Jual Mixer Signora di Jakarta | Berapa Sih Harganya?

Jual Mixer Signora di Jakarta | Berapa sih harganya? Buat penggemar baking, mixer kue adalah salah satu alat utama yang harus dipunya selain oven. Mixer digunakan untuk mengocok adonan cake, putih telur,  cream, roti ataupun kue kering. Paling tidak bila Anda masih pemula alias baru mulai menyukai dunia perbakingan, baru mulai coba-coba bikin kue, baik kue basah, kue kering, cake ataupun roti maka kudu punya Hand Mixer. Anggap saja modal awal atau investment kecil-kecilan. Ya, mixer (dan juga oven) adalah satu paket yang harus dimiliki para baking lover. Sebagai pemula dengan budget terbatas, maka hand mixer bisa jadi pilihan sementara untuk oven bisa dicoba otang (oven tangkring). Di pasaran ada merk Mickey Mouse, Butterfly ataupun Hook.

Bila punya budget lebih, boleh juga mempertimbangkan stand mixer supaya gak capek pegangin mixernya dan bisa mengerjakan hal lainnya sementara menunggu si adonan mengembang. Hand Mixer Kue Signora terkenal karena cukup bandel untuk mengocok aneka macam cake, putih telur, cream, dll. Yup Mixer Signora memang telah dikenal sejak lama karena kuat, awet / tahan lama dan telah lama menemani para bakul kue dalam membuat kue. Bila Anda mencari yang Jual Mixer Signora di Jakarta sudah tahu khan menghubungi siapa? hehe

Oh iya untuk informasi, Mixer Kue Signora ada beberapa jenis. Ada Hand Mixer, Stand Mixer (Mixer with Bowl), Mixer Grande dan ada juga Pro Max (jenis heavy duty gitu). Untuk harganya, ini ya informasinya : untuk hand mixer masih di bawah 1jt rupiah kok, Stand Mixer 1.2jt-an sementara Mixer Grande di bawah 3jt dan Pro Max di bawah 6jt. Untuk 2 mixer terakhir cocok bila teman-teman sudah mulai menerima  Jadi buat yang mencari siapa sih yang Jual Mixer Signora di Jakarta dan sekitarnya? Hubungi saya saja ya di 0878 8106 0909 (WA) atau pin bb 2247E670 atau 0813 8071 2348 (call).

Untuk Hand Mixer Signora, ini informasinya :

  • Power : 250 watt
  • Body plastik dengan lapisan chrome
  • 2 pengocok : spiral untuk mengocok adonan roti dan whisk untuk mengocok adonan cake
  • Kecepatan : 1-5, Pulse dan Turbo
  • Maksimal adonan basah : 500 gram (maksudnya kalau membuat adonan roti, seluruh total adonan baik basah maupun kering berjumlah 500 gram, memang gak banyak sih, kurang lebih 250 gram tepung)

Specs yang sama untuk Stand Mixer, bedanya mendapat tambahan Bowl jadi mixer tidak usah dipegang lagi, mixer akan secara otomatis memutar sendiri.

Hand Mixer Signora
Hand Mixer Signora
Signora Mixer with Bowl
Signora Mixer with Bowl
Signora Mixer Pro Max
Signora Mixer Pro Max
Signora Mixer Grande
Signora Mixer Grande

Agar-agar Dodol (kue khas Palembang)

Agar-agar Dodol adalah kue khas / tradisional dari Palembang, rasanya enakkk… seperti puding padat gitu… Resepnya dishare oleh member Bco, (mbak Eci yang mamanya asli orang Palembang. Kue ini selalu dihidangkan saat Lebaran.

Agar Dodol :

Bahan :

  • 1 kaleng susu kental manis coklat
  • 900 gula pasir
  • 3 buah kelapa diparut, jadikan santan 12 gelas belimbing
  • Coklat bubuk 90 gram
  • Vanila secukupnya
  • Agar-agar (swallow globe) 6 bungkus

Cara membuat :

Campur semua bahan kering (gula, coklat bubuk, agar2, vanila) di panci, aduk rata, lalu masukkan adonan basah (santan dan susu kental manis). Masak seperti masak dodol, sesekali diaduk agar santan tidak pecah. Dimasak dengan api kecil atau sedang. Minimum 1 jam.

