Category Archives: Recipes

Bakpia Basah Kacang Hijau

Lagi demen bikin bakpia, kali ini versi Bakpia Basah, masih nyontek resepnya Diah Didi. Sebenarnya ini adonan roti tapi tanpa telur dan susu, adonannya pun mudah dihandle. Sebagai green bean lover, daku sih doyan-doyan aja…

Oh iya, saat merebus kacang hijau, aku pakai Panci Presto ISA donk supaya cepat, hanya 10 menit setelah mendesis dan hasilnya kacang hijau pun empuk-surempuk 🙂

BAKPIA KACANG HIJAU

Bahan Isi :

  • 125 gram kacang hijau
  • 500 ml air
  • 50 gram gula merah
  • 25 gram gula pasir
  • ½ sdt vanili bubuk
  • 2 lembar daun pandan
  • Garam
  • 2 sdm minyak goreng

Cara membuat :

  1. Rebus air sampai mendidih, masukkan kacang hijau, matikan api. Biarkan semalam dalam kondisi panci tertutup. Keesokan harinya rebus kacang hijau sampai empuk tanpa mengganti airnya. Saring dan tiriskan.
  2. Blender kacang hijau sampai halus. Tuang ke dalam wajan. Masukkan gula merah, gula pasir, vanili, garam. Masak sampai kering dan kalis. Matikan api.
  3. Masukkan minyak goring, aduk rata. Biarkan dingin. Setelah dingin bagi menjadi 30 bagian dan bulatkan.

ADONAN KULIT :

  • 250 gram terigu protein sedang
  • 3 sdm gula pasir
  • ½ bungkus ragi instan
  • 125-150 ml air hangat (penggunaan air tergantung kelembaban tepung)
  • 2 sdm margarin
  • ¼ sdt garam halus

Cara Membuat :

  1. Dalam sebuah baskom masukkan terigu, gula pasir dan ragi instan, aduk rata. Masukkan air sambil diuleni sampai rata dan lembab. Masukkan margarin dan garam, uleni sampai kalis.
  2. Fermentasikan adonan di tempat hangat selama 45 menit. Siapkan Loyang beroles margarin.
  3. Kempiskan adonan dan bagi menjadi 30 bagian. Beri adonan dengan isi kacang hijau. Bulatkan dan pipihkan. Letakkan di atas Loyang. Beri jarak di ataranya karena kue akan sedikit mengembang. Diamkan selama 30 menit.
  4. Sementara itu panaskan oven dengan suhu 170 derajat Celcius. Panggang selama 10 menit. Keluarkan dari oven, balik kuenya. Panggang lagi selama 5 menit. Angkat dan dinginkan.

Hasil : 30 pcs (kalau aku gak jadi 30 pcs karena saat bikin kacang hijaunya 250 gram, trus sebagian dikasih gula, jadi deh bubur kacang hijau) tapi kalau adonan kulitnya bisa jadi 30 pcs tapi beratnya @15 gram.

 

Martabak Bolu

Waktu kapan (lupa hehe) pernah bikin martabak, dengan cetakan teflon sih tapinya dan hasilnya gak berbentuk martabak hehe

Sebenarnya dah lama lihat teman-teman pada berhasil bikin martabak bolu resepnya Rina, temanku di milis NCC  http://rinarinso.com/ tapi belum kesampaian beli cetakan martabaknya. Setelah cetakan martabaknya kebeli, masih dianggurin juga tuh hingga beberapa bulan (dasar pemalas.com ya hahaha)

Akhirnya kemarin eksekusi deh resep Martabak Bolu ini dan hasilnyaaaa…. seperti di gambar deh, langsung pasang di pp bb dan banyak yang minta resepnya, xixixi jadi kuposting di sini aja ya… rasanya enakkk walaupun masih lebih rasa “bolu”, makanya disebut martabak bolu 🙂

Martabak Bolu

 Bahan :

  • 250 gr terigu serbaguna (segitiga biru)
  • 50 gr gula pasir
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1/4 sdt garam
  • 300 cc susu cair
  • 3 butir telur
  • 30 gr gula
  • 1/2 sdt fermipan/ragi instan
  • 1/4 sdt baking powder
  • 50 gr mentega dicairkan

