Category Archives: Blog

Mutiara Super Kitchen, Toko Alat Dapur Lengkap di Bandung

Pertama kali ke Mutiara Super Kitchen, sudah beberapa tahun lalu, lupa euy tepatnya tahun berapa, yang jelas acara jalan-jalan Orange Kitchen Goes to Bandung, juga Lembang, saat tempat wisata Floating Market atau Pasar Apung Lembang baru-baru dibuka, masih happening gitu…

Kali ini, kali kedua daku ke Mutiara Super Kitchen, dalam rangka Kopdar Akbar Langsung Enak November tahun lalu. Weleh maaf ya postingan ini bener-bener late posting hehe

Mutiara Super Kitchen
Jl. Sukarno Hatta No.497
Bandung
Telp. (022) 7318107
Toko Alat Dapur satu ini super lengkap lho, segala macam ada, mulai dari keperluan di dapur seperti panci, wajan, sutil, sendok, dll. Alat elektronik seperti rice cooker, termos, kulkas, dll.

Jangan Lihat Postingan Ini : Melihat Pasar Extreme Food di Manado

Sebelumnya, himbauan aja nie ya: lihatlah postingan ini sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia, sebagai salah satu perbedaan yang unik, yang “mempersatukan” kita sebagai bangsa (ingak2 Bhinneka Tunggal Ika), semoga dengan pemahaman ini membuat kita saling menghormati sebagai saudara sebangsa setanah air 🙂

Mumpung di Manado, daku ingin sekali mengunjungi Pasar yang menjual Extreme Food di Manado, ada 2 pasar yang menjual extreme food, yaitu Pasar Beriman Tomohon dan Pasar Langowan. Tadi aku berencana ke pasar Tomohon bersama seorang tante dari Gorontalo, namun kutunggu-tunggu tidak ada kabar beritanya, setiap kali ditelpon pun si tante belum bisa kasih kepastian kapan akan perginya. Beruntung,  ternyata aku punya saudara di Langowan, cucu bersaudara gitu karena oma kami bersaudara.

Perjalanan ke Langowan melewati gunung, danau dan hutan, pemandangannya indah sekali, dengan belokan dan tanjakan yang kadang cukup berbahaya. Diperlukan supir yang berpengalaman untuk melewati jalan tersebut.

Walaupun enggak jadi ke Pasar Tomohon, yang lebih besar dari Pasar Langowan, namun aku senang banget kok… karena keinginanku melihat extreme food di Manado kesampaian.

Saat kami ke sana sudah cukup siang, sudah jam 12 lewat sehingga kondisi pasar sudah agak sepi. Biasanya pasar ini hanya buka hari-hari tertentu saja, seperti hari Sabtu karena untuk persiapan besoknya ada pesta, atau misalnya ada mingguan (Mingguan adalah rangkaian ibadah penghiburan, jadi bila ada keluarga yang meninggal, sesudah ibadah tiga malam, pada hari Minggu-nya diadakan ibadah penghiburan yang disebut “Mingguan”, lalu dilanjut empat puluh hari dan setahun meninggal).

Apa saja sih extreme food atau kuliner ekstrem yang dijual di Pasar Langowan ini? Bisa lihat di foto-foto ini, beberapa di antaranya :

 

 

  • Tikus

Kalau bayi tikus dikonsumsi penderita penyakit bengek (asma), mungkin pernah dengar ya? Tapi kalau tikus dimasak dan dimakan sebagai lauk, mungkin hanya ada di Manado. Tikus atau orang Manado menyebutnya “kawok”, yang dijadikan santapan adalah tikus hutan atau tikus kebun yang hanya memakan buah-buahan yang ada di kebun/hutan.

 

  • Anjing

Kalau anjing tidak hanya di Manado, di tempat lain pun dikonsumsi juga oleh sebagian orang Kristen. Namun melihat prosesnya dibakar dulu hanya ada di pasar seperti Langowan dan Tomohon saja.

 

  • Ular (Patola)

Umumnya ular yang dikonsumsi orang Manado adalah ular sawah atau biasa disebut Patola, atau kadang Sanca pun bisa jadi makanan di tangan orang Manado. Coba ya kalau Adam dan Hawa orang Manado, mungkin saat Ular menggodanya dulu tidak akan mempan, karena bisa jadi dimakan duluan oleh orang Manado wkwkwk

  • Biawak

Biawak atau orang Manado menyebutnya “Tengkewang”, juga umum dkonsumsi.