 

Bakerpreneur : Belajar Membuat Hobby Menjadi Main Business

Hobby Memasak atau Membuat Kue adalah hobby yang mengasyikkan. Yang hobby memasak atau membuat kue pasti setuju dengan saya, ya khan? Ya donk… Dari mulai melihat-lihat resep di majalah, tabloid atau searching di internet yang pastinya kadang membuat bingung karena banyaknya resep-resep yang bertaburan di mana-mana hingga hunting membeli bahan baku untuk eksekusi resep tersebut, terlebih bila berhasil memasak atau membuat kue dengan suksesnya, gembiranya tuh di sini #nunjukdada

Saat ini adalah masa-masa naik daunnya hobby memasak ataupun membuat kue tersebut. Bagaimana tidak? Produsen pembuat bahan-bahan masakan ataupun membuat kue, juga alat-alat masak berbondong-bondong turun ke lapangan, alias menghampiri langsung konsumen atau end-user produk-produk mereka. Bila dulu mereka hanya deal dengan pemilik toko bahan kue atau pemilik tempat kursus, kini dengan tangan terbuka mereka menyambut para “bakul kue” atau pembuat kue untuk mencoba produk-produk mereka dengan memberikan kursus-kursus baik gratis maupun berbayar, yang tentu saja tidak disia-siakan para bakul kue. Satu fenomena yang menyenangkan bukan?

Dengan banyaknya pehobby ataupun bakul kue, bermunculan pulalah banyak komunitas di bidang kuliner, khususnya bakul kue, salah satunya Komunitas Bakerpreneur. Saya mengenal pendiri Komunitas Bakerpreneur, mbak Afia Lindra yang merupakan owner www.suvenircoklat.com saat mbak Yenny Agustin (yang terkenal dengan brownies meltednya itu lho… http://www.jeaniesecret.com/) mengajak untuk mengikuti wisata edukasi pertanian dan peternakan milik Bapak Zulham Ariansyah (www.sentulfresh.com) yang berlokasi di Sentul, Bogor sekitar 3-4 tahun lalu. Kagum deh dengan mbak Afia yang berpartner dengan Dewi Hayu membentuk Suvenir Coklat. Walaupun sudah 3-4 tahunan saya mengetahui komunitas Bakerpreneur namun baru beberapa bulan saja saya ikut komunitas tersebut.

bco 8 puding dodol#foto beramai2 belum ada, jadi saya posting foto Puding Dodol khas Palembang aja ya xixi resepnya menyusul di postingan berikut.

Minggu, 23 Agustus 2015 adalah kopdar kali ke-2 saya menghadiri ketemuan berupa latbar membuat mie hijau yang diadakan di Jatiasih, Bekasi. Semangat para member Bakerpreneur untuk berbagi sangat besar, dan uniknya tidak hanya berbagi seputar perkuehan atau masakan tapi juga share mengenai entrepreneurship. Kemarin itu mbak Afi membahas mengenai bisnis, apa sih yang seharusnya dilakukan dalam berbisnis, apa saja yang harus diketahui dalam berbisnis selain marketing dan sales. Mengusung nama Bakerpreneur yang merupakan gabungan kata Baker dan preneur, diharapkan member Bco (singkatan untuk Bakerpreneur) juga mampu untuk fokus membesarkan produknya menjadi main business dan bukan sekedar hobby lagi. Two thumbs up buat mbak Afi dan Bco, semoga member Bco sukses bahagia senantiasa.

 

Antara Panci Presto Listrik vs Manual, Pilih Mana?

Buat Anda yang bingung memilih antara Panci Presto Listrik vs Manual, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhitungkan sebelum memutuskan apakah akan membeli Panci Presto Listrik atau Panci Presto Manual.

Panci Presto Listrik maupun Panci Presto Manual sama-sama berfungsi sebagai Panci Presto, yang dengan tekanan tinggi mempersingkat waktu masak, namun tidak mengubah rasa makanan. Anda sendirilah yang menentukan yang mana yang baik untuk Anda, pertimbangkan kebutuhan serta kondisi Anda dan sesuaikan dengan budget yang ada. Bila budget tidak masalah dan kondisi memungkinkan, kenapa tidak mencoba keduanya saja? hehehe

Pilih Mana, Panci Presto Listrik vs Manual?
Pilih Mana, Panci Presto Listrik vs Manual?

