Category Archives: Recipes

Hot Cross Buns | Membuat Roti Metode All-in

Membuat Roti Metode All-in? Bukannya biasanya bila menggunakan Metode All-in untuk pembuatan cake saja? Eh ternyata tidak juga lho Sahabat. Untuk membuat roti pun bisa. Yup, saya melihat di youtubenya Anna Olson. Duh suka deh melihat Anna Olson baking tapi sayang seribu sayang kenapa viewers ataupun subscribersnya cuma sedikit ya? Padahal resepnya beliau itu keren-keren lho, ga kalah dari Laura Vitale yang udah jutaan subscribersnya…

Anyway senang banget mengetahui metode baru membuat roti secara all-in di mana semua bahan masuk, trus tinggal tunggu sekitar 9-12 menitan, jadi kalis deh adonannya. Tapi saya menggunakan mixer Bosch ya, ga tahu kalau mixer lainnya akan berbeda lamanya adonan menjadi kalis.

Saat membuat Roti Hot Cross Buns ini, saya membuatnya bersama mbak Yanti dan beliau pun yang termasuk senior di dunia perbakingan, baru tahu kalau membuat roti bisa dengan metode all-in dan senang banget dengan hasil tekstur rotinya yang cakep. Oh iya saya menggunakan tepung protein sedang karena si Anna Olson menggunakan all purpose flour, dan memang sih logikanya volume roti akan berkurang sedikit tapi di rasa akan lebih enak karena glutennya tidak begitu tinggi. Dan benar lho, rasanya enakkk… dulu pun mama saya alm. membuat panada, bakpau hanya dengan tepung protein sedang dan bukan protein tinggi, jadi volume roti hanya bergantung pada ragi saja.

Hot Cross Buns (btw Cross-nya benar2 saya cross ya karena rotinya tidak pakai cross dari icing sugar xixi)

Sumber: Anna Olson

Bahan :

  • 180 ml susu cair, hangatkan hingga body temperature (hangatkan susu dengan api kecil sebentar saja atau masukkan susu cair ke dalam plastik tahan panas, lalu didihkan air, masukkan plastic berisi susu ke dalamnya hingga susu berasa hangat)
  • 4 sdt ragi instan
  • 80 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 560 gram tepung protein sedang
  • 125 ml minyak sayur (canola oil)
  • ¾ sdt garam
  • 1 sdt kayumanis bubuk
  • 1 sdt bumbu spekkoek
  • 1 sdt parutan pala atau pala bubuk (skip)
  • 1 sdt cengkeh bubuk (skip)
  • 1 sdm parutan kulit lemon (skip)
  • 100 gram dry fruit (kismis, golden raisin, cranberry, apricot, dll)

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan, kecuali dry fruit ke dalam mangkok mixer secara berurutan.
  2. Urutannya : susu cair terlebih dahulu, lalu ragi instan
  3. Tambahkan gula pasir, telur dan minyak
  4. Terakhir masukkan tepung, garam serta bumbu rempah2
  5. Aduk semua bahan hingga tercampur rata menggunakan mixer speed 1
  6. Kocok dengan speed roti (mixer Bosch speed 3) selama 9-11 menit hingga adonan kalis.
  7. Tambahkan dry fruit dan campur dengan tangan saja, bentuk bulat.
  8. Pindahkan adonan roti (tidak apa2 bila masih agak lengket) ke bowl yang telah diolesi sedikit minyak
  9. Diamkan selama kurang lebih 1.5 jam
  10. Setelahnya bagi2 adonan sesuai selera. Hasil akhir sekitar 1.200 gram, bisa menjadi 20 bulatan @60 gram, 11 bulatan @107 gram, bisa bentuk seperti roti kasur atau taruh di cup-cup
  11. Setelah adonan mengembang 2-3x lipat, (kurang lebih 30 menitan), panggang dan tidak usah olesi apa2 selama kurang lebih 10-15 menit
  12. Panas-panas olesi butter atau margarin, bisa dikasih simple syrup atau tabur gula kelapa/gula palem juga enak

