Category Archives: Recipes

Kering Kentang Ebi

Dulu banget sewaktu bekerja di US Embassy, ada seorang karyawan yang rajin banget membuat Kering Kentang Ebi eh Kering Kentang sajah maksudnya, dan kemudian menawarkannya ke karyawan lainnya. duh lupa namanya, tapi Kering Kentang buatan istrinya tersebut sudah terkenal se-antero Embassy dan enakkkk serta membantu buat kami-kami yang malas memasak ini wkwkwk ketahuan deh pemalasnya…

Berhubung sudah tidak di Embassy lagi, jadilah saya kudu bikin sendiri bila menginginkan si Kering Kentang tersebut. Dah memang, sudah lama banget pengen bikin kering-an yang bisa tahan lama seperti Kering Kentang Ebi ini, bersyukur akhirnya bisa juga membuatnya sore tadi. Kok sore? Khan si Kering Kentang bisa buat kapanpun, jadi gak harus buat siang khan? xixi

Oh sudah sering khan ya Kering Kentang doank, atau ternyata lebih dikenal dengan nama Kering Kentang Mustafa, ini kali ditambahkan Ebi sehingga ada asin-asinnya dan juga gurih, so namanya Kering Kentang Ebi dan rasanya lebih enak lho dari Kering Kentang biasa.

Kering Kentang Ebi

Bahan :

  • 1 kg kentang (iris tipis-halus seperti korek api)
  • 3 sdm bawang goreng
  • 40 gram udang kering, rendam, sangrai lalu haluskan
  • 50 gram cabe merah
  • 7 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 1/2 sdm garam
  • 2 sdm gula pasir
  • 1 sdt cuka (bisa diganti jeruk nipis atau asam jawa)

Cara membuat :

  • Rendam kentang dalam air garam hingga lemas, tiriskan dan diangin-anginkan hingga kering.
  • Goreng dengan minyak banyak (panas sedang) hingga kering dan garing, sisihkan.
  • Tumis bumbu dengan sedikit minyak sampai harum dan kering.
  • Tambahkan garam, gula dan cuka, lalu aduk rata.
  • Masukkan udang kering, kentang dan bawang goreng, lalu aduk rata.

Es Gabus Kopyor

Lagi buka buku resep Primarasa “Olahan Lezat Tepung Khusus”, ngelihat resep ini dan jadi pengen bikin, pas semua bahan juga ada.

Yup, ini adalah jajanan jaman jadul, yang seumurku pasti tahu jajanan ini. Dulu sih enakkkk banget, tapi kenapa sekarang rasanya biasa aja ya xixi apa lidahku yang sudah mengalami evolusi ya hehe

Es Gabus Kopyor

Bahan :

  • 120 gram tepung hunkue
  • 250 gram gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1.250 ml santan, dari 3/4 butir kelapa (saya pas dari 1 kelapa)
  • 1 sdt essens pandan
  • 1/4 sdt pewarna makanan rose pink (saya gak pakai, jadi polos aja)
  • 160 gram kelapa kopyor keruk (saya gak pakai, maharani xixi)

Cara membuat :

  1. Siapkan loyang ukuran 20x20x4 cm, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas. Olesi dasar dan sisi loyang dengan sedikit minyak.
  2. Masukkan tepung hunkue, gula dan garam ke dalam panci, tuangi santan, aduk hingga tepung larut. Jerangkan di atas api kecil, masak dan aduk hingga adonan mengental.
  3. Tambahkan essens pandan dan pewarna ke dalamnya, aduk cepat hingga adonan mendidih/meletup-letup dan tampak bening.
  4. Masukkan kelapa kopyor (skip)
  5. Tuang adonan ke dalam loyang, sisihkan hingga dingin. Keluarkan adonan dari cetakan, potong-potong adonan ukuran 2x5x6 cm.
  6. Bungkus setiap potongan dengan selembar plastik. Masukkan ke dalam freezer hingga membeku. Sajikan dingin.

Donat Klasik

Edisi kangen makan Donat Klasik alias Donat Kampung. Tahu khan ya Donat Kampung? Ya, donat yang hanya dikasih gula halus atau kadang disebut gula donat. Donat Kampung yang saya buat ini teksturnya agak padat, namun rasanya enakk…

Oh iya, saya mix-nya dengan mixer Bosch dan hanya 15-25 menit saja, tentu saja resepnya yang oke ya dan ikuti step by stepnya dengan baik.

Karena aku maih punya dark cooking chocolate dan juga meses, jadi sebagian aku kasih topping meses.