Taburan di atas :

  • butter
  • gula pasir
  • susu kental manis
  • keju parut
  • cokelat meises

Cara membuat :

  1. Campur jadi satu terigu, gula, baking powder, dan garam.
  2. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil di aduk dengan whisk.
  3. Setelah tercampur rata masukkan fermipan dan istirahatkan selama 30 menit.
  4. Di tempat lain kocok telur dan gula (kocok lepas aja pakai garpu) kemudian masukkan ke dalam adonan yg sudah di istirahatkan selama 30 menit.
  5. Terakhir masukkan mentega cair dan baking powder.
  6. Panaskan cetakan, ambil 1 sendok sayur cetakan, biarkan sampai adonan mengembang dan berlubang, taburi dengan gula kemudian tutup hingga matang.
  7. Angkat martabak dari cetakan dan beri olesan butter, kemudian beri susu kental manis dan keju atau meises atau topping sesuai selera sebagai taburan.

Note :

Gunakan api kecil dan tunggu kurang lebih 3 menit untuk ke batch berikut. Jadinya sekitar 9 buah martabak diameter 13 cm.

Poffertjes Lembut

Poffertjes Lembut, cemilan bulat yang konon asalnya dari negeri kincir angin ini yummy lho buat sarapan atau untuk teman minum teh di sore hari. Kalau ditambah rempah juga enak deh kayaknya. Di resep ini tidak pakai santan tapi kata papaku aslinya pakai santan, mana yang benar aku ga tahu deh hehe Oh iya aku ga pakein apa2 jadi polosan aja

Cetaknya pakai cetakan poffertjes lembut dari ISA yang 18 lubang, diameternya 4 cm alhasil poffertjesnya imut2, 1 resep jadinya kurang lebih 50 atau 60 pcs.

Poffertjes

Bahan:

  • 350 gr Terigu Cakra
  • 150 gr Tepung Maizena
  • 100 gr Gula pasir
  • 500 ml Susu hangat
  • 5 butir telur
  • 1 bks ragi instant(Fermipan/Haan/Mauripan) (11 gram)
  • 3 sendok makan Margarine di cairkan
  • 1/4 sdt vanili powder
  • 1/4 sdt garam

Directions:

1. Campur terigu, maizena, gula dan ragi instan, aduk rata

2. Campurkan telur dan sebagian susu aduk/mixer sampai rata dan

licin.

3. Tuangkan margarine cair, sambil terus di mixer, dan sisa susu.

4. Diamkan agar mengembang.

5. Cetak dengan Cetakan Poffertjes, (jangan di tutup) apa bila

bagian bawah/pinggir telah matang, baliklah dengan cara di

cungkil dan tarik menggunakan tusuk sate. Jika telah matang, akan

merupakan kue yang bulat.

8. Di makan dengan ditaburi tepung gula/gula bubuk dan kayu

manis bubuk.

SCC : Spreadable Cheedar Cheese

DCC : Dark Cooking Chocolate

Note:

1. Jika di isi dengan SCC/DCC, potong seukuran dadu 1/2X1/2 cm.

setelah adonan di tuang, cemplungkan SCC/DCC tenggelamkan

dalam adonan dengan menggunakan tusuk sate.

2. Loyang jangan terus2an di oles margarine, karena ntar jadinya

bopeng2. sekali aja ngolesnya waktu pertama kali akan makai.

setelah itu, loyang jangan di cuci, tapi cukup di lap bersih

dengan tissue untuk menghilangkan minyak2 yang nempel, dan

bungkus dengan plastik.

3. satu resep ini, bisa jadi 80 butir lebih, jadi, kalau

keluarga kecil, 1/2 resep dululah, kan bisa sepiring munjung.

