World Of Digital | Pameran JIE Kemayoran

Dalam group discussion seorang teman menginformasikan pameran digital, tepatnya World of Digital. Pameran yang diselenggarakan tanggal 22-25 April lalu di JIC Kemayoran merupakan ajang promosi bagi pebisnis di bidang percetakan karena banyaknya mesin-mesin cetak yang dipajang.

Kebetulan aku gak kemana-mana jadi kusempatkan untuk melihat pameran tersebut, pas juga sedang ingin membuat sticker, brosur, dll untuk Sambal Roa.

Tapi ternyata perkiraanku salah, kebanyakan yang jual mesin-mesin cetak yang besar-besar gitu… beruntung juga sih masih menemukan percetakan yang menjual mesin sekaligus menerima settingan serta cetak brosur, sticker, dll, dan kasih harga promo pula. So, gak sia-sia deh datang ke pameran xixi

Oh iya, aku juga menemukan kaos Gildan yang kalau kata temanku, suka dicari sama anak-anak abegeh. Welehhh, kalau aku suka kaos Gildan juga, berarti daku termasuk golongan abegeh donk wkwkwk

wod2wod3wod4wod5wod6wod7

Oh iya, untuk kaos Gildan yang katanya diimpor dari Canada tapi pabriknya di Bangladesh, harganya cukup terjangkau kok, bisa dilihat dari price list yang sempat kufoto. Bahan katunnya mayan enak, nyaman gitu, sayang sewaktu pameran mereka tidak menjual semua model, hanya model oblong yang mereka jual.

Indahnya Persahabatan Kelas I-10 | Visit Hendra di Kuningan (bag. 2)

Di bagian 1 sudah kuceritakan background persahabatan kami di kelas I-10 saat di SMA 13 dulu, sejak 2009 (sebelum reunian angkatan) kami sudah reuni lebih dulu, dimulai dari ketemuan di Sunter, MAG, Ciputat, sampai ke Kuningan dan teman-teman pun antusias untuk hadir, saat di Ciputat lebih dari 20 orang yang hadir malahan, anehnya pas reuni angkatan hanya 3 orang saja yang hadir (hanya daku, Zach dan Hendra), sepertinya mereka lebih nyaman bila ketemuan dengan teman-teman yang lebih dekat saja, atau bisa juga karena EO alias koordinator yang gencar mengajak teman-teman untuk tetap menyambung tali silaturahmi antara kami, yup siapa lagi koordinatornya kalau bukan si “Anus” alias Stephanus Iwan dan “kang Maman” alias Khabibur Rachman, sang dosen Unpad dan akyuuuu xixixi

Kembali ke catper Kuningan saat mengunjungi Hendra, kami akhirnya menyewa mobil, tadinya mau pakai mobilnya Kris tapi ternyata sedang “disekolahkan”, baru tahu nie istilah ini dalam bisnis persewaan mobil… Iwan menjadi supirnya, doi memang terbiasa menyetir jarak jauh, off-road Jakarta – Bandung atau Jakarta – Surabaya dengan istri dan anak-anaknya telah biasa dia lakoni, doi malah lebih suka naik mobil daripada kereta misalnya. Jiahhh kalau aku sih malah lebih suka naik kereta, gak macet boo…

Jadi semobil ada Iwan, Kris, Slamet, Guwoyo, Widi dan aku, tadinya Kris nyaris ngebelain kerjaannya, doi kerja di Astra dan masih kerja shift-shiftan gitu, karena harus lembur gitu… tapi setelah “diancam” sama Iwan dan “dijemput paksa” akhirnya doi nyerah juga, ngikutt… malah tanpa persiapan apa-apa alias ngoboy hahaha Kris… Kris… temanku yang satu itu antik banget deh, logat bicaranya masih “nge-Gombong” banget trus suka banget tp-tp alias tebar pesona ke cewek-cewek cantik baik yang ada di kelas maupun di luar kelas, tapiii… tak ada satupun yang meladeni, hahaha kesian deh Kris… tapi Kris gak patah semangat lho… buktinya putrinya cantik banget, pintar pula karena bisa kuliah di UI. Semangat sekali Kris memperlihatkan foto putrinya kepada kami dan awalnya kami nyaris gak percaya, “masa sih itu anak elo Kris?”, “kok beda banget…”, “jangan-jangan, jangan-jangan….” hahaha candaan khas anak I-10 pun keluar, apalagi si Anus tuh kadang suka kelewatan becandanya tapi Kris kalem aja nanggapinnya, kagak marah booo… dah kenyang dia dibully sejak SMA rupanya hehe

otw selfie di mobil

kris ngorok
Lupa nie kerjaan siapa yang take picture saat Kris sedang ngorok hehe

