise but don’t spread out.
For the icing:
Whisk up the icing, just drizzle it (or dunk it, depending on your sweet tooth) on the cookies.
Gluten tidak mutlak pengganti daging, tetapi hanya salah satu pilihan untuk pengganti daging terutama dalam variasi menu atau acara-acara spesial, khususnya digunakan oleh vegetarian. Sebagian bahan dasar digunakan high gluten flour (=cakra) hasilnya 60% dari berat asal. Sedangkan terigu lain dapat digunakan tapi hasilnya 40% dari berat asal.
Mohon maaf tidak ada gambarnya, karena daku belum pernah membuatnya. Resep ini aku dapat dari kursus di de mono beberapa tahun lalu.
Ingredients:
– Terigu cakra 1 kg
– Garam 1 sdm
– Air dingin 600 cc
Directions:
Cara Membuat:
Campurkan ketiga bahan tersebut sampai tergumpal seperti adonan roti. Rendam di air dingin ΓΒ½ – 1 jam.
Perhatian:
Dalam cuaca panas jangan biarkan rendaman sampai melebihi 4 jam, karena gluten akan hancur
Cara Mencuci:
Setelah direndam, cuci dengan cara diramas-ramas sampai keruh, lalu kumpulkan dan buang airnya. Gunakan saringan plastic waktu membuat airnya supaya jangan ada yang terbuang. Ulang kembali sampai 3-4 kali. Jangan terlalu bersih, jangan kurang bersih. Setelah itu biarkan ΓΒ½ – 1 jam (kalau ditarik lembut dan tidak putus).
Cara Merebus:
Didihkan air di panci lalu kecilkan apinya, panci jangan ditutup. Masukkan gluten yang sudah dibentuk. Mengetahui matang, dipegang mambal (keras)
Kue khas dari Ambon ini kudapat dari resep Femina jadul, tapi setelah kutanya2 papaku, bahan2nya persis sama ya ternyataaa…
Kalau aku bilang sih mirip2 apem bakar Manado yang bulat2 itu, tapi mirip2 bluder juga hanya gulanya beda. Yang pasti rasanya yummy, tidak terlalu manis namun mengenyangkannnnn… ya iyalah, potongannya gede banget hahaha
Eh ternyata Bubengka Manado lebih basah karena menggunakan kelapa muda dan penampakannya bukan bolu gitu.
Btw ini kue gampang banget deh, tinggal campur aduk2 trus tunggu si ragi bekerja, lalu panggang. Gak perlu mixer2an…
Bubengka
Ingredients:
450 gram tepung terigu
50 gram susu bubuk
1 bungkus ragi instan
3 sdm gula pasir
kayu manis bubuk
2 butir telur
350 gram gula, masak dengan 100 gram air , saring, dinginkan
400 ml santan (dari 1 buah kelapa)
1/2 buah kelapa parut
200 gram kenari cincang
Directions:
– Campur tepung, susu, gula pasir, garam, kayu manis bubuk dan ragi instan
– Masukkan telur, aduk
– Tambahkan santan, uleni hingga kalis
– Masukkan sisa santan dan gula merah cair
– Aduk rata adonan, tambahkan kelapa parut dan kenari
– Diamkan adonan selama 1/2 jam
– Tuang adonan ke loyang tulban ukuran 24 cm yang sudah diolesi margarin (1 resep ini masih ada lebihnya jadi siapkan saja cup2 tahan panas atau cetakan yang lebih kecil)
– Panggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 60 menit
Harusnya diposting tahun lalu nie eh lupa atau gimana yaaa… waduh payah deh daku hehe
Yang jelas, ini orderan tetanggaku untuk hantaran wedding saudaranya… 5 cake dengan harga “tetangga” hehe Mau nolak kok ga enak ya, karena tetanggaku ini baik banget. Jadilah aku kerjakan juga, walaupun agak2 malas.com xixixi
Yang difoto adalah based Lapis Surabaya dengan hiasan Whipped Cream, orderan mami Ethan π