Pia Renyah Isi Kumbu Kacang Hijau

Akhirnyaaaaa…. kesampaian juga bikin Pia Renyah, daku browsing-browsing dan terdamparlah di blognya Diah Didi www.diahdidi.com yang ternyata demen banget bikin pia. Hasilnya enak lho kulitnya, isiannya juga. Segera setelah matang itu isian kacang hijau, langsung saja ku gadoin xixixi secara daku doyan banget sama yang namanya kacang hijau, dibikin apapun pasti aku suka hehe

Sepertinya besok-besok daku bakalan bikin lagi deh, karena aku suka banget sama yang namanya Pia, mau Pia Renyah, Pia Basah, Pia Roti ataupun Chinese Pia 🙂

Ini yang isian coklat, bentuknya masih kurang bagus ya hehe

 

Pia Renyah Isi Kumbu Kacang Hijau (by Diah Didi)

Bahan Kulit 1

  • Tepung protein sedang 250 gram
  • Minyak goreng 125 ml
  • Air 75 ml
  • Gula halus 50 ml
  • Garam ½ sdt

Bahan Kulit 2

  • Tepung terigu protein sedang 100 gr
  • Minyak goreng 50 ml

Bahan dan cara membuat isi kumbu kacang hijau :

Bahan isi :

  • 250 gram kacang hijau kupas, direndam 1 jam
  • 200 gram gula pasir (atau sesuai selera, ini tidak terlalu manis)
  • 1/8 sdt garam
  • 50 ml santan dari ¼ butir kelapa, daun pandan 2 lembar
  • Cara Membuat :
  • Kukus kacang hijau 30 menit lalu haluskan. Tambahkan gula, garam dan santan dan daun pandan. Masak sambil diaduk hingga kering. Angkat dan dinginkan.

 

Cara Membuat :

Adonan 1 : campur semua bahan kulit 1 hingga rata, uleni hingga rata, sisihkan (adonan jadinya kalis dan lembab)

Adonan 2, campur semua bahan hingga rata, sisihkan (adonan jadinya agak mawur, tapi lembab juga)

Bagi adonan 1 dan 2 jadi 20 bagian

Pipihkan adonan 1, beri adonan 2 di atasnya, bentuk amplop, lalu gilas, bentuk amplop lagi dan gilas lagi, lakukan hingga 3 kali. Pipihkan adonan kulit pia, isi dengan bahan isi, lalu bentuk bulat pipih. Oleskan kuning telur, siap panggang.

Oven kurang lebih 30 menit di suhu 180 sampai matang, bolak-balik jika perlu. Simpan pia dalam toples ketika sudah dingin. Pia ini renyah dan kering, jadi lebih awet dari pia pathuk yg lembut kulitnya, tapi kulitnya mrupul dan beremah

 

Bila mau isiannya coklat :

Bahan Isi Coklat:

Aduk rata :

  • 100 gram tepung terigu, sangrai 5 menit, ditimbang 90 gram, dinginkan
  • 30 gram coklat bubuk
  • 25 gram susu bubuk
  • 1 sdm air es
  • 125 gram gula tepung
  • 50 gram margarin

Hasil adonan bahan isi coklat nantinya lembab dan basah

Wedang Jahe Secang

Bulan Februari ternyata masih hujan lho teman-teman, setidaknya hingga 2 hari lalu… Jumat siang mendadak ada yang pesan Klappertaart untuk Sabtu pagi, jadi deh sorenya belanja-belanji, punya waktu ngerjainnya malam jam 12-an, selesai2 jam 4 pagi, lumayan donk bisalah tidur 3 jam-an, ealahhh pas mau tidur hujan turun dengan lebatnya… Hasilnya, daku gak bisa tidur hikss (daku memang susah tidur kalau hujan besar dan lebat gitu, bukan karena takut banjir sih hehehe) jadi begadang deh, trus kepikiran buat bikin minuman ini buat dibawa acara bakar ikan acaranya GAP  jadi pagi lanjut lagi beli bahan-bahan di pasar Koja.

Kayu secang bisa didapat di pasar tradisional, bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan juga menjaga kesehatan tubuh.

Oh iya, kalau aku airnya dimasak dulu hingga hampir mendidih, kemudian masukkan semua bahan, setelah itu masak dengan api kecil, sambil diaduk-aduk. Setelah harum, keluarkan kayu secang, jahe dll, kemudian saring, lalu masak lagi hingga mendidih.