Golden Brown Granola

Akhir-akhir ini aku lagi suka aja bikin Granola, buat konsumsi sendiri sih, hitung-hitung ngemil sehat setelah seharian makan gak sehat hahaha lebih mendingan sedikit khan daripada ngemilnya ga sehat juga yaaa…

Tapi teteup sih kalau lagi rajin ya dibikin, kalau malasnya datang, bakal diskip bikinnya wkwkwk #dasarnyapemalas eh tapi kali ini Callista doyan juga ternyata dan dia minta bikinin dan nyodorin toples gede untuk diisi granola. Buat persediaan mah, katanya hehehe

Ceritanya minggu lalu aku sempatkan bikin si granola eh tapi sayangnya garamnya kebanyakan, yang harusnya 2 gram, aku salah baca atau tulis gitu kayaknya, aku masukkan 20 gram, udah berasa sih kok garamnya banyak bener yaa tapi ya telanjur masuk xixi dan bener aja begitu sudah matang, keasinan banget2 dan Callista gak mau deh… akhirnya aku panggang almond, pumpkin seed dan juga sun flower seed seadanya ga pake timbang dan tambahkan ke granola yang keasinan, lumayan asinnya berkurang tapi tetap aja Callista gak mau karena granolanya aku tambahkan coconut flakes. Yak Callis gak doyan kalau ada coconut flakesnya, duh padahal enak yak menurutku… ya sudah buat stock camilanku saja deh kalau begitu…

Granola yang aku share ini aku ambil resepnya dari Shira Bocar “Eat Clean with Shira Bocar” https://www.youtube.com/watch?v=Jxg0UT69KuA

Oh iya Granola ini biasanya dikonsumsi bersama oatmeal, yoghurt atau dimakan begitu saja, di toko sih jualnya per pack gitu dan harganya lumayan mahal karena bahan-bahan yang digunakan juga mahal. Untuk membuatnya sih gampang banget, tinggal campur2 trus panggang 🙂

Golden Brown Granola (ini sudah saya modif sendiri hehe)

Bahan :

  • 350 gram rolled oats
  • 150 gram sliced almond
  • 150 gram pumpkin seed
  • 100 gram sun flower seed (ini saya tambahkan sendiri)
  • 45 gram olive oil
  • 70 gram light brown sugar (boleh juga gula palem organic, atau kalau gak boleh pakai gula, skip aja, atau kalau mau gula sehat kasih erythritol, bisa dibeli di Club Sehat di MOI Kelapa Gading atau tokpednya Club Sehat Store)
  • 70 gram maple syrup (saya pakai madu)
  • 50 – 100 gram dry fruit (ini bebas, boleh raisin, cranberry, apricot, prunes, dll)
  • 2 gram himalayan salt

Cara membuat :

1. Panaskan oven di suhu 150 derajat Celcius, suhunya jangan lebih dari 150 derCel ya nanti warnanya kecoklatan banget, tapi kalau lebih suka yang coklat banget atau matangnya tua, ya silakan saja pakai suhu tinggi, asal careful aja jangan sampai hangus.

2. Campur hingga rata : rolled oats, almond, pumpkin seed, coconut flakes, brown sugar, olive dan maple syrup

3. Panggang hingga matang, kurang lebih selama 45-50 menit (30 menit api bawah, sisanya rak tengah/api atas). Selama pemanggangan, putar2 setiap 15 atau 20 menit agar matang merata.

4. Tambahkan dry fruit, di 15-20 menit terakhir pemanggangan.

5. Angkat, dinginkan, siap dikonsumsi

 

Resep Roti Panjang Pak Hadi Tuwendi

Dari buku 60 Resep Roti Favorit pak Hadi Tuwendi, Resep Roti Panjang ini menggunakan bahan-bahan premium, salah satunya fresh cream. Ya fresh cream khan mahal ya boo, tapi hasil rotinya enakkk bangettt, beberapa teman yang nyobain juga bilang begitu. Seringnya beli yang 1 liter tapi sesudah itu bingung mau bikin apa lagi dan harus cepat dipakai kalau tidak ya bakalan rusak fresh creamnya. Jadi aku biasanya kasih tanggal sih di kotak fresh creamnya sehingga ketahuan kapan akan expirednya (kira-kira 2 minggu setelah dibuka gitu).