 

  • Kelelawar

Nah kalau yang ini, enak lho… dimasak santan atau dimasak RW. Melihatnya agak-agak gimana gitu ya, lehernya ditohok gitu dan sayapnya dipotong-potong, dipisahkan gitu…

 

  • Kucing

Yang satu ini di Jakarta banyak, berkeliaran di jalan-jalan malah, tapi yang dikonsumsi adalah kucing hutan, jadi makanannya yang ada di hutan.

  • Monyet

Kalau monyet tidak setiap saat ada, karena termasuk hewan yang dilindungi. Saat aku ke sana, memang gak nemu si monyet ini.

Buat orang Manado, mereka adalah santapan lezat dan biasanya dibumbui dengan banyak bumbu dapur atau disate.

Ketika Pao n Bento Maker Ikutan Membeli Mixer Bosch

Kuberi judul itu saja ya hehe “Ketika Pao n Bento Maker Ikutan Membeli Mixer Bosch Universal MUM 6N11, dan minta diperagakan alias didemokan, maka apakah yang terjadi? Yup, jelaslah… sang penjual yang menjadi tidak pd alias minder hahaha

Ya jelas minder karena Ibu Lili, dulunya membuat Bento dan Pao untuk dijual. Beliau beneran kreatif lho, bisa dilihat dari hasil karya beliau di IG lhandayani_07, coba deh ditengok 🙂 Dulu beliau belum mengenal si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 sih ya, coba kalau kenal, tambah ok dan memudahkan pekerjaan menguleni si pao deh…

semarang 2
Ibu Lily, me and Eunike beserta panada hasil demo kami saat itu…

Beruntung Ibu Lily orangnya ramah dan baik hati banget, menerima kami dengan sukacita. Putra-putri beliaupun dengan tidak sabar menantikan matangnya si panada isi abon roa dan keju. Tentu saja isi keju yang dinantikan. Syukurlah Bu Lily suka banget makanan Manado, ternyata sewaktu di Jakarta dulu, beliau telah diperkenalkan dengan makanan Manado oleh teman-teman gerejanya yang berasal dari Manado, dan beliau suka. Besok-besok bisa bikin panada sendiri donk ya bu… dan tentunya dengan mengkaryakan si Mixer Bosch Universal MUM 6N11 🙂

Oh iya, saat demo di rumah bu Lily, aku ditemani oleh sahabatku Eunike, yang baikkkk banget mau menemaniku dan kita janjian ketemu dengan mbak Aflaha, yang ternyata canggih lho membuat character pao. Padahal kita baru-baru aja bertemu di dunia maya di sebuah group baking dan senang banget ketika bisa bertemu di dunia nyata. Saat pulang karena waktu yang sempit, mbak Af dan suami bahkan mengantarku hingga ke stasiun Tawang, duh baik banget khan mereka… Makasih banyak ya mbak Af 🙂

semarang 1
Me, mbak Af dan Nike

Aku pun dioleh-olehi charpao oleh mbak Af, berdua dengan Nana, cakep khan si piggy, doggy, duck dan satu lagi apa ya?

semarang 3
Ini dia si charpao, sayang si dedek sakit dan teteup tidak tergoyahkan oleh si charpao hikss

Kukis Natal Tahun Baru di Manado

Sebenarnya bingung mau mulai dari mana hehe soalnya banyak yang mau diceritakan tapi waktu mepet dan juga tak terbiasa bekerja mobile, maksudnya nulis postingan biasa di rumah, atau waktu ngantor ya saat ada waktu senggang di kantor, atau saat ada mood menulis…. Iya sebagian besar karena sedang mood hahaha

Jadi ceritanya Januari lalu daku ke Manado, pulang kampung ke kampung alm. mama, yup karena aku memang tidak punya kampung, karena aku lahir di Cimahi dan besar di Jakarta, padahal di kampung masih banyak saudara-saudara dari oma maupun omaku yang asli Manado. Saat menulis ini pun daku masih di Manado xixi judulnya betah wkwkwk

Intinya sih cuma mau cerita kalau pas di Manado akhir bulan Januari dan kamu bertamu ke teman atau kenalan yang merayakan Natal, bisa dipastikan di rumah mereka masih tersedia kukis Natal dan kadang almost full alias hampir tidak tersentuh/termakan. Beberapa kali daku berkunjung ke rumah saudara-saudara dan pemandangan toples-toples jumbo seperti inilah yang kudapati. Langsung saja kufoto, cuek bebek melihat dan mendengar tanteku mentertawakanku… Orang kota masuk desa ya kayak ginii, norak dot com xixi