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

  • 1.500 ml air
  • 10 gram secang
  • 2 batang serai, ambil putihnya, bakar, memarkan
  • 2 cm kayumanis
  • 2 butir cengkeh
  • 2 butir kapulaga
  • 300 gram jahe, bakar, kupas, memarkan (aku pakai jahe merah)
  • 100 gram gula pasir
  • 150 gram susu kental manis

Cara membuat:

  1. Campur air, secang, serai, kayumanis, cengkeh, kapulaga, dan jahe. Masak sambil diaduk dengan api kecil hingga harum. Saring.
  2. Masak kembali. Tambahkan gula pasir. Aduk hingga larut.
  3. Sajikan wedang dengan susu kental manis.

Untuk 5 porsi

Macaroni Schotel

Resep ini originally posted by mbak Ine LKJ (entah di milis atau di blognya) dan sejak itu akhirnya banyak dipakai teman-teman di seantero milis masak-masak karena sudah terbukti rasanya yang yummy sangat 🙂

Bikin ini untuk ultahnya Callista ke-14 hari ini (Kalis Kukis diambil dari nama Callis) untuk dibagikan ke teman-teman sekelasnya di SMP Negeri 30, Jakarta Utara. Setiap ulang tahun ditawarkan untuk bawa kue untuk bagi2 ke teman-temannya tapi Callista selalu saja nolak, tahun ini tumben dia manut saja…

Kalau kata Callis sih dia gak ada bosannya dengan si Macaroni Schotel ini, tapi kalau kue-kue yang lainnya yang sering mamanya bikin seperti Klappertaart, Frozen Brownies, Brownies Kukus, Cheese Stick, Birthday Cakes, apalagi kue kering seperti Cheese Button, Kastengels, Chocolate Chips dan lain-lain bosan to the max xixixi

Oh iya, merebus macaroninya coba deh menggunakan panci ISA, dijamin gak lengket-lengket dan juga cepat xixi teteupppp promodotcom hehe

Untuk panci ISA, bisa baca di sini ya http://kaliskukis.com/panci-presto-isa-made-in-italy/

Macaroni Schotel :

Bumbu Tumis :

  • Bawang bombay 1 buah
  • Bawang putih 5 siung
  • Lada bubuk 1 sdt
  • Pala bubuk 1 sdt
  • Garam 1 sdt

Bahan :

  • Elbow macaroni 250 gram, rebus dengan 2 sdm minyak hingga 3/4 matang (antara 8-10 menit)
  • Smoked beef atau daging giling 250 gram
  • Sosis 3 buah, potong-potong
  • jamur kancing kalengan atau segar (optional), cincang (aku gak pake)
  • Keju cheddar, parut atau potong kotak-kotak 100 gram
  • Keju Quick Melt 100 gram (optional, ini kutambahkan supaya lebih maknyuss)
  • Susu cair (atau cooking cream) 350 ml
  • Telur 5 butir, kocok lepas

Saus Putih untuk topping (Beschamel) : Bila membuatnya dalam loyang, 1 resep ini cukup tapi bila untuk aluminium cup 7×7 cm harus 2 resep saus putih.

  • Margarin 1 sdm munjung
  • Tepung terigu 2 sdm
  • Susu cair  250 cc
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Keju parut untuk taburan 100 gram

Cara Membuat :

Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan sedikit margarin hingga harum, masukkan smoked beef, sosis, aduk rata, matikan api. Tambahkan macaroni, jamur, susu atau cooking cream, telur. Tambahkan lada bubuk, pala bubuk dan garam.

Topping :

  1. Cairkan margarin, masukkan terigu, aduk-aduk sampai rata, tuangkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak meringkil. Tambahkan garam dan merica bubuk.
  2. Siapkan loyang pyrex, olesi margarin, masukkan adonan ke pyrex, beri topping saus putih. Taburi keju parut.
  3. Panggang dengan api sedang selama 30 menit.