abaikan penampakannya ya xixixi

Yang membuat roti ini enak, selain fresh cream, mungkin karena proses pembuatannya yang panjang juga kali yaa, total bisa 5 jam lho, fermentasi awal 1.5 jam + 1/2 jam, lalu fermentasi akhir 2 jam, itu aja sudah 4 jam khan? Jadi kalau mau bikin roti cepat gak bisa menggunakan resep ini. Saat dimixer terakhir kali adonannya ringan dan tidak seperti biasanya ngemix adonan roti bisa sampai 20-30 menit, ini hanya 8 menit di akhir. Di awal aja sih yang berasa berat adonan karena hanya tepung, ragi, susu dan air es. Mungkin seperti biangnya gitu kali ya, ga ngerti juga hahaha

Oh iya aku tuh suka lupaan memasukkan ragi di adonan tepung, seperti di bahan B lupa taruh raginya, jadi tipsnya bila lupa memasukkan ragi instan : setelah memasukkan butter, tunggu hingga tercampur dulu baru masukkan raginya, lalu tunggu lagi hingga benar2 rata baru masukkan garam. Dengan begitu adonan tetap mengembang. Soalnya pernah lho masukkan rotinya berbarengan dengan butter dan garam dan sukses tidak mengembang wkwkwk padahal aku udah tahu kalau garam dan ragi tuh musuhan yakkk, it’s a big NO NO dalam membuat roti.

Resep Roti Panjang Pak Hadi (aku bikinnya cuma setengah resep)

Bahan A:

  • 500 gram terigu protein tinggi (saya pakai cakra)
  • 5 gram yeast / ragi roti instan
  • 40 gram gula pasir
  • 100 gram susu segar
  • 200 gram air es

Bahan B:

  • 315 gram terigu protein tinggi
  • 11 gram yeast / ragi roti instan (1 sachet)
  • 75 gram susu bubuk full cream
  • 1.5 gram CB one (saya skip)
  • 180 gram gula pasir
  • 80 gram kuning telur (dari sekitar 4 telur ukuran besar)
  • 125 gram fresh cream (tambah air es bila perlu)

Bahan C:

  • 90 gram creamery butter (saya pakai Baker’s Mix saja)
  • 35 gram Hollman butter
  • 12.5 gram garam
  • 16 gram protect (bread conditioner) – saya skip

Cara membuat :

  1. Aduk bahan A dengan mixer roti (saya pakai Bosch donk ya hehe) selama 4 menit dengan kecepatan sedang.
  2. Pindahkan ke wadah. Tutupi plastic (saya pakai kain lap bersih). Biarkan 1.5 jam (1 jam di suhu ruang dan ½ jam berikutnya di lemari es).
  3. Masukkan kembali Bahan A ke dalam mangkuk mixer (tadi sih mangkuk mixer Bosch-nya tidak langsung saya cuci). Tambahkan bahan B, aduk rata perlahan (slow speed). Masukkan bahan C, aduk dengan medium speed selama kurang lebih 8 menit sampai kalis. Diamkan 30 menit.
  4. Untuk membuat 8 buah roti Raisin Stick Bread, ambil adonan 520 gram. Tambahkan 1 gram cokelat bubuk, ½ gram bumbu spekkoek, dan 100 gram mixed fruit, aduk rata. Untuk membuat adonan hijau diberi Toffieco pandan wangi pasta. (ini saya skip alias gak bikin, next time cobain ahh)
  5. Timbang adonan @65 gram atau 70 gram bila ingin lebih panjang. Bulatkan. Setelah didiamkan 15 menit, isi dan bentuk adonan. Saat sudah setengah mengembang, poles dengan egg coating dan beri taburan topping. Setelah mengembang 3x lipat kurang lebih 2 jam, panggang dengan api atas 165 derajat Celcius dan api bawah 190 derajat Celcius selama 9-10 menit. (saya pakai oven gas dan hanya pakai api bawah 200 derajat Celcius selama 12-13 menit, rada eksyotiq hahaha dan egg coatingnya cukup pakai lebihan putih telur saja, hasilnya ok khan oh iya saya juga tidak bentuk2 panjang gitu, soalnya saat mau membentuk bukunya nyelip entah di mana jadilah bikin sekenanya aja wkwkwkwk)
banyak yang sukaaa ternyata, sayang aku ga jual hehehe
ponakanku juga sukaa 🙂