Oh iya, setelah menjemput Kris kami pun berangkat dengan formasi lengkap tadi, kami melewati Jatinangor, jadi tahu kampus baru Unpad di sana, luas euy… karena saat itu jam 12 mampir deh buat lunch di Ayam Goreng Ny. Suharti, wuaaa dah lama banget aku gak makan Ayam Goreng Ny. Suharti, terakhir sewaktu kerja di BDF sepertinya, which is mungkin sekitar tahun 1999, lebih dari 15 tahun deh… jadi lupa lagi rasanya hehe tapi teteup enakk kok…

otw ny suharti

Singkat cerita, (karena daku dah lupa lagi hahaha inilah akibat catper 6 bulan lalu baru ditulis sekarang #tepokjidat) kami tiba di Kuningan sudah malam hari dan langsung menuju rumah Hendra di desa Sadayana di kaki gunung Ciremai. Sayangnya rombongan Rizal beserta istri dan putrinya yang naik KA telah tiba lebih dulu dan tidak sempat bertemu karena mengejar kereta jam 7 malam dari Cirebon sementara Gaper dan keluarga, juga Chabby dari Bandung telah tiba juga, rombongan pak Jaksa Arif dan pak Insinyur Erwin juga sudah hadir sejak sore karena mereka berangkat sejak Jumat malam. Oh iya, Arif pernah bertugas di Kuningan jadi dia hafal banget jalan-jalan di sana. Diar dan keluarganya pun sudah tiba lebih dulu, Diar asli Kuningan dan kebetulan ada familynya yang menikah jadi sekalian kita bikinnya pas event tsb sehingga urusan ijin untuk ikutan jadi mudah, pas banget paketu Erwin juga bisa keluar dari “pertapaan”-nya di hutan rimba πŸ™‚

Risha, putrinya Rizal yang sangat excited naik KA dan jalan2 ke Kuningan
Risha, putrinya Rizal yang sangat excited naik KA dan jalan2 ke Kuningan
hendra n arief
Ini pak Jaksa Arif yang aku bilang sih jaim hehe (moga2 Arif gak baca yee, kalau pun baca jangan marah ye rif hahaha)

 

Hendra dan istrinya serta putranya Hafiz di rumahnya yang sederhana menyambut kami dengan gembira, mereka dah nyiapin makan malam pula buat kami. Duh ndra jadi kerepotan deh… padahal Hendra gak boleh kecapekan gitu… beruntung istrinya sangat rajin dan pintar memasak bahkan bisa membuat otak-otak bandeng, bawang goreng, yang semuanya enak-enakkkk…

hendras house 4hendras house 7

hmm… senangnya akan kebersamaan dengan teman-teman satsepul πŸ™‚ semoga akan langgeng hingga kami tua nanti…

 

Soto Daging Bening

Beberapa hari yang lalu ada yang minat ingin membeli Panci Presto Listrik alias Electric Pressure Cooker Hamada tapi masih bingung cara mengoperasikannya, jadi request demo… Dan, lokasinya mayan jauh boo… di Puri Kembangan xixi

Beberapa kali ke daerah Puri Kembangan sih, pertama kali saat kopdar KTM (Kelompok Tukang Makan), di rumah cik Suzie Sasmita, yang diprakarsai mbak Ine. Yang hadir gak banyak sih, cuma mbak Ine, Stella, cik Inge, Jeane dan aku… Aku pun nebeng Stella saat itu dan Stella ternyata menguasai daerah tersebut karena pernah tinggal di dekat-dekat situ.

