Jual Oven Galaxy, Oven Listrik Ekonomis dan Bagus di Jakarta | Femmy 0878-8106-0909

Jual Oven Galaxy, Oven Listrik Ekonomis dan Bagus di Jakarta. Oven Listrik Galaxy dari Signora Household adalah oven listrik yang paling banyak dicari customer karena selain bagus pengapiannya, harganya pun terjangkau untuk ukuran oven sejenis.

Untuk mengoperasikan Oven Galaxy ini tidak susah sih, pasti bisa deh walaupun istilahnya “gaptek” juga hehe Oven Galaxy yang saya jual di Jakarta ini istilahnya “laku keras”, free ongkir untuk wilayah Jabodetabek dan Surabaya. Oh iya, kalau misalnya masih bingung mengoperasikannya, contact aku aja ya 🙂 silakan WA di 0878-8106-0909 (Femmy)

Oven Listrik Galaxy ini ada blowernya tapi kecil, posisi blower di sebelah kanan dalam oven. Memanggang kue kering menjadi lebih matang merata. Untuk memanggang cake juga oke, juga bisa untuk memanggang macaron, lapis surabaya, lapis legit, dll. So, bila lokasi kamu di Jakarta, atau lokasi kamu di manapun (Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Denpasar, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya dll, bisa kok kirim oven ini ke manapun. Karena walaupun saya Jual Oven Galaxy ini di Jakarta namun siap kirim ke luar Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi, jangan kuatir dengan keamanannya karena oven akan dipacking kayu sehingga  aman pastinya.

Spesifikasi Oven Listrik Galaxy 60 liter :

Harga per 1 Januari 2019 : Rp 4.080.000

Pembayaran bisa COD (Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi) atau wilayah lainnya.

Bila menggunakan kartu kredit, untuk bunga 0% dan cicilan 6x, bisa transaksi di tokopedia   atau bukalapak

  • Power : 900 watt (api atas) 900 watt (api bawah)
  • Kapasitas : 60 liter (body dalam), 75 liter (body luar)
  • Ukuran rak bawaan : 60 x 40 cm (ukuran loyang 55 x 35 cm)
  • Pengatur Suhu s.d. 250 derajat Celcius
  • Pengatur Timer s.d. 120 menit
  • Dimensi keseluruhan (dus) : 81 x 51.5 x 42 cm
  • Bisa susun 3 loyang (khusus kue kering saja), namun hanya mendapatkan 1 rak (cooling rack) dan 1 buah alas loyang yang bisa digunakan untuk alas chicken grill.
  • Made in Korea.

Kelemahannya : pengaturan api / suhu oven hanya 1, jadi misalnya mau menggunakan api atas 200 derajat Celcius dan api bawah 170 derajat Celcius —> tidak bisa, tapi jangan kuatir, jarang-jarang kok orang menggunakan suhu berbeda untuk api atas dan bawah tersebut.

Oven bisa digunakan untuk :
– memanggang cake
– memanggang roti
– memanggang kue kering
– memanggang ayam (fungsi grill)

Dengan fungsi api atas dan api bawah, juga bisa api atas bawah

Tombol terdiri dari 4 bagian :

  • A – tombol fungsi grill, blower, serta grill dan blower
  • B – tombol pengaturan suhu
  • C – tombol posisi api atas, bawah, serta api atas dan bawah
  • D – tombol pengaturan waktu (timer)

Cara pengoperasian :
1. Posisikan semua tombol di posisi 0FF, ada di sebelah kiri tombol.
2. Putar tombol api atas dan api bawah di suhu 200 derajat Celcius.
3. Putar timer sesuai waktu yang diinginkan (20, 30, atau 50 menit, dll).
4. Setelah oven panas (kurang lebih 10-15 menit), setting di suhu dan pengaturan api yang diinginkan. Bila ingin api bawah saja, setting api bawah di suhu yang diinginkan.

Note : timer harus difungsikan, bila tidak, oven tidak akan menyala.

 

Sop Ikan Kakap

Sup Ikan Kakap – Pertama kali kepikiran pengen nyobain Sup Ikan adalah saat di foodcourt Mall Artha Gading. Ada stand yang menjual Sup Ikan Dori di situ, persis di sebelah RM Manado. Setiap kali pulang kami gereja selalu mampir di food court MAG, maklum jam makan malam dan sekaligus window shopping hehe

Jadi terpikir untuk membuat Sup Ikan sendiri, karena Ikan Dori yang di supermarket adalah fillet yang tipis-tipis, tidak ada yang potongannya tebal, jadi kuganti saja dengan Ikan Kakap, sepertinya enak juga karena daging kakap pun empuk rasanya.