Donat Klasik

sumber : Majalah Sedap10/XVI/2015

Bahan :

  • 400 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 50 gram gula pasir
  • 50 gram susu bubuk
  • 1 1/2 sdt ragi instant
  • 2 kuning telur
  • 1 putih telur
  • 225 ml air es
  • 50 gram mentega tawar
  • 1 sdt garam
  • 100 gram gula donat untuk taburan
  • minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu, gula pasir, susu bubuk, dan ragi instan. Aduk rata.
  2. Tambahkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Masukkan mentega tawar dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit.
  4. Timbang masing-masing adonan 30 gram. Bulatkan. Diamkan 10 menit. Bentuk bulat pipih. Lubangi tengahnya. Diamkan di atas loyang yang ditabur tepung, selama 45 menit sampai mengembang.
  5. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang. Taburkan gula donat.

Hasil jadi : 30 buah

Sapo Tahu

Sebagai penggemar Chinese Food, saya doyan banget yang namanya Sapo Tahu, dan ternyata membuatnya gak ribet lho…

Chinese Food memang terkenal dengan kepraktisannya dalam membuat, asalkan bahan-bahan sudah disiapkan, tinggal osreng osreng deh….

Bila mau kuahnya yang jernih, gunakan tepung sagu sebagai pengental. Yup tepung sagu membuat kuahnya agak jernih.

Sapo Tahu

Bahan :

  • 2 buah egg tofu, potong 2 cm, goreng dengan minyak panas sampai berkulit
  • 100 gram udang jerbung kecil, kupas, sisakan ekornya, kerat punggungnya
  • 1 buah bawang Bombay, iris panjang
  • 3 siung bawang putih, memarkan
  • 1 cm jahe, memarkan
  • 3 buah cabai hijau, potong serong
  • 100 gram wortel, iris miring
  • 3 lembar (20 gram) jamur kuping, rendam, potong2
  • 3 buah jamu hioko segar, potong2

Bumbu2:

  • 3 sdm saus tiram
  • 1 sdt kecap ikan
  • ¼ sdt merica bubuk
  • ¼ sdt gula pasir
  • 750 ml air
  • 2 sdm tepung sagu, dan 2 sdm air, larutkan
  • 2 batang daun bawang, potong-potong miring besar
  • 1 sdt minyak wijen
  • 3 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat :

  1. Tumis bawang Bombay, bawang putih, dan jahe sampai harum. Tambahkan cabai hijau. Tumis sampai layu.
  2. Masukkan udang jerbung. Aduk sampai berubah warna. Tambahkan wortel.
  3. Masukkan jamur kuping dan jamur hioko. Tumis sampai layu.
  4. Masukkan saus tiram, kecap ikan, merica bubuk dan gula pasir. Tuang air, masak sampai mendidih.
  5. Masukkan egg tofu, aduk perlahan. Kentalkan dengan larutan tepung sagu. Masak sampai kental.
  6. Masukkan daun bawang dan minyak wijen. Aduk rata.

Nasi Merah Bakar Cumi Asin

Yang terakhir, nasi bakar dengan beras merah, komposisi santannya / cairan harus lebih banyak karena beras merah memerlukan lebih banyak cairan untuk mendapatkan tekstur nasi merah yang tidak keras.

Nasi Merah Bakar Cumi Asin

Bahan :

  • 500 gram beras merah, cuci bersih
  • 900 ml santan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3/4 sdt garam
  • daun pisang secukupnya

Bumbu Tumisan :

  • 150 gram cumi asin, seduh, potong kecil
  • 5 butir bawang merah, iris halus
  • 2 siung bawang putih, iris halus
  • 4 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 2 buah cabai merah besar, iris serong
  • 2 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 5 tangkai kemangi
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 1 lembar daun salam
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1/4 sdt lada bubuk
  • minyak goreng secukupnya

Cara membuat :

  1. Nasi : rebus santan, daun salam, daun jeruk dan garam. Aduk dan masak hingga mendidih.
  2. Masukkan beras. Masak hingga nasi tanak dan santan menyusut. Pindahkan nasi ke dalam kukusan dan kukus selama kurleb 40 menit hingga matang.
  3. Tumis cumi asin : tumis bawang merah, bawang putih, daun salam dan lengkuas hingga harum. Masukkan aneka cabai dan tomat. Masak hingga layu. Tambahkan cumi, garam, lada bubuk dan gula pasir. Masak hingga matang dan masukkan kemangi. Aduk hingga merata. Angkat dan sisihkan.
  4. Ambil selembar daun pisang. Letakkan nasi merah dan pipihkan. Beri isian tumis cumi asin dan tutup kembali dengan nasi merah. Bungkus berbentuk lontong dan semat dengan lidi.
  5. Bakar hingga daun kecokelatan dan matang.