Untuk 2 loyang @18 cm

Wajik Ketan Praktis

Akhir-akhir ini kepengenannya bikin kue-kue tradisional terusss, ya sebetulnya aku memang pecinta kue basah. Dibanding cake-cake yang penuh cream dan fondant yang memang cantik-cantik sihhh tapi kalau dimakan kebanyakan lemak dan gula jadi lebih baik kue basah tohhh, dan juga menimbulkan cinta kuliner bangsa sendiri serta melestarikannya 🙂

Wajik ini dulu pernah bikin tapi ya jadinya masih seperti di atas, pengennya yang legittt seperti wajik Ny. Djoe (Nya Juh) di Jalan Sumatra, Pekalongan. Wajiknya Ny. Djoe mantappppp banget, baca deh postingannya Nonik di sini : https://groups.google.com/forum/#!topic/milis-jalansutra/sbKDmpD1fp4

Menurut Lia bikin santannya harus dibuat seperti berminyak gitu, jadi wajiknya memang berminyak mengkilat gitu…

Kalau ini sih edisi kangen wajik tapi gak mau repot xixi karena sekalian nge-test si panci ISA, beneran bisa dipakai untuk bikin wajik atau tidak. Eh ternyata bisa lho hehe Besok-besok deh coba bikin yang santannya berminyak bangettt

Wajik Ketan Praktis

Bahan :

  • 500 gram ketan
  • 150 gram gula merah
  • 100 gram gula pasir
  • 1/s sdt garam
  • 500 cc santan kental dari 1 buah kelapa

Cara membuat:

Ketan direndam selama 2 jam. Santan dimasak dengan gula merah dan gula pasir, kemudian saring. semua bahan dicampur dan dimasak dengan api kecil. dimasak full press selama 10 menit.

 

 

 

Siomay Ayam

Pengennya sih siomay ayam ala Chinese yang ada campuran udangnya namun berhubung udang mahal, jadilah somay ayam eh tapi dicampur daging denk, ternyata malah daging lebih mahal yak hikss Edisi hujan, banjir jadi maunya yang praktis, ayam dan daging giling yang dah jadi di supermarket… welehhh hahaha

Awalnya pengen dibentuk pakai cetakan talam yang bulat-bulat itu tapi ternyata gak ada ya sudah pakai yang ada aja, yaitu cetakan kue sakura yang berbentuk bintang.

1 resep ini hanya jadi 12 buah siomay bintang dengan berat @40 gram

Oh iya, saosnya juga hanya saos sambal dicampur sedikit air + gula, karena somay ala Chinese memang gak pake saos kacang, lagipula karena HNP jadi daku gak boleh makan kacang-kacangan lagi hikss

SOMAY AYAM

Bahan :

  • Ayam giling  150 gram
  • Daging giling 100 gram
  • Telur 2 buah (ukuran kecil)
  • Bawang putih, haluskan, 2 siuang
  • Lada halus 1/2 sdt
  • Garam 1/2 sdt
  • Gula pasir 1 sdt
  • Minyak wijen 1 sdm
  • Saos tiram 1 sdm
  • Tepung tapioka 100 gram (sepertinya masih agak keras, mungkin besok2 dikurangi)

Cara membuat :

– Campur semua bahan, masukkan tepung tapioka paling akhir

– Bentuk dalam cetakan bintang

– Kukus selama 25 menit

 

 

Roti Keju Topping Almond

Hujan-hujan n banjir-banjir gini di rumah aja gak ke mana-mana, jadi kepengen bikin roti, kebetulan dah lama gak bikin. Mualezzz karena gak ada mixernya hikss tapi karena setiap ke Titan selalu saja tergoda melihat si komachi dan akhirnya beli, stock, jadi ya sudah kebetulan ada 500 gram, eksekusi dehh dan uleni manual, (sepertinya masih kurang lama nguleninnya xixi)… kebetulan juga ada stock almond, jadi dimanfaatkan deh, mayan buat sarapan besok pagi.

Resepnya diambil dari majalah Bakery Februari 2012. (tapi fillingnya aja sih)

Roti Keju topping Almond

Bahan :

  • Tepung protein tinggi 500 gram (aku pakai komachi)
  • Garam 7 gram
  • Ragi instan 5 gram (separuh sachet 11 gram)
  • Gula pasir 100 gram
  • Susu bubuk 25 gram
  • Fresh milk 25 ml (aku skip karena memakai tepung komachi )
  • Telur 50 gram (kubulatkan jadi 1 butir)
  • Air 200 ml
  • Butter 50 gram
  • Keju cheddar parut 50 gram

Bahan Filling Sweet Cheese:

  • 50 gram susu bubuk
  • 100 gram keju cheddar, parut
  • 100 gram butter
  • 50 gram gula pasir
  • 50 gram tepung disangrai lebih dulu

Semua bahan diaduk menjadi satu menggunakan pisau pastry.

