Category Archives: Snacks

Asinan Sayur

Asinan Sayur ini sudah lama banget pengen bikin tapi gak sempat-sempat hikss secara daku suka banget asinan. Bumbu kacang yang aku buat sengaja gak pakai blender atau food processor gilingnya, daku lebih suka yang kasar gitu…

Btw gimana ya cara buat bumbunya itu yang seperti Asinan Kamboja? Ada yang tahukah? Bumbu yang ini jauhhh dari Asinan Kamboja, tapi lumayan mengobati kangen Asinan Kamboja hehehe

Asinan Sayur

Bahan :

  • 2 buah ketimun, iris tipis bulat
  • 100 gram tauge, siangi
  • 100 gram kol tanpa tulang, iris tipis
  • 2 buah tahu, kukus, potong kotak
  • 8 lembar daun selada, potong kasar
  • 3 buah kerupuk kuning, goreng (saya pakai yang kecil-kecil, yang besar gak ketemu di pasar soalnya)
  • 50 gram kacang tanah, goreng untuk taburan (saya lupa pakai pas difoto hehe)
  • 750 ml air
  • 1/2 sdm cuka
  • 1 sdt garam
  • 75 gram gula merah, disisir
  • 25 gram gula pasir

 

Bumbu halus :

  • 50 gram kacang mede, cincang kasar, oven/sangrai
  • 75 gram kacang tanah goreng/sangrai
  • 4 buah cabe merah
  • 4 buah cabe rawit
  • 25 gram ebi, seduh sangrai

Cara membuat :

  1. Rebus air bersama bumbu halus, garam, gula merah, gula pasir hingga mendidih dan kental.
  2. Tambahkan cuka. Aduk rata. Dinginkan.
  3. Tata sayuran, tahu, dan kacang tanah goreng di dalam piring.
  4. Siramkan kuah. Beri kerupuk.

Combro Singkong

Lagi pengen bikin combro sendiri, kebetulan beli singkong di pasar… biasanya sih di pasar ada yang jual tapi selalu kalau sudah dingin si combro pasti keras. Kenapa ya?

Yang kubuat ini juga keras, moga2 besok2 kalau bikin lagi ga keras lagi. Resep menyusul yaa

Dadar Gulung, Kue Basah Kenangan | Kue Tradisional

Mendengar kata “Dadar Gulung“, kenangan saya pasti bermuara ke alm. mama saya, yang jago banget bikin kue-kue basah Manado dan kue basah lainnya, termasuk si Dadar Gulung ini. Mama dulu menerima pesanan aneka kue basah, dan juga setiap hari membuat kue-kue basah untuk dititipkan di kantin pabrik otomotif di daerah Sunter, Jakarta Utara. Tiap hari itu judulnya ratusan dan beberapa macam kue, seperti risoles, roti goreng, bakpao, panada, lalampa, dll. Tiada hari tanpa kue-kue tersebut, kecuali hari Minggu tentunya. Mulai pagi rumah telah dipenuhi wangi kue-kue tersebut. Mungkin itu sebabnya saat telah bekerja aku mulai tertarik untuk mencoba-coba aneka macam kue, oh iya dimulai dengan membeli kumpulan resep Prima Rasa…

Salah satu kue basah kenangan itu adalah Dadar Gulung. Dadar Gulung yang enak buatku adalah dadar gulung dengan isian unti yang pekat alias gelap/coklat dan agak basah dan justru kulit dadarnya aku kurang suka yang mulus gitu, aku suka kulit yang agak berlubang-lubang seperti bopeng gitu… Kebanyakan dadar gulung yang dijual di pasaran adalah dadar gulung dengan isian unti yang non pekat, alias agak putih gitu, rasanya kurang nendang buatku.