Yup orang Manado suka kue dalam ukuran jumbo, contohnya nanas yang bentuknya daun ini, besar khan ukurannya? Mereka juga membuatnya dalam jumlah besar dan menempatkannya dalam wadah toples kaca berukuran jumbo. Ada beberapa kue yang umum dibuat di sini, seperti kukis rambutan, mirip2 rhum ball gitu, kukis korma (kukis karamel dibalut kacang), kukis spekkoek, kukis sagu dan enak-enak lho… Aku mau minta resepnya ah sama tanteku… nti kucoba saat senggang nanti.

kukis tahun baru

YEAR END PROMO Kalis Kukis 2015

Met siang Sahabat,

Hari ke-3 Christmas, Sahabat sedang mengerjakan apakah? Hari Minggu seperti ini apalagi hari Minggu terakhir di tahun 2015 pastinya yang Christian sedang ke gereja ya? Atau sedang liburan? Atau bersantai bersama keluarga tercinta? Apapun yang Sahabat lakukan, semoga selalu diberikan kesehatan yang baik sehingga menikmati kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya 🙂 Tak terasa sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2015. Banyak yang terjadi di tahun ini, semoga bisa menjadi refleksi diri kita menjalani tahun berikutnya. Tentunya ke arah yang lebih baik lagi 🙂

Mengakhiri tahun 2015 ini, ijinkan saya memohon maaf bila selama ini banyak kesalahan yang saya buat dan tidak maksimal melayani Sahabat, baik dalam perkataan, perbuatan maupun pikiran 🙂

happy new year

Dan sebagai bentuk rasa terima kasih saya, dengan ini mohon dukungan Sahabat untuk menyukseskan Promo berikut ini:

YEAR END PROMO

Oh iya, ini link Fans Page Kalis Kukis:

https://www.facebook.com/Kalis-Kukis-542403845814623/

Bila ada yang kurang jelas, silakan comment ya di FP Kalis Kukis di atas.

 

Salam kasih,

Femmy

owner www.kaliskukis.com

Asinan Betawi Jl. Kamboja, Rawamangun

Hi Sahabat,

Ada yang suka Asinan Sayur kah di sini? Pasti tahu donk ya Asinan Kamboja, itu lho Asinan Sayur Ala Betawi yang berlokasi di Jalan Kamboja, Rawamangun, Jakarta Timur. Gak tahu? Pasti gak suka asinan sayur yak xixi Kalau memang penyuka Asinan Sayur, pasti tahu donk Asinan Kamboja ini. Yup, karena Asinan Kamboja ini dah lama banget lho, sejak akhir tahun 1990 dah exist deh… Lho kok tahu? Iya saya tahu karena dulunya saya bekerja di daerah Jakarta Timur, tepatnya tahun 1988 saya bekerja di groupnya Kompas Gramedia di Jalan Matraman Raya. So, teman-teman saya banyak yang tinggalnya di Jakarta Timur, Jakarta Utara tepatnya Tanjung Priok, cuma saya sendiri xixi kesian yakkk

asinan kamboja 2

So lagiii… dulu diajaklah saya sama teman-teman kerja untuk makan ini Asinan Kamboja. Kali itulah perkenalan pertama saya dengan asinan sayur, dan ternyataaaa… saya suka banget lho… Saya tuh bisa dalam seminggu makan asinan sayur ini sebanyak 2-3 porsi dan gak bosen hahaha Jadi pengen pindah dan tinggal di Rawamangun supaya bisa makan asinan ala Betawi ini terus wkwkwk

asinan kamboja 3
di tembok dipasang daftar harga bila pembelian 1, 2, 3, dst… kelihatan khan panjang bener listnya… Jadi kalau ada yang beli 15 mereka gak usah capek2 ngitung lagi dengan kalkulator, tinggal lihat di tabel itu aja…

asinan kamboja 4

Asinan Kamboja ini ngetop banget lho… dan aslinya yang ada di dalam yaaa, dekat lapangan, bukan sebelumnya. Jadi kalau Sahabat masuk ke Jalan Kamboja III, pas depan RS Persahabatan, setelahnya Sahabat belok ke kanan terus ke kiri, terus ke kanan lagi dan gak jauh akan ketemu lapangan. Nah depan lapangan yang berfungsi sebagai tempat parkir itulah lokasi si Asinan Kamboja ini.