Sup Ikan Kakap

Bahan :

  • 300 gram fillet ikan kakap, potong-potong persegi
  • ½ butir jeruk nipis, ambil airnya
  • 1 liter air
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 1 sdm bawang merah goreng
  • 1 sdm bawang putih parut
  • ½ sdt merica bubuk
  • Garam secukupnya
  • ½ buahjagung manis, sisir
  • 1 buah tomat, buang bijinya, potong kotak
  • 1 buah cabai rawit merah, iris tipis
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 sdm minyak wijen

Cara membuat :

  1. Lumuri ikan kakap dengan air jeruk nipis, biarkan selama 10 menit. Bilas.
  2. Tumis bawang putih parut, masukkan jahe , bawang merah goreng,aduk rata.
  3. Tambahkan air, didihkan
  4. Masukkan ikan kakap, jagung manis, tomat, cabai rawit, kecap ikan minyak wijen, juga merica bubuk dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Angkat.

 

Sayur Katuk Labu Kuning

Salah satu sayuran cepat, juga untuk waktu mendesak 🙂  Seperti hari ini, padahal dah bangun pagi-pagi, mengurusi banyak hal, lalu siap-siap ke dokter untuk periksa darah dan juga konsultasi 2 mingguan. Ya, konsultasiku memang per 2 mingguan. Kupikir jam 8 waktu yang tepat untuk ambil nomor, ternyata setelah sampai di RS, aku dapat antrian no. 120, lihat loket BPJS, baru no. 20-an. Masih banyak waktu buat woro-wiri xixi jadi ya udah ke bank dulu, ke pasar, ke jne, bolak-balik aja dah kayak setrikaan wakwakwak

Jam 11 antrian baru no. 90-an, jadi aku titip adikku dan cuss ke Kelapa Gading, rencana balik lagi jam 1 atau 2-an saat dokter telah datang. Sampai di Hybrida, adikku WA, “kak, rujukannya ke RS Koja, gak diterima nie, mesti diubah dulu”. Waduhhh perasaan terakhir gak masalah, ternyata minta diubah ke puskesmas pun gak bisa, mesti ke RS Koja dulu atau minta rujukan baru. Capekkk deh…. rujukan sebelumnya khan RS Pelabuhan, kenapa juga ditulis RS Koja, kesalahannya khan dari puskes. Besok2 mesti check bener2 apa yang diketik dalam surat rujukan.

Jadilah aku gak jadi ke dokter hari ini, hanya periksa darah lengkap saja. Dari Hybrida aku ke rumah seorang teman kantor di US Embassy dulu, yang terletak di Kelapa Puan Timur II, senang banget dah ketemu bu Hera lagi 🙂 Malamnya masak yang praktis2 saja seperti Sayur Katuk ini 🙂

Sayur Katuk Labu Kuning

Bahan :

  • 1 ikat daun katuk, pilih yang muda
  • 1 L air
  • 3 butir bawang merah, iris
  • 1 siung bawang putih, iris
  • 2 lembar daun salam
  • 2 buah temu kunci, geprek
  • 250 gram labu kuning, potong dadu
  • garam secukupnya
  • 1/2 sdt gula pasir

Cara membuat :

  • Petik daun katuk, sisihkan
  • Rebus air bersama bawang merah, daun salam, dan temu kunci hingga mendidih. Masukkan labu kuning, masak hingga setengah matang.
  • Tambahkan garam dan gula pasir, aduk rata. Masukkan daun katuk, masak hingga semua bahan matang. Angkat.

 

Tempe Pedas Manis

Tempe Pedas Manis – sajian lain dan juga mudah, saat waktu mendesak 🙂 hanya bumbu-bumbu dan tepung, juga saos cabai dan saos tomat.

Tempe Pedas Manis

Bahan :

  • 300 gram tempe (kurang lebih 1 papan ukuran sedang)
  • 1 sdt jeruk lemon
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sdt bubuk ketumbar
  • garam secukupnya
  • 5 sdm air
  • 50 gram tepung terigu
  • minyak untuk menggoreng

Saus :

  • 1 sdm margarin
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 2 buah cabai merah, iris serong
  • 3 sdm saus cabai
  • 2 sdm saus tomat
  • 100 ml air
  • 1/4 sdt garam
  • 2 sdm madu
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat :

  • Potong tempe seukuran dadu. Campur tempe dengan air jeruk lemon, bawang putih, ketumbar, garam dan air. Diamkan selama 5 menit. Lumuri tepung, goreng hingga matang. Angkat, tiriskan.
  • Saus : Panaskan margarin, tumis bawang putih dan cabai merah hingga harum. Masukkan saus sambal, saus tomat, dan air. Aduk rata. Tambahkan garam dan madu, aduk. Tuang larutan maizena, aduk rata, tambahkan tempe, masak hingga saus terserap habis dan menempel di tempe.