Jadi saat rasa rindu menyerang beberapa hari lalu, kusempatkan membuat si Dadar Gulung ini. Oh iya, alm. mamaku membuat warna hijaunya dengan campuran daun pandan dan daun suji yang tumbuh subur di depan rumah. Ya, dulu halaman rumah kami penuh dengan tumbuhan daun pandan dan daun suji. Sayang kini hanya ada tumbuhan daun pandan saja. Itu pun sudah lumayan, kalau perlu daun pandan sehelai dua helai, gak usah jauh-jauh ke pasar, tinggal gunting saja daun pandan di halaman rumah. Mayan khan hehe

Kami punya alat penumbuk daun pandan dan daun suji ini, yang terbuat dari batu kali ya tapi benar-benar batu karena awet banget hingga beberapa tahun lalu akhirnya dihibahkan ke tanteku. Enak sekali lho menumbuk dengan alat tersebut, tapi ya capek sih, dulu itu aku paling males tuh numbuk si pandan itu, ketahuan dah malasnya hahaha

Oh iya, untuk resepnya, sebetulnya aku punya resep sendiri tapi berhubung buku resepnya tidak bisa kutemukan (saking rapinya kusimpan wkwkwk), akhirnya aku memakai resep Ricke Indriani.

Dadar Gulung

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sdt garam
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 700 ml santan encer matang
  • 1-2 sdt pasta pandan (hingga didapat hijau yang diinginkan)
  • margarin secukupnya untuk olesan

Bahan Isian (Unti) :

  • 200 gram kelapa parut kasar (daku pakai 1/2 kelapa parut kurang lebih 250 gram, kalau aku pakai yang agak muda)
  • 150 gram gula merah, sisir kasar atau parut menggunakan parutan keju
  • 1/2 sdt garam
  • 100 ml air
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek
  • 1/4 sdt vanili bubuk

Cara membuat :

Kulit Dadar

  1. Campur tepung terigu dan garam, buat lubang di tengahnya lalu tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan whisk hingga adonan tercampur rata. Tambahkan pasta pandan. Saring.
  2. Panaskah wajan / pan crepe datar diameter 18 – 20 cm (aku pakai 18 cm). Setelah benar-benar panas, olesi wajan dengan margarin tipis. Tuangkan 1 sendok sayur ukuran sedang. Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Ditumpuk saja tidak apa-apa, tidak angkat lengket si kulit.

Isian Unti :

  1. Panaskan air, gula merah, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua, hingga menjadi unti, jangan terlalu basah dan jangan terlalu kering. Bila sudah didapat konsistensi yang diinginkan, matikan api. Dinginkan.
  2. Penyelesaian : ambil selembar kulit dadar, beri isi unti kelapa. Lipat dan gulung, tata di piring. Lakukan hingga kulit dadar habis.

Kue Cubit

2 minggu lebih daku sakit, rasanya males ngapa-ngapain euy hikss

Jadi ceritanya jantungku berdebar-debar, cepat banget detaknya, gak seperti biasanya. Gak sakit sih, tapi gak nyaman ajaaa… So, aku pergi ke dokter jantung donk… eh besoknya perutku juga sakit gak pake banget sih tapi gak enak banget bawaannya, dan gak bisa makan banyak2, gak nafsu makan pula. So lanjut lagi disarankan ke dokter internist.

Wah pokoknya gak enak banget deh kalau sakit itu. Gak bisa ke mana-mana… aku gak bisa reseat MMT-nya pak Hendri hikss alhasil aku masih gak ngerti juga tuh pergerakannya.

Ini sebetulnya late post, anakku request Kue Cubit, karena daku gak enak body akhirnya dia sendiri yang masak / bentuk2, aku yang bikin adonannya.

 

Es Gabus Kopyor

Lagi buka buku resep Primarasa “Olahan Lezat Tepung Khusus”, ngelihat resep ini dan jadi pengen bikin, pas semua bahan juga ada.