Keuntungan menggunakan Panci Presto Listrik dibandingkan Manual :

  • Tidak usah menentukan waktu memasak karena tinggal memencet tombol menu yang ada, misalnya ingin memasak semur ayam tidak usah memasang timer lagi, tinggal tekan tombol “Chicken” dan mesin otomatis memproses masakan ayam tersebut.
  • Anda bisa menentukan sendiri waktu memasak makanan yang Anda inginkan karena panci presto listrik dilengkapi dengan timer, Anda tinggal setting timer tersebut.
  • Memasak tidak harus selalu di dapur, Anda bisa memasak di ruang tamu, atau di loteng juga bisa, tinggal memindahkan panci presto listrik Anda dan mempersiapkan sambungan listrik.
  • Panci presto listrik mengeluarkan bunyi halus saat memproses masakan.
  • Makanan yang dimasak di panci presto listrik tidak akan “hangus” dengan mudah.
  • Makanan bisa tetap hangat karena ada feature “Keep Warm”.

Sementara kekurangannya :

  • Berdaya listrik tinggi (800 watt).
  • Spare part available namun life-cyclenya lebih cepat dari panci presto manual.
  • Bila sewaktu-waktu listrik mati, kegiatan memasak Anda pun bisa terhenti.

 

Keuntungan menggunakan Panci Presto Manual :

  • Lebih murah karena menggunakan gas dengan api kecil.
  • Panci berbahan dasar stainless steel tebal.
  • Panci bisa digunakan sehari-hari, misalnya memasak nasi, sayur, menggoreng fried chicken, atau bisa juga untuk memasak klappertaart karena dengan dasar panci yang tebal membuat makanan tidak mudah hangus.
  • Spare part available dan life-cycle lebih lama.
  • Bila listrik padam, Anda tetap bisa melanjutkan kegiatan memasak.

Sementara kekurangan Panci Presto Manual :

  • Mengeluarkan bunyi mendesis saat proses memasak berlangsung.
  • Mudah digunakan.
  • Bila Anda lupa mematikan kompor, kemungkinan panci hangus bisa terjadi.

Demikianlah sedikit paparan mengenai kelebihan dan kekurangan Panci Presto Listrik vs Manual, Anda sendirilah yang memutuskan baiknya membeli Panci Presto Listrik atau Manual.

Untuk melihat Panci Presto Listrik Hamada, silakan lihat di sini

Untuk melihat Panci Presto ISA, langsung ke tkp saja di sini

Terapi Akupunktur Untuk Mengobati HNP a.k.a. Syaraf Kejepit

Tempat Praktek pak Yuyun:

Jl. Barito Raya no. 168
Depok II Timur
kalau naik kendaraan umum : naik angkot 02, turun sebelum SMP 3 Depok
atau naik gojek dari terminal atau stasiun di Depok
telp. 021-7705218 / 021-96662255
HP pak Yuyun 0812-9662-255

 

HNP (Herniated Nucleus Pulposus) atau oleh masyarakat awam lebih dikenal sebagai Syaraf Kejepit adalah menonjolnya inti dari diskus yang menjadi bantalan tulang belakang sehingga diskus yang menonjol dari tempatnya tersebut menekan syaraf sebagai akibatnya  adalah berbagai macam sakit, kesemutan, juga lemahnya anggota gerak seperti punggung, pinggang, lengan, atau tungkai, bisa juga ke leher.

HNP a.k.a. Syaraf Kejepit inilah yang selama 6 tahun terakhir ini kuakrabi. Di awal tahun 2009 daku mulai aktif ikut komunitas B2W (Bike to Work), mulai dari  Fun Bike (lebih sering diadakan di Senayan dsk, lokasi Car Free Day), juga kegiatan offroad atau bersepeda menyusuri jalan-jalan kampung di sekitar Cibubur – Cimanggis, melewati jembatan kayu, naik turun bukit atau offroad di sekitar JPG (Jalur Pipa Gas) di BSD. Sangat-sangat menyenangkan lho mengisi weekend dengan bersepeda dengan teman-teman. Selain offroad, daku juga ikutan touring, istilah untuk bersepeda di jalanan bagus/beraspal dan berjarak jauh, seperti misalnya dari Jakarta ke Bogor, jarak kurang lebih 70 km kami susuri dalam waktu kurang lebih 6-7 jam. Dan yang paling berkesan buatku adalah touring ke Anyer, yup Jakarta – Anyer adalah rekor terpanjangku bersepeda, menjadi satu hal yang bisa kubanggakan ke anakku, kalau emaknya ini mampu juga ternyata gowes jauh2 hehehe Cerita gowes nyantai ke Anyer bisa dibaca di sini gowes-Anyer