Oh iya, kenapa saya suka banget si Asinan Sayur Kamboja ini? Karena bumbu kacangnya beda booo dengan asinan lainnya. Enakk… gak tahu pakai bumbu rahasia apa, yang pasti enakkk pake bangetttt hehehe

asinan kamboja 1

Dalam sehari bisa ratusan Asinan terjual, eh tapi yang asinan sayur yaa… yang buah sih biasa aja menurut saya, apalagi kalau weekend Sabtu-Minggu gitu… Oh iya, kalau weekend siap-siap ngantri yaaa, karena kadang rameee bangetttt… Dulu waktu masih rajin berenang di Tirta Mas, saya suka sempatkan sehabis berenang mampir ke Rawamangun, ke mana lagi kalau bukan ke Asinan Kamboja, borong 3-5 bungkus, simpan kulkas, dan bisa tahan sampai 3-4 hari. Udah deh semingguan makan asinan ajah hahaha

Btw, kalau Sahabat punya informasi Asinan Betawi lainnya yang juga enak, kasih tahu saya ya, pasti saya samperin deh hehehe

 

Kunjungan ke Pabrik Aku Food bersama Jalansutra

Judulnya ini late post dan dibuang sayang (di sinilah awalnya daku tahu mantan pacarnya mas Wasis a.k.a. jeng Nadilah yang ternyata bekerja di tempatku dulu, yakni US Embassy, satu “almamater” kita ya xixi ya tahunya setelah ngobrol-ngobrol di pabriknya Aku Food tsb hehe)

Berawal dari banyaknya customer Kopi Oey yang menanyakan di mana bisa membeli kecap dan saos AKU yang selalu ada di meja di KTO, juga karena hubungan baik owner KTO Pak Bondan yang juga kepala suka Jalansutra, komunitas Jalansutra diundang untuk berkunjung ke pabrik kecap dan saos Aku Food yang berlokasi di Cikarang, Bekasi.

Maka member JS pun diundang, yang semula hanya untuk 25 orang, berkembang menjadi 83 orang sehingga harus menyewa bis, 2 buah bis tepatnya. Hari itu, Sabtu, 31 Agustus 2013 jam 9 pagi kami berkumpul di KTO Thamrin City untuk bersama-sama berangkat ke pabrik Aku Food.
Sebelum berangkat kami berselfie ria dulu dengan pak Bondan dan member JS. Pukul 9 kami berangkat, tiba di lokasi pabrik yang berada di Kawasan Industri Jababeka 1, Cikarang Barat sekitar pukul 11, agak tersendat memasuki Cikarang.

Setibanya di lokasi, kami langsung diarahkan naik ke lantai 2. Di sana segenap karyawan telah menanti dan menyambut kami dengan hangat. Juga owner PT Artha Karya Utama atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan AKU Food Ibu Jureke Kusuma dan Bapak Tjendikiawan Aluwi, memberikan sambutannya sekaligus penjelasan mengenai apa itu AKU Food.

IMG01096-20130831-1120

Banner Selamat Datang menyambut rombongan Jalansutra 🙂

akucommitment

Komitment PT AKU

akubondanSambutan kepala suku JS : Bapak Bondan Winarno

 

IMG01097-20130831-1126Ini Ibu Jureke memberikan sambutannya

 

IMG01098-20130831-1134

 

IMG01099-20130831-1137

 

IMG01103-20130831-1234

 

IMG01105-20130831-1402

 

IMG01108-20130831-1426

 

akufinishedgoods

 

yurikechen

Situs Gunung Padang, Cianjur | Jalan-jalan

Pertengahan bulan lalu bersama TDA Jaktim Traveling yang anggotanya suka traveling, daku mengunjungi situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat yang diyakini sebagai situs tertua di Asia Tenggara, bahkan lebih tua umurnya dari Piramida di Mesir.