Yup, ini adalah jajanan jaman jadul, yang seumurku pasti tahu jajanan ini. Dulu sih enakkkk banget, tapi kenapa sekarang rasanya biasa aja ya xixi apa lidahku yang sudah mengalami evolusi ya hehe

Es Gabus Kopyor

Bahan :

  • 120 gram tepung hunkue
  • 250 gram gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1.250 ml santan, dari 3/4 butir kelapa (saya pas dari 1 kelapa)
  • 1 sdt essens pandan
  • 1/4 sdt pewarna makanan rose pink (saya gak pakai, jadi polos aja)
  • 160 gram kelapa kopyor keruk (saya gak pakai, maharani xixi)

Cara membuat :

  1. Siapkan loyang ukuran 20x20x4 cm, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas. Olesi dasar dan sisi loyang dengan sedikit minyak.
  2. Masukkan tepung hunkue, gula dan garam ke dalam panci, tuangi santan, aduk hingga tepung larut. Jerangkan di atas api kecil, masak dan aduk hingga adonan mengental.
  3. Tambahkan essens pandan dan pewarna ke dalamnya, aduk cepat hingga adonan mendidih/meletup-letup dan tampak bening.
  4. Masukkan kelapa kopyor (skip)
  5. Tuang adonan ke dalam loyang, sisihkan hingga dingin. Keluarkan adonan dari cetakan, potong-potong adonan ukuran 2x5x6 cm.
  6. Bungkus setiap potongan dengan selembar plastik. Masukkan ke dalam freezer hingga membeku. Sajikan dingin.

Kolang-kaling Madu

Sebenarnya kolang-kaling madu ini sederhana aja sih… Idenya gak pengen konsumsi gula banyak-banyak… Dan secara daku doyan kolang-kaling, dan anakku juga doyan kolang-kaling, jadi daku sering banget masak kolang-kaling ini, dikasih fanta pernah, dikasih sirup pun sering. Secara lagi, konon kolang-kaling bagus buat penderita HNP alias syaraf kejepit jadi kolkal adalah menu wajib untukku. Dalam seminggu pastilah aku memasak si kolkal ini.

Kadang kumasak kolang-kaling sampai 2 kilo lho, soalnya di pasar Koja, tempatku biasa belanja, kolang-kaling mudah didapatkan dan bagus-bagus pula. Jadi senang aja membelinya.

Oh iya, aku masaknya biasa aja, pertama, rebus air dulu, gak usah banyak-banyak, setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, tentunya setelah dicuci bersih ya itu kolkal. Lalu tunggu hingga mendidih kembali, terus buang deh airnya itu. Masak air kembali. Setelah mendidih, masukkan kolang-kalingnya, lalu masak dengan api kecil hingga matang. Dengan demikian, menurutku lho ya, si kolang-kaling lebih bersih, gak bergetah dan supaya lebih enak, tambahkan potongan daun pandan 2-3 helai, tambah kayumanis juga boleh jika suka.

Nah khusus edisi madu ini, setelah kolang-kaling matang, kupisahkan untukku, dan tidak pakai airnya karena nanti dikasih madu pasti akan berair juga.

Setelahnya kuberi 2 sdm madu, lalu aduk-aduk deh, tetep masuk kulkas, karena lebih sippp mengkonsumsi si kolang-kaling dalam keadaan dingin.

Jadi resepnya hanya seperti ini:

Kolang-kaling Madu 

  • 1 kg kolang-kaling
  • air secukupnya
  • 2 sdm madu (bila mau semuanya, pastinya lebih banyak lagi madunya)
  • daun pandan

Caranya seperti di atas yaaa

Ongol-ongol Tepung Ararut

Ongol-ongol adalah salah satu kue kesukaan saya, saya suka karena kenyal-kenyal dan manis. Yup, lidah saya memang termasuk ndeso karena lebih suka kue-kue tradisional dibandingkan kue-kue modern semacam blackforest, tiramisu, dll. Jadi bila saya jalan-jalan ke pasar tradisional yang baru saya temui, atau mall yang baru saya kunjungi, juga melihat deretan kue-kue basah, yang pertama saya cari pastilah ongol-ongol.