Tahun 2010 aku mulai merasakan sakit pada kaki, juga pinggang. Awalnya kupikir karena kecapekan bersepeda. Pada waktu itu aku bersepeda ke kantor, tidak tiap hari sih tapi bisa 2-3 kali dalam seminggu, apalagi jarak dari rumah ke kantorku gak begitu jauh, kira-kira 6-7 km, jadi pulang pergi aku menempuh jarak 12-14 km. Karena kakiku sakit jadi kukurangi aktivitas bersepeda ke kantor menjadi sekali dalam seminggu, namun ternyata tidak berkurang juga sakitnya, hingga akhirnya aku memutuskan untuk memeriksakan kakiku ke dr. tulang di RS Koja. Itu pun aku ke dr. Arsanto (dr. bedah tulang) pada akhir Februari 2011, berbulan-bulan setelah sakit, daku memang pemalas sekali bila berurusan dengan dokter, hikss Hasil pemeriksaan fisik dan juga X-ray pada kaki dan pinggangku : Osteoarthritis lumbalis dan sugestif HNP pada L5-S1. Dokter juga menyarankan pemeriksaan Hematologi, Imunoserologi dan Fungsi Ginjal yang semuanya rata-rata baik (ada beberapa sih di bawah normal) tapi masih OK kata dokter. Saat itulah sebetulnya aku mengenal HNP atau Syaraf Kejepit ini, tapi masih belum ngeh benar.

Sakit yang kurasakan pada kakiku adalah baal/kebal dan sakit sekali bila digerakkan, juga terasa keras dan panas. Dokter menjelaskan mengenai bantalan (diskus) tulang belakang, bagaimana diskus mempunyai cairan/gel sehingga seperti pelumas bisa membuat tulang flexible bergerak, namun bila bantalan tersebut terkikis atau menonjol keluar akibatnya syaraf-syaraf di sekitarnya juga ikut keluar, tidak terlindungi sehingga menyebabkan sakit di bagian tersebut. Itu penjelasan singkat dokter dan belum sepenuhnya bisa kupahami. Saat itu aku masih cuek saja dan karena pada suatu waktu kakiku tidak sakit lagi, padahal obat dari dokter sudah kutebus tapi tidak kuminum. Kupikir sudah sembuh, mungkin kalaupun sakit lagi masih nanti-nanti, masih lamaaaa… Ternyata beberapa bulan kemudian si HNP atau Syaraf Kejepit ini kembali lagi menghampiriku, dan sakitnya benar-benar deh… dah kayak nenek-nenek aja sampai terbungkuk-bungkuk gitu hikss Jadi kembalilah daku ke dokter, oleh dokter disarankan untuk Fisioterapi yang setelah kutanya ke seorang teman yang bekerja di RS, intinya adalah “pemanasan”, tubuh kita dipanasi gitu… Kebetulan di kompleksku sedang marak-maraknya pengobatan ceragem, ya seperti fisioterapi jadinya. Karena dekat rumah jadilah aku berobat ceragem hampir setiap malam, sepulang kerja. Mayan murah deh dibanding fisioterapi di RS, sekali datang hanya Rp 5.000, plus free sekali setelah 10x kedatangan. So, selama setahun lebih aku rajin ceragem-an dan juga berenang, yang kata dokter: bagus untuk penderita HNP.

Di bulan Oktober 2013 saya browsing-browsing mengenai HNP ini dan end-up di postingan Nia di blognya ini https://alnifamily.wordpress.com/myself/my-self/

Daku juga mendapat pencerahan mengenai pengobatan untuk HNP dari postingannya Budiman Hakim di Kompasiana http://www.kompasiana.com/budiman_hakim/hnp-bisa-disembuhkan-tanpa-operasi_551ae0a4a33311be20b65a69

Dari situ daku mulai terapi akupunktur di tempat pak Yuyun, yang saat itu kebetulan gak jauh dari kantor ISA di Benhil. Jadi setelah dari kantor ISA barulah daku ke tempat pak Yun.