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Sebagai penyuka drama Korea, aku juga suka kuliner Korea. Menurutku makanan orang Korea itu sehat-sehat, lebih banyak sayurnya atau dalam setiap hidangan, pasti ada unsur sayur mentahnya, seperti di kita lalapan gitu…

Beberapa kali mencoba makanan Korea di resto (yang terjangkau kantongku pastinya hehe) seperti Mujigae, Kyochon di Kelapa Gading membuatku menyukai Bibimbap (nasi campur ala Korea), toppoki ataupun miyeok guk (sup rumput laut). Juga jadi pengen mencoba bikin sendiri beberapa masakan Korea. Karena itulah aku suka menonton youtubenya Maangchi. Melihatnya memasak kok kayaknya enak banget yakkk dan mudah pula.

Masakan pertama yang kucoba adalah Honey Butter Fried Chicken, Ayam Goreng Madu n Mentega ala Korea, karena bahan2nya mudah didapat dan caranya juga mudah.

Dibanding fried chickennya Shilin, lebih enak resepnya Maangchi ini lho. Shilin punya tuh lebih crispy cenderung keras kalau menurutku sementara ini crispy saja. Satu catatanku: bila ayamnya terlebih dahulu dimarinate akan lebih enak lagi, lebih meresap bumbunya. Jadi next kalau bikin lagi, bakal aku marinate dulu si ayamnya.

Callista suka Fried Chicken ini, walaupun lebih manis daripada Ayam Bakar Madu favoritnya, next mesti aku kurangi gulanya kali yaaa, overall dia suka sih dan moga2 bisa bikin lagi next time.

Moga2 aku terus dalam “rajin mode on” yak sehingga bisa mencoba masakan Korea lainnya 🙂

ini penampakan ayam masih setengah matang dan diangkat
penampakan ayam yang sudah matang

Honey Butter Fried Chicken ala Korea

Resep ini untuk sekitar 1 kg ayam tapi menurutku 800 gram ayam juga ok.

Bahan :

  • 800 gram – 1 kg ayam (chicken wings, potong 2 bagian)
  • ½ sdt garam
  • ¼ sendok teh bubuk merica hitam
  • 2 butir telur
  • ¼ cup tepung kentang
  • ¼ cup all purpose flour (saya pakai tepung segitiga)
  • ½ sendok the baking powder
  • ¼  cup pumpkin seeds (optional) saya sih gak pakai
  • 4 cups cooking oil

Bahan honey butter sauce:

  • 2 sendok makan butter
  • 2 siung bawang putih, haluskan atau geprek saja
  • ¼ cup brown sugar
  • 2 sendok teh soy sauce
  • 2 sendok teh madu

Cara membuat :

  1. Taruh ayam di mangkuk dan taburkan garam serta merica bubuk, aduk rata.
  2. Masukkan telur dan tambahkan tepung kentang, all purpose flour dan baking powder.
  3. Aduk rata dengan tangan, sisihkan.
  4. Goreng ayam hingga matang tapi tidak usah hingga matang benar. Angkat.
  5. Ulangi menggoreng sekali lagi untuk membuatnya lebih crispy.
  6. Siapkan sausnya
  7. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan soy sauce, madu dan brown sugar, masak saus dengan api kecil saja hingga berbuih.
  8. Masukkan ayam yang telah digoreng.
  9. Matikan api, aduk hingga saus tercampur rata.

Donat Tanpa Fermentasi (Greentea Pistacio)

Resep ini aslinya dari majalah Sedap edisi 10/XVI/2015 yang membahas Donat Lembut Berbagai Teknik. Jadi ini resep donat ke-3 yang telah kucoba.