Kue ongol-ongol kini tidak hanya dibuat dari tepung sagu, namun bisa juga dibuat dari tepung seperti tepung singkong, ubi jalar, hunkue, labu merah, dll. Saya belum pernah coba sih tapi sepertinya lebih enak yang tepung sagu.

Kali ini saya coba membuat dari tepung ararut. Tepung ararut atau tepung larut atau tepung garut atau arrowroot jaman dulu dipercaya banyak ibu berkhasiat menurunkan panas dalam. Jadi bila anak mereka panas dalam, mereka segera memasak ararut sehingga menjadi bubur sagu dan diberikan kepada anak yang panas dalam, dan panas dalam pun turun setelah memakannya.

Ongol-ongol Tepung Ararut

  • Bahan :
  • 100 gram tepung ararut
  • 200 gram gula merah
  • 600 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • kelapa parut untuk taburan

Cara membuat :

  1. Sisir gula merah, lalu campur dengan air, masak sampai gula hancur dan air mendidih, saring
  2. Campur air gula merah dan tepung ararut, masak dengan api kecil, aduk terus sampai adonan meletup-letup, angkat, tuang ke dalam cetakan / loyang yang dialasi plastik
  3. Dinginkan lalu potong-potong dan taburi dengan kelapa parut

Bluder Bread or Roti Bluder si Roti Menul dan Empuk

Setiap kali ke TBK Titan di MOI Kelapa Gading, pasti deh nemu si Bluder Bread or Roti Bluder ini. Dan aku suka beli xixi aku suka dengan teksturnya yang lembut, bentuknya yang menul-menul sexy dan juga rasanya yang empuk. Isiannya ada keju, coklat dan blueberry. Hmm… apa sih rahasianya si bluder bisa empuk dan menul-menul gitu? Setelah browsing-browsing Resep Roti Bluder, ternyata oh ternyata, kuncinya ada di pemakaian kuning telur yang banyak, pantes aja enak ya xixixi

Setelah sekian lama penasaran dengan si Bluder Bread alias Roti Bluder ini, kemarinan tunai juga deh membuatnya. Tapi daku masih belum puas dengan hasilnya karena masih belum OK menurutku. Pemakaian kuning telur yang banyak, 1 kilo lebih, membuat Resep Roti Bluder ini kalau cake ya Lapis Surabaya atau Lapis Legitu gitu deh…

Oh iya, aku mengocoknya dengan mixer Bosch  yang jadi andalan buat bikin rerotian. Jangan kaget ya kalau ngemixnya lamaaaa banget, bisa 1 jam lho, tapi setelahnya worthed kok karena si Bluder Bread a.k.a. Roti Bluder ini rasanya yummy, lumayan khan buat camilan keluarga. Syukurlah anakku Callista suka, jadi next time bakalan coba bikin lagi… mungkin coba Resep Roti Bluder yang lainnya, ada juga yang ekonomis ternyata, dengan kuning telur yang lebih sedikit.

Resep Bluder Bread

Bahan Adonan Biang :

  • Tepung terigu protein tinggi 150 gram
  • Gula pasir 30 gram
  • Ragi 5 gram
  • Air 100 cc

Bahan A :

  • Tepung terigu protein tinggi 450 gram
  • Susu bubuk 40 gram
  • Gula pasir 125 gram
  • Ragi instan 11 gram

Bahan B :

  • Susu cair atau whip cream (kalau ada) 80 gram
  • Telur utuh 2 butir
  • Kuning telur 280 gram (14 butir)
  • Air Es 35 cc

Bahan C :

  • Garam 15 gram
  • Butter 150 gram

Bahan Filling : coklat, keju, selai blueberry, dll (aku cuma coklat meses dan keju parut saja sih)

Cara membuat :