yuyun4

Baru beberapa bulan lalu pak Yun pindah ke Depok, membuatku harus ke Depok juga untuk terapi akupunktur. Oh iya, tahun lalu aku rutin 2 atau 3 bulan sekali ke tempat pak Yun tapi sejak jalan-jalan ke Bali di akhir 2014, sudah hampir 10 bulan aku gak terapi, duh bandelll ya…

Di akhir bulan puasa, beberapa hari sebelum Lebaran kusempatkan ke tempat pak Yun, itu juga karena kembali HNP-ku kambuh, takjub deh melihat tempat praktek pak Yuyun yang baru, karena beliau berkolaborasi dengan putrinya yang juga membuka praktek akupunktur tapi di bidang kecantikan. Pak Yuyun menempati lantai bawah sementara putri pak Yuyun di lantai atas.

yuyun3

Mengobrol dengan pak Yuyun selalu menyenangkan karena beliau hampir selalu punya jawaban untuk masalah kesehatan yang kita tanyakan. Oh iya, pada 21 November 2013 daku membuat fb group “Bersahabat dengan HNP” group khusus sharing informasi buat teman-teman senasib sependeritaan hahaha lebayyy… https://www.facebook.com/groups/484072058373777/

yuyun1

yuyun2

#bersambung

 

 

Visit ke Bukalapak

Teman-teman yang biasa online pasti pernah ya belanja di situs jual-beli online yang sekarang ini sedang marak2nya, seperti bukalapak.com, tokopedia, elevenia, dll. Apalagi yang jualan online, biasanya akan aware juga untuk ikut berjualan di Bukalapak.com (seperti saya hehe… )

Iya saya ada akun di Bukalapak yang telah saya buka sejak tahun 2013, wah dah 2 tahun pasti feedbacknya dah banyakkkk eits ternyata tidak, baru 11 kok xixi soalnya saya kurang aktif di situ… baru-baru aja ditengok lagi itu akun. Akun di BL itu adalah satu-satunya akun saya di situs jual-beli online yang saya keep, lho? Iya saya suka aja di BL karena lebih mudah aja sih dibanding yang lainnya, buat saya lho ya, yang rada-rada gatek  ini hahaha

Btw bulan puasa lalu bersama komunitas TDA Jakarta Timur daku berkesempatan mengunjungi kantor Bukalapak.yang terletak di Kemang, Jakarta Selatan. Ini sedikit oleh-oleh foto-fotonya. Yang jelas, asyikk juga lho kerja di situ karena bisa internetan terus tiap hari (kudu malah hehe), kalau dah capek boleh lho main games, dan banyak banget anak-anak mudanya, lha bossnya aja masih muda banget tuh…

Yup, boss atau owner Bukalapak : mas Achmad Zaky masih terlihat muda banget khan, lulusan Teknik Informasi ITB ini (eh ternyata gak banyak yang tahu kalau ITB juga ada Teknik Informasi lho, termasuk saya hehe) mendirikan Bukalapak berdua eh akhirnya bertiga dengan teman kampusnya. Berkat kejeniusan dan jiwa entrepreneurship mereka terbentuklah Bukalapak, dan dalam 2 tahun berhasil membawa Bukalapak seperti sekarang ini.

Bukalapak terkenal sebagai situs jual-beli online yang berhasil mengonlinekan sepeda berikut spare partnya, baru-baru Bukalapak bekerjasama dengan Paskomnas (Pasar Komoditas Nasional) yang berpusat di Tangerang dalam menjual komoditas sayur dan buah-buahan. Dengan berbelanja sayur dan buah sebesar Rp 500.000 maka akan mendapatkan free delivery, produk-produknya pun bagus-bagus, saya dah nyobain beli soalnya hehe Cocok tuh buat yang berbisnis catering.

