Ontbijtkoek Kenari

Ini salah satu kue kegemaranku jadi setiap ada resep baru Ontbijtkoek, bisa dipastikan aku akan mencobanya, tapi pas ada waktu tentunya. Karena apa? karena wangi si Ontbijtkoek ini hmm… wangi rempah-rempah, yup, karena bumbu rempah seperti kayumanis, pala, cengkeh atau bumbu spekkoek / bumbu lapis legit yang dicampurkan ke dalam Ontbijtkoek membuatnya wangi 🙂 Apalagi bila bumbu lapis legitnya buatan sendiri alias menggiling sendiri, asli, wangi benerrr…

Resep ini kudapat dari Cooking Class yang diadakan oleh Palmboom, margarin yang diproduksi oleh Sinarmas (Smart Tbk.) Dengan Senior Technical Baker : Chef Koko Hidayat dan Ibu Lenny, menantu alm. Nyonya Liem dari Bandung, bisa donk ditebak kira-kira seperti apa kue-kue yang didemokan. Iya enakkk booo hehe

Ontbijtkoek Kenari

Bahan A :

  • 10 butir kuning telur —
  • 3 butir putih telur — campur telur dan timbang sebesar 300 gram
  • 12 gram cake emulsifier
  • 375 gram gula palem
  • 90 cc air

Bahan B :

  • 20 gram susu bubuk full cream
  • 10 gram maizena
  • 225 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/4 sdt cengkeh bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1/2 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdm bumbu spekkoek / bumbu lapis legit

aku double ukuran si rempah-rempah karena kayaknya kurang berasa hahaha

Bahan C :

  • 175 gram palmboom cake margarine, cairkan (bisa ganti yang lain)

Bahan D :

  • 75 gram kenari (aku gak pake, kelupaan hahaha)

Cara Membuat :

  1. Kocok bahan A sampai mengembang dan kental, lalu masukkan bahan B sambil dikocok rata.
  2. Lalu tambahkan bahan C, aduk rata. Tuang adonan pada loyang tulban diameter 24 cm dan atasnya diberi kenari.
  3. Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat Celcius, selama lebih kurang 45 menit. (aku pakai cup momma? jadi kurang lebih 25 buah)

Oh iya kalau menggunakan cup, tuang hingga 1/2 cup saja karena adonan akan mengembang. Kemarin aku tuang 3/4 cup jadinya luber hikss yup adonan benar-benar mengembang cantik karena aku menggunakan mixer Bosch cukup mix selama kurang lebih 5 menit menggunakan speed 4, dan untuk mencampur tepung dan margarin, masukkan selang-seling / bergantian, lalu tekan tombol M, cetek cetek gitu (tekan lalu kembali ke posisi semula, tekan lalu kembali ke posisi semula) sebanyak 10-15 kali, tekannya sebentar saja ya, gak ada 1-2 detik gitu, niscaya adonan akan tercampur rata seperti kita mengaduk balik adonan dengan spatula.

WIRATECH, Produsen Plastik Pouch, Plastik Zipper untuk Makanan Kering / Snack

Dari acara Penyuluhan Keamanan Pangan di Binus, ketemu dengan pelaku UKM lainnya, bisa sharing-sharing mulai soal produk, kemasan, pemasaran hingga bazaar, dll, aku dapat informasi soal plastik pouch, plastik standing pouch, plastik zipper, dll yang biasanya digunakan untuk mengemas snack kering ataupun makanan kering seperti kerupuk, keripik, abon, dll. Dalam hal ini karena aku memproduksi abon ikan, jadi info tersebut benar-benar berguna buatku.

Beberapa minggu setelahnya, daku pun berkesempatan visit langsung ke Wiratech yang terletak di Gunung Sahari XI No. 76A, yang kebetulan gak begitu jauh dari wilayahku, ya masih termasuk daerah jajahan sih hahaha Jadi tahu deh seperti apa sih plastik pouch, plastik standing pouch, atau plastik zipper itu…

Untuk lengkapnya bisa visit webnya : http://www.wiratech.net/

Untuk informasi aja, harga standing pouch ukuran 100 gram seperti kemasan abon roaku, harga per satuannya adalah Rp 490,- Minimal order 100 pcs. Termasuk murah khan?