Sup Macaroni Otak-otak

Hujan-hujan enaknya yang hangat-hangat dan berkuah, dan pilihan pun jatuh pada Sup Macaroni. Bahan-bahannya pun ada, kecuali kaldu ayamnya, gak punya hiksss jadi kepikiran mau nyetok kaldu ayam, supaya pas butuh, pas ada khan asyikkk…

Ga ada bakso dan sosis, sepertinya ada yang kurang, jadilah kubuka freezer eh pas ketemu otak-otak 3 buah, jadi kepikiran kayaknya enak juga dibikin sup. Soklah atuhhh… dan ternyata hasilnya yesss enakkk 🙂

Jadi ada macaroni, ada wortel, kentang dan ditambah otak-otak, lengkap deh…

Sup Macaroni Otak-otak

Bahan :

  • 75 gram macaroni
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 1/2 butir bawang bombay, cincang kasar
  • 2 siung bawang putih, cincang kasar
  • 1 L air kaldu (aku pakai maggi saja udah lumayan lho)
  • 1 buah kentang, potong dadu
  • 2 buah wortel, potong-potong
  • Garam secukupnya
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 10 butir telur puyuh, rebus
  • 1 batang daun bawang dan seledri

Cara membuat :

  1. Rebus macaroni sampai agak mengembang, tiriskan. Sisihkan. (kurang lebih 8 menit)
  2. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan air, didihkan.
  4. Masukkan kentang dan macaroni. Tunggu hingga kentang melunak.
  5. Tambahkan wortel, telur puyuh.
  6. Beri merica bubuk, garam, aduk rata. Beberapa saat sebelum semua matang, masukkan daun bawang dan seledri. Angkat.

Gugelhupf, Cake atau Roti?

Gugelhupf, adalah yeast cake yang berasal dari Jerman, namun juga dikenal di banyak Negara Eropa dengan nama yang berbeda atau sedikit berbeda. Misal, di Hungaria, orang menyebutnya, “kugelhupf”.

Dibanding roti, adonannya cukup lembut. Tetapi dibanding cake, adonannya masih terlampau padat. Orang biasanya menyantap si Gugelhupf ini bersama kopi.

Gugelhupf

Bahan :

  • 50 gram almond slice, sangrai
  • 100 gram kismis, belah dua, rendam di dalam 1 sendok makan rhum
  • ½ bungkus ragi instan
  • ½ sendok makan gula pasir
  • 150 ml susu cair hangat
  • 150 gram mentega tawar
  • 100 gram gula pasir
  • 3 butir telur
  • 1 sendok teh kulit jeruk lemon, parut
  • 400 gram tepung terigu protein sedang
  • 2 sendok makan gula tepung untuk taburan (nah yang ini aku lupa hahaha)

Cara membuat :

  1. Siapkan Loyang tulban diameter 20 atau 22 cm.
  2. MEMBUAT BIANG : Campur susu cair, gula, dan ragi instan. Diamkan 2 menit.
  3. PENGOCOKAN MENTEGA : Kocok mentega tawar dan gula pasir selama 7 menit hingga lembut. Tambahkan kulit jeruk lemon dan rhum. Kocok rata.
  4. MENCAMPUR TELUR DAN TEPUNG TERIGU : Tambahkan telur satu per satu bergantian dengan sebagian tepung teribu.
  5. Masukkan sisa tepung terigu, bergantian dengan biang sambil dikocok menggunakan mixer spiral.
  6. Tambahkan almond slice, kismis, serta rendamannya. Aduk menyebar.
  7. FERMENTASI : Tuang adonan ke dalam Loyang tulban yang sudah dioles margarin dan ditabur tepung terigu.
  8. Diamkan selama 45 menit sampai adonan mengembang.
  9. PENGOVENAN : Oven dengan api bawah suhu 170 derajat Celcius selama 30 menit hingga matang. Dinginkan. Taburkan gula tepung di atasnya.