Kedua kali saat latbar (latihan bareng) membuat jelly art, saat-saat awal maraknya jelly art, di rumah cik Inge. Kali itu aku naik angkot, gak ngerti jalan kalau naik motor. Oh iya, biasa deh aku gaya aja ikutan jelly art padahal mah gak jiwa seni sama sekali jadi gak bisa hikss alias jelekkkk hasilnya, mungkin punyaku yang paling jelek deh…

So, saat ada calon customer yang memintaku untuk mendemokan si Electric Pressure Cooker Hamada di rumahnya (beliau tinggal di apartment), sebetulnya aku masih mikir-mikir, masalahnya gak ngerti jalan, plus terus terang untuk si EPC aku jarang pakai karena apa? listriknya gede boo xixi… di rumah (aku masih nebengdotcom soalnya) listriknya cuma 1300, bisa sih saat ngangkat pertama, tapi setelahnya kadang-kadang lancar tapi kadang byar pet juga, jadi bikin males gitu deh…. kalau keseringan yang ada alat elektronik pada rusak…

Oh iya, kepikiran bikin soto daging bening ini karena resepnya simple, tahu sendiri donk aku gak demen yang ribet-ribet dan juga untuk membuktikan kalau si Electric Pressure Cooker Hamada bisa mengempukkan daging.

Bila ada yang mau mencoba, ini ya resepnya, enak lho rasanya, resepnya siapa dulu donk hehe eh bukan resepku lho, aku nyontek dari blognya mbak Ine, aku demen banget dah nyobain resep-resepnya mbak Ine, sudah terbukti soalnya enak-enak xixi oh iya customerku itu (akhirnya dia beli, horeee…) juga bilang kalau Soto Daging Bening yang kudemokan rasanya enakkkk… oh iya, aku salah sebut, aku bilang Sop Daging Bening xixi (moga-moga doi gak baca yak hehe)

Soto Daging Bening

Bahan:
500 gr daging sengkel, direbus, potong2
2 liter kaldu, dari air perebus daging+air
3 lembar daun bawang, potong 2 cm
3 lembar daun salam
1 lembar sereh
2 potong lengkuas
Garam
merica

Pelengkap
250 gr taoge, diseduh air panas
Jeruk Nipis
Sambal rebus (cabe keriting+cabe rawit merah di rebus, di uleg halus bersama bawang putih dan garam)

Taburan:
Seledri
bawang merah goreng
bawang putih goreng

Bumbu halus:
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm jahe
1 sdm ketumbar

Directions:
1. tumis bumbu halus dan daun salam, lengkuas dan sereh hingga harum
2. masukkan daging yang sudah di potong2, aduk hingga bumbu merata, tuangkan campuran ini pada kaldu
3. tambahkan garam da merica, masak hingga daging empuk
4. masukkan irisan daun bawang

Penyajian:
Taruh taoge pada mangkuk, tuangkan soto daging di mangkuk, beri taburan.
Sajikan bersama sambal dan jeruk nipis

Tips
* Merebus daging agar menghasilkan kaldu yang enak, masukkan daging pada air yang sudah mendidih, rebus dengan api kecil, kira kira 30 menit, sambil di buang buih buih yang muncul di permukaan air perebusnya.
Daging telah matang, tetapi belum empuk.

* Jika menggunakan panci presto, tetap didihkan air terlebih dulu, masukkan daging, tutup panci dan hitung selama 3 menit dari waktu mendesis. Matikan api, tunggu hingga tekanan dalam panci berkurang, buang buih2 yang mengapung di permukaan air perebus. Daging telah matang, tetapi belum empuk.

* Setelah dibumbui, daging bisa di presto lagi, selama 10-15 menit dari waktu mendesis. Soto kilat siap di sajikan

 

Spaghetti Cheesy Alfredo

Untuk acara Bco siang tadi karena telat menyerahkan menu potluck jadi deh kebagian bikin pasta. Sebetulnya suka sih makan pasta, cuma kalau mau bikin suka males karena harga si keju yang maharani hehe khan kalau mau enak pakai keju mozarella atau parmesan, nah tahu sendiri khan betapa mahalnya si mozza atau parme…

Jadi kemarin itu kepikiran mau bikin risoles isi macaroni, dah siapin bahan-bahannya, pas mau coba dulu eh kelupaan si macaroninya, aku gak nyetok xixi adanya spaghetti, jadilah kuganti saja dengan spaghetti, ealah jadinya gak bisa buat isian risoles deh…

Oh iya, aku bikin yang simple-simple aja, biasa deh agak-agak gaptek gitu khan hehehe

 

Spaghetti Cheesy Alfredo

Bahan :

– 250 gram spaghetti

– 100 ml whip cream (harusnya heavy cream tapi karena mau ngabisin sisa wc, jadilah pakai wc)

– 4 sdm butter

– 1 butir bawang bombay, potong2

– 2 siung bawang putih, potong2

– 100 gram keju kraft, parut

– 300 gram fillet ayam, potong dadu

– 6 lembar smoked beef, potong2

– garam secukupnya

– merica bubuk secukupnya

– pala bubuk secukupnya

– oregano (bila ada)

 

Cara Membuat :

– Rebus spaghetti selama kurang lebih 8 menit, angkat.