Saat datang lupa foto, pas pulang baru inget dan udah mau tutup hehe
ini koleksi plastik yang dijual Wiratech, paling bawah adalah plastik nylon untuk mengemas bahan cair seperti minyak, air, dll yang cair2

 

Ternyata Wiratech juga menjual mesin-mesin seperti mixer untuk membuat cake, roti, dan kue kering merk Fomac buatan Taiwan. Iseng kutanya berapa harganya, ternyata gak mahal juga lho, masih kurang dari 10juta untuk ukuran seperti di gambar. Tapi aku gak tahu ya testimonynya karena jarang ketemu usernya sih hehe

Wiratech juga menjual oven gas (gambar atas), itu oven gas tapi bisa dioperasikan otomatis dengan listrik, katanya sih wattnya gak gede… vacuum cleaner untuk memvakum makanan seperti bandeng presto, frozen food, dll. Juga ada spinner (alat untuk mengeringkan snack gorengan seperti bawang goreng sehingga kandungan minyaknya keluar dan produk kering sempurna sehingga memperpanjang masa simpan – gambar bawah), ukurannya ada beberapa, 1 kg, 5 kg dan 10 kg. Yang di gambar ukuran 1 kg, harga 2,6jt. Hmm… mahal atau murah ya? Well, buatku yang baru saja nyemplung ke dunia UKM, informasi ini sangat-sangat bermanfaat, dan semoga saja bermanfaat juga buat teman-teman ya 🙂

 

 

Penyuluhan Keamanan Pangan, Salah Satu Syarat mendapatkan PIRT

Saudara-saudara, good news nie, buatku sih hehe Setelah sekian lama bergalau-ria, akhirnya daku memutuskan untuk fokus di sambal roa dan abon roa. Sebetulnya si sambal roa sudah mulai sejak tahun lalu tapi on off gitu mengikuti moodku yang on off. Tapi kali ini rasanya gak boleh mood-moodan lagi, kalau tetap mood-moodan, si income juga bakalan mood-moodan hahaha

Setelah memproklamirkan diri untuk fokus, tawaran untuk mengikuti pelatihan dari teman-teman pun berdatangan. Salah satunya dari seorang teman yang berdomisili di Tg. Priok, yang awalnya menjadi contactku di bb, lanjut ketemuan cooking class, sampai akhirnya dia join TDA Jakut, seterusnya justru dia yang lebih fokus dalam usaha membesarkan bisnis frozen Risoles Montogg-nya. Ya, dia adalah Ais Masita sesama Free Yorkers hehe thanks banyak ya Ais, sukses selalu untukmu 🙂

Ais yang mengajak untuk ikutan Penyuluhan Kesehatan untuk mendapatkan Sertifikat Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Binus University selama 2 hari di bulan Maret lalu. Sebetulnya aku udah pernah ikut acara serupa dan juga mendapat sertifikat atas nama Kalis Kukis. Penyuluhan diselenggarakan oleh Unilever dan langsung diberikan sertifikatnya, waktu itu sih seharian full kalau tidak salah. Sertifikat Keamanan Pangan adalah salah satu syarat untuk mendapatkan PIRT (Ijin Produksi Produk Olahan Rumah Tangga).

Oh iya, kami ikut Penyuluhan Keamanan Pangan ini di bawah bendera IWI (Ikatan Wirausaha Indonesia), salah satu komunitas UKM yang baru saja terbentuk legalitasnya tapi sudah banyak aktivitasnya yang terbukti sangat-sangat bermanfaat buat UKM pemula seperti saya.

Dalam Penyuluhan selama 2 hari tersebut, para Dosen Binus memberikan penjelasan mengenai banyak hal seputar Kemanan Pangan Produk, mulai dari kemasannya, proses produksi hingga strategi marketing untuk memasarkan produk.