Serundeng Tempe

Tempe adalah salah satu lauk favorit di keluarga kami. Padahal aslinya keluargaku itu orang sebrang alias bukan orang Jawa tapi lidahnya mengikuti orang Jawa hehe

Serundeng Tempe ini seharusnya lebih kering lagi, atau harusnya aku membuat serundengnya baru tinggal ditambahkan, tapi karena terburu-buru alias sudah lapar, jadi kuabaikan saja hahaha

Serundeng Tempe

Bahan :

  • 250 gram tempe
  • Minyak untuk menggoreng dan menumis

Bumbu halus :

  • 5 butir bawang merah
  • 2 butir bawang putih
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 200 gram kelapa, pilih yang agak muda, memarkan
  • Garam secukupnya
  • 1 sdm gula merah, serut
  • 50 ml air kelapa
  • 3 sdm bawang merah goreng

Cara membuat :

  1. Potong tempe seukuran dadu, goreng dengan minyak panas hingga setengah matang, angkat, sisihkan.
  2. Panaskan 3 sdm minyak, tumis bumbu halus, daun jeruk, dan lengkuas hingga harum. Masukkan tempe, aduk rata.
  3. Tambahkan kelapa parut, garam, gula merah, dan air kelapa. Aduk rata. Masak dengan api kecil hingga kering dan matang.
  4. Tambahkan bawang merah goreng, aduk sampai rata. Angkat.

 

Baked Potato Cheese Brokoli

Baked Potato Cheese Brokoli ini karena Callista melihat menunya di Wendy’s dan kelihatannya gak susah, hanya kentang panggang dikasih keju dan brokoli. Jadi pas Callis minta buatkan, sudah ada sih idenya pengen bikin seperti apa, tapi aku ingat pernah lihat resepnya di blognya mbak Ine.

Dan benar resep asli si Baked Potato Cheese Brokoli yang kubuat ini ada di sini, ternyata kuncinya menambahkan saus beschamel seperti untuk macaroni schotel. Sipp deh…

 

Baked Potato Cheese Brokoli

Bahan:

  • 4 butir kentang ukuran sedang
    250 gr brokoli, lepaskan dari kuntumnya, potong2
  • 1 sdm margarine
    2 sdm terigu
    60 gr keju cheddar parut
    300 cc susu
    garam dan merica
  • mozarella cheese untuk taburan

Brokoli diblansir dengan sedikit garam, sisihkan (blansir adalah proses merebus brokoli, kemudian menghentikannya proses pematangan dengan cepat dengan cara memasukkannya ke air es sehingga didapat tekstur brokoli yang matang namun masih segar, kres kres gitu)

Buat Saus :

  1. Lelehkan margarine, masukkan tepung, aduk rata, tuangkan susu sedikit sedikit sambil di aduk cepat. Masukkan keju parut, garam dan merica. Masak sampai meletup letup. sisihkan
  2. Kentang di cuci bersih, kukus selama 15 menit dengan panci tekan.
    Bakar kentang di atas bara untuk mengeluarkan bau sangit asapnya saja. Kalau proses pematangan dengan di bakar…butuh waktu lamaaaa.
    taruh kentang di piring saji, memarkan/gencet kentang sehingga merekah, beri brokoli, saus putih dan taburi dengan mozarela, sajikan segera

Paha Ayam Tumis Mentega

Paha Ayam Tumis Mentega, termasuk masakan praktis juga karena bisa disiapkan dari malam hari. Bumbunya pun mudah disiapkan namun rasanya yummy…

Praktis tidak ada kuahnya karena aku lebih suka kering, namun masih ada bumbunya. Paha Ayam Tumis Mentega ini aku gak tahu bedanya apa dengan ayam bumbu mentega (karena belum pernah coba masak si ayam bumbu mentega seperti di resto China) eh sebetulnya aku gak pakai mentega sih, pakainya margarin saja. Kemungkinan besok-besok aku coba dengan mentega ya kalau begitu, rasanya pasti beda 🙂 lebih enak pastinya…

Bila suka pedas, bisa tambahkan cabai rawit yang diiris kecil-kecil atau diulek, tinggal masukkan deh…

Paha Ayam Tumis Mentega

Bahan :

  • 8 potong paha ayam
  • 1/2 buah jeruk nipis
  • 2 siung bawang putih, parut
  • 1 buah cabai merah keriting, iris serong
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya
  • 1 sdm margarin
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdt kecap ikan
  • 2 sdm saus tomat
  • garam secukupnya
  • 1/2 sdt bubuk merica
  • 100 ml air

Cara membuat :

  1. Bersihkan paha ayam. Lumuri paha ayam dengan bawang putih, daun jeruk dan serai, aduk sampai rata. Diamkan selama 1 jam dalam kulkas.
  2.  Panaskan margarin, masukkan ayam. Aduk sampai ayam harum dan berubah warna. Tambahkan saus tiram, kecap asin, kecap ikan, saus tomat, garam, dan merica bubuk.
  3. Beri air, aduk rata. Tutup wajan dan masak dengan api kecil sampai ayam matang. Angkat.