Nasi Bakar Ikan Cakalang

Nasi Bakar satu ini pasti teman-teman bisa menebaknya, yup, nasi bakar khas Manado karena menggunakan ikan cakalang sebagai isian/topping. Nasi Bakar Ikan Cakalang ini enak sekali lho…  silakan coba yaaa

Nasi Bakar Ikan Cakalang

Bahan :

500 gram beras putih, cuci bersih

600 ml santan

4 butir cengkih

3 lembar daun salam

3 lembar daun jeruk

2 batang serai, memarkan

¾ sdt garam

Daun pisang secukupnya

Bumbu Tumisan :

250 gram ikan cakalang goreng, suwir

3 buah cabai merah besar, iris serong

3 buah cabai hijau besar, iris serong

5 buah cabai rawit merah, iris serong

10 tangkai daun kemangi

2 cm lengkuas, memarkan

2 lembar daun jeruk

1 lembar daun salam

1 sdt gula pasir

1 sdt garam

Minyak untuk menumis

 

Bumbu halus :

7 butir bawang merah

4 siung bawang putih

2 cm kunyit, bakar

 

Cara Membuat :

  1. Nasi : rebus santan, daun salam, daun jeruk, cengkih dan garam. Aduk dan masak hingga mendidih.
  2. Masukkan beras. Masak hingga nasi tanak dan santan menyusut. Pindahkan nasi ke dalam kukusan dan kukus selama kurleb 30 menit hingga matang.
  3. Tumis Cakalang : tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan daun jeruk hingga harum. Masukkan aneka cabai dan aduk hingga layu. Masukkan ikan cakalang suwir, garam dan gula pasir. Tambahkan daun kemangi. Aduk dan masak hingga bumbu meresap.
  4. Ambil selembar daun pisang berukuran persegi panjang. Lipat berbentuk kerucut. Letakkan nasi hingga memenuhi setengah kerucut dan pipihkan. Beri isian tumis cakalang lalu tutup kembali dengan nasi. Lipat dan tutup bagian atasnya hingga rapat.
  5. Bakar hingga daun kecokelatan dan matang. Angkat dan sajikan hangat.

Untuk : 6 bungkus

Nasi Bakar Ikan Peda

Nah kalau yang ini khasnya Jawa, Jawa Barat ataupun Jawa Tengah, sama-sama suka dengan yang namanya Ikan Peda. Betul atau betul?

Nasi Bakar Ikan Peda

Bahan :

  • 500 gram beras, cuci bersih
  • 600 ml santan
  • 4 butir cengkih
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1/4 sdt garam
  • daun pisang secukupnya

Bumbu Tumisan :

  • 2 ekor peda, cuci bersih, potong 2 bagian
  • 6 butir bawang merah, iris halus
  • 2 siung bawang putih, iris halus
  • 3 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 2 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 2 buah cabai merah besar, iris serong
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 1 batang daun bawang, iris serong
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 100 ml air

Cara membuat :

  1. Nasi : rebus santan, daun salam, daun jeruk, cengkih dan garam. Aduk dan masak hingga mendidih.
  2. Masukkan beras. Masak hingga nasi tanak dan kukus selama kurleb 30 menit hingga matang.
  3. Tumis Peda : tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit, cabai hijau. Aduk hingga harum. Masukkan tomat merah. Masak hingga layu.
  4. Masukkan ikan peda, garam, lada bubuk dan gula pasir. Masak hingga matang dan masukkan kemangi. Aduk hingga merata. Angkat dan sisihkan.
  5. Ambil selembar daun pisang. Letakkan nasi dan pipihkan. Beri isian tumis ikan peda dan tutup kembali dengan nasi. Bungkus berbentuk lontong dan semat dengan lidi.
  6. Bakar hingga daun kecokelatan dan matang.

 

Nasi Bakar Udang Telur

Nasi bakar merupakan menu khas Indonesia yang selalu menggugah selera untuk dicoba. Selain ragam rempah serta isian lauk yang kaya rasa, daun pisang sukses membuat aroma sedap lebih tercium saat proses pembakaran. Dapat pula dikreasikan dengan berbagai jenis beras pilihan, seperti beras merah dan hitam untuk yang peduli dengan makanan sehat.

Nasi bakar adalah nasi yang dimasak bersama santan dan beragam rempah, diberi isian topping lauk pilihan dan dibungkus dengan daun pisang kemudian dibakar hingga daun pisang pun menebarkan aroma nikmat yang sangat menggugah selera.