Kenapa Binus sangat concern dalam memberikan edukasi sejenis kepada masyarakat? Rupanya dalam 2 tahun terakhir Binus baru saja membuka fakultas Teknologi Pangan dan merasa perlu untuk membuka diri pada masyarakat khususnya dunia usaha yang ingin menggali ilmu ataupun bersinergi dengan Binus.

Sayangnya kebanyakan dosen yang memberikan sharing hanya berdasarkan teori saja, karena mostly mereka belajar by the book, sementara untuk penerapan atau aplikasi atau prakteknya sangat-sangat kurang. Sementara kebanyakan pesertanya adalah praktisi yang benar-benar terjun langsung untuk membuat produk dan kemudian memasarkannya.

Anyway, senang banget sih bisa ikutan belajar di Binus, kampusnya kerennnn jadi berasa mahasiswa deh kita hahaha

 

Rolade Ayam Keju | Frozen

Lagi pengen bikin frozen food buat Callista, jadi bebikinan terus masuk freezer, anytime Callis mau makan tinggal ambil dari freezer trus dithawing, bisa digoreng atau panasin aja. Rolade yang ini menggunakan dua macam keju. Yang diparut dan yang dipotong. Potongan keju di rolade yang kubuat enggak terlalu kelihatan karena potongannya kecil-kecil. Bila mau lebih terasa, potongan bisa dibuat besar-besar dan banyak.

Rolade Ayam Keju

Bahan :

  • 4 buah sosis ayam, potong 4 bagian memanjang
  • 150 gram keju cheddar, potong kotak 1×1 cm
  • 300 gram ayam giling
  • 50 gram daging giling
  • 4 butir telur, kocok lepas
  • 1 buah bawang bombay, cincang halus
  • 2 sendok makan susu bubuk
  • 1 sendok makan tepung roti
  • 1 sendok makan bawang goreng (aku gak pake karena anakku gak suka)
  • 50 gram keju parut
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh pala bubuk
  • 1 sendok makan kecap inggris
  • minyak untuk menggoreng

Bahan Saus :

  • 1/2 buah bawang bombay, iris panjang
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 8 sendok makan saus tomat (pas lagi bikin sendiri, resepnya ada di sini)
  • 2 sendok teh kecap inggris
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 50 gram kacang polong (aku gak pake)
  • 500 ml air (aku cuma pakai 50 ml air, salah baca resep hahaha pantesan kok sausnya kental bingitss)
  • 1 sendok teh sagu dilarutkan di dalam 3 sendok teh air, untuk pengental
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat :

  1. Campur ayam dan daging giling sampai rata. Tambahkan telur, bawang bombay, susu bubuk, tepung roti, bawang goreng, keju parut, keju potongan, garam, merica bubuk, pala bubuk, kecap inggris, dan sosis. Aduk rata.
  2. Letakkan adonan di atas plastik (saya pakai aluminium foil). Gulung diameter 4 cm, ikat atau lilit ujungnya (kalau alu).
  3. Letakkan gulungan di dalam pinggang. Kukus di dalam kukusan yang telah dipanaskan selama 45 menit sampai matang. Angkat Dinginkan. Tampung air yang diperoleh di dalam pinggan.
  4. Goreng rolade setelah dingin dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai berwarna kecoklatan. (saya gak goreng lagi)
  5. Saus : tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum. Tambahkan saus tomat, kecap inggris, garam, dan gula. Aduk rata. Tambahkan air dan kuah yang didapat waktu mengukus. Masak sampai mendidih. Kentalkan dengan larutan maizena. Aduk sampai meletup-letup. Sajikan rolade bersama sausnya. Tambahkan sayuran rebus dan kentang goreng.