Dadar Gulung, Kue Basah Kenangan | Kue Tradisional

Mendengar kata “Dadar Gulung“, kenangan saya pasti bermuara ke alm. mama saya, yang jago banget bikin kue-kue basah Manado dan kue basah lainnya, termasuk si Dadar Gulung ini. Mama dulu menerima pesanan aneka kue basah, dan juga setiap hari membuat kue-kue basah untuk dititipkan di kantin pabrik otomotif di daerah Sunter, Jakarta Utara. Tiap hari itu judulnya ratusan dan beberapa macam kue, seperti risoles, roti goreng, bakpao, panada, lalampa, dll. Tiada hari tanpa kue-kue tersebut, kecuali hari Minggu tentunya. Mulai pagi rumah telah dipenuhi wangi kue-kue tersebut. Mungkin itu sebabnya saat telah bekerja aku mulai tertarik untuk mencoba-coba aneka macam kue, oh iya dimulai dengan membeli kumpulan resep Prima Rasa…

Salah satu kue basah kenangan itu adalah Dadar Gulung. Dadar Gulung yang enak buatku adalah dadar gulung dengan isian unti yang pekat alias gelap/coklat dan agak basah dan justru kulit dadarnya aku kurang suka yang mulus gitu, aku suka kulit yang agak berlubang-lubang seperti bopeng gitu… Kebanyakan dadar gulung yang dijual di pasaran adalah dadar gulung dengan isian unti yang non pekat, alias agak putih gitu, rasanya kurang nendang buatku.

Jadi saat rasa rindu menyerang beberapa hari lalu, kusempatkan membuat si Dadar Gulung ini. Oh iya, alm. mamaku membuat warna hijaunya dengan campuran daun pandan dan daun suji yang tumbuh subur di depan rumah. Ya, dulu halaman rumah kami penuh dengan tumbuhan daun pandan dan daun suji. Sayang kini hanya ada tumbuhan daun pandan saja. Itu pun sudah lumayan, kalau perlu daun pandan sehelai dua helai, gak usah jauh-jauh ke pasar, tinggal gunting saja daun pandan di halaman rumah. Mayan khan hehe

Kami punya alat penumbuk daun pandan dan daun suji ini, yang terbuat dari batu kali ya tapi benar-benar batu karena awet banget hingga beberapa tahun lalu akhirnya dihibahkan ke tanteku. Enak sekali lho menumbuk dengan alat tersebut, tapi ya capek sih, dulu itu aku paling males tuh numbuk si pandan itu, ketahuan dah malasnya hahaha

Oh iya, untuk resepnya, sebetulnya aku punya resep sendiri tapi berhubung buku resepnya tidak bisa kutemukan (saking rapinya kusimpan wkwkwk), akhirnya aku memakai resep Ricke Indriani.

Dadar Gulung

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sdt garam
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 700 ml santan encer matang
  • 1-2 sdt pasta pandan (hingga didapat hijau yang diinginkan)
  • margarin secukupnya untuk olesan

Bahan Isian (Unti) :

  • 200 gram kelapa parut kasar (daku pakai 1/2 kelapa parut kurang lebih 250 gram, kalau aku pakai yang agak muda)
  • 150 gram gula merah, sisir kasar atau parut menggunakan parutan keju
  • 1/2 sdt garam
  • 100 ml air
  • 1 lembar daun pandan, sobek-sobek
  • 1/4 sdt vanili bubuk

Cara membuat :

Kulit Dadar

  1. Campur tepung terigu dan garam, buat lubang di tengahnya lalu tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan whisk hingga adonan tercampur rata. Tambahkan pasta pandan. Saring.
  2. Panaskah wajan / pan crepe datar diameter 18 – 20 cm (aku pakai 18 cm). Setelah benar-benar panas, olesi wajan dengan margarin tipis. Tuangkan 1 sendok sayur ukuran sedang. Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Ditumpuk saja tidak apa-apa, tidak angkat lengket si kulit.

Isian Unti :

  1. Panaskan air, gula merah, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua, hingga menjadi unti, jangan terlalu basah dan jangan terlalu kering. Bila sudah didapat konsistensi yang diinginkan, matikan api. Dinginkan.
  2. Penyelesaian : ambil selembar kulit dadar, beri isi unti kelapa. Lipat dan gulung, tata di piring. Lakukan hingga kulit dadar habis.