Sukses selalu ya buat Bukalapak.com 🙂

 

Owner BL, mas Achmad Zaky dengan Sambal Roa Tante FE
Owner BL, mas Achmad Zaky dengan Sambal Roa Tante FE
Narsis dulu dengan owner BL, mas Achmad Zaky
Narsis dulu dengan owner BL, mas Achmad Zaky
bl1
Nyentriknya mas Achmad Zaky terlihat dari kunciran rambutnya hehehe
bl2
Suasana kerja di Bukalapak, nyantai beud ya xixixi
bl4
kalau capek kerja, boleh ke sini nie untuk rehat atau main games, asyiknya…

Kue Kering Lebaran 2015

Hari ini memasuki masa berpuasa hari ke-8 bagi umat Moslem… biasanya 1 bulan atau 2 minggu sebelum puasa, aku sudah woro-woro ngiklan Kue Kering Lebaran, tapi kali ini super duper telattt hehe Yup karena satu dan lain hal jadi terpaksa telatttt tapi lebih baik telat daripada tidak sama sekali khan? hehe beladiridotcom

So baiklah, buat pelanggan Kalis Kukis, untuk Kue Kering Lebaran kali ini aku hanya membuat beberapa macam kukis saja, berikut listnya :

1. Cheese Button Rp 110.000 #limited order

Kue kering satu ini yang paling banyak disuka oleh pelangganku sejak pertama kali bikin tahun 2005 dan juga kushare resepnya di milis NCC. Sejak itu banyak deh yang mencoba buat dan jadi andalan di bakulan mereka. Tapi ada juga yang “nyerah” karena kata mereka sih hasilnya tidak se-OK buatanku (jiahhhh) akhirnya ordernya ke aku juga xixi padahal dah pernah latbar bersama lho, baik di NCC maupun di komunitas lain. Memang sih bikin si Cheese Button ini kudu n wajib sabar karena lama, namun hasil akhirnya worthed banget karena endesss bangettt khan?

cheese button

2. Kastengels Rp 100.000

Kue keju klasik yang selalu disuka sepanjang masa… walaupun bermunculan kue2 kering modern tetap aja banyak yang cari si kastengels ini. Dibuat dari campuran keju edam ayam emas dan parmesan, juga campuran butter wijsman dan triangle.

kastengels

3. Nastar Arab Rp 85.000 #limited order

Kue Nastar buatanku juga banyak yang suka, termasuk seorang teman yang tinggal di Walang, tapi maaf ya Eva tahun ini aku tidak buat nastar isi selai nanas, melainkan Nastar isi Kurma yup seperti pasta kurma gitu, rasanya juga enak lho, hanya saja kita tidak terbiasa, lidah kita terbiasa dengan isian selai nanas… jadi seperti kue nastar di Arab sana, lupa namanya so bolehlah ya kita bilang “Nastar Arab”? xixixi

nastar

4. Sagu Keju Green Tea Rp 90.000

Sagu Keju Original sudah mainstream khan? halahhh hahaha dan banyak yang suka Green Tea jadi boleh ya saya buat Sagu Keju Green Tea. Rasanya maknyuss, lumer di mulut dan kejunya kres kres plus rasa green tea, cobain sendiri deh ya rasanya…

sagu keju 2015

5. Cheese Stick Rp 60.000

Cheese Stick Original Keju Tua… ya iyalah pastinya pakai keju donk ya namanya Cheese Stick… tapi ada lho yang bilang Cheese Stick tapi kejunya hanya cheddar doank eh tetep Keju juga sih ya xixi

Cheese Stick ini aku buat 2 versi yaa… buat yang dikirim2 via JNE supaya gak hancur (moga2 sih ya belum kirim sih hehe) packing menggunakan toples plastik, harganya Rp 52.500 isi bersih 400 gram.

Yang kedua menggunakan plastik tebal harganya Rp 60.000 isi bersih 500 gram, tapi agak riskan untuk kirim2 via JNE, jadi buat antar via kurir saja, atau ambil sendiri ke rumahku ya…

cheese stick di toples

SAMBAL TANTE FE

Yang ini produksi tante FE, siapa ya Tante FE itu? Ada yang kirain tantenya Femmy, ada yang langsung manggil aku Tante Fe… aku sih fine-fine aja selama pada sopan dan baik hehe Jadi ceritanya mau memproduksi makanan dan mencoba fokus, dan setelah mencoba macam-macam kali ini pilihanku jatuh pada Sambal Roa, semoga kita berjodoh ya Roa 🙂

6. Sambal Roa khas Manado Rp 39.000 (isi 150 gram)

IMG_3840

7. Sambal Ijo Teri Rp 25.000 (isi 150 gram)

sambal ijo teri

8. Bawang Goreng Rp 15.000  (isi 60 gram)

 

Note:

– Bahan yang digunakan halal (butter : wijsman dan triangle, keju : edam ayam emas dan parmesan)

– Kue dikemas dalam toples standar ukuran 450 gram (hardtop) jadi tebal dan tidak mudah pecah kalau jatuh.

