Category Archives: Snacks

Fried Apple Pie

Resep asli dari Primarasa 17
Biasanya bikin kalau ada apel lebih saja. Rasanya renyah, yummy, ada aroma kayumanis, manisnya juga passs…

Maaf fotonya kehapus 🙁

Fried Apple Pie

Ingredients:
Adonan Isi:

  • 100 gram apel manalagi/malang
  • 100 ml air
  • 2 cm kayu manis batangan
  • 3 sdm gula pasir
  • 2 sdt kayu manis bubuk
  • 2 sdm tepung maizena
  • garam secukupnya

Adonan Kulit:

  • 220 gram tepung terigu
  • 1 sdt garam
  • 70 gram mentega/margarin
  • 4-5 sdm susu cair/air
  • tepung terigu untuk taburan
  • air untuk mengoles kulit pie
  • minyak untuk menggoreng

 

Directions:
1. Adonan Isi:
Kupas apel, potong bentuk dadu 1/2 cm. Didihkan air, masukkan apel dan kayu manis batangan. Masak hingga setengah matang, masukkan gula dan kayu manis bubuk. Aduk hingga gula leleh.

2. Larutkan tepung maizena dan garam dengan sedikit air, masukkan ke dalam adonan apel, masak hingga matang. Angkat. Sisihkan.

3. Adonan kulit: Campur tepung bersama garam, masukkan mentega/margarin. Aduk memakai pisau pastry atau 2 buah pisau dengan gerakan memotong sampai terbentuk remah-remah. Lalu perciki susu cair/air sambil diaduk dengan garpu. Setelah adonan tercampur, padatkan berbentuk bola, bungkus dengan plastik, simpan dalam lemari es selama 15 menit.

4. Gilas adonan setebal 3 mm. Iris adonan bentuk segi empat ukuran 12×12 cm.

5. Ambil selembar kulit, taruh 2 sdt adonan isi di atasnya. Olesi pinggiran kulit dengan sedikit air, lalu lipat dua. Tekan-tekan pinggirannya dengan garpu.

6. Panaskan minyak goreng yang banyak supaya bahan terendam seluruhnya. Goreng pie selama kurleb 3 menit, balikkan. Setelah kecokelatan, angkat dan tiriskan. Hidangkan selagi panas.

Klappertaart Panggang

Konon katanya ada 2 macam Klappertaart. Klappertaart Panggang (baked) dan KLappertaart yang tidak dipanggang (unbaked). Yang aku buat ini yang dipanggang dan tentunya lebih enak disajikan dingin :p

Kukis khas Minahasa ini biasa disajikan untuk kesempatan2 istimewa, menggantikan kukis2 lainnya, bisa dimaklumi karena rasanya punnnn sangat sangat istimewa :p

Resep ini aku combine sendiri (basenya dapat dari tanteku yang asli Manado) dan juga setelah membandingkan resep2 Klappertaart lainnya. Hasilnya, ga kalah uenakkkk he he narsis.com dehhhh

Klappertaart Panggang

Ingredients:

  • 3 gelas air kelapa
  • 1 kaleng susu kental manis (bisa juga susu cair + gula)
  • 1/2 gelas susu cair
  • 5 butir kuning telur, kocok lepas
  • 150 gram terigu
  • 60 gram maizena (campur terigu dan maizena, larutkan dengan air kelapa)
  • 8 sdm gula pasir
  • 5 buah kelapa muda, ambil dagingnya
  • 2 sdm munjung mentega
  • 1/4 sdt vanili bubuk
  • 100 gram kismis
  • 100 gram kenari, cincang
  • rhum (bila suka)

Topping:
5 buah putih telur
3 sdm gula pasir
kayu manis bubuk
50 gram kenari
50 gram kismis

Directions:
– Rebus susu, gula, terigu dan maizena hingga mendidih, aduk2 agar tidak hangus. Gunakan api kecil.
– Masukkan kelapa muda, mentega dan kuning telur, aduk rata.
– Masukkan vanili bubuk, aduk rata. Matikan api.
– Masukkan kismis dan kenari, aduk rata. Tambahkan rhum.
– Tuang ke dalam pinggan tahan panas.

Topping:
– Kocok putih telur, tambahkan gula, kocok terus hingga kaku, ratakan di atas adonan kelapa.
– Taburi kayu manis bubuk, cincangan kenari dan kismis.
– Masukkan dalam oven panas dengan suhu 180 derajat Celcius, panggang selama kurang lebih 40 menit.