  1. Aduk semua bahan biang hingga rata, lalu angkat dan fermentasikan (minimal 30 menit, maksimal 2 jam di suhu ruang).
  2. Aduk rata bahan A hingga rata, lalu masukkan bahan B, kocok hingga setengah kalis, tambahkan adonan biang, masukkan bahan C, aduk kembali hingga kalis.
  3. Angkat dan fermentasikan 20 menit sebelum ditimbang.
  4. Timbang adonan masing-masing 30 gram, (atau sesuai selera), isikan dengan bahan isi. Masukkan ke dalam proofer dan biarkan hingga mengembang.
  5. Setelah mengembang poles dengan telur kocok lepas pada suhu 170 derajat Celcius selama 15-20 menit atau hingga matang.

Kripik Pisang Goroho | Masakan Manado

Selamat malam Sahabat,

Salah satu snack kampung yang disuka saat Natal Tahun Baru atau snack buat sehari-hari. Cara buatnya ternyata simple banget deh, baru tahu saya… kotaan yak alias kebalikan dari kampungan wkwkwk

Kripik Pisang ini dibuat oleh sepupuku yang tinggal di Desa Talawaan, Minahasa Utara.

Di sini pisang Groho dikenal sebagai obat / makanan untuk pengidap diabetes. Pisang ini banyak didapat di Talawaan dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Talawaan.

maaf ga ada fotonya, lupa foto

Kripik Pisang Groho

Bahan :

  • Pisang groho
  • Minyak goreng secukupnya
  • Gula secukupnya (kira-kira 2 sdm) cairkan dengan segelas air hangat

Cara membuat :

  • Kupas pisang, tempatkan dalam wadah
  • Panaskan minyak
  • Serut pisang tipis-tipis langsung masukkan ke minyak panas, goreng
  • Aduk2 rata
  • Setengah matang, beri 2-5 sdm air gula
  • Tunggu hingga desisan berkurang, aduk rata pisang
  • Goreng hingga matang

 

Cake Keju Kukus

Sebagai penyuka Keju dan juga penyuka yang simple-simple, jiahhh #malasmodeon mulai lagi deh hehe daku selalu suka dengan berbagai kue yang ada keju-kejunya dan yang simple tentunya.

Sewaktu melayat om Dicky Sigarlaki di RS Meilia Cibubur, gak sengaja mampir di booth yang jual majalah di depan RS, dan tertarik dengan judulnya “Hidangan Spesial dari cokelat dan keju” Sedap Khusus Pemula edisi 89/XVI/2015, lihat-lihat isinya dan langsung beli deh 🙂

Cake Keju Kukus

Bahan :

  • 75 gram cream cheese
  • 1 1/2 sendok makan susu cair
  • 50 gram mentega tawar (saya pakai wijsman, kebetulan masih punya)
  • 50 gram white cooking chocolate, lelehkan
  • 6 kuning telur
  • 2 putih telur
  • 1/4 sendok teh garam
  • 70 gram gula pasir
  • 80 gram tepung terigu protein sedang
  • 20 gram susu bubuk
  • 20 gram maizena
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh essen vanila

Bahan Topping :

  • 25 gram buttercream (saya pakai yang ringkes aja, SKM hehehe)
  • 75 gram keju parut panjang

Cara Membuat :

    1. Tim cream cheese dan susu cair sampai larut.
    2. Masukkan mentega tawar. Aduk sampai larut. Tambahkan white cooking chocolate leleh. Aduk rata.
    3. Kocok telur, garam, dan gula pasir sampai mengembang. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, maizena, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. Untuk mengocoknya aku memakai Mixer Bosch, cepat banget lho mengembangnya si adonan.
    4. Masukkan campuran cream cheese. Aduk perlahan.
    5. Tuang ke dalam loyang 24×24 cm yang di alas kertas roti tanpa dioles.
    6. Kukus di atas api sedang selama 20 menit sampai matang.
    7. Setelah dingin, oles permukaan cake dengan buttercream. Taburkan keju parut. Sajikan dalam bentuk potongan.