Resep aslinya menggunakan Greentea Pistacio tapi aku polosan aja karena dah capek habis bikin Cheese Button hahaha lagipula Pistacio tahu sendiri khan harganya mihilll wkwkwk

TIPS

TELUR

  • Seringkali penggunaan telur dianggap tidak penting pada pembuatan donat. Tidak sepenting cake, misalnya. Padahal telur sangat berpengaruh terhadap hasil donat.
  • Penggunaan telur utuh membuat donat sedikit lebih kenyal dibanding donat yang dibuat dengan banyak kuning telur.
  • Bila dalam resep menggunakan satu butir telur, kurangi putihnya sedikit dan tambahkan satu kuning telur sebagai gantinya.
Abaikan jari ponakanku yang dah ga sabar pengen mencomot si donat panas hahaha oh iya donatnya cakadul yak, ada yang bolong ada yang enggak. Ponakanku sukanya donat yang polos gini aja dan kadang dia mau yang bolong, kadang minta yang gak bolong jadi buat dua-duanya deh…

Donat Tanpa Fermentasi

Bahan :

  • 375 gram tepung terigu protein tinggi
  • 150 gram tepung terigu protein sedang
  • 2 1/2 sendok teh ragi instan
  • 40 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 5 kuning telur
  • 1 putih telur
  • 225 ml susu cair
  • 100 gram mentega tawar
  • 1/2 sendok teh garam
  • 50 gram kacang pistacio (saya gak pake)
  • minyak untuk menggoreng

Bahan Hiasan (aduk rata) –> saya skip hehe

  • 150 gram white cooking chocolate, lelehkan
  • 1/2 sendok teh greentea

Cara membuat:

  1. Masak susu cair di atas api, hanya asal hangat. Matikan api. Masukkan mentega tawar. Aduk hingga mentega leleh. Tuang ke dalam baskom.
  2. Masukkan garam, gula pasir, dan ragi instan. Aduk rata. (ragi agak bergerindil tapi it’s ok)
  3. Tambahkan telur. Kocok dengan whisk sampai rata. Masukkan campuran tepung terigu, susu bubuk, dan baking powder. Uleni hingga kalis. (di sini saya menggunakan mixer Bosch hehehe)
  4. Giling tipis adonan setebal 1 1/2 cm. Plong bulat. Lubangi tengahnya. Letakkan di sisi loyang yang ada taburan tepung terigu. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan hingga matang. Angkat.
  5. Ambil donat. Celupkan ke dalam bahan hiasan. Taburkan pistacio.

 

Mocca Sponge Bolu Hongkong

Bolu Hongkong ini sudah lama sebenarnya ya tapi saya baru dapat resepnya xixi jadilah baru cobain kemarin2. Btw mirip banget dengan Chiffon Cake, lembutnya jugaa, mungkin bedanya kalau Bolu Hongkong dikocok gula dan kuning telur sementara Chiffon diaduk menggunakan whisk. Atau ada juga yang membuat Chiffon dengan mixer? Daku bikin sih dengan whisk saja.

Bolu Hongkong yang kubuat ini masih jauh dari sempurna karena atasnya retak2, apa karena ketinggian yak suhunya? di resep sih 180, sementara setahuku kalau Chiffon 160-170 juga cukup. Besok2 kalau bikin lagi, aku turunin deh suhunya 🙂

Mocca Sponge

Bahan A:

  • 185 gram putih telur
  • 100 gram gula pasir
  • ¼ sdt garam

Bahan B:

  • 5 kuning telur
  • 50 gram gula halus
  • 110 cc susu evaporated
  • 1 sdm mocca pasta
  • 1 sdt BPDA
  • ¼ sdt garam
  • 1 sdt vanilla
  • 150 gram tepung protein sedang
  • 75 cc minyak sayur

Cara membuat :

  1. Kocok bahan A hingga kaku. Sisihkan.
  2. Bahan B: kocok telur dan gula hingga kental, masukkan susu cair, baking powder, garam dan tepung.
  3. Aduk rata, terakhir masukkan minyak sayur.
  4. Tuang adonan B ke adonan A, aduk rata, masukkan ke dalam cup kertas dan panggang dengan api 180 derajat Celcius hingga matang.