Note: Bila dicetak dalam alu foil ukurang 7x7x3 cm, dan diisikan full, bisa didapat 16 buah klappy.

Apang Bakar (Kue Khas Manado)

Karena ada yang request resep kue khas Manado ini untuk nyobain cetakan poffertjes yang aku jual, jadilah semalam disempat2kan bikin. Nama lainnya kue apem, dimatangkan dengan cara dibakar. Bedanya dengan kue apem Jawa adalah pada tambahan rempah seperti kayu manis yang membuatnya harum dan punya cita rasa tersendiri, rasanya juga makin kaya dengan cincangan kenari atau kacang, juga parutan kelapa.

Oh iya, resep ini dari alm. mamaku, yang ternyata masih diingat oleh papaku. Beliau gak pakai ukur-ukur lagi, jadi aku deh yang menimbang2 hehe Aku googling kok susah ya cari resep Apang Bakar ini, maksudnya sebagai pembanding saja. Resep ini lebih banyak tepung terigunya karena sepertinya aslinya pakai tepung beras yang agak banyakan, cuma aku ga tahu persentasinya hiks hiks

Sepertinya harus dicoba lagi deh besok2 dengan tepung beras agak banyakan he he

Photo di atas aku copas dari Prima Rasa (Femina), ternyata ada lho resepnya di Prima Rasa.

Apang Bakar

Ingredients:

  • Gula merah 500 gram (cari yang warnanya coklat tua/kehitaman, didihkan dengan 500 ml air. Saring, dinginkan.
  • Tepung terigu 650 gram
  • Tepung beras 100 gram
  • Telur 2 butir
  • Ragi instant sachet 1 buah (11 gram)
  • Kelapa yang muda 1 buah ukuran kecil, kupas kulitnya, parut
  • Kayumanis bubuk atau bumbu lapis legit secukupnya
  • Kacang atau kenari, sangrai, potong2

Directions:
– Siapkan wadah, masukkan ragi instant, beri sedikit air, aduk rata
– Tambahkan air gula merah, aduk rata
– Masukkan tepung, kocok menggunakan whisk, tambahkan telur
– Tambahkan kelapa, kayumanis bubuk. Diamkan adonan hingga mengembang (kurang lebih 1 jam)
– Sesaat sebelum dibakar masukkan kacang atau kenari
– Bakar menggunakan cetakan apem, boleh ditambahkan kacang atau kenari lagi

 

 

Bubur Rang-rang

Resep ini dipost oleh mb Fatma di milis db pada January 25, 2005. Asal-usulnya dari mana aku ga tahu tapi yang jelas rasanya yummy dehh

Bubur ini dibuat dari beras ketan dan gula merah, dilengkapi santan kental saat menyajikannya.

Bubur Rang-rang

Ingredients:

  • 2 liter santan encer
  • 150 gram beras ketan
  • 1 sdt garam
  • 200 gram gula jawa (gula merah)
  • 1 lembar daun pandan

Saus santan:

  • 500 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan

Directions:
– Masak beras ketan dan 1,5 liter santan encer, sementara itu masak gula merah dengan 1/2 liter santan encer saring.
– Masukkan larutan gula jawa ke dalam bubur, lanjutkan memasak hingga menjadi bubur beneran (jangan lupa aduk-aduk setiap kali supaya tidak gosong), masukkan garam dan daun pandan. Angkat.
– Saus santan: masak santan kental, garam dan pandan hingga mendidih (aduk2 supaya santan tidak pecah).
– Sajikan bubur di mangkuk, siram dengan saus

American Risoles

American Risoles atau Amris ini sudah terkenal sejak beberapa tahun lalu (lupa tepatnya kapan) dan beramai-ramailah “bakulers”, istilah untuk kami yang hobby membuat kue dan menjualnya di sela-sela kesibukan kantor atau keluarga.

Sewaktu mama (alm.) masih hidup, aku kadang bantuin bikin risol, so dah enggak asing lagi deh bikin amris ini, dan syukurlah berhasil he he

Untuk bikin kulitnya aku pakai wajan kwalik “jualan”ku, dan benar2 membantu buatku yang kurang lihai kalau memakai teflon biasa.

Oh iya, aku bikin 2 resep dan kugoreng kurleb 15 pcs, sisanya taruh di kulkas buat besokannya ‘tuk Callis jalan2 ke kidzania.