 

Suka Berenang tapi Takut Kulit Hitam? Ke Kolam Renang Tirta Kirana di Kelapa Gading Aja…

Sebagai HNP-ers, berenang adalah olahraga yang seharusnya sering2 saya lakonin, selain yoga, tapi berhubung kesibukan sebagai tukang panci, tukang mixer, tukang sambal dan juga tukang kue (lengkap deh ya wkwkwk) membuatku tidak bisa sering-sering melakukannya. Padahal mah aku suka banget dengan olahraga satu ini. Padahal juga Kolam Renang Tirta Kirana Al Azhar di Kelapa Gading ini lokasinya  gak begitu jauh dari rumahku, hanya 15 menitan by motor. Dulu malah kepengen bisa diving dan dibelain malam-malam latihan renang di Kolam Renang Senayan yang dalamnya sampai 5 meteran, sayang seribu sayang gak kesampean, karena syarat untuk mendapat sertifikat diving, harus bisa berenang gaya bebas bolak-balik, entah berapa ratus meter. Gaya bebas aku nyerahhhh hiksss paling bisa hanya beberapa puluh meter saja… kalau gaya dada, jangan tanya deh…

Tapi sih penasaran juga, apa iya untuk mendapatkan sertifikat diving itu harus bisa berenang gaya bebas? Dulu itu belajar divingnya murah banget lho, hanya 50rb per bulan kalau tidak salah. Minggu ini teori di kelas, minggu berikutnya praktek renang/diving di Senayan. Tiga bulan sekali trip ke pulau. Cuma ya itu aku mentok di persyaratan harus bisa gaya bebas. Sekarang kalau lihat yang diving cuma bisa ngeces doank hikss apalagi bertambah satu lagi embel2ku, hnp-er 🙂 Sekarang harus cukup puas dengan bisa berenang contohnya di Kolam Renang Tirta Kirana di Kelapa Gading ini.

Okelah lanjut lagi yak… Salah satu kolam renang yang menurutku bagus dan cocok buat hnp-ers adalah Kolam Renang Tirta Kirana Al-Azhar di Kelapa Gading. Seperti bisa dilihat, kolam renangnya ada atapnya jadi buat yang takut hitam (seperti saya hahaha) jangan kuatir, dijamin gak terkena sinar matahari. Tapi jangan sore banget ya, dingin soalnya hehe

Terakhir berenang di Tirta Kirana beberapa minggu lalu, HTM Rp 35.000 (udah naik, soalnya tahun lalu masih Rp 25.000). Buatku sebenarnya cukup mahal juga sih ya, coba kalau bisa jadi member per tahun gitu, jatuhnya lebih murah, tapi mesti benar-benar sering2 berenang, kalau tidak, sayang donk ya udah bayar mahal-mahal hehe

Oh iya, di sini gak boleh pakai baju renang yang sexy seperti bikini gitu ya… tahu donk namanya juga Al-Azhar 🙂

 

 

 

 

 

Saos Tomat Homemade

Seharusnya bikin saos tomat homemade ini saat tomat murah beberapa bulan lalu, tapi lupa mulu hehe Saat harga tomat melambung ke Rp 25.000 per kg, baru deh keingetan mau coba bikin saos tomat homemade. Membuat Saos Tomat itu mudah lho ternyata, dan cepat pula. Tidak seperti membuat selai nanas buat nastar, yang lama bangettt… Ya iyalah lama yak soalnya aku kalau bikin selai nanas gak mau kalau sedikit, capeknya sama soalnya jadi sekalian banyak hahaha

Beruntung saat beli ke pasar, harga tomat udah mulai turun ke Rp 16.000 per kg, jadi langsung beli deh, untuk segera eksekusii Saos Tomat Homemade, tapi sayangnya tomatnya masih hijau-hijau, belum matang benar sudah dipetik. Entah kenapa…

Anyway, untuk resep si Saos Tomat Homemade ini aku browsing-browsing aja, dan taraa jadi deh… Soal rasa, mungkin karena lidah kita sudah terbiasa dengan saos tomat yang botolan, jadi berasa lain, gak enak, asem, dll. Tapi kalau sudah dicampurkan ke masakan tetap enak kok, dannnn sehat pastinya…

Saos Tomat Homemade ala Femmy 🙂

Saos Tomat Homemade

Bahan :

  • 1 kg tomat segar
  • Merica bubuk
  • Garam

Sebetulnya boleh ditambahkan bahan lain seperti bawang bombay, bawang putih, daun basil, dll tapi karena Callista gak doyan bawang bombay, dll jadi aku cuma kasih merica bubuk dan garam saja.