Cara Membuat:

1. Aduk semua bahan kecuali butter dan garam hingga 3/4 kalis.

2. Masukkan garam dan terakhir masukkan butter dan keju, aduk kembali hingga kalis.

3. Istirahatkan adonan selama 20 menit.

4. Buat adonan bulat dan istirahatkan lagi selama 15 menit.

5. Isi dengan filling dan istirahatkan untuk pengembangan selama 90 menit. Aku bulatkan dan timbang @40 gram supaya jadinya banyak hehe hasil jadi 24 pcs. Kalau biasanya @60 gram, hasil jadi 15 pcs.

6. 20 menit sebelum dipanggang, oleskan kuning telur + sedikit minyak. Beri topping almond yang sudah dipanggang.

7. Bakar adonan dalam suhu 180 derajat Celcius selama 13 menit.

Kue Pisang Nagasari

Dari kemarin “ngidam” pengen makan Kue Pisang Nagasari ini, gegara tetanggaku yang biasa bikin dan jualin dah lama gak bikin2, padahal udah ku request, “kalau bikin nagasari mau ya beli (gak minta lho xixi)”. So, daripada ngeces mulu, kemarin beli deh bahan-bahannya. Sayangnya kelupaan daun pisangnya, mau pakai plastik kok perasaan kurang sreg ya hehe

Jadi tadi pagi setelah “inspeksi banjir”, iyaa… tadi itu hujannya bener-bener derassss dan banjir deh di mana-mana. Kalau menonton tivi, banjir di Kampung Pulo, Kelapa Gading, Mangga Dua, dll. Plus banjir bandang di Manado, lengkap deh. Bersyukur om dan tante2ku di Manado sana pada baik-baik saja 🙂

Eh iya lupa xixi jadi tadi pagi setelah banjirnya agak surut, ke pasar deh beli daun pisang juga belanja2 buat masak.

Resepnya, kucoba dari bukunya Nyonya Liem “Kue Basah Pilihan”, hasilnya uenakkk, tepung berasnya berasa banget, sayang aku pakainya tepung beras yang sudah jadi, kalau pakai tepung beras yang ngegiling sendiri, plus santan dari kelapa wihhh tambah oke lho rasanya…

Oh iya selama ini sih kalau bikin dari resep jadul Femina, enak jugaaa… resepnya mirip-mirip sih cuma beda di komposisi tepungnya aja.

Kue Pisang Nagasari

Bahan I :

  • 200 gram tepung beras kualitas baik
  • 400 ml santan sedang
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 175 gram gula pasir (menurutku manisnya pas)
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan

 

Bahan II (campur menjadi satu)

  • 100 gram tepung tapioka kualitas baik (aku pakai tepung sagu “Alini”, karena masih ada stok si Alini, sayang aja kalau tidak dipakai)
  • 400 ml santan kental (aku pakai 1 bungkus santan instan @200 ml untuk semua santan, jadi dibagi 2)

Bahan III :

  • pisang tanduk yang tua, potong-potong (aku pakai pisang uli)
  • daun pisang secukupnya, untuk membungkus (aku beli Rp 2.000 cukup banget dan hasil jadi 20 pcs)

Cara Membuat :

1. Bahan I : campur tepung beras, santan, garam, vanili, gula pasir dan daun pandan menjadi satu, aduk rata. Jerangkan di atas api sedang sambil terus diaduk hingga kental.

2. Masukkan bahan II sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang licin dan tidak berbutir. Angkat.

3. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm adonan lalu beri bagian tengahnya dengan pisang. Bungkus hingga berbentuk persegi.

4. Kukus ke dalam panci pengukus selama 20 menit hingga matang. Angkat, perbaiki bentuknya lalu biarkan dingin.

5. Sajikan.