 

American Risoles

Kulit Risol:

  • Tepung terigu 100 gram (aku pake cakra)
  • Telur antero 3 buah
  • Susu cair 225 ml
  • Garam secukupnya
  • Margarin leleh 1 sdm
  • Minyak untuk menggoreng

Isian:

  • Smoked beef 4 lembar, potong kecil2
  • Keju parut 100 gram
  • Telur rebus, 3 buah, potong kecil2
  • Mayonaise

Untuk balutan/panir:

  • Telur 1 buah atau putih telur secukupnya
  • Tepung roti (aku cobain bread crumb Mamasuka)

Directions:
Untuk Kulit:

Campur semua bahan, terakhir masukkan margarin leleh. Kalau masih bergerindil/tidak halus, saring hingga didapat adonan yang halus. Buat kulit risol menggunakan wajan kwalik (lihat gambar). Untuk 1 resep bisa didapat kurleb 15 lembar kulit risol.

Isikan isian amris ke dalam kulit, dikira2 aja, cukup kok untuk 1 resep. Setelah selesai, siapkan bahan balutan/panir: celupkan amris ke dalam bahan panir, kemudian cemplungkan ke dalam tepung roti. Sisihkan. Siap digoreng dehhhh…

Balapis Manado

Salah satu kue tradisional Manado ini merupakan spesialisasi mamaku (alm.). Aku kenal kue balapis Manado ini dah sejak SD dan karena hampir tiap hari bikin (ya iyalah, wong mamaku yang asli Manado memang bakulan kue-kue basah Manado seperti balapis ini) daku jadi rada2 eneg hiks

Tapi begitu mama tiada, orang rumah jadi pada kangen juga ma kue ini. Ga salah kalau sekali2 aku bikin tuk mengobati rasa kangen pada kue ini, maupun pada mama. Tepatnya sih setiap kali ngelihat atau makan kue ini, kita sekeluarga pastilah teringat pada mama.

Oh iya, resep ini masih perlu penyempurnaan lagi, karena, kata papaku masih agak keras. Mungkin tepung berasnya harus dikurangi lagi. Nanti kalau aku dah coba2 bikin dan dapat resep yang pas, aku edit lagi dehhh…

Balapis Manado

Ingredients:
Lapisan Putih:

  • Tepung Terigu 300 gram
  • Tepung beras 200 gram
  • Gula pasir 375 gram
  • Santan kental 750 ml
  • Garam secukupnya

Lapisan Hijau:
Sama dengan di atas, hanya gunakan sedikit santan untuk blender pandan, sehingga tidak tambah air lagi.

Santan didapat dari 2 buah kelapa tua + air 1,4 liter. Panaskan santan, bagi 2 bagian.

Directions:
Lapisan Putih:
Campur semua bahan, gunakan whisk, aduk hingga rata. Kalau tidak rata/masih meringkil2, gunakan saringan sehingga adonan halus/rata.

Lapisan Hijau:
sda, untuk blender pandan dan daun suji : ambil kurang lebih 25 lembar daun pandan dan kurleb 10 lembar daun suji, potong kecil2, blender bersama sedikit santan.

– Panaskan dandang, siapkan loyang (1 resep bisa untuk loyang kotak ukuran kurleb 28×28 cm tinggi 6 atau 7 cm. Oles minyak atau alas plastik tahan panas.
– Masukkan adonan hijau sebanyak kurleb 5 sendok sayur (dia. kurleb 5 cm), kukus selama 3 menit dengan api yang tidak terlalu besar.
– Masukkan adonan putih dengan ukuran yang sama.
– Masukkan adonan hijau, demikian seterusnya, selang-seling hingga adonan habis.

Supaya cepat dingin, rendam di wadah yang sudah ada airnya.

Koyabu

Salah satu kue tradisional Manado favoritku, soalnya manis he he
Mudah sekali membuatnya, tanpa ukuran pun jadi. Hanya kadang sulit mencari daun pandannya. Selama ini aku sih ga susah karena banyak tetanggaku yang menanam pandan ini. Kalau tidak ada, daun pisang pun bisa :p

Ingredients:
500 gram kelapa setengah tua, diparut memanjang
500 gram tepung ketan
300 gram gula merah, sisir
Daun pandan yang besar dan lebar untuk membungkus

Directions:
– Campur tepung ketan dan kelapa, aduk rata.
– Ambil daun panda, beri 2-3 sdm adonan tepung ketan dan kelapa. Masukkan gula di tengahnya lalu bungkus dan semat dengan lidi/staples.
– Kukus selama kurleb 10 menit.
– Angkat dan hidangkan