Cara Membuat :

  • Rebus air hingga mendidih. Masukkan tomat hingga kulitnya pecah2, angkat tomat dari panci.
  • Buang kulit tomat (karena kabarnya kulit tomat gak bagus buat kesehatan)
  • Haluskan tomat (aku menggunakan Sico Chopper), beserta bijinya boleh, tanpa biji juga boleh
  • Masak tomat yang telah dihaluskan hingga menjadi saos
adonan saos sudah mulai mengental

Ayam Saus Mentega Keju

Ceritanya Callista sedang gemar ke dapur. Callis suka browsing-browsing resep sendiri, lalu tiba-tiba, “mah, ada keju quick melt gak?”, atau “mah, ada smoked beef gak?” lalu dia masak sendiri di dapur. Kalau udah gitu, mamanya yang enak, tinggal nunggu matangnya saja… hahaha dasar mama pemalassss…

Semogaaaa saja kesukaan Callis ke dapur akan terus berkepanjangan, kayaknya bakul kue manapun akan senang banget ya bila anaknya mewarisi kegemaran emak2nya berlama-lama di dapur. Tak terkecuali daku. Jadi sekarang kalau Callista meminta bahan-bahan masakan, langsung saja kusediakan. Pernah sekali waktu belanja di Farmer’s dan Callis langsung ngambil keju mozarella, cream cheese dan lain-lain yang harganya maharani2, glekkk mate deh emaknya hahaha tapi untunglah sekali-sekali aja sih belinya, kalau tidak, bisa bangkrut deh emaknya wkwkwkwk

Kali ini emaknya Callis yang pengen bikin masakan kekinian, yang ternyata gak susah boo.. xixixi namanya Ayam Saus Mentega Keju. Oh iya, pas digoreng agak pecah karena aku yang iris si fillet dan ketipisan, dan yang goreng Callis, tapi itu udah ok bangetlah buatku, pecah dikit ini hehehe

Berikut resepnya :

Ayam Saus Mentega Keju

Bahan :

  • 2 buah dada ayam fillet, dipotong 2 bagian, belah bagian atas membentuk kantung
  • 1/2 sendok teh air jeruk lemon
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • minyak untuk menggoreng

 

Bahan Isi (aduk rata) :

  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sendok makan peterseli, cincang halus (aku skip karena gak ada)
  • 100 gram mentega tawar (aku pakai blueband, jadinya keasinan karena kejunya dah asin, karena gak punya mentega tawar juga hehe)
  • 100 gram keju quickmelt, parut

Bahan Pelapis :

  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 25 gram tepung terigu
  • 75 gram tepung panir

Cara Membuat :

  1. Lumuri ayam dengan air jeruk lemon, garam, dan merica bubuk. Diamkan 20 menit dalam lemari es.
  2. Isi : campur bawang putih, peterseli, mentega dan keju.
  3. Letakkan di atas plastik, tebal 1/2 cm. Tutup plastik, simpan di freezer 30 menit sampai beku.
  4. Potong butter keju lebih pendek dari ayam.
  5. Masukkan ke dalam ayam. Masukkan ke freezer 15 menit.
  6. Celup ayam ke dalam telur. Gulingkan di tepung terigu. Celup ke dalam telur. Gulingkan di atas panir.
  7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api kecil sampai matang. Sajikan panas hingga mentega dan keju bisa meleleh.