– Panaskan butter, tumis bawang bombay dan bawang putih, masukkan ayam cincang dan smoked beef hingga berubah warna

– Tambahkan keju dan cream

– Masukkan garam, merica bubuk, pala bubuk dan oregano

– Terakhir masukkan spaghetti, aduk rata.

 

Beli Panci Isa di Jakarta, Bandung, Surabaya di mana?

Beli Panci ISA di Jakarta, Bandung, Surabaya di mana? SMS/WA Femmy 0878 8106 0909 / 0813 8071 2348 pin bb 549B7357 Atau bahkan kota-kota lain seperti Lampung, Palembang, Jambi, atau kota-kota di Jawa : Semarang, Yogya, atau di Bali, dll. Bisa kirim ke kota-kota tersebut.

More info SMS/WA 0878 8106 0909 / sms/call 0813 8071 2348 #bila telepon tidak diangkat, sms saja saya akan call back, mungkin saya sedang di jalan/di dapur)

Berikut harga Panci Presto ISA RUBY :

5 liter Rp 1.959.000
7 liter Rp 2.199.000
9 liter Rp 2.499.000

Untuk Jakarta free ongkir, tapi untuk wilayah Depok, Bekasi, Tangerang kena ongkir yaa tapi gak mahal kok… hanya Rp 30.000. Untuk wilayah lainnya terkena ongkos kirim tapi gak mahal juga, untuk Jawa ada ekspedisi yang murah, gak sampai Rp 100.000 dan kalau mau cepat bisa via KA (Kereta Api). Via KA biasanya hari ini kirim besok pagi sudah bisa diambil, oh iya diambil tapi… di stasiun terdekat, tinggal sebutkan mau dipick-up di stasiun apa. Kalau ke luar pulau Jawa biasanya packing kayu untuk menghindari panci penyok selama perjalanan. Jadi bila mau beli Panci Isa di Jakarta, Bandung, Surabaya atau daerah lain silakan contact saya saja ya…

Sebagai informasi, saya sudah menjual panci presto ISA atau kadang disebut panci ISA saja sejak tahun 2005 sejak pertama bergabung di komunitas atau milis NCC (Natural Cooking Club) yang dikomandani mbak Fatmah. Yup, saya member sejak NCC pertama berdiri dan member lama NCC pasti kenal dengan saya karena sering promo di sana xixixi Oh iya, banyak juga yang kenal karena Cheese Button, yup dulu saya pernah share resep kue kering yang yummy sangat, yaitu Cheese Button dan kini, hampir setiap Lebaran banyak yang mencoba resep ini, banyak yang dah jadi jualan andalan pula di setiap Lebaran. Cheese Button memang menjadi jualan andalan saya di setiap Lebaran karena rasanya yang ngeju banget dan juga renyah, kuenya tipis gitu, aslinya sih gak setipis itu tapi saya lebih suka membuatnya menjadi setipis itu karena jadinya nyess, enak deh pokoknya jiahhh promo dot com deh saya hahaha Oh iya jadi tahu ya bila mau beli panci ISA di Jakarta, Bandung, Surabaya di mana? ya cukup hubungi saya saja, mohon maaf bila telepon gak diangkat, saya suka mobile gitu, pasti sedang bermotor deh kalau gitu…

Oh iya, bila sudah ada rencana mau beli panci ISA, panci presto ISA, sekarang saja ya teman karena sebentar lagi panci ISA akan naik lho harganya… Belum tahu juga naiknya kapan dan berapa besar, tapi naik… karena dengan kondisi sekarang dollar dah melambung tinggi, kabar dah tembus Rp 13.000 yak… hikss jadi tidak bisa lagi menjual dengan harga sekarang ini.