– Kue available di awal bulan Juli 2015

– Dikirim dari Koja, Jakarta Utara

– Ongkir via ojek jadi berdasarkan area (misalnya Jaktim-Jakpus sekitar Rp 40.000-Rp 50.000)

– Point no. 5-8 aman untuk delivery via JNE, ongkir Jadetabek Rp 9.000 per kg.

– Gambarnya lihat di FB Kalis Kukis saja ya, segera diposting, aku gak bisa upload di web ini, entah kenapa sudah mencoba berkali-kali teteup kekeuh gak bisa2 juga…

 

Mencoba Kuliner Kalimantan Barat di Pademangan | Kuliner Jakarta Utara

 

10 Mei lalu tabloid Lezat menyelenggarakan Cooking Show yang membahas tentang Bisnis Frozen Food Rumahan Modal Kecil yang diadakan di The Media Hotel & Towers Jalan Gunung Sahari Raya. Walaupun aku gak di bisnis Frozen Food tapi teteup penting donk buat usaha, kali aja besok-besok aku mau bikin nugget ayam lagi hehe jadi deh aku ikut acara tersebut.

Di situ ketemu mbak Rin dan Juliana Aping, teman di komunitas baking dan mereka mengajak untuk kulineran di Pademangan yang memang gak jauh dari situ. Karena aku juga suka mencoba kuliner baru, jadi deh setelah acara kita meluncur ke Pademangan.

Kami mencoba es campur dan rujak Pontianak yang ternyata enak juga ya…

pademangan6
Ini Juli dan mbak Rin mejeng dulu sebelum pulang xixi

 

pademangan5
Penampakan di sebrang tempat kami nongkrong, banyak RM Kalbar di Pademangan

 

es campur
Es Campur Pontianak ada jagung dan kacang merah, juga kacang jali-jali, hmm… rasanya unik deh…

 

rujak ponti
Rujak Pontianak Seperti rujak biasa hanya toppingnya beda… Guess what is the topping? Yup, toppingnya adalah ebi alias udang kering, enakkk… cobain deh…

 

pademangan4
Ini jus talas, talasnya diapain ya, ada yang tahu? hehe

 

 

pademangan2
Ini Siomay yang gak halal, recommended buat non Muslim aja yaa

 

pademangan1
Kata Juli Nasi Campur di sini enak, lebih enak dari di Apollo…

 

pademangan3
Ini penampakan nasi campurnya, aku bungkus saja buat anakku yang kebetulan doyan banget Nasi Campur ala Chinese

 

Food and Hotel Indonesia 2015 | Pameran JIE Kemayoran

Food and Hotel Indonesia 2015 yang diselenggarakan bulan April lalu adalah FHI pertama yang aku ikuti. Rupanya dah menjadi trend untuk bakulers (istilah untuk bakul kue rumahan seperti saya) untuk mengikuti pameran yang berkaitan dengan Kuliner, Food, Mesin2 Baking dan sejenisnya.

Saat ini produsen besar telah aware juga dengan kehadiran para bakulers sehingga banyak program yang dibuat yang berhubungan langsung dengan bakulers sebagai end-user produk-produk mereka. Para Chef pun “turun” ke medan laga, jiahhh pertempuran kali yaaa… tapi yang jelas banyak Chef yang mewakili produsen besar kini berhubungan langsung dengan end-user. Hal ini tentunya menguntungkan buat para bakulers karena dapat menimba ilmu lebih banyak dari para Chef tersebut, selain bisa mengetahui langsung produk yang mereka pakai, dan masih banyak keuntungan lainnya. Jadilah ajang Food and Hotel Indonesia 2015 salah satu event bertemunya produsen dan konsumen yang tidak hanya dari kalangan Hotel Industry tapi juga pelaku bisnis kuliner.

Food and Hotel Indonesia 2015 merupakan ajang pameran produsen-produsen yang bergerak tidak hanya di bidang kuliner tapi juga produk-produk untuk di hotel seperti mesin-mesin laundry, alat-alat baking sekelas hotel, glassware, clothing hotel, dll.

Buat para bakulers memang lebih menarik event Interfood dibanding FHI tapi tetap worthed kok untuk mendapatkan ilmu dan supplier macam-macam alat baking ataupun memasak.