Food Processor Signora | Femmy 0878-8106-0909 (WA) / 0813-8071-2348 (call)

Food Processor termasuk salah satu peralatan dapur penting yang banyak membantu dalam proses memasak. Fungsinya untuk memproses atau mengolah bahan makanan menjadi lebih halus lagi, mirip dengan blender tapi Food Processor lebih advance dalam hal daya motor yang dipakai, mata pisau yang lebih dari 1, kapasitas mangkuk yang lebih besar serta hal lainnya. Di pasaran bisa ditemukan dalam berbagai merk dengan harga yang bervariasi pula. Sementara Food Processor yang ditawarkan Kalis Kukis adalah Food Processor Signora. Mungkin teman-teman sudah mengenal merk Signora sebagai penyedia peralatan dapur terpercaya.

 

 

Apa sih keunggulan Food Processor Signora ini? Dilihat dari featurenya, Food Processor Signora ini sangat efisien untuk mengolah bahan makanan dengan 6 macam pisau accessories untuk bentuk dan potongan yang berbeda. Mengolah bahan makanan dengan cepat, misalnya saja membuat bumbu halus cabe, membuat juice buah, membuat daging halus untuk bakso, dll. Dilengkapi dengan laci sehingga mata pisau dan accessories lainnya tidak tercecer di mana-mana. Sering khan tuh kita lupa menyimpan mata pisau si Food Processor. Slicer atau pemotong dalam Food Processor bisa diatur ketebalan pisaunya, mulai dari 1 mm s.d. 9 mm. Cocok sekali untuk mengiris bawang merah, bawang putih, ketimun, wortel, keripik, kentang, dll dalam hitungan detik.

Dengan banyak keunggulannya, Food Processor Signora ini sungguh membantu kerja teman-teman di dapur. Bisa diandalkan untuk membuat beraneka macam makanan, mulai dari bakso, somay, empek-empek, otak-otak, aneka bumbu halus, cabe halus, bawang putih halus, hingga membuat mayones, mengiris salad, kentang, dll. Asyikk khan?

Berikut ini feature si Food Processor Signora :

  • Pisau Besar : sangat cocok untuk mengolah bahan makanan dan bumbu dapur, bakso daging, sambal balado, cabe merah dan kacang tanah.
  • Pisau Kecil dan Mangkok : untuk mengolah bahan makanan dengan kapasitas kecil sehingga mudah dibersihkan. Dilengkapi dengan tutup untuk memudahkan penyimpanan.
  • Whip disc : untuk membuat whipping kue taart.

 

Spesifikasi :

Harga Rp 4.980.000

Power : 500 – 900 watt

Kapasitas : 1.500 ml

Pisau : slicer disc |parutan besar | parutan kecil | pisau | whip disk

2 Tombol : on/off & pulse

Kinerja si Food Processor Signora bisa dilihat di sini https://www.youtube.com/watch?v=B2rVlhLCvaE

Pasar Tradisional 24 Jam di Jakarta Pusat : Pasar Senen

Proyek Senen adalah salah satu pasar tradisional yang cukup terkenal, cukup besar yang melayani pembelian partai besar di Jakarta. Banyak penjual sayur mayur di pasar-pasar kecil di Jakarta yang mengambil dari pasar Senen.

Sewaktu pulang dari Semarang, sengaja saya memilih perjalanan kereta malam yang tiba subuh harinya di Pasar Senen, salah satu alasannya karena ingin mengunjungi dan ujung-ujungnya sih belanja khan saya tukang sambal sekarang hehe kalau sehari-hari saya malah jarang ke sana karena cukup jauh juga dari Koja.

Yukkk kita intip seperti apa isi Pasar Senen yang tersohor itu 🙂 Oh iya, pasar ini beroperasi 24 jam alias tidak pernah tutup jadi kalau ada perlu sayur-mayur mendadak langsung saja merapat ke Pasar Senen ya… harga di sini pastinya lebih murah dari pasar dekat rumah 🙂

serai, daun salam, daun jeruk banyak banget yaaa berkarung-karung euy… buat yang usaha minuman segar tradisional atau jamu-jamuan pasti suka nie…
si engkol buat campuran asinan atau bakwan, masih mulus-mulus dan sedang dibersihkan
ini tempatku beli cabe, cabe merahnya cakepan dan harga lebih murah dikit dari tempat lain…
yang butuh kentang banyak silakan merapat ke sini