Spicy Italian Herbs Cheese Cookies (Kaastengels)

Lihat statusnya Lia F. Dewi di facebook jadi kepengen bikin kastengelsnya. Kata Lia, kastengelsnya dikekepin buat dia sendiri, ga akan dibagi saat Lebaran hahaha saking enaknya kayaknya

Resep Spicy Italian Herbs Kastengels ini sebenarnya sudah lama banget dishare Lia di milis NCC cuma dulu aku sekedar, “oh ok suatu waktu akan cobain deh”, dan suatu waktu itu adalah kemarin, saat masih “liburan” dan belum banyak kegiatan gitu…

Kastengels ini beneran enak lho, saat dipanggang saja harumnya memenuhi ruangan. Callista mencobanya 1 doank sih karena pedas dan dia bilang, “wanginya seperti makan spaghetti ya mah”, hahaha ya iyalah namanya Italian herbs yak,,,  Sebenarnya sih gak pedas kalau menurut assisten cuci di rumahku, kalau menurutku pedasnya sedikit saja… overall, kastengels ini enakkk banget, typical kastengels tanpa telur full butter dan full cheese namun tetap kokoh teksturnya.

Spicy Italian Herbs Kastengels

Bahan :

Butter                                        250 gram

Keju parmesan                     250 gram

Italian herbs                          3 sdt (4 gram)

Chili powder                          2 sdt (tambahkan bila ingin lebih pedas)

Tepung protein rendah    400 gram

Cara membuat :

  1. Kocok butter sebentar saja, lalu masukkan keju parmesan, Italian herbs dan chili powder. Aduk rata.
  2. Tambahkan tepung, aduk hingga menjadi adonan yang bisa dibentuk.
  3. Giling adonan sesuai ketebalan yang diinginkan. Cetak sesuai selera.
  4. Panggang di suhu 140-150 derajat Celcius selama kurang lebih 50 menit.

beginilah cara saya membuat Kastengels, lebih cepat menurutku, ga usah kasih keju satu-satu di atasnya

Sagoo Snowball Cookies

Fix dah sebulan lebih 2 hari gak posting2 di blog, sok sibuk dengan proyek kue kering Lebaran ceritanya hahaha

H+4 Lebaran dan jalanan masih sepiii, pasar juga sepiii, mau silaturahmi ke teman tapi banyak yang mudik hehehe akhirnya kuputuskan untuk membuat kue kering saja. Pilihanku jatuh pada kue Sagoo Snowball ini.

Kue kering sagu tapi tanpa keju, mirip putri salju tapi tidak pakai kacang mede melainkan wijen sangrai yang digiling halus, membuat rasanya istimewa. Anehnya, rasa enaknya didapat setelah kue habis atau istilahnya after tastenya uenakkk hehe

Patut dicobakeun deh…

Sagoo Snowball

Bahan :

  • Mentega             100 gram
  • Margarin              50 gram
  • Gula tepung       100 gram
  • Telur                      1 butir
  • Susu cair              25 ml
  • Wijen                    100 gram (sangrai lalu giling halus)
  • Baking powder  ½ sdt
  • Tepung sagu      320 gram (sangrai terlebih dahulu)
  • Pasta pandan     ½ sdt
  • Gula dusting       100 gram

Cara membuat:

  1. Kocok mentega, margarin, gula tepung selama kurang lebih 2 menit. Tambahkan telur. Kocok rata sebentar. Tambahkan susu cair, dan pasta pandan. Kocok rata.
  2. Masukkan wijen. Aduk rata. Tambahkan tepung sagu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
  3. Bentuk bola-bola. Oven dengan api bawah suhu 130 derajat Celcius selama 45 menit hingga matang.
  4. Gulingkan di atas gula dusting (gula tabur).