Nasi Bakar Udang Telur

Bahan :

  • 500 gram beras, cuci bersih
  • 600 ml santan
  • 4 butir cengkih
  • 3 lembar daun salam
  • 3 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 3/4 sdt garam
  • daun pisang secukupnya

Bumbu Tumisan :

  • 300 gram udang, kupas kulitnya
  • 6 butir bawang merah, iris halus
  • 5 siung bawang putih, iris halus
  • 3 buah cabai hijau besar, iris serong
  • 1 buah cabai merah besar, iris serong
  • 4 buah tomat hijau, potong-potong
  • 3/4 sdt garam
  • 1/4 sdt lada bubuk
  • 1/4 sdt gula pasir

Bahan Dadar :

  • 4 butir telur
  • 1/4 sdt garam

Cara Membuat :

  1. Nasi : rebus santan, daun salam, daun jeruk, cengkih dan garam. Aduk dan masak hingga mendidih.
  2. Masukkan beras. Masak hingga nasi tanak dan santan menyusut. Pindahkan nasi ke dalam kukusan dan kukus selama kurleb 30 menit hingga matang.
  3. Dadar telur : campur telur dan garam. Kocok lepas. Panaskan wajan yang telah diolesi sedikit minyak. Tuang telur lalu ratakan, diamkan hingga sedikit mengering.
  4. Tumis udang : tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai hijau dan tomat hijau. Masak hingga harum. Tambahkan udang, garam, lada bubuk dan gula pasir. Masak hingga matang.
  5. Siapkan 1 lembar telur lalu letakkan nasi dan pipihkan. Isi dengan tumisan udang. Gulung hingga rapi.
  6. Bungkus dengan daun pisang. Bentuk seperti lontong dan masukkan bagian sisi daun ke dalam hingga rapat.
  7. Bakar hingga daun kecokelatan dan matang.

Untuk : 6 bungkus

 

(disadur ari majalah Kartini edisi terbaru)

 

Kolang-kaling Madu

Sebenarnya kolang-kaling madu ini sederhana aja sih… Idenya gak pengen konsumsi gula banyak-banyak… Dan secara daku doyan kolang-kaling, dan anakku juga doyan kolang-kaling, jadi daku sering banget masak kolang-kaling ini, dikasih fanta pernah, dikasih sirup pun sering. Secara lagi, konon kolang-kaling bagus buat penderita HNP alias syaraf kejepit jadi kolkal adalah menu wajib untukku. Dalam seminggu pastilah aku memasak si kolkal ini.

Kadang kumasak kolang-kaling sampai 2 kilo lho, soalnya di pasar Koja, tempatku biasa belanja, kolang-kaling mudah didapatkan dan bagus-bagus pula. Jadi senang aja membelinya.

Oh iya, aku masaknya biasa aja, pertama, rebus air dulu, gak usah banyak-banyak, setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, tentunya setelah dicuci bersih ya itu kolkal. Lalu tunggu hingga mendidih kembali, terus buang deh airnya itu. Masak air kembali. Setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, lalu masak dengan api kecil hingga matang. Dengan demikian, menurutku lho ya, si kolang-kaling lebih bersih, gak bergetah dan supaya lebih enak, tambahkan potongan daun pandan 2-3 helai, tambah kayumanis juga boleh jika suka.

Nah khusus edisi madu ini, setelah kolang-kaling matang, kupisahkan untukku, dan tidak pakai airnya karena nanti dikasih madu pasti akan berair juga.

Setelahnya kuberi 2 sdm madu, lalu aduk-aduk deh, tetep masuk kulkas, karena lebih sippp mengkonsumsi si kolang-kaling dalam keadaan dingin.

Jadi resepnya hanya seperti ini:

Kolang-kaling Madu 

  • 1 kg kolang-kaling
  • air secukupnya
  • 2 sdm madu (bila mau semuanya, pastinya lebih banyak lagi madunya)
  • daun pandan

Caranya seperti di atas yaaa

Bumbu Dasar Merah | 3 Bumbu Dasar Utama

Nah yang ini Resep Bumbu Dasar Merah yang biasanya untuk memasak masakan yang pedas-pedas karena bahan utamanya cabai merah besar, mau tambah pedas ya tinggal ditambahkan cabai rawit merah.

Bumbu Dasar Merah

Bahan :

  • 500 gram cabai merah besar
  • 200 gram bawang merah
  • 150 gram bawang putih
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • 2 sdm terasi goreng
  • 150 ml air
  • 100 ml minyak goreng

Rempah Daun :

daun salam, daun jeruk, batang serai, jahe dan lengkuas

 

Cara Membuat :

  1. Siapkan blender, masukkan cabai merah, bawang merah, bawang putih, garam, merica, terasi, dan air, haluskan.
  2. Masak bumbu bersama daun salam, daun jeruk, serai, jahe, dan lengkuas hingga airnya habis, masukkan minyak goreng dan masak hingga bumbu matang, harum, angkat. Hilangkan uap panasnya, masukkan dalam wadah bersih, tutup rapat dan simpan dalam lemari es.
  3. Siap untuk diolah.

Untuk : 700 gram