 

Cara Jitu Menghilangkan Karat Pada Cetakan Martabak

Anda punya Cetakan Martabak Manis? Tapi Karatan? Karena lama tidak dipakai… Jangan kuatir, dengan cara berikut Cetakan Martabak Anda akan kembali kinclong πŸ™‚

cetakan martabak manis

1. Cuci cetakan martabak dengan air biasa, lalu lap dengan lap kering.

2. Siram dengan soda kue dan cuka (1 botol kecil), diamkan sebentar sampai busa menghilang.

3. Dengan cairan soda kue dan cuka masih dalam cetakan, gosok-gosok cetakan martabak dengan amplas, pada tahap ini karat dan kotoran akan lepas, air menjadi hitam kecoklatan.

4. Buang air cuka yang telah menjadi kotor dan siram dengan air bersih.

5. Cuci seperti biasa menggunakan spons kasar.

6. Siram dengan air bersih.

7. Siram di kompor, siram minyak lalu gosok-gosok menggunakan lap bersih hingga mengkilap.

8. Cetakan sudah siap digunakan kembali untuk membuat martabak manis.

 

DOWA Bag | Tas Rajut Lokal Yang Sukses “Go International”

DOWA Bag | Pertama kali melihat DOWA Bag di postingan facebook seorang teman yang tinggal di luar negeri, tepatnya di fb Dede Permadi, putrinya bp Permadi, anggota DPR yang juga paranormal itu. Yup, Dede adalah teman di US Embassy dulu cuma kita beda department, kami biasanya bertemu setahun sekali di lapangan volley atau tenis meja atau bulutangkis saat event 17-an alias bertanding saat babak penyisihan ataupun final. Sewaktu di US Embassy aku memang cukup aktif berolahraga, duhh jadi kangen masa-masa berolahraga dengan teman-teman di sana hikss

Suatu ketika Dede yang menikah dengan pria Belanda dan tinggal di sana, memajang koleksi Dowa bag-nya di fb dan aku pun takjub melihatnya, bagus-bagus euyyy itu tas Dowa jadi pengendotcom deh… Pas tahu webnya www.dowabag.com langsung deh lihat-lihat koleksi yang dijual di sana dan berharap suatu saat bisa berkunjung langsung ke pabriknya di Yogya, rasanya lebih afdol bila melihat langsung barangnya.

Kesempatan itu datang Februari lalu saat bertandang ke rumah Anis dan demo di sana. Dari awal aku dah bilang sama Anis kalau aku mau ke Dowa, paling enggak punya satuuuu aja itu Dowa bag hehehe Aku suka banget sama yang berbau handmade ataupun tradisional. Oh iya, dulu pernah belajar crochet / rajut-merajut ini dari Yanna, temanku yang pintar banget merajut yang tinggal di Bogor. Bersama Tanti aku main ke rumah Yanna, trus diajari merajut oleh Yanna, duhhh Yanna tuh baik banget deh, sudah belajarnya gratis kita malah disuguhi ayam goreng yang enakk, kurang apa coba ya xixi makasih banyak ya Yan… Sayangnya hingga saat ini hanya Tanti saja yang lanjut bisa crochet, sementara aku? karena lama gak dipraktekkan jadi lupa, coba lihat di youtube kagak ngerti juga, waduhhh dasar lemot yak xixi

Now back to Dowa bag… Saat memasuki gedung kupikir luarnya akan seperti department store gitu, ternyata penampakan dari luar biasa saja, namun kesan tradisional berasa banget dari desain eksteriornya yang kental dengan aksen Jawa, ada pintu gebyok gitu dan dinding kayu dengan warna gelap natural.Kesan mewah dan elegan baru terlihat saat kami memasuki area pajang Dowa. Oh iya Anis mengantarku ke Dowa dengan bermotor, jadi berboncengan gitu kita… Benar-benar wanita perkasa ya hehe