 

fhi5Stand Zeelandia full pengunjung yang ingin mengikuti lomba menghias cupcake, membuat donat, cake dan banyak lagi.

fhi2 Ini para pemenang lomba menghias cupcakes berfoto dengan MC dan hadiah yang mereka dapatkan. Mayan banget yaaa…

fhi4Yang ini stand St. James yang keramiknya keren-keren itu alias eksklusif n maharani xixi

fhi1Ini pembeli yang mengantri di stand Lock n Lock yang memberikan diskon 30% untuk semua produknya. Produk baru Lock n Lock keren juga ternyata, bisa disusun seperti ada lemnya gitu… Nyesel gak beli yang ukuran kecil karena aku gak tahu bakal butuh hehe

fhi3Ini daku mejeng dulu ya di stand Zeelandia. Bukti kehadiranku di Food and Hotel Indonesia 2015 🙂

Cetak Brosur Digital Printing Murah di Jakarta

Cetak Brosur Digital Printing Murah di Jakarta | Memang ada ya? Ada donk hehe Bila teman-teman tahu daerah Kalibaru di Jakarta Pusat, di situlah pusatnya cetak brosur murah di Jakarta. Jadi setelah iseng-iseng melihat-lihat pameran World Digital of Printing saya pun menemukan 1 tempat cetak brosur yang bernama Dot’s Digital Printing. Saya pun mencoba si Dot’s tersebut, dengan langsung mendatangi tempatnya di Jl. Kepu Selatan, Jakarta Pusat. Ada jasa setting design juga di situ, dan murah pula, hanya Rp 50.000 dapat design seperti label Sambal Roa Tante FE di bawah ini, mayan khan?

kalibaru5

Setelah mikir-mikir packing seperti apa yang cocok untuk sample si Sambal Roa, akhirnya ketemu juga seperti di atas. Tadinya yang kepikiran tuh taruh di cup-cup mini gitu, tapi bingung plastiknya untuk packingnya seperti apa, karena pasti akan menyembul gitu… Cari-cari di tempat jual plastik di pasar Permai, akhirnya taruh deh di plastik biasa, lalu bungkus plastik biasa lagi, jadi dobel gitu, lalu dikemas di plastik mika. Not bad khan? xixi Oh iya aku cetak brosur digital printingnya beneran murah lho… Nanti ya aku share berapa-berapanya, belum nemu kwitansinya xixixi

kalibaru2

kalibaru1

Keingetan ambil cetakan di Dot’s itu pas Kamis 2 minggu lalu, yang Jumatnya tanggal merah libur Hari Buruh (1 Mei), dah sore pula tapi beruntung ada bossnya langsung jadi langsung diprint saat itu juga, padahal dah jam 5 lewat xixixi Boss-nya itu baik banget deh… dia juga yang kasih saran untuk warnanya, posisinya, besar huruf, dll. Dikasih diskon pula… Oh iya, jadi dia bilang ukurannya kalau bisa pas 1 halaman sticker itu dihabiskan / dipaskan kepakai semua karena sayang kalau tidak dipakai. Dan ternyata bisa juga ngepas 1 halaman sticker ukuran A3 dicetak menjadi banyak bangetttt, pokoknya jadi murah murah murah deh… Secara dia dah puluhan tahun di percetakan yak… Dan dia tetap melayaniku sebagai client padahal aku khan ordernya gak banyak yak… duh salut deh buat pak boss Dot’s… Gak salah deh kalau dibilang Cetak Brosur Digital Printing Murah di Jakarta ya di sepanjang Jalan Kalibaru – Kepu, salah satunya ya di Dot’s itu.

kalibaru3

kalibaru4

Di sepanjang jalan Kalibaru banyak ditemukan Cetak Brosur, Mesin Potong Kertas seperti di gambar, dan saat aku memotong sticker buat Sambal Roaku cuma kena Rp 20.000, daripada capek-capek ngegunting sendiri seperti yang pernah kulakukan waktu itu (capek deh hehe)

Oh iya, sebetulnya aku dah tahu sih sejak lama kalau tempat Cetak Brosur Murah ya di Kalibaru tapi biasa deh akunya gak sempat jalan-jalan (jiahhh yang sok sibuk xixi) jadi ya gak pernah ke sana sampai akhir April lalu itu. Jadi kalau mau mendapat brosur dengan harga murah ya dolanan ya ke Kalibaru 🙂