Brown Sugar Cheese Cookies

Lagi kapan sedang ngehits resep Palm Cheese Sugar Cookies yak, dan saya males mencobanya xixi baru sekarang mo nyobainnya, telat pake banget2 yaa…

Gpp ya daripada tidak sama sekali… oh iya, saya tidak tambahkan kata Ball ya karena bentuknya tidak bulat, segi empat menyesuaikan cetakan yang ada hahaha bentuk bulat seperti nastar lebih lama bikinnya, buletin satu-satu, kerjaan banget wkwkwk #dasarpemalas

Resepnya kuambil dari blognya mbak Nina https://catatan-nina.blogspot.com/2016/06/palm-cheese-ball-cookies.html

Brown Sugar Cheese Cookies

Bahan :
150 gr butter
75 gr margarin
75 gr gula pasir halus
1/2 sdt vanilla bubuk
2 kuning telur
1 putih telur
100 gr keju parmesan bubuk
425 gr tepung terigu protein rendah / sedang
25 gr susu bubuk
gula palm secukupnya
Cara Membuat :
1. Kocok butter, margarin dan gula hingga tercampur rata dan gula larut kemudian masukkan vanilla dan susu bubuk.
2. Masukkan telur satu persatu dan kocok hingga tercampur rata.
3. Masukkan keju parmesan, kocok rata.
4. Masukkan terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk memakai spatula hingga tercampur rata.
5. Pulung adonan bentuk bulat kecil, gulingkan di atas gula palm hingga tertutup rata.
6. Tata di loyang yang sudah dioles tipis margarin dan panggang dengan suhu 140’C hingga matang.
7. Angkat, pindahkan ke cooling rack dan biarkan dingin baru dimasukkan ke wadah kedap udara.

Bluder Enak Ekonomis

Lagi rajin, jadi punya sisaan isian roti aku bikin Bluder saja, kebetulan dapat resep lainnya yang lebih irit telur dibanding resep Bluder ini.

Rasanya enakkk… tapi memang membuat bloeder ini agak tricky, gak bisa cepat2 fermentasinya dan mengocoknya pun tidak bisa cepat pula…

ROTI BLOEDER

Bahan : (untuk 1 kg tepung)

Bahan A :

  • 13 butir kuning telur (220 gram)
  • 4 butir telur antero (220 gram)
  • 300 gram gula pasir halus

Bahan B:

  • 200 gram susu segar dingin
  • 125 gram air es

Bahan C:

  • 90 gram susu bubuk full cream
  • 1 kg tepung protein tinggi
  • 25 gram yeast

Bahan D:

  • 200 gram creamery butter dingin (boleh anchor, golden, triangle, dll)
  • 100 gram hollman butter dingin
  • 15 gram garam

Cara membuat :

  1. Kocok Bahan A sampai kental.
  2. Masukkan Bahan B dan C, aduk sampai bergumpal. Fermentasikan 45 menit (25 menit terakhir simpan di lemari pendingin).
  3. Masukkan Bahan D, aduk sampai kalis, kocok dengan mixer high speed. Fermentasikan 30 menit.
  4. Timbang adonan @55 gram, bulatkan. Setelah 15 menit isi dengan bahan isian, taruh ke dalam cetakan (atau cup).
  5. Setelah mengembang, panggang dengan suhu oven api bawah 200 derajat Celcius, api atas 160 derajat Celcius, selama kurang lebih 15 menit.

Bahan polesan Roti :

  • bisa susu evaporated saja tanpa dicampur apa-apa
  • bisa telur antero + sedikit air
  • bisa juga kuning telur + sedikit minyak + susu kental manis + egg yellow (1-2 tetes)  atau cooking glaze, baiknya disaring terlebih dahulu

Note:

  • Bila kelembekan, bisa tambahkan tepung 50 gram.
  • Roti dipoles saat 1/2 mengembang.
  • Gunakan yeast dengan masa expired yang lebih lama, sebaiknya tidak menggunakan yeast yang akan expired 1 bulan lagi.
  • Bila adonan roti agak keras, bisa ditambah air es / susu dingin.