 

Setelah puas melihat-lihat dan belanja cabe dan bawang untuk keperluan membuat Sambal dan Abon Roa, daku pun pulang, eh tapi tidak langsung pulang karena ngeriii berkendara di subuh-subuh, saat itu masih jam 5 pagi, jadi aku mampir dulu ke tempat penitipan motor (dekat kolam renang). Penjaga parkirannya baik hati… sempat kepikiran, bagaimana kalau motorku hilang yak secara dititipkan tidak pakai tiket atau bukti apapun. Ternyata aman-aman saja lho setelah ditinggalkan selama beberapa hari, makasih banyak ya pak kumis 🙂

 

 

Oven Listrik Luxia dari Signora, one of three | Contact Femmy 087881060909 (WA) pin bb 2247E670

Bila teman mencari oven listrik yang bagus, awet dan apinya rata, bisa pertimbangkan one of these three otrik 🙂 Sesuaikan dengan kebutuhan (besar, sedang atau kecil), bila nantinya mau jualan pastinya butuh yang bisa masuk loyang besar, seperti ini… bila mau yang sedang saja, maka  Oven Listrik Luxia dari Signora ini cocok lho, modelnya eksklusif dengan body yang kokoh terbuat dari frame stainless steel. Yang paling kecil adalah oven dari Sico ini

Oven Listrik Luxia dari Signora ini cocok untuk para pakar kue, eh sebenarnya gak harus pakar kok, buat yang merasa pemula pun bisa menggunakannya, asalkan nyaman aja di kantong hehe biasanya khan pemula mencari yang lebih kecil dan ramah di kantong. Tetapi ada juga baru-baru mulai hobby baking atau baru-baru mau coba berjualan kue yang sudah punya visi ke depan, kalau dia mau cobain oven listrik yang bagus dan dengan harga oven listrik yang tinggi, boleh-boleh saja kok, gak ada yang larang lho hehe

Dengan feature kipas fan yang besar dan pengaturan suhu / temperatur terpisah untuk api atas dan api bawah, membuat Oven Listrik Luxia pilihan tepat para penyuka baking.

oven luxia signora
Oven LUXIA dengan blower besar
oven signora
Oven Luxia masuk loyang 40 x 30 cm bisa masuk 4 loyang kue kering

Berikut ini feature yang ada di Luxia :

2 Tombol Suhu : suhu dapat diatur secara terpisah, suhu api atas dan suhu api bawah dapat diset berbeda, memiliki body frame stainless steel.

Kipas Fan : kipas fan yang besar sehingga memanggang jauh lebih rata

Pintu Sealed : pintu yang berody kokoh dan dikelilingi oleh karet silicon sehingga lebih vacuum

Tombol : OFF – PULSE – STRONG – MEDIUM | tombol putar rotisserie dan tombol kipas fan

Fungsi : BAKE – BROIL – ROAST – ROTISERIE – CONVECTION

Aksesoris : 1 pc rak jari-jari | 1 pc rak minyak | 1 pc rotisserie + pengangkat

oven luxia blower besar
blower besar pada oven Luxia, berfungsi untuk meratakan pemanggangan kue, cocok banget untuk memanggang kue kering
oven luxia signora
dengan hanya 3 tombol pengaturan
oven signora luxia
Accesories yang didapat : rak jari, loyang minyak, tongkat rotisserie, pengangkat loyang

Spesifikasi :

  • Kapasitas : 43 liter
  • Timer : 120 menit
  • Power : 1000 watt (api atas) 800 watt (api bawah)
  • Ukuran Loyang : 40 x 30 cm
  • Dimensi Oven : 60 x 38 x 34 cm
  • Pengatur suhu s.d. 250 derajat Celcius

For more info, WA saja ya (kenapa WA? karena WA gratis hehe dibanding SMS) ke nomor 0878 8106 0909 atau add pin bb 2247E670 (Femmy)