Ternyata ada 2 ruangan area pajang tas Dowa. Tempat pertama yang akan kita lihat saat memasuki area pajang adalah produk-produk tas Dowa kualitas nomor 1, terlihat dari kerapatan rajutan dan tali yang menampilkan kesan eksklusif. Aneka macam tas rajut dengan model dan warna-warni cantik bisa ditemukan di sini. Tas-tas tersebut ada yang bertali/selempang berbahan kulit dan ada juga bahan sintetis, terkesan mewan dan elegan, dibandrol dengan harga mulai dari Rp 300.000 (untuk tas model kecil) hingga 2 jutaan rupiah. Jadi jelas ya pangsa pasar seperti apa yang dibidik oleh owner Dowa ini. Kabarnya banyak pelanggannya di luar negeri. Konon owner Dowa dulunya memang owner pabrik tas juga tapi bukan tas rajutan dan kurang terkenal, setelah membidik tas rajutan dan sukses meluncurkan strategi baru untuk memasarkan produknya, sukses pula melatih dan mempekerjakan warga sekitar akhirnya Dowa bag memiliki pelanggan hingga ke luar negeri. Wow… membanggakan yaa, produk lokal bisa “go international”, sayangnya sepertinya benangnya masih impor jadi maklum bila harganya mahal dan juga karena handmade, itu namanya kita menghargai karya-karya handmade.

Ruangan kedua dipajang aneka tas yang tidak kalah cantik dengan ruangan pertama, hanya bedanya semuanya full rajutan, jadi tali atau selempang tas pun terbuat dari bahan rajutan atau semuanya full rajutan. Harga tas yang ada di ruangan tersebut lebih murah dari ruangan sebelumnya. Tinggal tergantung selera, lebih suka yang mana, tapi menurutku tas rajutan dengan tali/selempang kulit lebih cantik/elegan/eksklusif dari yang full rajutan, tak heran harganya lebih mahal.

Di ruangan pertama aku lebih bingung karena banyak yang bagus-bagus, naksir tas model backpack (type Majorca) tapi harganya maharani dan tasnya juga kecil (aku lebih suka tas besar karena bisa diisi banyak barang dan juga sesuai dengan tubuhku yang besar hahaha), ada juga tas besar yang kutaksir tapi sayang talinya pendek. Memang lebih puas langsung datang ke tokonya daripada beli online, jadi worthed deh jalan-jalan ke Dowa.

Setelah hampir 2 jam (jiahh lama juga ya, dasar wanita!) capek donk nie kaki, kami pun beristirahat sejenak di rest atau tepatnya snack room karena di ruangan ini pihak Dowa telah menyiapkan aneka snack dan minuman untuk para tamu yang berkunjung. Kabarnya supir-supir pada senang kalau boss mereka ke tempat ini karena sambil menunggu mereka bisa makan minum sepuasnya πŸ™‚ Snacknya pun enak-enak, camilan khas Jawa gitu seperti cenil

Oh iya, snack area ini ada di tengah-tengah di antara exclusive bag dan full crochet bag.

Setelah kenyang menikmati snack yang disediakan, aku menuju “pabrik” tempat di mana para pekerja ber-crochet ria, dengan banyaknya benang yang tersusun rapi, pekerja yang asyik dengan rajutan mereka, hmm… pengen deh bisa crochet tapi cuma keinginan doank karena gak sanggup akunya hehe

 

 

 

Latbar dan Demo Mixer Bosch di Yogya | Latbar Yogya

Latbar mungkin hanya dikenal di kalangan kuliner atau khususnya bakul kue saja. Latbar kepanjangan dari Latihan Bareng atau istilah untuk sama-sama belajar membuat kue atau memasak, entah itu roti, cake, kue kering, atau kue basah atau juga aneka masakan. Umumnya Latbar diadakan dengan biaya murah, tidak seperti kursus, dan yang mengajar atau share ilmu di dalam Latbar adalah orang yang tidak begitu ahli banget namun umumnya yang memang bisa. Jadi saat ide Latbar di Yogya ini muncul, aku merasa asyik-asyik aja karena bisa sharing sesuatu yang sebenarnya sih aku gak pede juga hahaha

 

 

Oh iya, Latbar dan Demo Mixer Bosch ini buatku untuk berkenalan dengan Anisa, salah satu “anak buah” ku, jiahhh punya anak buah ceritanya hehe Tapi tidak seperti di dalam MLM atau Multi Level Marketing, “anak buah” dalam direct selling tidaklah banyak tapi ada lho…

 

Jadi inilah yang kami buat dalam Latbar di Yogya di rumah Anisa : Roti Boy, Red Velvet Cake dan Puding Soya. Semua resepnya ada di sini lho…

 

Di latbar tersebut aku familiar banget dengan nama Indah Meglio Kitchen, yang adalah member lama NCC, dan saat bisa bertemu dengan mbak Indah, wah excited banget, dan bisa berkenalan dengan Nicho putranya mbak Indah yang aktif banget, ternyata indigo, senang banget…