Secara daku gak ngerti Sejarah, jadi maafkan ya kalau ke sana hanya foto2 xixi paling enggak jadi faham sih betapa pintarnya bangsa Indonesia itu, buktinya sejak jaman es sudah bisa membuat bangunan seperti situs Gunung Padang itu, yang batu-batunya terbentuk segiempat gitu, entah dari alam atau dibentuk sendiri, jaman es khan belum ada alat untuk membentuk batu2 tsb ya jadi kemungkinan batunya alami seperti itu, tapi kok bisa ya? hehehe

cerita lengkapnya ada di sini

gn padang 1

gn padang 4

gn padang 11

gn padang 3

Interfood 2015 | Ajang Bertemunya Produsen, Pelaku, Praktisi Bisnis Kuliner

Interfood 2015 adalah Pameran Produk Makanan dan Minuman berskala international, jadi mulai dari produk lokal hingga impor ada di sini. Interfood juga menjadi ajang tahunan bertemunya para produsen/supplier, pelaku juga praktisi bisnis kuliner di Indonesia. Di sana digelar berbagai macam demo produk, lomba dan event lainnya dan juga diskon besar-besaran berbagai macam produk untuk menarik minat pengunjung. Aku lupa, entah sudah ke berapa kalinya aku ke sana, tahun lalu seruuu banget bersama teman-teman kita berburu produk yang kita inginkan yang biasa kita pakai untuk membuat kue, juga berburu goodie bag, juga berburu ilmu ke Chef-chef ganteng yang pintar dan baik hati. Tidak heran di beberapa stand masih ketemu orang-orang yang sama yang juga bertugas di stand tersebut, contohnya di stand Chefmate, ketemu Chef Maulana dan Chef Budi, juga staff marketing bp Rajino yang baik hati. Dengan belanja Dark Cooking Chefmate (aku mau cobain Signature, harga pameran Rp 55.000, harga toko Rp 65.000) bisa dapat sample coklat bubuk, dcc strawberry, dcc green tea, resep2, vcd, dll. Di stand Bungasari Flour Mills dengan belanja tepung seharga Rp 25.000 bisa mendapat lucky wheel yang isinya bisa notes, payung, kaos, dll. Juga resep-resep ok dari Chef Bungasari. Aku sempat mencoba kue chocolate chips yang didemokan, dan rasanya enak, crispy, nanti mau cobain ahh…

 

with paegy n elva
Janjian dengan Paegy (teman smp-ku) dan Elva (kakak kelasku di smp) sesama pemerhati kuliner, dan bertemu beberapa teman di sana. Kiri bawah adalah mbak Yenny Agogo, owner Melted Brownies Agogo yang terkenal itu, dan kanan bawah adalah mbak Amel (member Orange Kitchen di Bandung)

 

Simply Stainless
Stand Simply Stainless yang menawarkan discount hingga 50%, contohnya working table seperti di gambar, harga normalnya adalah Rp 3.400.000 disc. 50% menjadi Rp 1.700.000 murah khan? Di stand ini juga ada Chef Juna, dan pengunjung bisa berfoto-ria bersama dengan Chef ganteng tersebut.

 

kebab baba rafi
Ada booth Kebab Baba Rafi di Interfood, tahun lalu sepertinya tidak ada. Ini pasti disupport UKM (pemerintah). Tahun lalu daku menemukan stand Kep. Meranti, salah satu kota kabupaten di Provinsi Riau sana, yang kaya dengan tanaman sagu. Sayangnya saat menanyakan sample sagu dan ingin membelinya, tidak ada respon positif dari contact person yang saat itu menjaga stand tsb (bp Rafi), yup seperti itulah UKM kita ya
spatula
Nemu spatula ini di Chocolate World, susah lho cari spatula lengkung dan panjang seperti ini. Ini harganya Rp 330.000 di pameran diskon menjadi Rp 300.000 (dikit amat yak diskonnya hehe) tertarik banget tapi kalau lihat harganya nti dulu ahhh hahaha
triomega botol plastik 2
Berbagai macam bentuk botol plastik, botol sambal juga ada di sini, yang seukuran sambal roa-ku dibandrol seharga Rp 1.400 per pc, (di Jembatan Lima masih ada yang harga Rp 1.350 per pc) minimal order 5.000 pcs dan dikirim dari pabrik di Tangerang, minornya banyak banget yak dan jauh pula xixi

triomega botol plastik

chef beng
ini bernarsis ria dengan Chef Beng, Chef ganteng seperti aktor Korea yang ternyata berasal dari Bangka, gegara ketemu dengan bu Sophie yang sedang menyaksikan sang chef ganteng mendemokan membuat Tiger Roll, sambil menunggu hujan reda katanya…