Puding Kelapa Muda

Puding Kelapa Muda ini sempat menjadi favorit Callis n temanku Eva (LSY), sekitar 5-6 tahun lalu saat daku masih rajin2nya turun ke dapur he he

Lebih enak lagi dalam membuat Puding Kelapa Muda, air kelapa muda-nya jangan dibuang tapi dibuat sebagai pengganti air, jadi air untuk membuat santan diambil dari air kelapanya langsung 🙂

Resep Puding Kelapa Muda ini kudapat dari Femina jadul, dulu kantorku BDF (produsernya NIVEA) khan sering pasang iklan, sebagai bukti iklannya maka kami mendapatkan majalah yang memuat iklan yang dipasang. Nah aku tuh dulu bagian terima majalahnya jadi bebas deh lihat2 hahaha

Puding Kelapa Muda

  • 1 bungkus (7 gram) agar-agar bubuk warna putih
  • 150 gram gula pasir
  • 1/8 sdt garam
  • 800 ml santan dari 1/2 butir kelapa kupas parut
  • 2 lembar daun pandan
  • 3 butir kuning telur, kocok
  • 200 gram daging buah kelapa muda yang dikeruk kasar

Saus Tapai Ketan Hijau:

  • 500 ml air (pakai air kelapa muda)
  • 50 gram gula pasir
  • 1/8 sdt garam
  • 150 gram tapai ketan hijau, siap pakai
  • 150 gram daging buah nangka, suwir2 halus
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air

Directions:
– Siapkan loyang puding bervolume 800 ml, basahi air matang. Sisihkan.
– Campur agar2 bubuk, gula, garam, santan dan daun pandan. Masak di atas api sedang sambil aduk2 hingga gula larut dan mendidih.
– Ambil 50 ml larutan agar2 panas, tuang ke dalam telur kocok, aduk rata.
– Tuangkan kembali ke dalam larutan agar2 mendidih sambil aduk hingga rata.
– Tambahkan kelapa muda, aduk2 hingga mendidih. Angkat.
– Tuang adonan ke dalam loyang puding, biarkan hingga dingin dan keras.

Saus Tapai Ketan Hijau:
– Masak air, gula dan garam hingga gula larut dan mendidih.
– Masukkan tapai ketan hijau dan nangka, masak hingga nangka layu.
– Tuangkan larutan maizena, aduk hingga mendidih dan kental. Angkat, dinginkan.

Halua Kenari

Dari resep femina jadul: Hidangan Pilihan Ambon Manise
Semacam ting-ting gitu tapi ini pakai kacang kenari, rasanya hmmm yummy
Kalo aku bikin ga pake kertas minyak lagi, dah keburu habis he he

Oh iya, Halua Kenari ini ternyata ya, again, tidak hanya ada di Ambon, di Manado juga ada lho. Memang ya kuliner Indonesia Timur nyampur-nyampur gitu, gimana gak nyampur coba. Orang Buton yang transmigrasi atau pindah atau istilahnya merantau ke Ambon dan menjadi warga Ambon, membawa kulinernya sendiri ke sana, seperti “swami” misalnya, itu adalah pengaruh Buton dalam kuliner Ambon.

Halua Kenari
Halua Kenari

Ingredients:

500 gram kacang kenari, kupas
500 gram gula merah (kalau di Ambon digunakan gula Saparua)
150 ml air
50 lembar kertas minyak ukuran 12.5 x 14 cm

Directions:
– Sangrai kacang kenari hingga kecokelatan dan matang. Angkat, sisihkan.
– Rebus gula merah dan air hingga gula larut.
– Masukkan kenari sangrai, aduk rata. Angkat
– Selagi adonan masih panas bentuk tiap 1 sdm penuh adonan menjadi ukuran silinder ukuran 1×2 cm. Dinginkan.
– Bungkus tiap bulatan adonan dengan sepotong kertas minyak, pilin kedua ujungnya seperti permen.

Chocolate Lollypop

Image

Chocolate Lollypop bentuk X’mas tree yang kubuat untuk Natal 2 tahun lalu.
Gampang bikinnya dan cepat habisnya, secara bukan hanya anak2 saja yang doyannnnn

Ingredients:
DCC
White Chocolate
Pewarna Cokelat

Directions:
DCC secukupnya untuk base
White Chocolate + pewarna untuk bagian atas