Tempat Jual Botol Sambal Plastik | Tour de Jembatan Lima Telp. (021) 649 3439 / WA 0878-8000-9456

Note : MOHON POSTINGAN INI DIBACA SAMPAI SELESAI DAN JANGAN TELPON MENANYAKAN HARGA BOTOL SAMBAL yak karena saya gak jualan botol sambal ya, nih jualan saya :

Mixer Bosch mixer roti yang keren bangett…

Panci Presto ISA  panci presto manual yang keren bangett…

Untuk tanya-tanya harga botol sambal, langsung aja ke :

Toko Niaga Lestari

Jalan K.H. Moh. Mansyur No. 252, Jembatan Lima

Jakarta Barat

Telp. (021) 649 3439 – 6806 7567 – 9380 7030

pin bb 76538106

WA 0878 8000 9456

Tempat Jual Botol Sambal Plastik | Teman-teman, pernah dengar Jembatan Lima? Pertama kali saya ke daerah sana entah tahun berapa, dah lama sekaliiii… sewaktu kursus kue di Nilasari. Lupa deh tahun berapanya. Yang pasti hanya ke Nilasari dan gak pernah mampir ke toko-toko sekitar Jembatan Lima, yang ternyata banyak lho yang bisa dilihat.

triomega botol plastik 2
Ini foto saat Interfood 2015 bulan November lalu. Search aja di google : Triomega

Ya, Jembatan Lima memang terkenal sebagai sentra aneka perabot rumah tangga lengkap dan murah. Tapi biasanya barang-barang yang dijual di sana harus kita beli dalam jumlah banyak, (termasuk di tempat jual botol sambal plastik ini) misalnya 1 lusin, 1 kodi atau 1 pack (jumlahnya berlainan, tergantung barangnya apa). Mengapa barang-barang di sana dijual murah? Apakah barang reject? Eh bukanlah ya xixi ternyata konon pedagang di sana hanya mengambil untung kecil namun perputarannya cepat jadi barang-barang laku cepat.Barang-barang yang dijual di Jembatan Lima bisa lebih murah sampai 40% dibanding di pasar lainnya. Wow… besar juga yaa…

Barang-barang yang dijual di sana antara lain aneka perabot plastik seperti baskom, ember, tempat sampah, ember, lemari plastik, dll. Juga ada aneka perabot stainless steel seperti panci, panci presto, wajan stainless, kitchen tools, saringan minyak, mug, termos, dll. Peralatan elektronik juga ada seperti dispenser, rice cooker, coffee maker, microwave, magic jar, dll. Juga ada tempat penjual botol sambal plastik.

Yup, aku ketemu juga penjual botol sambal plastik untuk wadah sambal roa di Jembatan Lima ini. Lupa infonya dari siapa tapi sempat cari-cari gak ketemu, ya gak ketemulah orang gak tanya-tanya xixi Ya sesudahnya tanya-tanya, baru deh ketemu… Botol plastiknya bening gitu, ada beberapa model dan ukuran. Ada juga botol madu, botol obat, botol kerupuk, dll. Lokasi toko ada di ujung jalan K.H. Moh. Mansyur, jadi bila dari arah Tanah Abang maka akan ada di ujung jalan, persis sebelum fly over ke arah kota. Cuma ada beberapa toko yang menjual botol sambal plastik ini. Lokasi ada di sebelah kanan jalan setelah pasar tradisional Jembatan Lima. Sayang gak bisa order online, jadi mesti kudu datang ke sana.

Untuk tanya-tanya harga bisa telpon ke :

Toko Niaga Lestari

Jalan K.H. Moh. Mansyur No. 252, Jembatan Lima

Jakarta Barat

Telp. (021) 649 3439 – 6806 7567 – 9380 7030

pin bb 76538106

WA 0878 8378 8314

supplier botol

update terakhir:

Kemarin (24 April 2015) saya beli botol sambal yang ukuran kecil (ukuran 180 ml) sebanyak 95 pcs di harga Rp 237.500 berarti @Rp 2.500, tapi bukan di toko Niaga Lestari melainkan toko paling ujung (no. 278), jadi penasaran pengen nelpon, mau ngecheck lebih murah yang mana yakk… maklum belinya minta tolong kurir xixi